Beasiswa Kuliah S1 dan S2 di Higher School of Economics Rusia

Beasiswa kuliah ke luar negeri bisa berasal dari mana saja dan juga bisa memberikan kesempatan untuk menempuh studi dimana saja. Salah satunya bahkan sebuah program beasiswa untuk menempuh studi S1 atau S2 di Rusia yang dipersembahkan oleh Higher School of Economics (HSE) – National Research University. Peluang beasiswa ini menambah lagi pilihan yang bisa diambil oleh mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia dalam melanjutkan studi masing-masing di luar negeri. Jadi benar adanya jika sekarang ini sudah saatnya untuk percaya bahwa kuliah ke luar negeri memang terbuka lebar kesempatannya dengan banyak pilihan yang bisa diambil sesuai keinginan dan kebutuhan masing-masing.

Mengenai program beasiswa untuk S1 atau S2 dari HSE ini tentu hanya bisa digunakan dalam studi di HSE saja karena pada dasarnya beasiswa ini merupakan sebuah beasiswa dari universitas dan bukan dari institusi atau lembaga pendidikan atau bahkan pihak pemerintah resmi. Hal penting untuk diketahui mengenai HSE adalah bahwa universitas ini merupakan salah satu yang ternama di Rusia dengan spesialisasi yang terdepan adalah dalam bidang ilmu sosial dan ekonomi khususnya di wilayah Eropa Timur dan Eurasia. Posisi dari HSE dalam QS World University Rangkings ada dalam renang 411 – 420 dengan total 3 QS Stars didapatkan.


Rincian Beasiswa
Melalui program ini pihak HSE menawarkan bantuan beasiswa parsial yang maksudnya adalah bahwa tidak keseluruhan dari kebutuhan studi dan kebutuhan hidup sehari-hari akan dipenuhi. Total dari beasiswa yang diberikan nilainya adalah sebesar RUB 210,000 – RUB 370,000 dalam bentuk biaya perkuliahan. Biaya yang harus dibayarkan selain biaya perkuliahan seperti akomodasi meskipun di asrama HSE merupakan tanggungan pribadi dari para mahasiswa penerima beasiswa. Jadi harus dipikirkan juga mengenai sumber pembiayaan untuk hal-hal lain selain biaya perkuliahan di HSE tersebut. Perkiraan untuk berbagai baya selama menempuh studi di Rusia khususnya area HSE bisa dilihat pada laman berikut ini (link).
Namun pihak HSE juga menawarkan bantuan pembiayaan kuliah secara penuh atau full-tuition scholarship jika pemohon mengambil studi pada jurusan-jurusan berikut ini:

System and Software Engineering
Applied and Interdisciplinary History: Usable Pasts
Applied Social Psychology
Mathematics
Cognitive Sciences and Technologies: From Neuron to Cognition
Big Data Systems
Finance
Government of Science, Technology, and Innovation
Linguistic Theory and Language Description
Comparative Social Research
Socioeconomic and Political Development of Modern Asia
Statistical Learning Theory
Strategic Corporate Finance
Financial Economics

Jika ingin mengetahui lebih banyak informasi terkait dengan program-program yang disediakan oleh HSE bisa menuju ke laman berikut ini untuk S1 (link) atau laman berikut ini untuk S2 (link).


Pendaftaran Beasiswa
Proses pendaftaran dalam seleksi beasiswa dari HSE ini bisa dilakukan secara otomatis saat pemohon mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di HSE. Pemohon harus memilih program perkuliahan yang ingin diambil di HSE sesuai dengan jenjangnya kemudian harus juga dijelaskan alasan utama kenapa sekaligus ingin mengajukan permohonan beasiswa dari HSE. Jika dalam pendaftaran menjadi mahasiswa tersebut berbagai informasi mengenai pemohon dan juga termasuk penjelasan mengenai alasan ingin mendapatkan beasiswa maka dari pihak HSE akan merekomendasikan untuk diikutkan dalam seleksi beasiswa.

Jadi hal yang perlu diperhatikan dalam pendaftaran ini hanyalah syarat-syarat dan prosedur untuk pendaftaran pada program S1 atau S2. Informasi lebih lanjut dalam pendaftaran bisa dilihat pada tautan berikut untuk S1 (link) atau pada tautan berikut untuk S2 (link). Pendaftaran yang sudah dikirimkan sebelum awal bulan Mei akan bisa diikut sertakan dalam pertimbangan untuk mendapatkan beasiswa dengan pengumuman beasiswa akan dilakukan pada pertengahan bulan Juni.

Informasi lebih lanjut mengenai program ini bisa ditanyakan dan didapatkan melalui email inter@hse.ru atau dengan menghubungi nomor telepon +7 495 531 0059 dan juga bisa melalui laman resmi HSE pada tautan berikut ini (link).





Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Untukmu Pemburu LPDP: LPDP Edu Fair Segera Digelar, Bersiaplah!

Siapa sih yang nggak kenal sama yang namanya LPDP. Ini bukan nama mahasiswa/ mahasiswi keren, tapi hampir setiap mahasiswa/ mahasiswi yang punya mimpi kuliah ke luar negeri kenal nih sama LPDP. Yak, LPDP itu Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang menyediakan bantuan keuangan untuk kuliah alias “BEASISWA” buat kamu-kamu yang pengen kuliah S2 atau S3 ke luar negeri. Lebih lengkapnya langsung aja cek di website yak: http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/.



Nah, karena makin hari pendaftar LPDP makin banyak dan yang gagal makin banyak juga, akhirnya LPDP mengadakan acara LPDP EDU FAIR 2017. 

Dalam LPDP EDU FAIR 2017 ini kamu bisa bertemu langsung dengan orang-orang terbaik dari LPDP. Kamu bisa konsultasi langsung tentang beasiswa yang bener-bener lagi trend ini. Pengen info apapun dan mau ketemu alumni-alumni LPDP yang kece badai pun bisa.

Selain itu, dalam pameran yang bakalan luar biasa ini kamu bisa bertemu langsung dengan berbagai perwakilan universitas terbaik dari dalam maupun luar negeri yang sudah bekerjasama dengan LPDP. Buat kamu yang pengen banget dapetin info beasiswa selain LPDP pun bisa banget di sini, karena akan hadir perwakilan-perwakilan dari negara-negara yang menjadi favorit mahasiswa Indonesia. Bukan hanya beasiswa saja, kamu akan mendapatkan informasi lebih lengkap lagi tentang step-step mendaftar kuliah di negara tujuanmu, cara apply visa pelajar, mendapatkan izin tinggal, informasi biaya perkuliahan, dan masih banyak info penting lainnya yang bisa kamu dapatkan.



Acara LPDP EDU FAIR 2017 ini akan menyajikan program-program penting yang tak kalah bermanfaat. Nantinya, aka nada program Inspiring Talkshow yang bakalan mengupas segala hal tentang Beasiswa LPDP dan dunia perkuliahan S2-S3 di luar dan dalam negeri. Ada lagi program Art Performances dari artis-artis yang bakalan bikin kamu tambah bahagia.

Perlu kamu tahu, bakalan ada TOEFL-IELTS-TOEIC Prediction/ Simulation Test yang bakalan diselenggarakan gratis. Mau banget kan? Dateng aja deh, lumayan gratis.

Ingat kawan! 

Ini kesempatan besar, ini kesempatan di tahun 2017 ini. Buat kamu yang ada di Yogyakarta-Jakarta-Surabaya. Ini bakalan jadi event yang kamu tunggu-tunggu. Segera ya!



Buat ikutan event ini tuh ada syaratnya. Baca di bawah ini ya!

Tata Cara Pendaftaran LPDP EduFair 2017.

1. Akses website LPDP EduFair 2017 di https://lpdpedufair.com/
2. Pilih menu registration kemudian pilih submenu visitor registration form.
3. Silakan isi form yang tertera di halaman sesuai dengan data kamu, dan pastikan data yang diberikan adalah data yang benar, terutama nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email.
4. Setelah data diisi, klik register. Akan ada pemberitahuan bahwa registrasi kamu telah berhasil di halaman registrasi.
5. Selanjutnya pihak penyelenggara akan mengirimkan undangan ke e-mailmu dalam 1x24 jam. Dan anda wajib melakukan konfirmasi atas undangan tersebut.
6. Setelah melakukan konfirmasi undangan, maka kamu akan mendapatkan tiket acara LPDP EduFair 2017 dan wajib dibawa ke lokasi acara, baik dalam bentuk print out atau digital.



Dikarenakan website mengalami masalah, silakan kamu ikuti di media sosial dari LPDP ya:

FB Page: https://www.facebook.com/LPDP-EduFair-1606162463025263/ 
Instagram: https://www.instagram.com/lpdp_ri/ 

Sumber: Semua akun media sosial LPDP

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



AKS Graduate Fellowship – Beasiswa Penelitian Non-Gelar di Korea Selatan

Korea Selatan semakin hari menjadi semakin populer di Indonesia dalam berbagai bidang salah satunya pendidikan. Meskipun berawal dari kesenangan dalam bidang yang bukan pendidikan, pada akhirnya semakin banyak juga pelajar dan mahasiswa dari Indonesia yang menjadi tertarik untuk menuntut ilmu di Korea Selatan atau mendalami lebih jauh mengenai Korea Selatan. Hal tersebut kemudian juga meningkatkan jumlah peluang dan penawaran studi di Korea Selatan dalam berbagai program dari berbagai pihak. Beasiswa dan berbagai bantuan keuangan juga kemudian semakin banyak tersedia bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk bisa menempuh studi di Korea Selatan sesuai dengan keinginan masing-masing.

Salah satu program yang bisa dimanfaatkan dalam hal menempuh studi di Korea Selatan adalah AKS Graduate Fellowship dari pihak The Academy of Korean Studies atau AKS. Pada dasarnya program ini merupakan sebuah program beasiswa non-gelar yang mengundang dan mendukung para pelajar serta mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia untuk mempelajari lebih jauh mengenai Korea Selatan. Peserta dari program ini nantinya bisa melakukan studi dan penelitian di Graduate School of Korean Studies dari AKS selama 6 bulan. Pelajar dan mahasiswa internasional yang memiliki aspirasi tinggi mengenai Korea Selatan sangat dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan dalam program ini dimana nanti bisa sangat memuaskan diri untuk mendalami dan merasakan langsung sensasi serta pengalaman tinggal di Korea Selatan.


Program beasiswa dari AKS ini sudah tentu menawarkan berbagai keuntungan yang hanya bisa didapatkan oleh para pemohon yang sudah lolos seleksi. Berikut adalah keuntungan-keuntungan yang bisa didapatkan para penerima beasiswa ini nantinya:
1. Tunjangan bulanan sebesar KRW 900,000
2. Biaya transportasi pesawat untuk pergi-pulang pada kelas ekonomi yang disesuaikan dengan kebijakan dari GSKS Travel Expenses Policy
3. Fasilitas-fasilitas menarik di AKS yang termasuk perpustakaan dengan akses ke Jangseogak Archives
4. Asrama kampus yang bisa disewa dengan biaya sebesar KRW 716,100 selama 6 bulan dengan kapasitas 2 orang
5. Kursus bahasa Korea gratis
6. Sertifikat sebagai tanda bukti sudah mengikuti dan menyelesaikan program tersebut

Beasiswa ini dibuka kesempatannya dalam 2 periode untuk setiap tahunnya dengan pelaksanaan juga dalam 2 periode. Periode pertama pelaksanaan program ini adalah pada Spring Semester yaitu pada 1 Maret sampai 31 Agustus. Sementara itu periode kedua pelaksanaan program ini adalah pada Fall Semester yaitu pada 1 September hingga 28 Februari tahun berikutnya.

Beberapa hal harus diperhatikan karena menjadi syarat utama dari program beasiswa dari AKS di Korea Selatan ini. Hal-hal tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Pemohon berasal dari luar Korea Selatan atau juga bisa dari Korea Selatan asalkan sudah menyelesaika pendidikan pada jenjang hingga setara S1 menurut sistem pendidikan di Korea Selatan yang studi tersebut diselesaikan di luar kawasan Korea Selatan.
2. Dalam hal pendidikan, pemohon harus merupakan mahasiswa S2 di luar Korea Selatan, mahasiswa S2 dengan status All But Dissertation di luar Korea Selatan, atau mahasiswa yang malah sudah mendapatkan gelar S2 di luar Korea Selatan.
3. Pada saat mengajukan permohonan pada program ini pemohon harus sedang tinggal diluar kawasan Korea Selatan.
4. Topik penelitian atau studi yang diajukan harus yang benar-benar berhubungan dengan Korean Studies.


Selain memenuhi berbagai syarat utama dari program ini yang sudah disebutkan sebelumnya, ada juga hal-hal yang menjadi kewajiban dari pemohon yang sudah diterima dalam program ini. Berikut adalah hal-hal yang menjadi kewajiban para penerima beasiswa ini:
1. Wajib menentukan satu professor yang memiliki spesialisasi pad bidang yang dijadikan topik penelitian dalam program beasiswa ini sebagai Academic Advisor
2. Dalam hal pelaksanaan studinya nanti, penerima beasiswa wajib:
a. Mengambil minimal 1 kelas major-specific course yang diajar oleh Academic Advisor masing-masing atau minimal 1 individual study
b. Penerima beasiswa harus mengikuti minimal 1 kursus bahasa Korea yang sudah dialokasikan oleh GSKS
c. Mendapatkan predikat S (successful) dalam studi-studi yang diambil
3. Terkait dengan laporan dan evaluasi dari studi yag diambil, penerima beasiswa wajib:
a. Menyelesaikan penelitian yang diambil dan kemudian mengumpulkan thesis atau rangkuman dari penelitian yang sudah dilakukan beserta hasiln-hasilnya serta laporan evaluasi dari Academic Advisor
b. Mengumpulkan thesis dalam batas minimal 16,000 karakter (huruf dan spasi) jika ditulis dalam bahasa Korea dan minial 5,000 kata jika ditulis dalam bahasa Inggris tidak termasuk bagian daftar pustaka
4. Mengikuti pertemuan pada akhir studi dimana penerima beasiswa harus mempresentasikan hasil temuan dari penelitian yang sudah dilakukan
5. Tinggal di Korea Selatan selama masa penelitian berlangsung kecuali penerima beasiswa harus melakukan presentasi di luar Korea Selatan namun tetap dengan izin dari Dekan dari GSKS
6. Menjelang masa akhir penelitian, penerima beasiswa harus membuktikan bahwa memang dirinya tinggal di Korea Selatan selama masa penelitian dengan menunjukkan paspornya dimana jika ditemukan fakta bahwa penerima beasiswa sempat keluar dari Korea Selatan dalam masa penelitian aka nada pengurangan tunjangan bulanan sejumlah KRW 30,000 per hari penerima ada di luar Korea Selatan
7. Mencantumkan keterangan resmi bahwa hasil penelitian didapatkan dari penelitian di GSKS jika ingin mempublikasikan hasil-hasil penelitian tersebut
8. Tidak diperbolehkan mengikuti program-program bantuan pembiayaan pendidikan lainnya selama megikuti program ini
9. Tidak diperkenankan mendaftarkan diri di institusi pendidikan lain di Korea Selatan
10. Wajib menaati semua peraturan yang ada di GSKS dan AKS


Kontak lebih lanjut mengenai program ini bisa melalui beberapa pilihan kontak berikut ini:
Telepon : +82-31-709-8111 (Ext214) atau +82-31-708-5310
Fax : +82-31-709-9946
Email : miring@aks.ac.kr




Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Beasiswa Kuliah Master di Chalmers University of Technology, Swedia

Chalmers University of Technology yang terletak di Swedia setiap tahunnya menawarkan berbagai pilihan program beasiswa bagi mahasiswa internasional dari berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Seleksi para pemohon pada program-program beasiswa dari Chalmers ini nantinya akan difokuskan pada pengalaman para pemohon dalam dunia pendidikan yang juga akan dipengaruhi oleh popularitas dan peringkat dari universitas asal dalam lingkup global. Selain itu juga prioritas program yang diambil oleh pemohon khususnya jika mengambil Communication Engineering sebagai pilihan pertamanya untuk studi Master di Chalmers. Berikut ini adalah pilihan beasiswa kuliah S2 yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dari Indonesia.


1. Adlebert Study Scholarships
Selain menawarkan beasiswa yang didanai secara resmi oleh pemerintah Swedia, Chalmers University of Technology juga menawarkan pilihan beasiswa yang dipersembahkan oleh Adlebert Foundations. Total 143 negara di dunia diizinkan untuk mengikuti seleksi beasiswa ini melalui para mahasiswanya yang ingin melanjutkan studi pada jenjang Master di Chalmers tanpa terbatas pada program tertentu karena semua bisa dipilih.

Beasiswa ini nantinya akan memberikan bantuan pembiayaan penuh untuk biaya kuliah Master slama2 tahun atau 4 semester di Chalmers. Seluruh mahasiswa Master tahun pertama dari 143 negara yang termasuk dalam daftar penerima beasiswa ini bisa mengikuti seleksi dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ini. Namun perlu diingat bahwa beasiswa ini hanya terbatas saja jumlahnya tidak sebanyak beasiswa yang resmi didanai oleh pemerintah Swedia.

2. Avancez Scholarships
Salah satu program beasiswa yang diadakan dan disediakan oleh pihak Chalmers University of Technology, Swedia bagi mahasiswa internasional adalah Avancez Scholarships. Karena memang Indonesia tidak termasuk dalam EU/EEA jadi mahasiswa dari Indonesia termasuk dalam daftar mahasiswa yang bisa mendapatkan beasiswa ini untuk menempuh studi Master di Chalmers University of Technology, Swedia.

Beasiswa ini cukup unik karena setiap periode akan ditentukan bidang fokus yang berbeda-beda bagi para pemohon beasiswanya. Jadi sebelum mengajukan permohonan beasiswa harus diperhatikan dulu bidang yang didukung oleh beasiswa tersebut pada periode yang berjalan.

Beasiswa ini nantinya akan memberikan pengurangan biaya pendidikan yang seharusnya dibayarkan sebesar 75% dari totalnya. Bantuan ini diberikan selama 4 semester atau setara 2 tahun masa studi Master di Chlmers. Penerima beasiswa ini yang prestasinya luar biasa pada tahun pertama akan bisa mendapatkan kesempatan penambahan potongan biaya hingga maksimal 85% untuk tahun keduanya. Beasiswa ini tidak melibatkan uang tunai ataupun yang dalam bentuk transfer jadi hanya berupa potongan biaya studi saja.

Mahasiswa dari luar kawasan EU/EEA yang terdaftar dalam program Master di Chalmers pada tahun pertamanya bisa memanfaatkan bantuan beasiswa ini untuk meringankan biaya studi yang dibayar.

3. IPOET Scholarships (International Prgramm Officer for Education and Training)
Program beasiswa ini merupakan sebuah program yang didanai secara resmi oleh pihak pemerintah Swedia melalui Chalmers University of Technology sebagai pelaksana program. Karena didanai oleh pemerintah maka jumlah beasiswa yang ditawarkan setiap periodenya tidak sedikit yang mencapai 50 beasiswa.

Beasiswa bini isa dijadikan pilihan utama bantuan keuangan jika ingin melanjutkan studi pada jenjang Master di Chalmers University of Technology Swedia karena kuotanya yang banyak. Beasiswanya nanti akan memberikan keuntungan berupa potongan biaya kuliah sebesar 75% di tahun pertama dengan kemungkinan bisa mencapai 85% di tahun kedua jika pada tahun pertama mahasiswa penerima beasiswa menunjukkan performa dan prestasi yang luar biasa.

4. Saab Scholarship
Setiap periodenya hanya tersedia 1 beasiswa yang akan diberikan kepada mahasiswa dari Indonesia yang menempuh studi pada jenjang Master di Chalmers University of Technology, Swedia. Program ini nantinya akan diberikan khusus bagi pada kandidat yang selain mendaftarkan diri pada beasiswa ini juga mendaftarkan diri pada beasiswa-beasiswa yang lain yaitu Avancez, IPOET, dan Adlerbert Study. Hal ini dikarenakan Saab Scholarship akan diberikan kepada peneri salah satu beasiswa tersebut. Jadi penerimanya nanti akan menerima 2 beasiswa yaitu 1 dari 3 beasiswa tadi dan 1 lagi yaitu Saab Scholarship ini.

Beasiswa ini nantinya akan diprioritaskan untuk diberikan kepada mahasiswa Master di Chalmers dari Indonesia pada bidang Communication Engineering pada tahun pertamanya yang diwajibkan membayar biaya kuliah di Chalmers dan sudah memiliki gelar Bachelor dari Universitas yang ada di Indonesia.

Sebagai sebuah beasiswa tambahan yang akan diberikan kepada penerima salah 1 beasiswa lainnya di Chalmers, beasiswa ini menawarkan bantuan biaya hidup hingga sebesar 9000 SEK per bulan selama total 22 bulan penuh atau selama 4 semester studi Master yang diambil. Selain itu akan ada juga tunjangan sebesar 15000 SEK yang diberikan oleh pihak Saab.


Prosedur Pendaftaran Beasiswa di Chalmers University of Technology
Proses yang harus dilakukan untuk mendaftarkan diri pada program beasiswa dari Chalmers ini harus dimulai dengan pendaftaran pada studi yang akan diambil terlebih dahulu. Prosesnya mencakup:

1. Mendaftar pada program Master
Pendaftaran untuk program Master di Chalmers bisa dilakukan dengan mengikuti cara-cara pada tautan berikut ini (link). Semua persyaratan dan petunjuk dari tautan tersebut harus diikuti dan dilakukan agar bisa diterima secara resmi menjadi mahasiswa Master di Chalmers. Hanya yang sudah diterima secara resmi dalam program Master yang akan bisa dipertimbangkan dalam seleksi beasiswanya.

2. Urutkan prioritas program Master
Dalam proses mendaftarkan diri dalam program master di Chalmers pemohon bisa memilih jurusan hingga maksimal 4 pilihan. Satu hal yang paling penting adalah bahwa harus diurutkan pilihan tersebut dari pilihan utamanya karena selain mempengaruhi penerimaan dalam program studinya hal itu juga akan mempengaruhi seleksi beasiswanya nanti. Panduan dalam hal mengurutkan pilihan studi ada di tautan berikut ini (link).

3. Penuhi persyaratan beasiswa
Setelah itu tentu harus dipastikan semua persyaratan dari beasiswa yang ada bisa dipenuhi sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa akan lebih besar. Lebih lanjut mengenai hal tersebut bisa didapatkan pada tautan berikut ini (link).

Setelah proses pendaftaran dari studi Master selesai maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah pendaftaran beasiswanya sendiri. Pendaftaran bisa dilakukan secara online dan hanya membutuhkan 2 langkah saja. Pihak Chalmers menyarankan untuk melakukan pendaftaran secepat mungkin selagi masih dibuka kesempatannya karena juga sedikit akan mempengaruhi seleksinya nanti.

langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisi formulir pendaftaran online dari program beasiswa di Chalmers ini pada tautan berikut (link). langkah kedua adalah dengan melakukan verifikasi dan pengisian serta perlengkapan data pada tautan yang akan dikirimkan oleh pihak Chalmers begitu formulir pendaftaran tadi sudah dilengkapi dan dikumpulkan. Selama proses pendaftaran juga diperlukan untuk memenuhi syarat dokumen dengan merujuk pada tautan berikut ini (link).


Informasi Lanjutan
Informasi dan kontak bisa secara langsung menghubungi pihak Chalmers University of Technology pada laman resminya di tautan berikut (link).




Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Fujitsu Scholarships – Global Leaders for Innovation and Knowledge

Tahun 2017 mulai menawarkan pilihan-pilihan beasiswa untuk menempuh pendidikan di luar negeri yang salah satunya adalah program Fujitsu Scholarships. Melalui program beasiswa tersebut, pihak Fujitsu-JAIMS Foundation menawarkan satu program pelatihan manajemen khususnya bagi para professional bisnis di lingkup kawasan Asia Pasifik yang termasuk Indonesia. Jadi, para professional bisnis yang berasal dari Indonesia juga bisa memanfaatkan program beasiswa ini.


Program dari Fujitsu-JAIMS Foundation ini memiliki maksud utama untuk mempertajam pemahaman serta kemampuan atau skill dalam bidang manajemen global dan juga untuk bisa membangun kepercayaan yang nantinya akan sangat diperlukan demi meraih sukses dalam dunia bisnis global. Program ini diadakan selama 3,5 bulan yang bertempat di Japan-America Institute of Management Science (JAIMS) dengan lokasi di 4 negara yaitu Jepang, Amerika Serikat, Tailand, dan juga Singapura. Informasi mengenai JAIMS bisa dilihat di tautan berikut ini (link). Dengan fokus utama pada bidang manajemen bisnis global menjadikan program ini sebuah kesempatan emas bagi para penerus bangsa Indonesia yang sangat tertarik pada ranah bisnis untuk bisa mengembangkan diri demi mencapai hasil yang luar biasa di kemudian hari.

Sementara itu beasiswa yang ditawarkan ini berupa biaya penuh selama mengikuti program pelatihan tersebut yang mencakup biaya pendidikan Global Leaders for Innovation and Knowledge, biaya hidup, tiket pesawat ke negara-negara lokasi JAIMS, dan juga biaya tempat tinggal selama program berlangsung. Selain itu para peserta juga nantinya akan dibantu dalam proses mendapatkan visa pelajar M-1 khusus untuk kunjungan singkat ke Amerika Serikat dan juga Jepang. Namun perlu diingat bahwa biaya untuk pembuatan visa tetap menjadi tanggung jawab masing-masing peserta. Satu hal menarik dari program ini adalah bahwa tidak ada batasan usia bagi para pesertanya selama memang memenuhi persyaratan program maka bisa langsung mengikuti program ini.


Persyaratan Beasiswa
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebagai persyaratan utama dari adanya program beasiswa Fujitsu Scholarships dari Fujitsu-JAIMS Foundation pada tahun 2017:
1. Memiliki gelar minimal sarjana atau sederajat dari semua bidang atau disiplin ilmu dari perguruan tinggi yang sudah terakreditasi resmi di negara asal
2. Memiliki pengalaman kerja full-time yang relevan dengan bidang bisnis selama minimal 3 tahun dengan prioritas lebih diberikan kepada pemohon dengan pengalaman mencapai 5 tahun
3. Memiliki kemampuan menggunakan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor minimal TOEFL 577/233/90, TOEIC 750, atau Academic IELTS 6.5
4. Berasal dari negara yang memang ditetapkan sebagai target program yang salah satunya adalah Indonesia

Setelah memastikan hal-hal tersebut sebagai syarat utama dalam program beasiswa ini maka para pemohon juga harus memastikan adanya dokumen-dokumen pendukung lainnya untuk melengkapi proses pendaftaran beasiswa. Berikut ini dokumen-dokumen yang diperlukan dalam proses seleksi beasiswa dari Fujitsu-JAIMS Foundation:
1. Formulir pendaftaran Fujitsu Scholarships
2. Formulir pendaftaran Global Leaders for Innovation and Knowledge
3. Salinan sertifikat TOEFL, TOEIC, atau Academic IELTS
4. Salinan ijazah dan juga transkrip akademik dalam bahasa Inggris

Pendaftaran Beasiswa
Pemohon bisa mendaftarkan diri pada program ini dengan sebelumnya mengisi formulir registrasi online pada tautan berikut ini (link). Setelah formulir pada tautan tersebut diisi maka pemohon akan bisa mendapatkan formulir pendaftaran untuk Fujitsu Scholarships dan juga Global Leaders for Innovation and Knowledge. Tautan untuk mendapatkan formulir tersebut juga akan dikirimkan ke email yang digunakan pemohon pada saat mengisi formulir registrasi online. Pastikan untuk mengganti nama file pada formulir yang sudah diunduh sesuai petunjuk yaitu “CountryName” dan “LastName” yang berarti nama negara asal dan nama belakang pemohon, semua harus dalam huruf kecil.

Kemudian setelah itu pemohon harus melengkapi semua data dan informasi yang diminta pada formulir pendaftaran tersebut untuk kemudian disimpan dalam format PDF dan dikirimkan ke alamat email contact-application@cs.jp.fujitsu.com. Setelah itu kedua formulir yang sudah dilengkapi harus dicetak dan pemohon harus menandatanganinya pada kolom “Applicant’s Signature”. Cetakan formulir yang sudah dilengkapi dengan tandatangan tersebut harus juga dikirimkan ke alamat berikut ini untuk melengkapi proses pendaftaran:


Fujitsu Scholarship Program Office     JAIMS Planning Department     Fujitsu Limited     Fujitsu Solution Square, 17-25, Shinkamata 1-chome     Ota-ku, Tokyo 144-8588, Japan

Pemohon yang lolos seleksi nantinya akan dihubungi secara langsung untuk mengikuti tes wawancara di masing-masing negara asal. Seleksi yang dilakukan menggunakan dasar kemampuan menggunakan bahasa Inggris, motivasi, pengalaman kerja, dan juta cita-cita serta komitmen utama untuk bisa memberikan kontribusi nyata dalam kaitannya dengan pembangunan masyarakat di negara asal. Hasil akhir dari seleksi program dan beasiswa ini akan ditampilkan di laman resmi Fujitsu Limited pada tautan berikut ini (link).

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



ALANDA KARIZA: Ketua PPI UK 2016-2017 Bercerita “Hilangkahlah Batasan Dalam Meraih Cita-cita”!

Pernah nggak sih Sobat Berkuliah melakukan banyak hal untuk mendapatkan kebahagiaan dan kepuasan? Terus, apa saja yang kalian lakukan ketika menghadapi sebuah problem yang membuat Sobat semuanya berpikir harus terus maju atau berhenti saja? Ada satu kisah menarik di bawah ini dari seorang novelis muda Indonesia yang sedang kuliah di Inggris. Mahasiswi ini memiliki segudang kesibukan, namun kerennya, ia bisa melakukan semua kegiatannya dengan baik, bahagia, ceria, dan ikhlas. Mari kita simak cerita dari Alanda Kariza di bawah ini!


Alanda Kariza, lahir dan besar di Jakarta, kuliah di program MSc in Behavioural and Economic Science di University of Warwick. 7 tahun lalu saya pergi ke Inggris untuk menghadiri sebuah forum internasional anak muda yang diselenggarakan British Council dan sejak itu saya bercita-cita untuk kuliah S2 di Inggris menggunakan beasiswa Chevening.

Lengkapnya, pada tahun 2009, saya diundang untuk menghadiri forum aktivis muda internasional yang diselenggarakan oleh British Council, bernama Global Changemakers, di Inggris. Itu adalah kali pertama saya bepergian ke luar negeri dan sejak itu saya bercita-cita untuk kuliah S2 di Inggris menggunakan beasiswa Chevening (pada saat itu, belum ada beasiswa lain yang memungkinkan orang Indonesia untuk kuliah S2 di Inggris selain Chevening dan beasiswa dari masing-masing kampus). Setelah dua hingga tiga tahun bekerja, saya akhirnya memutuskan untuk mendaftarkan diri di beasiswa Chevening tahun 2015 lalu. Alhamdulillah, saya mendapatkan beasiswanya.

Memilih jurusan entah kuliah di dalam maupun luar negeri bisa dengan menjawab beberapa pertanyaan, salah satunya adalah “Hal apa yang ingin kamu pelajari?”. Saya memutuskan untuk kuliah di Inggris, tepatnya di Warwick, karena saya memang hendak mendalami bidang Behavioural Economics dan belum banyak universitas di dunia yang menawarkan bidang tersebut sebagai jurusan/ program khusus. Warwick adalah satu dari sedikit universitas yang menawarkan jurusan tersebut, dan di banyak ranking, Warwick menempati urutan teratas untuk universitas terbaik di Inggris di bidang Ekonomi (atau paling tidak, berada di tiga besar). Di Warwick, programnya juga ditawarkan sebagai kerjasama dari tiga departemen yang berbeda -- yang berhubungan dengan bidang ini, yakni Departemen Ekonomi, Departemen Psikologi, dan Warwick Business School. Saya jadi bisa belajar dari tiga departemen yang berbeda mengenai ilmu ini.

Sosok yang menginspirasi…

Mendiang kakek saya, Prof. dr. Moenadjat Wiratmadja. Beliau adalah ahli bedah plastik pertama di Indonesia. Saya mengagumi beliau karena selain berprestasi sebagai dokter, beliau juga merupakan seorang pelukis. Saya ingin bisa menyeimbangkan penggunaan dan kapasitas otak kiri dan otak kanan saya seperti yang beliau lakukan semasa hidup. Selain itu, beliau juga bermanfaat untuk orang banyak sebagai pionir ilmu bedah plastik di Indonesia.

 “Memiliki pengalaman kuliah di luar negeri”

Kuliah di luar negeri merupakan kesempatan yang menarik untuk tidak dilewatkan, apalagi jika mampu (baik mampu membiayai sendiri, mampu tinggal jauh dari keluarga, maupun mampu mendapatkan beasiswa). Tapi, saya rasa, semua kembali ke pribadi masing-masing. Lulusan luar negeri tidak selalu lebih baik/pintar dibanding lulusan dalam negeri. Kadang ada situasi yang membuat kita tidak memungkinkan untuk berangkat ke luar negeri, misalnya harus menjaga orangtua atau mencari nafkah. 



Kalau bisa kuliah di luar negeri, bagus sekali; tapi ini bukan harga mati -- kalau tidak bisa, juga tidak apa-apa, menurut saya.

Proses menuju Inggris memang bisa dibilang panjang. Halangan pasti ada yang muncul, tapi tinggal bagaimana menganggap dan menyikapi halangan tersebut. Sejujurnya, saya rasa tidak ada banyak halangan yang berarti. Kalaupun ada, saya merasa itu hanya bagian dari proses saja. Namanya juga mendaftar beasiswa, sekolah, dan ingin ke luar negeri. Pasti banyak tantangannya.


Tantangan tidak akan berakhir dalam proses pendaftaran, tapi juga ketika menjalani programnya itu sendiri (jauh dari keluarga/ teman, keuangan terbatas, dll.).

Kehidupan berorganisasi

Saya adalah pribadi yang suka sekali dengan dunia organisasi. Saya sudah memulainya sejak usia dini. Motivasi saya paling utama kenapa saya terus berorganisasi dimanapun saya berada adalah karena saya ingin berkontribusi untuk lingkungan sekitar. Berkegiatan sosial bisa menjadi salah satu cara untuk memenuhi keinginan tersebut.

Melakukan berbagai macam kegaitan organisasi mulai dari The Cure For Tomorrow  yang aktif sampai dengan 2008, kemudian Sinergi Muda, sampai dengan PPI UK saat ini, memang dibutuhkan semangat, keceriaan, dan keikhlasan yang tinggi. Selain itu, kegiatan utama saya di UK saat ini adalah kuliah. Belum lagi dengan hobi menulis saya dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Cara saya memanage waktu adalah dengan membuat skala prioritas. Misalnya, ketika saya di UK, Sinergi Muda dijalankan dan diurus oleh teman-teman saya yang lain. Saya rasa penting sekali untuk memiliki sebuah tim yang solid dan bisa berkolaborasi dengan baik dengan kita. Begitu juga dengan PPI UK. Saya punya tim yang menyenangkan dan bersedia untuk saling membantu di antara kesibukan kami masing-masing. 


Soal bahagia dan ikhlas dalam menjalani semua kegiatan, saya selalu ingat bahwa ini semua pilihan saya. Aneh sekali jika saya memilih untuk menjalankan hal ini tapi lalu mengeluh.

Tentang “Eliminating The Limits”

Hmmm, ide muncul begitu saja, tapi saya ingin 'moto' itu bisa jadi moto hidup saya. Saya harus selalu bisa menghilangkan batasan yang ada dalam meraih cita-cita. Semoga hal ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain juga.

Pengalaman tidak terlupakan…

Wah, pertanyaannya sulit. Mungkin ketika baru dua minggu di UK, saya sudah harus mulai kampanye untuk menjadi Ketua PPI UK. Di saat yang sama, ada tes penting yang harus saya kerjakan. Lalu, saya dapat kabar dari Jakarta bahwa ayah saya terkena serangan jantung, dan beberapa minggu kemudian Ibu saya juga sempat sakit keras hingga dirawat di rumah sakit. Sulit sekali bagi saya untuk menjalani semua aktivitas ketika hal ini terjadi, karena pikiran jadi ke mana-mana. Tapi, alhamdulillah, semuanya bisa dijalani dengan baik dan sekarang kondisi kedua orangtua saya sudah jauh membaik.

Cara mengkorelasikan semua kegiatan dengan tujuan hidup!

Saya ingin bahagia dan mencapai cita-cita. Saya rasa semuanya bisa masuk ke dalam dua hal tersebut. Untuk hobi, itu lebih kepada cara saya untuk memiliki hidup yang seimbang antara kerja dan senang-senang.

Rencana kedepan untuk Indonesia…

Saya hendak merilis novel baru di awal/ pertengahan 2017 yang ada elemen isu sosial politik di dalamnya. Saya juga berniat untuk tetap aktif di Sinergi Muda yang saat ini telah bertransformasi menjadi wirausaha sosial dengan program Indonesian Youth-nya. Selain itu, saya berharap ilmu Behavioural Economics bisa dimanfaatkan oleh lebih banyak pihak di Indonesia, termasuk pemerintah dan para pembuat kebijakan.



Menulis adalah kesempatan untuk berbagi ide, pemikiran, dan cita-cita. Saya berharap bisa ada lebih banyak orang yang berhasil meraih cita-cita mereka melalui karya, terutama buku, yang saya 'hasilkan'.

Pesan atau motivasi untuk pelajar Indonesia yang ingin kuliah di luar negeri khususnya Inggris, agar mereka tetap semangat dan tetap mencintai Indonesia!

Seperti agama, kita tidak memilih untuk dilahirkan di Indonesia -- tapi tentu ada alasan mengapa kita dilahirkan di tanah ini. Seperti agama pula, terkadang keyakinan kita belum tentu bisa dirasionalisasi, tapi bukan berarti itu membuat kita tidak bisa melihatnya secara obyektif maupun berkontribusi positif terhadapnya. Mudah-mudahan dengan kuliah di luar negeri, kita bisa tetap mencintai Indonesia, menggunakan kacamata obyektif untuk melihat bangsa ini, dan mencari cara untuk menciptakan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Jangan lupa untuk selalu mencari cara untuk berkontribusi terhadap Indonesia, baik jika Anda pulang ke Indonesia, maupun memilih untuk tetap tinggal di luar negeri.



Khusus untuk teman-teman yang mendaftarkan diri dan menerima beasiswa: Komitmen pada kesepakatan awal saat menerima beasiswa, termasuk jika beasiswa yang didapat mengharuskan kita untuk kembali ke Indonesia, harus menjadi prioritas utama bagi teman-teman yang mendapatkan kesempatan untuk menerima beasiswa tersebut. Tidak semua pelajar di Indonesia punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan di luar negeri dengan pengelolaan dan infrastruktur yang mumpuni. Oleh sebab itu, pada saat harus kembali ke Indonesia, gunakan kesempatan itu untuk mengabdi pada Indonesia dan bagi pengalaman itu pada pelajar Indonesia di dalam negeri.

Reporter: Imam Sultan Assidiq

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



INSEAD MBA 91 June Endowed Scholarship – Beasiswa MBA di INSEAD

Para mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia yang sangat tertarik pada bidang bisnis dan ingin menempuh studi MBA di salah satu sekolah bisnis terkenal di dunia yang bernama INSEAD bisa mencoba salah satu program beasiswa yang ditawarkan oleh pihak INSEAD. Sebagai sebuah sekolah bisnis ternama di dunia dengan slogan The Business School for the World, INSEAD memiliki beberapa cabang yaitu Abu Dhabi, Singapura, dan Perancis (pusat). Satu hal yang penting diketahui mengenai INSEAD adalah bahwa peringkat tertinggi dalam bidang studi Executive MBA dan Single School Executive MBA menurut Financial Times. Intinya memang benar-benar tidak perlu diragukan lagi untuk menempuh studi dalam bidang bisnis di INSEAD.


Selama lebih dari 59 tahun hingga hari ini INSEAD secara rutin menawarkan bantuan pembiayaan bagi mahasiswa internasional khususnya yang berniat untuk melanjutkan studi MBA di INSEAD. Salah satu program beasiswa dari INSEAD yang bisa diikuti oleh mahasiswa dari Asia juga adalah program INSEAD MBA91 JuneEndowed Scholarship. Ketika berniat untuk mengajukan permohonan program beasiswa di INSEAD harus dipastikan bahwa memang beasiswa yang dipilih sesuai dengan situasi dan kondisi pemohon agar prosesnya bisa lebih mudah. Program INSEAD MBA 91 91 June Endowed Scholarship menawarkan bantuan dana sebesar EUR 10.000 khusus untuk membantu biaya kuliah MBA di INSEAD yang berarti berbagai biaya lainnya harus memiliki sumber pembiayaan terpisah.

Persyaratan Beasiswa
Sebagai sebuah program beasiswa dengan pemohon yang banyak tentu ada proses seleksi yang harus dilewati oleh para pemohon. Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi syarat untuk mengajukan permohonan pada program beasiswa studi MBA di INSEAD:
1. Pemohon berasal dari negara berkembang dan menunjukkan kebutuhan akan bantuan keuangan guna menempu studi MBA
2. Pemohon bersedia untuk langsung kembali ke negara asal setelah menyelesaikan studi MBA di INSEAD dengan beasiswa
3. Pemohon sudah diterima dalam program MBA di INSEAD


Selain adanya syarat utama dan umum dari pengajuan program beasiswa dari INSEAD ini ada juga beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk mendukung proses pengajuan beasiswa ini. Berikut ini dokumen-dokumen yang harus disiapkan untuk melengkapi proses pengajuan beasiswa dari INSEAD:
1. Laporan keuangan dari bank selama 3 bulan terakhir sebelum mengajukan beasiswa
2. Bukti atau slip gaji terakhir atau minimal keterangan dari atasan mengenai pekerjaan yang sedang dijalani
3. Esai dengan panjang maksimal 350 kata dengan isi merupakan penjelasan keadaan keuangan pemohon serta arus kas selama 1 tahun misalkan adanya pemasukan berapa dan dari mana saja lalu pengeluaran untuk apa saja. Selain itu pada esai ini juga harus dijelaskan mengenai:
a. Bagaimana pembiayann studi nantinya jika tidak berhasil mendapatkan bantuan beasiswa dari INSEAD?
b. Mengapa INSEAD harus mempertimbangkan pemohon sebagai penerima beasiswa?
c. Berapa jumlah bantuan beasiswa yang menurut pemohon tepat jumlahnya?
4. Berbagai dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan studi dan beasiswa
5. Jika dalam setahun terakhir pemohon mengalami kesulitan atau keadaan yang luar biasa maka harus disertakan bukti atau keterangannya.


Proses Pendaftaran Beasiswa
Jika ingin mengikuti seleksi dari program beasiswa ini pemohon harus terlebih dahulu terdaftar menjadi mahasiswa pada program MBA di INSEAD. Lalu setelah itu pemohon harus melengkapi formulir pendaftaran online pada tautan berikut ini (link). Semua berkas atau dokumen pendukung untuk proses seleksi beasiswa harus juga diunggah pada laman tersebut. Nantinya pemohon akan mendapatkan Personal Login ID beserta dengan password yang bisa digunakan untuk mengakses laman beasiswa. Informasi lebih lengkap mengenai program beasiswa dari INSEAD ini bisa didapatkan pada laman resminya di tautan berikut ini (link).




Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Scroll To Top