Alasan Mengejutkan untuk Melanjutkan Kuliah di Filipina

Memang benar bahwa kuliah ke luar negeri itu pilihan tujuannya sangat banyak. Tidak hanya terbatas pada negara-negara itu saja namun selalu ada pilihan lain yang juga bisa dipertimbangkan. Filipina juga tentu termasuk dalam daftar negara-negara yang sangat bisa dijadikan tujuan kuliah ke luar negeri oleh para pelajar dan mahasiswa dari Indonesia. Negara yang jelas masih masuk dalam lingkup kawasan Asia dan juga memang masih sangat dekat dengan Indonesia dari segi lokasinya ini ternyata menyimpan banyak hal yang bahkan mungkin tidak banyak diketahui orang. Hal-hal tersebut sangat wajib untuk diketahui dan dipahami sebelum menuju kesana untuk kuliah agar bisa lebih menikmati setiap prosesnya ketika disana nantinya.

Ribuan pelajar dan mahasiswa internasional dari berbagai negara bisa ditemukan di kawasan Filipina yang masing-masing mengikuti berbagai program berbeda yang disediakan oleh berbagai perguruan tinggi disana. Kawasan Metro Manila saja sudah bisa menunjukkan adanya dinamika kehidupan mahasiswa internasional yang harmonis, belum lagi berbagai kawasan lainnya di Filipina yang tentu semakin menambah minat untuk menempuh studi disana.

Terlepas dari hal-hal apapun itu yang sudah banyak diketahui orang dan juga mungkin beberapa hal tentang Filipina yang belum diketahui orang secara luas, berikut ini adalah hal-hal yang menjadi alasan untuk kemudian melanjutkan studi khususnya pada jenjang pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi yang ada di Filipina.


Perguruan Tinggi dengan Akreditas Internasional
Banyak perguruan tinggi di Filipina yang akreditasinya dilakukan oleh lembaga internasional sehingga jelas hasilnya menunjukkan bahwa memang kualitasnya sudah merupakan kualias internasional. Nama-nama universitas seperti Ateneo De Manila University, University of Sto. Tomas, University of the Philippines, De La Salle University, dan juga Polytechnic University of the Philippines adalah beberapa yang paling tersohor di Filipina. Hasil dari universitas-universitas tersebut adalah lulusan-lulusan yang unggul dalam bidang-bidang seperti medicine, science, politics, business, dan juga arts. Tentu dengan perguruan tinggi yang akreditasinya dilakukan dalam lingkup internasional membuat Filipina semakin layak dijadikan pertimbangan dalam pilihan untuk menempuh studi di luar negeri

Bahasa Resminya Bahasa Inggris
Salah satu hal yang sering dijadikan sebagai kendala oleh para pelajar dan mahasiswa dari Indonesia terkait dengan melanjutkan studi di luar negeri adalah mengenai bahasa yang bukan bahasa Indonesia dimana bahasa Inggris ada pada urutan pertama. Benar adanya bahwa mempelajari bahasa tidaklah mudah apalagi di usia yang sudah bukan anak-anak lagi namun tetap saja bukan merupakan satu hal yang tidak mungkin dilakukan jika mempunyai niat dan semangat yang kuat untuk melakukannya. Filipina sendiri merupakan sebuah negara yang dikenal sebagai negara berbahasa Inggris dan salah satu yang terbaik di Asia karena memang bahasa Inggris adalah bahasa resmi kedua disana yang digunakan dalam kegiatan di sekolah. Jadi jika ingin bisa menggunakan bahasa Inggris dengan lancar ternyata cukup ke Filipina saja bisa.

Biaya Hidupnya Rendah
Filipina termasuk negara dengan biaya hidup rendah bahkan bagi para pendatang. Jadi sebagai mahasiswa internasional yang tinggal disana tidak perlu khawatir mengenai pengeluaran bulanan yang wajib disiapkan untuk bisa bertahan hidup. Biaya untuk menyewa apartemen atau tinggal di asrama mungkin hanya sekitar USD 50 saja setiap bulannya. Selain itu harga-harga berbagai keperluan sehari-hari juga tidak mahal disana yang tentunya sangat menguntungkan bagi yang melanjutkan studi disana namun biayanya pas-pasan karena menggunakan beasiswa misalnya.

Sistem Pendidikan dengan Dasar dari Amerika Serikat
Akibat dari penjajahan dahulu kala, sistem pendidikan di Filipina sangat dipengaruhi oleh peninggalan dari masa penjajahan tersebut seperti juga di Indonesia yang banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari ternyata berasal dari Belanda. Masa penjajahan oleh Amerika Serikat adalah masa dimana pendidikan benar-benar digalakkan oleh karena itu pengaruh terbesar dalam dunia pendidikan berasal dari Amerika Serikat. Jadi secara singkatnya pendidikan di Filipina sudah sangat kebarat-baratan dan modern meskipun memang jurusan dan bidang yang paling populer adalah keperawatan dan kesehatan serta farmasi dan berbagai hal terkait bidang-bidang tersebut.

Lingkungan dan Iklim yang Menarik
Filipina juga merupakan salah satu tujuan wisata yang terkenal dimana sering dijadikan sebagai rujukan oleh para wisatawan dari Eropa dan Amerika Serikat. Pada dasarnya kondisi lingkungan dan iklim di Filipina mirip dengan Indonesia karena letaknya yang tidak begitu jauh dari Indonesia. Kondisi yang demikian tentu menjadikan nilai tambah tersendiri untuk menjadikan Filipina sebagai tujuan menempuh studi lanjutan pada jenjang pendidikan tinggi karena minimal dalam hal penyesuaian dengan iklim dan lingkungan tidak akan begitu sulit dilakukan.

Keamanan yang Terjamin
Perlindungan bagi para mahasiswa dan pelajar khususnya di lingkungan sekolah yang internasional dengan adanya pelajar atau mahasiswa pendatang merupakan hal yang serius. Sistem keamanan disana didukung dengan adanya petugas keamanan selama 24 jam dengan juga didukung sistem CCTV di berbagai sudut sekolah. Hal ini tentu memberikan kenyamanan yang lebih bagi para pendatang yang melanjutkan studi disana.

Penduduk Asli yang Ramah dan Bersahabat
Ada negara-negara dimana penduduk aslinya cenderung tidak ramah dengan pendatang namun hal ini tidak terjadi di Filipina. Penduduk asli Filipina pada dasarnya adalah orang-orang yang ramah dan bersahabat. Mencari teman yang merupakan penduduk asli Filipina bukanlah hal yang sulit dilakukan. Jadi tentunya hal ini akan menambah kesenangan ketika menjalani kehidupan seari-hari di Filipina khususnya diluar perkuliahan dan urusan studi.

Mudah Mencari dan Mendapatkan Hiburan
Filipina dengan orang-orang aslinya yang ramah merupakan sebuah lingkungan dimana hiburan den kesenangan sangat udah dicari dan didapatkan bahkan bagi para pendatang yang menempuh studi disana sebagai pelajar atau mahasiswa internasional. Berbagai nama dalam bermacam-macam bidang yang sudah dikenal luas dalam lingkup internasional bisa ditemukan di Filipina mulai dari took-toko pakaian, restoran-restoran, serta berbagai penyedia hiburan lainnya yang jelas akan sangat mempermudah dalam hal mendapatkan hiburan disela-sela kehidupan mahasiswa internasional yang padat dengan studi dan tugas-tugasnya.

Program Pendidikan yang Bervariasi
Pihak pemerintah Filipina sendiri melalui badan atau komisi yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan sengaja menyediakan dan menawarkan berbagai program pendidikan guna menarik minat lebih banyak pendatang agar memilih Filipina sebagai tempat untuk melanjutkan studi. Salah satu program yang terkenal bahkan berkaitan dengan bahasa Inggris yang namanya adalah Englis as a Second Language dimana ini merupakan satu paket program yang membawa pembelajaran bahasa Inggris ke tingkatan yang jauh lebih mudah dan menyenangkan namun hasilnya tetap luar biasa bisa diandalkan. Paket ini termasuk berbagai kegiatan unik serta menarik yang bahkan dilakukan diluar ruangan juga. Hal ini jelas menunjukkan betapa seriusnya pihak pemerintah Filipina dalam mendatangkan para pendatang untuk menempuh studi disana.

Pembuatan Visa Mudah dan Cepat
Salah satu hal yang menarik dan menyenangkan dari melanjutkan studi di Filipina adalah adanya sistem dan pelayanan proses pembuatan visa yang mudah dan cepat. Birokrasi yang lambat dan bertele-tele kerap menjadi kendala bagi para pelajar dan mahasiswa internasional dalam melanjutkan studi di luar negeri karena bahkan lamanya dan sulitnya proses pembuatan visa sering tidak sejalan dengan mudahnya seleksi penerimaan mahasiswa dan pelajar di sekolah yang dituju. Hal ini tidak terjadi di Filipina dimana semua prosesnya terkait dengan visa dijamin berlangsung dengan cepat dan mudah agar bisa lebih cepat untuk segera memulai studi di Filipina.





Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



ARYA M. RAMADHAN: Lulusan Pondok Pesantren Pun Bisa Kuliah di Eropa! Nggak Percaya? Ini Buktinya!

“Kak, mungkin nggak sih anak lulusan pesantren/ MAN bisa kuliah di Eropa atau Amerika?”

Sudah sekian banyak pertanyaan yang diterima oleh Tim Berkuliah, menanyakan hal yang sama. Nah, daripada cuman dijawab ada doang, Sobat Berkuliah bisa langsung baca cerita di bawah ini. Asli, langsung dari Italia. Baca baik-baik dan resapi!


Ciao Raga, kenalkan nama saya Arya Maulana Ramadhan asal saya dari Karawang,Jawa Barat sekarang saya sedang melanjutkan kuliah di Universita Della Calabria (ITALIA). Di sini ada namanya beasiswa Centro Residenziale beasiswa ini dari pemerintah provinsi di Italia. Beasiswa ini meliputi kalian gratis tempat tinggal, uang sekolah dan makan serta kalian juga mendapatkan uang 900,00 euro per semester tapi beasiswa ini hanya berlaku 1 tahun ketika kalian ingin mendaftar lagi di tahun ke 2 kalian harus memperlihatkan nilai-nilai kalian selama 1 tahun ke belakang yang bakalan menjadi tolak ukur beasiswa kalian.

Saya pertama kali memiliki mimpi tersebut, ketika saya menginjak bangku kelas 2 Aly (SMA). Waktu itu saya menceritakan mimpi-mimpi itu kepada teman-teman dekat saya dan juga kepada kedua Orang tua saya juga. Alhamdulillah mereka merespon saya dengan sangat  baik dan mereka selalu mendukung saya ketika saya mulai belajar bahasa Italia di pondok pesantren.

Saya berjuang untuk mimpi-mimpi saya, karena melihat pemuda-pemuda di Indonesia saja bisa memperjuangkan cintanya untuk seseorang yang dicintai. Nah, maka dari itu saya berpikir kalau mimpi-mimpi saya juga harus di perjuangkan. Di dunia ini tidak ada yang langsung jadi semua itu butuh proses usaha dan doa, dan waktu itu Alhamdulillah saya di bantu sama teman-teman saya untuk selalu bersemangat dan optimis untuk bisa melanjutkan studi di Italia.

Proses Persiapan

Awalnya saya mencari di internet  beberapa universitas di Italia lalu saya mendapatkan beberapa informasi. Kemudian saya mengetahui adanya forum pelajar seperti PPI ITALIA dan PPI CALABRIA, nah dari sini lah saya mulai bertanya-tanya tentang berkuliah di Italia, mulai dari kapan pendaftaran, apa saja persyaratannya, dan sampai bagaimana kehidupan di Italia. Komunitas seperti PPI ini sangat penting untuk kita yang ingin mendapatkan informasi seputar perkuliahan di negeri orang, saya mempersiapkan beberapa persyaratan dari bulan Februari.

Hal Paling Berkesan 
Yang paling berkesan yaitu saya anak pondok pesantren, tapi bisa berkuliah di Italia, karena biasanya anak pondok pesantren kalau ingin melanjutkan studinya pasti yang terbayang adalah ke Timur Tengah seperti Mesir, Sudan, Maroko, dll. Karena saya ingin memperlihatkan sesuatu yang berbeda kalau anak pondok pesantren juga bisa melanjutkan studi ke Italia.



Bayangan sebelum datang ke Italia…

Ketika seseorang akan mengunjungi tempat baru, terlebih untuk tinggal dalam waktu yang lama, pasti akan membanyangkan hal-hal yang akan terjadi nantinya. Sama halnya seperti saya. Pertama yang saya bayangkan sebelum datang kesini yaitu apakah saya mampu bisa mengikuti kelas dan pelajaran di sini,dan apakah kehidupan di Italia sama denga kehidupan di Indonesia,dan ketika pertama kali saya menginjak kaki di Italia yang saya rasakan begitu luar biasa karena mimpi-mimpi saya benar-benar terwujud untuk bisa berkuliah di sini.

Hal yang dipelajari dalam jurusan saya…

Saya mengambil kuliah di universitas ini karena di sini banyak mahasiswa Indonesia juga yang berkuliah di sini jadi ketika saya jauh dari keluarga di Indonesia saya masih punya keluarga yang baru di sini yaitu keluarga PPI Calabria,dan alasan saya mengambil jurusan Economia Aziendale (Administrasi Ekonomi) karena saya suka sama pelajaran ekonomi dan saya melihat ekonomi Indonesia yang agak menurun (menurut saya) mungkin ketika saya selesai dari sini saya bisa ikut ambil bagian membangun Indonesia dari segi Ekonomi. Rencana saya ketika lulus dari universitas ini mungkin saya akan melanjutkan kuliah lagi di salah satu negara Eropa mungkin bisa di sini lagi tapi pindah kota.

Suasana belajar di Italia….

Suasana belajar mengajar di italia menerutku menyenangkan karena kita bisa bersosialisai dengan orang-orang Internasional dari mulai teman kelas sampai teman rumah.Karakter teman-teman saya di kelas sangat menyenangkan, jika diajak berbicara dan berdiskusi tentang pelajaran yang dibahas di kelas mereka juga saling membantu, dan juga jika ada teman yang tidak paham pelajaran yang dipelajari. Begitu juga di rumah, teman-teman saya rajin mengajarkan saya Bahasa Italia. Dosen-dosen di sini juga begitu pengertian, ketika kita tidak paham pelajaran yang disampaikan, kita bisa berbicara ke dosen tersebut dan belajar dengan beliau sampai kita paham pelajaran yang kita pelajari. Dosen yang saya fovoritkan yaitu; Dott.ssa PASTORE Patrizia, karena dosen ini selalu mewajarkan kalau saya masih punya kendala di Bahasa italia, dan beliau juga mempunyai waktu khusus untuk mahasiswanya ketika ada yang tidak mengerti, jadi kita bisa datang langsung ke kantornya, dengan janjian terlebih dahulu dengan beliau untuk meminta bantuannya mengajarkan pelajaran-pelajaran yang tidak kita pahami sewaktu di kelas.


Tips untuk mencari Akomodasi dan Tips untuk Belanja di Italia

Tips Akomodasi di sini untuk makan-makanan biasanya kita belanja di toko Halal dan supermarket terdekat dan untuk Akomodasi seperti belanja baju,tas,jaket,dll  menurut saya nunggu barang bagus ketika discount summer dan winter supaya uang yang kita punya bisa di manfaatkan lebih baik lagi, bayangkan kalau ada barang di bulan desember seharga 140,00 € lalu ketika di bulan January ada Discount besar-besaran 50% jadi barangnya bisa setengah harga barang yang di bulan desember dan setengahnya kita bisa beli barang lain atau nabung buat jalan-jalan keliling Eropa,bukankah itu lebih baik?jadi menurut saya pergunakan uang sebaik –baiknya dan seperlunya.

Traveling dan tipsnya…..

Alhamdulillah saya baru ke Roma doang karena saya ingin menabung supaya bisa keliling Italia pas summer supaya lebih puas. Atmosfer sepak bola di sini bagus, biasanya kalau Juventus main di Liga Champions, kampus mengadakan acara nonton bareng di kampus. Karena di sini kebanyakan pendukung Juventus, jadi acara nonton barengnya hanya ketika Juventus main saja. Tips-Tips untuk traveling saya dapat dari beberapa senior di sini, yaitu bawa surat-surat berharga seperti passport dan visa, tapi ketika di sini kalian bisa membuat  permesso di sorggiono (surat ijin tinggal). Ketika visa kalian sudah habis masa waktu berlakunya, kalian bisa bikin itu untuk mengganti visa kalian yang telah habis masa berlakunya. Jadi ketika kita ingin berpergian ke luar Italia dan ada pemeriksaan indetitas, kita bisa memeritahu kalau kita di sini itu legal dan memiliki surat ijin tinggal di Eropa.

Pengalaman paling berkesan…

Pengalaman yang paling berkesan? Apa ya? Saya juga belom pernah kemana-mana soalnya saya  menunggu summer nanti untuk waktu berjalan-jalan dan menunggu Juventus main di Crotone. Crotone itu tim serie A yang kotanya agak deket dengan kota kampus saya, jadi saya menunggu jadwal ketika Juventus main, saya bisa melihatnya secara langsung. Tapi ada sedikit pengalaman yang berkesan ketika keluarga PPI Calabria jalan-jalan bareng ke Roma.



Motivasi dan pesan untuk teman-teman yang ingin kuliah di Italia!

Fino Alla Fine (berjuang sampai akhir)! Berjuanglah untuk menggapai mimpi-mimpi kalian, karena mimpi-mimpi itu terwujud berkat usaha dan doa kita. Jika kalian berpikir ingin memperjuangkan cinta untuk seseorang supaya menjadi pacar kalian, kenapa kalian tidak berjuang untuk mimpi-mimpi kalian demi masa depan kalian nanti. Jika kalian telah maksimal dalam usaha dan doa tapi kalian belum mendapatkan hasilnya, mungkin Allah SWT memiliki rencana yang lebih baik dari rencana kita. Sukses itu berbanding lurus dengan Usaha dan Doa. Tetap semangat, jika kalian bermimpi dan sedang berusaha menggapai mimpi tersebut, lalu ada beberapa orang yang ingin menjatuhkan semangat kalian, ingatlah mereka sekarang menertawakan kalian dan mereka ingin menjatuhkan kalian. TAPI suatu saat ketika mimpi-mimpi kalian telah terwujud, orang-orang yang dulu menjatuhkan semangat kalian, mereka akan melihat kalian begitu tinggi dan berhasil menggapai mimpi-mimpi kalian. Ingat ejekan atau cemoohan itu bisa jadi bahan bakar semangat supaya terus berusaha menggapai mimpi-mimpi kita. 

Reporter: Imam Sultan Assidiq

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



DESI UTAMI: Skor TOEFL 360 Sampai Jadi Guru Bahasa Inggris di 7 Tempat Saat Kuliah S2 di Jepang



Skor TOEFL saya 360 pada waktu semester satu di UGM. Entah mengapa, membaca tulisan berbahasa inggris selalu nampak blur, tulisan seakan maju mundur (tapi tidak cantik kaya jargonnya syahrini), susah dibaca. Bisa dibilang English-phobia mungkin ya? Padahal text books dan PPT perkuliahan di Jurusan Mikro hampir semua dalam Bahasa Inggris. Jujur, waktu itu TIDAK MUDAH bagi saya untuk memahami slide demi slide kuliah dalam Bahasa Inggris. Jikalau bagi mahasiswa lulusan SMA (saya lulusan SMK) di jurusan saya bisa paham dalam 1-2 kali baca bahan ajar (ada yang skor TOEFLnya di atas 500) , bagi saya 3-5 kali baca, baru paham apa maksud yang ingin disampaikan, sambil MEMBUKA KAMUS tentunya. Keadaan ini memaksa saya untuk belajar Bahasa Inggris. Iya beneran MEMAKSA, karena pada awalnya saya benar-benar tidak suka, tapi kepepet harus bisa, TIDAK ADA pilihan. 

Di tahun ketiga program S1, Pak Irfan dan Pak Donny, dosen favorit saya, meminta untuk mencoba mengikuti seleksi pertukaran mahasiswa dalam Program JENESYS ke Jepang. Dikenalkanlah ke dosen jurusan sebelah, yang mewawancarai sekaligus menunjukkan jalan bagaimana bisa ke Yamagata University. Saya berjanji pada diri sendiri untuk belajar Bahasa Inggris lebih rajin, baik diterima atau TIDAK dalam seleksi beasiswa 6 bulan tersebut. Waktu itu tidak ada persyaratan skor TOEFL untuk apply program ini, jadi aman lah, hanya wawancara dalam Bahasa Inggris, yang bisa dipelajari terlebih dahulu. Puji tuhan, setelah dinyatakan diterima, berangkatlah kami, empat orang wakil UGM selama 6 bulan belajar di Jepang. Merasa belajar sendiri TIDAK CUKUP untuk bekal ke LN, akhirnya memutuskan untuk les Bahasa Inggris, ELTI menjadi pilihan selama 1.5 bulan. Singkat cerita enam bulan berjalan dengan sangat indah dan tiba saatnya pulang kampung. Skor TOEFL naik satu digit depan, yeay! Tambah semangat belajar, mulai mencintai Bahasa Inggris, dengan menikmati proses belajarnya. 

Lulus S1 tahun 2012, merasa belum puas dengan ilmu yang didapat, didorong dosen-dosen untuk apply beasiswa INPEX. Beasiswa dari International Petroleum Exploration Foundation Perusahaan minyak Jepang ini memberikan kesempatan ke 3 mahasiswa Indonesia untuk belajar S2 di Jepang, dan 3 mahasiswa Jepang untuk belajar di Indonesia. Tertulis syarat TOEFL pelamar adalah 550! Skor saya waktu itu MASIH JAUH dari 550, namun saya tulis bahwa saya mempunyai sedikit kemampuan Bahasa Jepang. Lagi-lagi Allah memberi kesempatan, mungkin saya dianggap AKAN (bukan sudah) MAMPU menyesuaikan dan MAU berkembang. 

Tuhan sudah memilih, sudah menentukan, memberi kesempatan, kita harus MAKSIMALKAN. Nambah bekal dengan les Academic Writing di Cilacs UII, biaya les masih ngutang dulu waktu itu. Dua setengah tahun di Hokkaido, banyak cerita, suka duka, namun TETAP BAHAGIA. Semua tinggal bagaimana cara MENIKMATINYA, bukan? Berbekal sebuah kutipan “Dengan mengajar, kamu akan belajar”, sekaligus menjalankan PASSION di bidang mengajar dan public speaking, dipasrahi 7 kelas Bahasa Inggris. Mulai dari mengajar di Taman Bermain Kantor Kecamatan Tsukisamu; SLTP dan SLTA Hokurei (sekolah swasta terbaik di Pulau Hokkaido) sekaligus menjadi koordinator 10 pengajar, dari berbagai negara seperti USA, Kanada, India, Pakistan, Indonesia, Mesir dll; di ANT English School dengan murid dari umur 5 -66 tahun, sangat variatif; di Hello-sensei.com (suatu saat saya akan mengupas tentang peluang kerja part-time di sini) ; mengajar dua pegawai pemerintahan Provinsi Hokkaido; seorang mahasiswa S2 Jepang yang dalam proses mendaftar S3 Amerika dan seorang staf di Hokkaido University, tujuh tempat dalam satu waktu, menjelang sidang defense S2. TAK ADA yang berjalan dengan mudah waktu itu, mata lelah membagi waktu menyiapkan bahan ajar kelas bahasa, melakukan penelitian di lab yang selalu dipantau Profesor, menyiapkan presentasi progress report di lab, sekaligus mengikuti 7 organisasi di Jepang, dan mengikuti 7 kali seminar penelitian di dalam maupun luar jepang, bagi saya sangat tidak mudah, berat, iya. Namun karena saya benar-benar MENIKMATI setiap prosesnya, tetap merasa BAHAGIA.  

Alhamdulillah jatuh-bangun, lari-lagi, suka-duka, lelah-semangat, terbalut dalam “Diari Pengalaman di Hokkaido” dan terbayar dengan ijazah S2 di bidang Environmental Molecular Biology dari Graduate School of Environmental Science, Hokkaido University.
Tujuh hal di atas termasuk yang mengantarkan saya mengikuti lomba di Massachusetts, USA Bulan Maret 2016 yang lalu. Berada di satu panggung dengan mahasiswa dari Harvard University, MIT, Stanford University, Princeton University, University of California dan University of Chicago yang termasuk Top 10 Universities in the World dalam lomba yang disponsori oleh President Bill Clinton membuat saya orang Imogiri, desa kecil di Jogja mengucap Alhamdulillah, QS. Ar-ra'd 11 bekerja sangat nyata. Walaupun belum berhasil membawa hadiah 1 juta US Dollar aka 13.5 M rupiah sebagai hadiah pemenang lomba ini, tapi sudah sangat alhamdulillah bisa merasakan spring di Boston. Kemudian kembali ke tanah air, siap mengabdi sesuai dengan passion yang sudah diasah di Negeri Sakura. Skor TOEFL juga ikut-ikutan bahagia, naik lagi satu digit depan, alhamdulillah, bisa buat daftar gawean. 

Apa yang bisa DIAMBIL dari cerita saya? Hidup ini bisa dikategorikan menjadi dua hal, yaitu : Lakukan apa yang kita SUKAI, atau MENYUKAI apa yang kita lakukan. Kalau hal yang pertama, jelas lebih gampang dan ringan, karena kita melakukan hal yang enak dan disukai. Dalam cerita saya, saya mengajar di 7 kelas, aktif di 7 organisasi, dan seminar di 7 tempat, semua hal tersebut adalah hal yang menyenangkan dan saya sukai, tanpa PAKSAAN. Namun tidak semua pekerjaan bisa kita sukai bukan? Nah kalau yang ini, berarti kita harus MENCINTAI apa yang kita lakukan, awalnya mungkin dengan paksaan, namun pepatah mengatakan “Witing tresno jalaran seko kulino” lama-lama suka juga. Dalam cerita ini, yang dimaksud adalah belajar Bahasa Inggris. Awalnya saya benar-benar benci, tidak suka dan TERPAKSA belajar, karena butuh, lama-lama cinta juga, malah ketagihan hehe. 

Entah mengapa cerita di atas banyak kaitannya dengan angka 7 ya? Selain itu saya juga menerima 7 beasiswa dari tahun 2008-2016, lagi-lagi angka TUJUH ya. Dalam Bahasa Jawa angka tujuh dibaca pitu, kalau kata Prof. Irfan mungkin artinya PITULUNGAN Gusti Allah dan orang-orang baik di sekitar saya, bisa jadi. Dalam bahasa Jepang, angka 7 termasuk angka keberuntungan. Mungkin juga ada kaitannya hehe.

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP)

Peluang bagi para dosen dalam lingkup perguruan tinggi di Kemenristekdikti untuk bisa melanjutkan studi pada jenjang S3 di luar negeri terbuka melalui sebuah program beasiswa rutin yang merupakan kerja sama antara Kemenristekdikti dan Austria. Program beasiswa yang bernama Indonesia – Austria Scholarship Programme ini dijalankan melalui OeAD-GmbH dengan tujuan memberikan kesempatan bagi para dosen untuk menempuh studi S3 dan mendapatkan gelar doctor di Austria khususnya di berbagai institusi pendidikan tinggi terkemuka disana.

Beasiswa yang ditawarkan nanti akan diberikan selama  tahun bagi para pemohon yang sudah lolos seleksinya. Bantuan pembiayaan yang diberikan mencakup uang pembinaan sebesar EUR 1,000 per bulan, uang kuliah, biaya akomodasi, asuransi kesehatan dan kecelakaan, biaya buku, tunjangan keluarga maksimal 1 orang anak, dan juga tiket keberangkatan serta kepulangan. Pada dasarnya itu tadi sudah lengkap mengenai berbagai biaya yang nantinya akan dibutuhkan ketika menempuh studi disana.


Persyaratan Beasiwa
Dosen tetap perguruan tinggi di lingkungan Kemenristekdikti dengan NIDN
Mendapatkan izin dari pimpinan perguruan tinggi tempat mengajar jika mengajar di PTN atau dari Koordinator Kopertis Wilayah jika mengajar di PTS
Sudah memilki gelar S2 atau setara maksimal 5 tahun sebelum mendaftarkan diri pada program ini
Tidak untuk mendapatkan gelar dalam jenjang yang sama
Memiliki sertifikat penguasaan bahasa Jerman (hanya jika ada)
Memiliki sertifikat penguasaan bahasa Inggris dengan nilai TOEFL minimal 550, IBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0 atau bisa juga disesuaikan dengan syarat yang diminta di perguruan tinggi tujuan
Usia maksimal 35 tahun pada saat mendaftarkan diri pada program
Memiliki usulan penelitian sekitar 2 – 4 halaman dan sudah dikomunikasikan sebelumnya dengan calon pembimbing atau supervisor di universitas tujuan
Membuat Daftar Riwayat Hidup terbaru dalam bahasa Inggris
Memiliki paspor yang masih berlaku
Memiliki 2 surat reomendasi dari universitas asal dalam bahasa Inggris
Memiliki Letter of Acceptance yang masih berlaku dan tanpa syarat (unconditional) dari universitas tujuan atau letter of admittance dari calon pembimbing atau supervisor
Bagi yang sudah berkeluarga dan pasangannya sudah memiliki gelar yang sama dengan yang akan diambil aka tidak boleh menempuh studi di tempat yang sama dan dibimbing oleh pembimbing atau supervisor yang sama
Memiliki iazah asli dan transkrip nilai dari pendidka terakhir dalam bahasa Inggris yang sudah dilegalisasi

Persyaratan Dokumen
Formulir beasiswa Ristekdikti
Letter of acknowledgement dari supervisor di universitas tujuan di Austria
Deskripsi singkat mengenai proyek yang akan dijalankan nanti pada masa studi sebanyak 2 – 4 halaman mencakup judul, isi, dan metodologi yang sudah disetujui oleh supervisor
Surat rekomendasi dari universitas asal sebanyak 2 buah
Scan paspor pada halaman nama dan foto
Scan ijazah dan juga transkrip nilai terakhir
CV terbaru yang lengkap
Sertifikat IELtS atau TOEFL


Pendaftaran Beasiswa
Proses pendaftaran bisa dilakukan dengan melakukannya secara online di laman berikut (link) kemudian memilih bagian Indonesia – Austria Scholarship Programme – S3 pada pilihan beasiswa yang disediakan. Selanjutny cukup dengan mengunggah semua  berkas yang diperlukan sesuai syarat-syarat yang sudah disebutkan sebelunya.




Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Beasiswa Pemerintah Rumania untuk Kuliah di Rumania

Saat ini semakin banyak negara di kawasan Eropa yang setiap tahun menawarkan bantuan beasiswa untuk bisa menempuh studi penuh secara gratis bagi mahasiswa internasional khususnya dari luar kawasan Eropa. Salah satu negara dengan program beasiswa yang sayang jika dilewatkan oleh mahasiswa dari Indonesia adalah Rumania dengan program resmi Beasiswa Pemerintah Rumania. Program beasiswa ini dikelola dan diselenggarakan oleh Ministry of Foreign Affairs dan Ministry of National Education and Scientific Research berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku di Rumania dalam bidang pendidikan.


Pada periode tahun 2017-2018 program beasiswa dari Pemerintah Rumania ini dibuka kembali dengan kuota penerima beasiswa yang disediakan adalah sebanyak 85. Beasiswa yang disediakan bisa digunakan untuk menempuh studi dalam berbagai jenjang pendidikan tinggi mulai dari S1, S2, dan S3 di Rumania. Bidang studi yang bisa dipilih juga banyak untuk program beasiswa ini.

Rincian Beasiswa
Para penerima beasiswa ini nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk kuliah tanpa harus membayar biaya kuliah dan biaya akomodasi asrama serta juga masih mendapatkan tunjangan untuk biaya hidup bulanan. Tunjangan hidup yang diberikan jumlahnya akan berbeda pada setiap jenjang studi yang diambil. Jenjang S1 sebesar EUR 65, jenjang S2 sebesar EUR 75, dan jenjang S3 sebesar EUR 85. Biaya lain yang harus dipersiapkan oleh para penerima beasiswa ini nantinya mencakup biaya transportasi, biaya makan, dan berbagai biaya lain yang mungkin diperlukan selama menempuh studi di Rumania dan terlepas dari biaya kuliah dan akomodasi tentunya.

Rincian untuk pembagian jenjang studi pada program beasiswa ini yaitu ada 3 pilihan diantaranya adalah:
First Cycle (licenta) yaitu merupakan sebuah skema khusus bagi para lulusan sekolah menengah atas atau yang setara dengan masa studi berlangsung antara 3 tahun hingga 6 tahun tergantung pada pilihan program studi yang diambil
Second Cycle (master) yaitu skema yang ditujukan bagi para lulusan studi S1 atau yang setara dan berniat untuk menempuh studi pada jenjang S2 dengan masa studi selama 1,5 tahun hingga 2 tahun saja dengan tugas akhir berupa disertasi
Third Cycle (doctorate) merupakan skema studi lanjutan bagi para lulusan S2 dengan lama program antara 3 tahun hingga 4 tahun dan diakhiri dengan pembuatan tugas akhir berupa tesis doktor

Sementara itu berikut ini adalah beberapa bidang studi yang bisa dipilih dalam studi di Rumania dengan menggunakan beasiswa dari Pemerintah Rumania ini:
Ilmu Politik
Administrasi
Pendidikan
Kebudayaan dan Peradaban Rumania
Jurnalisme
Teknik
Minyak dan Gas
Pertanian
Kedokteran Hewan
Arsitektur
Seni

Persyaratan Dokumen
Selanjutnya yang harus diketahui dan dipahami mengenai program beasiswa ini adalah dokumen-dokumen yang menjadi syarat pendaftaran atau pengajuan permohonan. Berikut dokumen-dokumen yang dibutuhkan dan harus disiapkan:
Surat pengantar resmi dari perwakilan diplomatik Rumania atau KBRI Bucharest
Formulir pendaftaran beasiswa dari Ministry of Foreign Affairs Rumania yang bisa didapatkan pada tautan berikut ini (link)
Formulir untuk penerbitan Acceptance Letter dari Ministry of National Education and Scientific Research Rumania dengan tautan untuk mendapatkan formulirnya adalah sebagai berikut (link) dimana Acceptance Letter tersebut akan diperlukan untuk pengajuan visa dan pendaftaran universitas
Salinan ijazah kelulusan yang sudah disahkan atau dilegalisasi yang tentunya disesuaikan dengan jenjang studi tujuan disertai dengan terjemahan resminya dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis menggunakan Jasa Penerjemah Tersumpah, dimana dokumen ini bisa diganti dengan surat keterangan akan segera lulus lengkap dengan tanggal penerbitan ijazah di kemudian hari jika memang pemohon belum lulus yang juga perlu diperhatikan bawa ijazah harus sudah ada di pihak Kedutaan Rumania atau KBRI sebelum 18 Agustus 2017 untuk periode 2017-2018
Salinan transkrip nilai resmi atau dokumen kelengkapan ijazah yang lain
Salinan akta kelahiran yang sudah disahkan atau dilegalisasi dengan terjemahan resmi dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis
Salinan 3 halaman pertama dari paspor yang masih berlaku
Surat keterangan sehat
CV terbaru dalam bahasa Inggris
Pasfoto terbaru sebanyak 2 lembar

Perlu diperhatikan bahwa pengesahan semua dokumen yang memang harus disahkan wajib menggunakan jasa atau melalui notaris atau bisa juga dilakukan oleh perwakilan diplomatik pemohon tersebut sebagai pengirim berkas.


Pendaftaran Beasiswa
Proses pendaftaran untuk beasiswa ini bisa langsung dilakukan dengan sebelumnya menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Selanjutnya semua dokumen tersebut harus diserahkan langsung ke kantor diplomatik Rumania dengan alamat sebagai berikut:

Jalan Teuku Cik Ditiro No.42-A
RT.10/RW.5, Menteng, Jakarta Pusat,
DKI Jakarta 10310
Selain itu semua dokumen yang menjadi syarat juga bisa dikirimkan secara langsung ke alamat:
Embassy of the Republic of Indonesia
Strada Gina Patrichi nr.10 sector, Bucharest, Rumania

Semua dokumen untuk pengajuan yang langsung dikirimkan ke KBRI Bucharest untuk program beasiswa pada periode 2017-2018 paling lambat sudah harus diterima pihak KBRI pada 13 Maret 2017. Pengumuman hasil seleksi dan penerimaan beasiswa ini nantinya akan disampaikan setelah tanggal 3 Juli 2017 melalui perwakilan diplomatik Rumania atau KBRI Bucharest. Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini bisa didapatkan melalui email infos1@indonezia.ro atau info2@indonezia.ro.



sumber:

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Scroll To Top