Sisi Unik Mahasiswa Sunda


Jadi mahasiswa sunda itu...rasanya bahagia sekaligus penuh dilema. Ya, bahagia karena kita bisa membawa kearifan lokal sunda di daerah lain. Dilema, karena kita tergolong kaum minoritas begitu merantau. Selain terkenal akan sifatnya yang ramah, ternyata mahasiswa sunda ini memiliki hal-hal yang unik untuk diketahui. Mau tahu sisi unik mahasiswa Sunda ? Sok atuh di simak :D

Suka Mencampur Bahasa

In Google Translate Sunda : "yang butuh belajar itu ibu atau kamu Murid Menjawab : Kamu ! Haha
Kebiasaan mahasiswa sunda itu tidak terlepas dari suka mencampur bahasa sunda dengan bahasa Inggris. Yah, meskipun bahasa yang di lontarkan terlihat kacau, tetap saja unik dan bikin ngakak :D. Ini salah satu contohnya
The clouds is ting guludug, maybe rek rain big. This popoean must be dijaitan. Before splash with rain waters. Because weathers is usum ngijih
Artinya : langit sudah bergemuruh, mungkin akan hujan besar. Jemuran harus segera di angkat, sebelum terkena cipratan air hujan.  karena sekarang lagi musim hujan.
Wah, berantakan kan itu bahasa sobat ? >.<

Logatnya Mudah Dikenali

Jika kamu baru bertemu dengan teman kamu yang asalnya dari sunda, pasti kamu langsung mengenalinya lewat logatnya yang 'khas'. Orang sunda memang memiliki ciri khas tersendiri dalam berbicara. Selain itu mereka tak pernah lepas dari kata penghubung "mah, teh, nya, da, atuh, ceunah, sok. Jangan ngaku mahasiswa sunda jika berbicara gak pernah pakai kata penghubung tersebut.

Suka Makan Daun



Hah? suka makan daun? Memangnya domba ? Maksudnya mayoritas mahasiswa sunda itu hobi banget makan lalapan. Mereka lebih suka menyebutnya makan daun. Setiap masakan yang disajikan pasti tidak pernah lepas dari lalapan. Entah dari mana asalnya, tapi tradisi hobi makan daun ini sudah mendarah daging pada diri mahasiswa sunda. Aya-aya wae atuh :D

Gak Bisa Bedain mana Huruf F mana V


Mungkin salah satu penyebab salah satu penyebabnya dalah karena tata bahasa sunda tidak memiliki kosa kata yang memiliki unsur huruf F, jadi mahasiswa sunda susah buat nyebutin kalimat yang ada huruf F nya. 
Contoh nih :
Transfer bisa berubah menjadi Transper
Peyeum berubah jadi Feyeum ..
Haha... memang orang Sunda suka lucu kalau udah merubah kata-kata. Bisa-bisa mereka kalau ngobrol seperti orang Jepang yang beraksen Sumedang.

Gak Mau disebut berasal dari Jawa, Tapi dari Sunda !

Masalah yang satu ini masih menjadi sebuah misteri. Mahasiswa Sunda gak mau disebut berasal berasal dari Jawa, melainkan berasal dari Sunda.  Padahal kan sunda masih menjadi bagian dari pulau jawa ?? Meskipun di KTP mereka tercantum Jawa Barat, tapi tetap saja mereka mengaku sunda.

Kalem

Berbicara tentang mahasiswa sunda, gak perlu diragukan kalau mereka kalem. Baik dalam berbicara maupun dalam tindakan. Sifatnya yang suka mengalah serta gak suka ribut, menjadikan mereka sebagai mahasiswa sunda yang terkenal kalem dan sopan :D

Boros / Susah Buat Nabung


Percaya atau tidak mahasiswa sunda itu terkenal boros. Mereka susah sekali buat nabung. Mungkin hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa orang sunda. Tapi, ini realitanya. Ketika banyak uang biasanya mereka langsung "Babandan" maksudnya membeli barang. Mereka gak peduli uang itu mengalir .Eitts..jangan salah lho, ketika mereka banyak uang mereka juga suka peduli terhadap sanak saudaranya :D Nah, yang ini patut dicontoh.

Paling gak Betah Kalau  Merantau


Jika kamu tergolong mahasiswa rantau, Coba kamu hitung. Berapa orang teman kalian yang tergolong orang sunda ? Pasti sedikit. Tidak seperti suku lain yang suka merantau, mahasiswa sunda ini tergolong langka untuk merantau. Mengapa ?
Karena mereka berpikir buat apa keluar dari Jawa Barat, sedangkan Jawa Barat merupakan daerah tujuan yang paling diminati perantau. Pendidikan, hiburan, pantai, gunung, persawahan, Mall, Pertokoan, dan semua hal ada yang mereka perlukan ada di Jawa Barat. Hal inilah yang menyebabkan mereka susah buat merantau ke daerah lain, karena merka berpikir sudah ada di zona nyaman dan aman. Bukan berarti di luar Jawa Barat kamu gak akan menemui orang sunda, mereka ada juga kok yang merantau. Tapi kemungkinannya kecil :D Hehehe

Kuliner yang Ekstra Lezat


Hal yang gak pernah lepas dari Sunda adalah kulinernya yang lezat dan menggoda. Kalau orang sunda makan ga ada sambel dan kurupuk ( krupuk), kayaknya ga akan jadi makan walaupun seenak apapun :D. Bahkan jika tanpa krupuk mereka merasa gak ada sensasinya, karena gak ada yang bersuara :) Haha
Beberapa makanan khas sunda yang harus ada adalah, Nasi Panas, Empal Daging, Sambel Goreng Terasi, Pete, Kangkung, Ikan Asin, Ayam Bakar, Tempe Tahu, Lalapan, Ikan gurame goreng, Sayurnya Sayur Asem, Sambel Kecap, dan yang terakhir adalah Teh Hangat. Hmm..pasti kamu membayangkan betapa lezatnya makanan khas sunda tersebut

Mahasiswa sunda, mana suaranya ??
Hatur nuhun, Salam berkuliah


Oleh               : Andreanyta Erni
Narasumber : Luqman & Agung Syaputra

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



5 Tanda ini Bisa Menjadi Tolok Ukur Bahwa Kuliahmu Terbengkalai


 
Kuliah memang bisa menjadi sebuah kebanggan karena bisa mengenyam pendidikan tinggi. dengan kuliah, status kita sebagai mahasiswa dipandang sebagai kaum yang berintelektual. Biasanya mahasiswa baru bersemangat untuk mengikuti berbagai aktivitas perkuliahan. Namun, seiring berjalannya waktu, semangat itu memudar. Rasa jenuh, malas serta adanya aktivitas lain di luar kampus yang lebih menarik membuat kamu lebih memilih meninggalkan kegiatan akademik di kampus dan membuat kamu melakukan hal-ha yang menurut kamu menyenangkan.

Lalu, hal-hal apa saja yang bisa menjadi tolok ukur bahwa kuliah kamu terbengkalai ? Kamu wajib ketahui lima tanda berikut ! 
 
Kamu Sering Titip Absen

" Bro, hari ini dosennya masuk gak ?"
" gak tahu bro, belum ada konfirmasi, biasanya masuk. " 
" TA ( Titip Absen-in) gue ya " lagi mager ( males gerak) nih. "

" Gan, gue ijin ya..gak masuk. Males liat dosen yang satu itu, bikin ngantuk. "
" ####%%% "

Jika di semester pertama absen kamu full atau mungkin izin jika sakit, maka setelah beberapa semester berikutnya catatan absensi kamu tiba-tiba menjadi banyak yang kosong, ini bisa menjadi pertanda bahwa kuliahmu terbengkalai. Lebih ekstrem, kamu bahkan sampai bela-belain buat titp absen sama teman sekelasmu. 
Alasan mahasiswa yang absensinya sudah bolong-bolong ini bermacam-macam, ada yang karena malas, izin, serta lebih mentingin kegiatan organisasinya daripada kuliahnya. Tapi yang lebih dominan malas penyebabnya. Sebagai mahasiswa, ada kalanya kamu mengalami masa-masa jenuh karena mata kuliah yang gak sesuai dengan minta kamu atau mungkin karena dosen yang ngeselinnya minta ampun.

Dosen Sering Menegur Kamu


Nah, hal ini biasanya dilakukan oleh dosen yang emang bener-bener 'care' terhadapa mahasiswanya. Dosen yang satu ini sudah berasa orang tua sendiri kalau di kampus, suka ngingetin kalau kita melakukan hal-hal yang berakibat fatal terhadap kuliah. Jangan salah persepsi jika kamu menemui dosen yang seperti ini, itu tandanya dosen tersebut ingin melihat kamu sukses. Dosen sejenis ini tergolong langka lho.

Nilai / IPK Kamu Tiba-Tiba Turun


Nilai kamu mendadak berubah menjadi D atau bahkan E ? Hati-hati ! Bisa jadi inilah salah satu tandanya kuliah kamu terbengkalai. Karena keasyikan dengan kegiatan, bisa jadi kamu melalaikan berbagai tugas kuliah kamu yang sebenarnya adalah kewajiban kamu sebagai mahasiswa. Nilai memang bukan menjadi tingkat keberhasilan kamu, Melainkan bagaimana proses kamu dalam mendapatkan nilai tersebut. Namun, nilai menjadi bukti autentik yang tidak bisa disanggah bahwa kamu telah berhasil di dalam kegiatan akademik. So, kamu masih gak mau peduli sama nilai kamu ?

Kamu Sudah gak Terlibat Aktif di Organisasi Kampus

Kamu bakal jarang kelihatan di kampus. Atau mungkin setiap ada organisasi kamu udah gak ketahuan lagi batang hidungnya. Jika nama kamu masih terpampang di jajaran pengurus organisasi kampus, mungkin itu hanya sekedar tempelan nama. Organisasi yang sebelumnya kamu ketahui seluk-beluk apa saja agenda yang akan di lakuin, kini gak akan kamu ketahui lagi karena kamu memang jarang berada di lingkungan kampus.

Kamu lebih Mentingin Job kamu dibanding Kuliah


Hidup adalah pilihan, ya pilihan..kuliah memang tidak menghasilkan materi seperti yang kamu lakukan jika bekerja. Namun, poin penting yang harus kamu ingat ialah berawal dari kuliah lah semua pelajaran hidup kamu akan dimulai. Di dunia perkuliahn kamu akan beajar tentang kehidupan yang akan kamu temui selepas kamu lulus nanti. Memanajemen waktu dengan baik antara kuliah dan kerja kamu sangat penting. Karena orang sukses adalah orang yang memiliki tujuan hidup yang jelas.

Jadi, kuliah kamu terbengkalai atau tidak ?
Salam berkuliah

Oleh : Andreanyta Erni

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Coming Soon...ITERA ( Institut Teknologi Sumatera ) Bagian dari Kampus Terbaik di Indonesia

Halo sobat berkuliah.com...sudah pada tahu belum kalau PTN di Indonesia akan segera bertambah ? Salah satunya berasal dari Sumatera. Hayo, coba ada berapa PTN di wilayah Sumatera ini. Jika Surabaya punya ITS, Bandung punya ITB..kini saatnya Sumatera unjuk gigi dengan memiliki ITERA  (Insitut Teknologi Sumatera). Kampus ITERA tepatnya berada di kota Bandar Lampung.
 
Pembangunan ITERA Secara Bertahap

Sekilas Tentang ITERA

Penerimaan mahasiswa baru ITERA sudah berjalan sejak tahun 2012 lalu melalui program mandiri (SPM-ITERA) 2012. Namun, karena pembangunan ITERA yang masih belum selesai, maka alokasi perkuliahan mahasiswa untuk sementara di tempatkan di kampus ITB Jatinangor, Jawa Barat.

Sebagai kampus baru, ITERA tentu membatasi kuota penerimaan mahasiswanya. Pada awal penerimaan ITERA hanya menerima 100 mahasiswa yang terbagi dalam lima program studi. Setelah mendapatkan izin pendirian dari presiden, maka kampus ITERA resmi dibuka  dan di operasikan secara penuh guna menunjang kegiatan akademik.

Sebenarnya lokasi ITERA ini terletak di daerah perbatasan kota Bandar Lampung dengan Kabupaten Lampung Selatan. Secara bertahap para mahasiswa yang kini masih mengikuti perkuliahan di kampus ITB Jatinangor akan mengikuti perkuliahan di kampus ITERA Sukarame, Bandar Lampung. Peresmian ITERA dilakukan pada tanggal 21 Mei 2014 lalu oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dan Rektor ITB Prof. Ahmaloka.

Jika menilik pembangunannya, saat ini ITERA sudah melakukan pembangunan tahap pertama di lahan seluas sekitar 40 hektare yang mencakup gerbang, gedung, infrastruktur, drainase, dan lain-lain. Kampus itu nantinya diperluas menjadi 285 hektare. ITERA terletak di Jalan Terusan Ryacudu, Bandar Negara, Lampung Selatan.

Jumlah Mahasiswa

Kampus ITERA diperhitungkan dapat menampung sekitar 40 ribu hingga 50 ribu mahasiswa. Saat ini mahasiswa ITERA telah memasuki angkatan II berjumlah 105 orang sejak dibuka pada 2013.

Apa saja Program Studi di ITERA ?

Sebagai kampus yang mengedepankan inovasi dan teknologi, ITERA tak lepas dari program studi yang berhubungan dengan Teknik. Berikut 7 program studinya !

1. Prodi Fisika

Fisika sudah bukan hal yang baru bagi kita. Sejak SMP, kita telah dikenalkan dengan prodi yang merupakan pilar utama ilmu pengetahuan dan teknologi tentang fenomena alam ini. Apa tujuannya? tentu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia.

2. Prodi Teknik Geodesi dan Geomatika

Beranjak ke prodi yang ke dua, mungkin masih terdengar asing di telinga sobat berkuliah. Mata kuliah ini mencakup tentang ilmu dasar geologi serta teknolgi informasi spasial (satelit penginderaan jauh dan sistem informasi geografi) dan mata kuliah pendalaman dan aplikasi dari ilmu geodesi .


3. Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota

Nah, bagi kamu yang bercita-cita ingin menjadi seorang perencana skala lokal di Indonesia, mungkin jurusan yang satu ini patut dijadikan referensi. Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota adalah prodi yang mempelajari tentang perencanaan, baik pada aspek keruangan (spasial) dan pembangunan atau perencanaan pembangunan. Pemahaman tentang aspek keteknikan, ekonomi, sosial, kemasyarakatan.

4. Prodi Teknik Elektro


Dunia tentu tak pernah lepas dari suatu produk tekologi tertentu. Nah, disinilah fumgsi  Teknik Elektro. Lulusan Teknik Elektro adalah agen transformasi yang sangat dibutuhkan dengan memberikan praktek kerekayasaan yang terbaik dalam setiap aspek kerekayasaan seperti operasi dan pemeliharaan, perancangan, dan inovasi produk baru, melakukan riset yang paling terkini, dan lain-lain.

5. Prodi Teknik Geofisika

Geofisika tentu tak jauh dari pembahasan mengenai aspek-aspek fisik dan dinamis bumi yang mencakup kegiatan pengukuran dengan menggunakan peralatan geofisika (gravity, seismic, geomagnetic, geoelectric, elasticity, radiometric dating) serta melakukan kuantifikasi proses alam dalam bentuk nyata.


6.  Prodi Teknik Sipil

Prodi ini mencakup juga keilmuan di bidang Teknik Kelautan, Sumberdaya air, dan Transportasi. Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan. Bangunan yang dimaksud sangat beragam, mulai dari bangunan rumah sederhana dan gedung-gedung bertingkat, jembatan, bendungan, pengairan, prasarana produksi, hingga bangunan-bangunan lepas pantai.

7.  Prodi Teknik Informatika


Bisa dikatakan bahwa saat ini program Teknik Informatika merupakan jurusan favorite yang menjadi pilihan calon mahasiswa. Setiap tahunnya peminat dari jurusan ini sangat tinggi akan peminat. Lulusan Teknik Informatika bisa bekerja di segala sektor, karena dengan tuntutan dunia yang canggih akan teknologi seperti saat ini, tentu lulusan prodi ini sangat dibutuhkan.

Biaya Pendidikan

Biaya Pendidikan adalah sebesar Rp 10.000.000,-per semester

Beasiswa

ITB bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Propinsi Lampung merancang pola beasiswa yang dinamakan beasiswa “Kemitraan daerah” bagi mahasiswa yang diterima melalui SPM-ITERA 2014. Tujauan dari beasiswa Kemitraan Daerah memberikan peluang bagi Pemerintah Daerah untuk menyiapkan sumberdaya manusia daerahnya melalui beasiswa pendidikan tinggi.

Pendaftaran Online

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Tim Pendirian Institut Teknologi Sumatera (SPM-ITERA 2014) skema PMB dilakukan dalam beberapa tahap, diantaranya harus dilakukan secara on-line pada alamat
 http://usm.itera.itb.ac.id/

Informasi dan Kontak

Sekretariat SPM-ITERA 2014
Gedung CCAR ITB Lantai 4, Jalan Tamansari No. 64 Bandung.
Telp/fax: 022-2508519, 022-2530689
E-mail: itera@pusat.itb.ac.id

Dinas Pendidkan Provinsi Lampung
Jl. Drs.Warsito No. 72/1 Bandar Lampung
Bagi mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah Daerah di Sumatera dapat memperoleh informasi di situs www.itera.itb.ac.id.
 
Gerbang kampus ITERA
 
Nah, bagi kamu yang ada di Sumatera dan memiliki minat di bidang teknik kini gak perlu jauh-jauh untuk menuntut ilmu ke Surabaya atau Bandung. Kini, Institut Teknologi Sumatera bisa menjadi solusi bagi kamu yang bedomisili di Sumatera.
Salam berkuliah.com

Oleh : Andreanyta Erni

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



12 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Mahasiswa Asal Madura

Siapa yang tidak kenal akan pulau penghasil garam ini. Madura ? Ya, pulau yang berada di wilayah Jawa Timur ini Identik dengan perangainya yang kasar. Kalau kamu punya teman yang berasal dari Madura, pasti awal mengenalnya akan berpikir mereka itu kasar. Ya, entah dari mana asalnya seolah suku Madura di cap sebagai suku yang gak pernah dinilai ramah. Tapi begitu kamu kenal mereka, dijamin kamu bakal jadi sahabat karib :D
Hal-hal dibawah ini yang perlu kamu ketahui tentang mahasiswa Madura sebelum kamu berpikiran buruk tentang mereka !


1. Mereka Itu Kelihatannya Kasar, Tapi Sebenarnya “Care”

Asli, kalau yang satu ini memang kerap dinilai oleh orang asing yang baru dikenalnya. Begitu ditanya :
"Asal dari Mana?"
"Madura"
"Oh,”
langsung mengernyitkan dahi.
Coba deh mengenal mereka lebih jauh, kamu pasti akan tahu betapa baiknya mereka. Hahaha..trust me !

2. Kalau Bicara Suka Apa Adanya, gak Pake Basa-Basi

Berbeda dengan Mahasiswa yang berasal dari  Jawa dan Sunda yang sebelum melakukan apa-apa, mereka terlebih dahulu basa-basi, mahasiswa asal Madura ini cenderung langsung pada hal-hal yang to the point. Mereka gak suka muter-muter kelililng jalanan dulu buat sampai ke tempat tujuan. Tapi, begitu hal inti di dapat, mereka baru suka mngeksplore kejadian atau hal unik yang belum merka ketahui.

3. Gabung Bersama Orang Ramah, Jangan Tanya Keramahan Mereka. Dijamin Ramah 100%!

Meskipun streotipe yang ada bahwa mahasiswa madura ini terkesan kasar, Bukan berarti mahasiswa yang berasal dari Madura ini gak bisa ramah lho, mereka bahkan kalau udah ketemu wong Jawa yang paling halus pun mereka bisa menjadi temean akrab. So, jangan pernah takut temenan sama mereka ya guys :D

4. Kalau Sudah Marah....

Mereka bakal ngumpatin pake kata-kata kasar pake bahasa asli mereka, gak peduli itu dimanapun. Karena sifat lain dari mereka sering dipersepsikan sebagai orang yang gampang tersinggung, curiga dan pemarah. Hihihi tapi bener lho. Tapi mereka gak bakal begitu kalau mereka gak di usik ketenangannya. Kuatnya tradisi Madura tak lepas dari prinsip :
Tak kerah takok bedheh edimmak bhein, cakancah padheh taretan
Maksudnya orang Madura itu tidak pernah takut ada dimanapun, karena semua teman-temannya serasa saudara sendiri.

5. Kamu  Termasuk Etnis Madura Swasta atau Negeri ?


Mungkin sedikit aneh atau mengernyitkan dahi ketika mendengar, kamu Madura swasta atau negeri ? Haha..memang hanya Perguruan Tinggi saja yang memiliki status sebagai swasta atau negeri ? Ternyata mahasiswa dari Madura juga menyandang status ini juga lho, penasaran ? Nih, penjelasannya ! Pengalaman penulis nih, sewaktu berkunjung ke salah satu teman yang domisili di Semarang. Begitu ditanya,

Asal kamu? "
“Probolinggo"
“Pasti Madura swasta, nih..ahhaha"
“( Ngakak ) ...hahaha" :D

Madura swasta  merupakan sebutan bagi suku atau ras Madura tapi tidak lahir dan berdomisili di Madura, Karena beberapa daerah terdapat di luar wilayah Madura terdapat mayoritas juga dipadati penduduk suku Madura seperti Jember, Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan sekitarnya, sehingga bahasa yang digunakan sehari-hari-pun adalah bahasa Madura. Istilah Madura Swasta ini selain sering dipake teman-teman Mahasiswa di  kuliah di luar Madura. 
Jadi, kamu termasuk mahasiswa madura yang swasta atau negeri ? Haha :D Kalo penulis sih, Madura swasta, karena sudah lama di Probolinggo :D Hahaha

6. Berprestasi & Cerdas

Gak percaya ? Ini buktinya !
Mahasiswa Univ. Trunojoyo Madura Menjadi Perwakilan Indonesia di Ajang Microsoft Imagine Cup Worldwide di Rusia

Bahkan mereka mendapat sebutan sebagai Rookie Game of The Year 2012.
Jangan salah untuk masalah pendidikan, mereka selalu mengutamakan untuk sekolah setinggi-tingginya. Bahkan kalau perlu merantaulah sejauh mungkin, maka kau akan tahu betapa mahalnya tiket pulang..upss, salah ding..maka kau akan temukan kerabat dan pengalaman yang baru. Mereka punya pemikiran bahwa di tanah mereka sendiri bukan jaminan kesuksesan seseorang. Mereka rata-rata memang pekerja keras. Kamu akan merasa bangga dan begitu besar cinta kamu akan Madura :D

7. Kalau Sudah Ketemu Satu Suku, Berasa Ketemu Saudara yang Sudah Lama gak Ketemu

Seperti halnya mahasiswa lain yang berasal dari suku yang sama, begitu ketemu pasti langsung akrab. Begitu juga dengan mhasiswa asal Madura ini. Yaps, Madura itu masih bagian dari Jawa, namun beda pulau. Meski beda pulau bukan berarti mereka terasingkan. Apalagi kalau udah berasal adari satu daerah, mereka akan ngobrol ngalor-ngidul. Secara gak sadar logat asli kamu pun keluar.

8. Wajah Mereka Gampang Dikenal


Hoho, untuk hal satu ini bukan rahasia lagi. Wajah mereka gampang dikenal kalau mahasiswa ini orang Madura. Semacam menjadi ciri khas orang Mdura.
Paras orang Madura dikenal celleng seddhe’. Seddhe’ maksudnya setiap orang memiliki karakter kecantikan atau kegantengan yang berbeda. Ada daya tariknya tersendiri. Warna kulit yang sawo matang menjadi alasan utama paras orang Madura dijuluki celleng seddhe’.

9. Kalau Sudah Bisa Bahasa Jawa, Dijamin gak Bakal Tahu Kalau Mereka Sebenarnya Madura

Jika mahasiswa Jawa, bisa berbahasa jawa dengan fasih, tapi belum tentu dia bisa bahasa Madura. Tapi, jangan tanya mahasiswa Madura. Sekalinya bisa bahasa Jawa, kamu bakal gak percaya kalau dia sebenarnya orang Madura.
Jauh dari semua itu, sebenarnya..
Bahasa Madura susah dipahami lho, kalau dalam bahasa halusnya, krama inggilnya. Kalau bahasa Jawa secara krama inggil kamu tinggal belajar sama orang yang asli Jawa, tapi untuk memahami bahasa Madura ini kamu harus menemui sesepuh dulu.

10. Mahasiswa Asal Madura itu Pengembara dan Pantang Menyerah

Yakin deh, di pelosok manapun kamu bakal nemuin teman yang berasal dari Madura  di Indonesia ini. Mereka meninggalkan kampung halamannya demi pendidikan yang lebih baik. Karekteristik mereka ramah, selama mereka tidak di usik oleh hal-hal yang gak penting.

11. Di perantauan Kamu Akan Akrab dengan Pesona Khas Bahasa Madura, Mulai dari Boabo , te-sate, sampai ye -ta’iye 

Dari istilah-istilah tersebut, kamu sebagai mahasiswa Madura pasti hanya tertawa sendiri. Memang benar sebutan boabo, te-sate dan ye-ta’iye adalah beberapa slogan yang digunakan untuk orang Madura. Tapi sebutan tersebut gak lumrah di Madura sendiri.
Boabo berasal dari kata “bo” yang artinya “aduh” . Sedangkan ye-ta'iye diungkapkan untuk meminta persetujuan. Namun karena kata “boabo” dan “taiye” sudah terlanjur melegenda di masyarakat, so biarkan mereka berkreasi dengan sendirinya. Bahkan slogan tersebut sering di pakai untuk dialog dalam sebuah film.
Nah, kalau sebutan te-sate berasal dari kata sateyang merupakan makanan khas Madura. Sate ini sendiri menjadi ladang bisnis yang menjanjikan rupiah yang tidak sedikit, dan ketika ingat sate maka yang terlintas pertama dipikiran kita adalah sate Madura. Di pelosok daerah manapun di Indonesia ini kamu bakal akan menemui gerobak sate Madura. Makanya jangan heran kalau kamu sebagai mahasiswa Madura Identik dengan sebutan te-sate.

12. Sebagai Mahasiswa Perantau, Kamu Pasti Bakal Kangen Kuliner Khas Madura Berikut ini yang gak Akan Kamu Temui Dimananapun :D

Rujak Cingur
Makanan dan Minuman khas tradisional Madura
Makanan
- Nasi jagung
- Nasi serpang
- Rujak cingur ala Madura
- Soto Madura
- Sate Madura
- Kaldu Soto (Kalsot)
- Sate Lalat

Minuman
- Es Cao
- Es Ko’buk
- Ta’al
Meskipun ada beberapa daerah juga menyediakan berbagai macam makanan tersebut, dijamin rasanya gak bakal sama dengan rasa aslinya di Madura :D

Matorsakalangkong ampon e baca :) in google translate : Terima kasih sudah membaca :)
Kamu sebagai Mahasiswa perantau asal Madura, Apakah kamu mengalami salah satunya ?

Salam berkuliah.com

Oleh : Andreanyta Erni

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Dari Erasmus Mundus, Ini Cerita Avido Yuliestyan Studi di Portugal, Spanyol, dan Belgia



Perkenalkan, saya Avido Yuliestyan. Background pendidikan saya sewaktu S1 kuliah di Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), lalu studi S2 saya ikut Erasmus Mundus program funded by EU di jurusan Chemical Engineering (Rheology), KU Leuven Belgium, Universidade do Minho Portugal dan Universidad de Huelva Spain. Kemudian, studi S3 saya lanjutkan di Marie Curie Program Initial Training Network Funded by EU jurusan Chemical Engineering (Rheology), Universidad De Huelva Spain dan berkolaborasi dengan industri; REPSOL Spain dan IFFSTAR France. 

Saya tinggal di Huelva, Spain. Saya tidak menentukan dimana saya tinggal karena sudah bagian dari program. 


Apa saja kelebihan dari kampus  dan jurusan yang kamu ambil? Mungkin dari segi gedung, fasilitas, teman-teman, dosen, dan birokrasinya?

Kelebihannya karena kampus khususnya research group beserta supervisornya termasuk yang paling maju dan lengkap fasilitas eksperimennya.


Bagaimana kurikulum pendidikan yang berlaku di Spanyol?

Kebetulan saya tidak ada kuliah untuk doctoral study, dan hanya research.


Untuk makanan khas yang ada di Spanyol, apa kira-kira yang mudah ditemui, dan apakah mudah ditemukan makanan yang halal? Kemudian, apakah ada tempat-tempat yang murah untuk belanja berbagai macam kebutuhan?

Makanannya cukup terbatas, karena untuk mencari makanan halal cukup sulit dan yang tersedia biasanya kebab dengan label halal. Untuk belanja kebutuhan cukup mudah, banyak toko menyediakan barang kebutuhan sehari-hari. 

Makanan khas yang bisa dicoba : Paella (seafood)

Universidade do Minho
Bagaimana dengan tempat tinggal? Dimana menurut kamu daerah dan tempat paling nyaman untuk ditinggali? Apakah menggunakan flat, apartemen, sewa rumah atau bagaimana?

Khusus untuk Huelva Spain, biaya cukup murah dibandinkan daerah lain di Spain. Saya tinggal di flat dengan fasilitas yang lengkap/fully furnished dengan biaya yang terjangkau.


Apakah mahasiswa Indonesia di Spanyol bisa mencari penghasilan tambahan jika mereka sedang kekurangan uang? Jika iya, pekerjaan apa saja yang paling mudah untuk dikerjakan?

Tergantung dengan aturan kontrak dengan perusahaan/institusi. Untuk kasus saya, saya tidak diperkenankan bekerja di tempat lain karena saya menerima beasiswa. Namun, untuk mahasiswa dengan biaya sendiri, sepertinya bisa saja bekerja asal dilengkapi dengan kemampuan komunikasi yang baik, dalam hal ini bahasa.


Apakah kamu pernah mengalami culture shock selama disana? 

Tidak pernah, karena menurut saya, dimana saya berpijak, disitulah rumah dan keluarga saya.


Apa hal paling unik yang pernah ditemui dan tidak terlupakan bagi kamu selama tinggal di Spanyol? Selama di sana, sudah kemana saja?

Kebetulan saya pernah tinggal di 4 negara, (Spain, Portugal, Belgia dan Jerman) berbeda di Eropa. Yang menurut saya menarik adalah setiap kali saya berinteraksi dengan orang lokal dengan keterbatasan bahasa dan ketidaktersediaan alternatif lain, menekan kita untuk berpikir kreatif dan mampu menyampaikan maksud dari apa yang ada di pikiran. Selain itu, yang membuatnya jadi lebih menarik adalah karakter dari orang-orang tersebut yang cukup berbeda satu sama lain, misal yang cukup ekstrim adalah Spanish dengan German
Saya belum banyak menjelajah Spain, karena baru bekerja 2 bulan dan cukup padatnya aktifitas di kantor.


Apakah Avido aktif di PPI? Apakah ada event spektakuler yang pernah diadakan oleh PPI di sana?

Dulu ketika saya di Belgia, saya cukup aktif. Sekarang karena di Huelva, mungkin hanya saya seorang, jadi saya lebih membaur dengan research group saja. Dan karena kesibukan di kantor, saya cukup jarang berinteraksi dengan PPI dari kota lain di Spanyol.


Untuk biaya hidup kira-kira berapa biaya minimalis di Spanyol? Dan bagaimana cara kamu untuk berhemat?

Untuk di Huelva (extreme case), berikut rinciannya. namun sangan tergantung dengan gaya hidup:

Sewa kamar lengkap dengan segala fasilitas, berkisar 150-200 Euro. Makanan 150-200 Euro. Transportasi 50 Euro. Untuk menghemat biaya yang bisa ditekan adalah transportasi dan makanan. Makanan jika mau memasak sendiri, tentu biaya bisa menjadi setengah dari yang saya tulis diatas. Untuk transportasi, sepeda bisa menjadi pilihan karena selain murah juga menyehatkan, dan ukuran kota Huelva yang kecil tentu sangat relevan.

Universidad de Huelva
Bagaimana cara agar kamu bisa survive dan menikmati kuliah dan tinggal di Spanyol? Apa kamu punya tips spesial?

Untuk bisa survive di Spain, yang paling penting adalah bahasa, karena tidak semua orang mampu berbahasa Inggris. Terlebih lagi untuk dapat berinteraksi dengan mereka dalam bentuk informal, bahasa menjadi sangat penting dan tidak semua harus berkaitan dengan pekerjaan. 

Tips: coba berkenalan dengan orang lokal, mereka bisa menjadi sangat baik terhadap kita jika kita juga menghargai mereka, bahkan seperti keluarga sendiri.

Salam berkuliah.com!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Pengalaman Oka Sudiana, Kuliah S2 Bidang 'Teknik Aeronautika' di Spanyol

Perkenalkan, saya Oka Sudiana, kuliah di Universidad Politecnica de Madrid, ETSI Aeronauticos, Madrid program S2 angkatan 2013-2014. Saya dari Jawa Barat.

Universidad Politecnica de Madrid

Apa kelebihan dari negara Spanyol sehingga membuat Oka memilih kuliah disana? 

Pilihan saya karena sesuai dengan jururan saya, yaitu Teknik Aeronautika. Spanyol merupakan salah satu negara dengan basis teknologi aerospace di Eropa. Terdapat perusahaan Airbus yang merupakan salah satu perusahaan industri pesawat terbang terbesar di dunia. Selain itu juga memiliki industry turbomachine untuk mensupport mesin yang dimiliki Airbus. Sehingga adanya kerjasama universitas dan industri. Pemerintah Madrid juga mendukung pengembangan kota berbasis teknologi, khususnya aerospace. 


Bisa diceritakan sedikit profil kampus Oka? Apa saja kelebihannya dari Universidad Politecnica de Madrid?

Image Credit
Universidad Politecnica de Madrid merupakan universitas yang berfokus pada teknologi engineering. Laboratorium yang lengkap dan spesifik dengan riset yang dilakukan. Sistem perkuliahan lebih dititikberatkan dengan praktik dan tugas berkala. Sistem penilaian yang ada di sini berbeda dengan penilaian di universitas di Indonesia dengan nilai maksimal 4. Sedangkan di sini, maksimum nilai 10 dengan ninimum nilai kelulusan 5. 


Bagaimana karakteristik dosen disana dalam menyampaikan mata kuliah, dan bagaimana keterbukaan mereka terhadap mahasiswa baik di dalam dan di luar kampus? 

Dosen hanya menjelaskan inti dari persoalan pada mata kuliah, mahasiswa dituntut untuk berperan aktif membahas lebih mendalam mengenai materi perkuliahan. Namun, dosen sangat terbuka terhadap mahasiswa jika ada pertanyaan atau diskusi menganai suatu materi perkuliahan.


Apa yang kamu rasakan di bulan-bulan pertama tinggal dan belajar di luar negeri? Mengalami culture shock mungkin? Kalau iya, bisa diceritakan? Atau pengalaman apa yang paling menyenangkan dan paling mengesalkan selama tinggal di Spanyol?

Kesulitan awal pertama tinggal di Spanyol adalah permasalahan komunikasi, kebanyakan masyarakan spanyol tidak bisa berbahasa Inggris. Pengalaman menyenangkan di Spanyol mengenal budaya dan kebiasaan orang Spanyol. Melihat peradaban dan toleransi terhadap perbedaan, baik agama, budaya, dan kebiasaan, sebab banyak imigran yang menetap di Spanyol. 

Salah satu pengalaman saya yang paling mengesankan adalah ketika saya menjejakkan kaki di Madrid. Saya membawa koper 30 kg, menaiki tangga metro yang lumayan cukup banyak, tiba-tiba ada anak muda usia 18 tahun menghampiri dan membantu mengangkat koper saya. Saya pun terkejut karena tiba-tiba saja. Rupanya kebiasaan masyarakat Spanyol membantu orang yang kesusahan mengangkut barang, membantu mengangkut troli bayi kepada ibu-ibu yang kesusahan. Di dalam metro maupun bus terlihat yang muda lebih memilih berdiri dan mempersilahkan yang tua dan ibu hamil untuk duduk. 


Bagaimana pandangan kamu tentang karakter masyarakat di Spanyol? Dan sebaliknya, bagaimana pandangan mereka terhadap mahasiswa Indonesia? 

Masyarakat Spanyol sangat terbuka dengan orang asing. Satu kebiasaan yang menurut saya tidak ada di negara lain. Mereka menyapa orang lain meskipun asing dengan senyuman “hola”. Dan bahkan sambal menunggu kendaraan umum bis maupun kereta, mereka mencoba untuk menyapa dan mengobrol meskipun baru bertemu. Jika kamu menanyakan jalan, dengan senang hati mereka menunjukkan meskipun kamu menanyakan dalam bahasa Inggris dan mereka menjawab dengan bahasa Spanyol. Namun ada satu hal yang harus diperhatikan. Saking sukanya mereka bercerita, maka mereka tidak menunjukan jalan tidak secara langsung, namun seperti narasi dan bercerita panjang. 

Tidak ada diskriminasi dan perbedaan antara mahasiswa lokal dan mahasiswa asing, semua di perlakukan sama dan terbuka. 


Apakah dalam berkomunikasi harus menggunakan bahasa Spanyol? Kira-kira butuh berapa lama untuk belajar bahasa Spanyol? 

Untuk sehari-hari diperlukan bahasa dasar Spanyol, seperti angka, penjumlahan dan bahasa sehari-hari umum. Ini agar memudahkan untuk berbelanja ataupun berpergian. 

Image Credit
Adakah pesan-pesan atau motivasi yang ingin Oka sampaikan untuk adik-adik kita yang ingin kuliah di luar negeri? 

Meskipun Spanyol bukan negara salah satu tujuan kuliah untuk kebanyakan mahasiswa, namun suasana disini menyenangkan. Dan banyak hal yang indah untuk bisa dieksplorasi, baik yang suka pesta maupun petualangan.

Salam berkuliah.com!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Beasiswa LPDP dan Kuliah di Denmark, Ini Sedikit Cerita dari Thafhan Muwaffaq

Salam kenal. Nama saya Thafhan Muwaffaq, asal dari Tangerang Selatan. Saya kuliah di Aarhus University, mengambil jurusan Cognitive Semiotics. 

Aarhus University
Mengapa memilih Denmark? Ya, alasannya simpel saja, karena studi Cognitive Semiotics adanya di Denmark. Hehe.  


Gimana cerita kamu sebelumnya saat mandaftar kuliah di Denmark? Apa semua proses pendaftarannya dilakukan sendiri?

Cara mendaftarnya melalui website, dan sepengalaman saya semua proses bisa dilakukan sendiri, maka itu bisa saja berlaku bagi semua.


Kuliah di Denmark, apakah kamu melalui beasiswa? Jika iya, bisa dijelaskan perilah tentang beasiswanya dan bagaimana sifat beasiswa tersebut? Gimana cara applynya dari awal sampai kuliah sekarang?

Ya, saya penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia dari LPDP program Kemenkeu, yang sifatnya sebagai sponsor. Cara pengajuan diri bisa dicek langsung di website resmi LPDP. Biarpun ada uji seleksi, namun kesempatan terbuka lebar untuk siapa saja. 


Apakah ada ketentuan dan menjadi syarat mutlak agar beasiswa terus didapatkan sampai akhir dan lulus?

 Syarat mutlaknya IP tidak boleh lebih rendah dari 3.25.


Bagaimanakah cara kamu menyikapi kurikulum dan kegiatan belajar mengajar disana? Apakah kamu menemukan perbedaaan dan masalah? Bagaimana cara kamu mengatasinya?

Menyikapi kurikulum, saya lakukan dengan cara menggiatkan volume belajar. Jelas ada perbedaan dalam segi cara belajar, khususnya bagaimana orang-orang Eropa bisa lebih percaya diri mengemukakan pendapat dan pemahaman karena telah terbiasa. Lalu, masalah paling utama adalah tidak digunakannya Bahasa Indonesia di sini. Solusinya adalah beradaptasi sesegera mungkin dan jangan pernah mau tertinggal pelajaran. 


Seberapa aktifkah Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Denmark? Kegiatan apa yang biasanya dilakukan oleh PPI di Denmark?

Saya sendiri tidak begitu tahu, ya. Mungkin karena saya sendiri kurang aktif di forum jejaring sosial PPI Denmark.


Bagaimana tentang gambaran biaya hidup di Denmark? Mulai dari tempat tinggal, makanan, dan transportasi?

Biaya hidup di sini lumayan tinggi. Tapi, asal mau berhemat dalam segi gaya hidup, saya kira relatif murah.


Apa kamu pernah mengalami culture shock? Jika iya, seperti apa itu dan bagaimana cara kamu mengatasinya?

Saya kira tidak merasa culture shock. Kalau umpamanya iya, adaptasi lagi-lagi menjadi solusi.
Image Credit
Apa kamu punya tips buat mahasiswa Indonesia yang sudah mau berangkat ke Denmark? Baik dari dokumen yang harus benar-benar disipakan, barang yang harus di bawa, dan kemampuan bahasa asing?

Yang paling pertama adalah kesadaran bahwa kamu yang akan datang ke sini, terutama penerima beasiswa, bukan bertamasya. Maka, jangan heran jika mengalami kesulitan atau kesusahan apapun. Diri kamu dituntut harus siap ketika sudah sampai di sini. Karena jika tidak, yakinlah kalau kamu akan kalah tertinggal jauh. Dan jika misalnya hal itu terjadi, sebaiknya kamu pulang atau tidak usah ke sini, ganti negara tujuan saja. Soal dokumen pasti akan dijelaskan pihak universitas. Lalu, bahasa pasti minimal sudah lumayan kuasai bahasa Inggris, karena toh jika tidak tidak mungkin kamu sampai di sini, kan? Hehe. Mungkin itu saja dari saya. Semoga memberi manfaat.

Salam berkuliah.com!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Amanda Anggriani & Australia: Kuliah Psikologi di University of Queensland, Ini Ceritaku!



Halo, semuanya, salam kenal! Namaku Amanda Anggriani Kinasih, dari Jakarta. Saat ini kuliah di University of Queensland, jurusan Psikologi (Bachelor of Psychology). Aku tinggalnya di daerah St. Lucia, Brisbane, Queensland.


Waktu memilih tempat kuliah di Australia, apa Amanda memilih berdasarkan negaranya dulu, jurusannya, atau hal lain?

Aku pilih berdasarkan jurusannya, dari dulu memang pengennya Psikologi, hehe. Terus diterima di UI kelas international, dan transfernya ke Australia, di University of Queensland ini. 


Bagaima cara kamu bisa beradaptasi dengan perbedaan sistem perkuliahan disana? Apa saja yang dipersiapkan?

Untuk adaptasi, awalnya sih nanya-nanya sama senior yang udah sampai di sini duluan. Nanya tentang gimana cara belajarnya, sistem kuliahnya, sistem ujian, tugas, dan hal lainnya. Jadi, ya cukup well-prepared lah hehe. Begitu udah tiba disini, kita juga ada academic advisor yang bisa memberi info-info apapun tentang kampus maupun yang di luar kampus, seperti akomodasi, tempat rekreasi, atau pertanyaan lainnya.


Berdasarkan pengalaman kamu sebelumnya, apa saja yang wajib dibawa sebelum berangkat ke Australia? Adakah barang-barang yang sebaiknyatidak perlu dibawa?

Barang yang harus dibawa sih mungkin ya baju, obat-obatan pribadi (karena takutnya disini nggak dijual bebas), laptop, segala dokumen-dokumen penting seperti paspor atau yang uni-related gitu. Kalo yang nggak perlu dibawa mungkin appliance seperti piring, gelas, sendok, ataupun kitchen utensils lain, terus bed cover atau seprai gitu juga bisa dibeli disini, karena kalo bawa dari Jakarta bisa excess baggage, hehe.


Jika menggunakan biaya sendiri, berapa perkiraan biaya kuliah di Australia?

Untuk tuition fee per semesternya itu kurang lebih AUD 12,000.


Apa pengeluaran terbesar yang kamu alami selama tinggal di Australia? Apakah ada trik untuk mengatasinya?

Pengeluaran terbesar pastinya tuition fee, setelah itu mungkin rent apartment ya. Trik untuk mengakalinya mungkin cari akomodasi yang sudah include all the bills, seperti listrik, air, dan internet. Karena ada beberapa akomodasi yang harga sewanya literally hanya rumah saja. Kalo yang sudah include all pasti akan jauh lebih murah.


Pengalaman menarik apa yang paling unik pernah kamu temui di Australia?

Yang menarik menurutku sih tempat-tempat wisata alamnya. Selama di Brisbane, aku udah ke gold coast, Byron bay, Lake Moogerah melihat milky way, dan lain-lain. Selain wisata alamnya, tempat rekreasi di city nya sendiri juga seru-seru banget, hehe.

University of Queensland

Menurut Amanda, dimana kira-kira pilihan jenis tempat tinggal terbaik untuk tinggal di Autralia? Apakah asrama, apartemen atau lainnya?

Menurut aku yang paling enak sih share house, karena jatuhnya akan lebih murah, dan pilihannya pun banyak.


Apakah Amanda aktif di PPI? Jika iya, dimana sekretariatnya? Dan event apa yang paling besar yang pernah diadakan?

Iyaa aku ikut PPIA Pusat sebagai wakil bendahara umum, dan PPIA Queensland juga sebagai sekretaris. Event yang paling besar kalau di cabang mungkin Pesta Rakyat. Itu seperti cultural event yang terdiri dari day and night show. Biasanya disana ada tarian dan music tradisional, performance dari artis Indonesia, bazaar makanan Indonesia, dan lain lain.


Pertanyaan terakhir nih, apa Amanda punya tips khusus yang ingin dibagi kepada teman-teman yang hendak kuliah di universitas Queensland, supaya bisa sukses dan mengikuti kegitan perkuliahan dengan lancar?

Mungkin harus banyak-banyak bertanya sama orang-orang yang udah kuliah lama disini. Perbanyak teman, karena menurutku networking sangat membantu sekali buat kita survive di negara lain. Karena kalau suatu saat kita lagi susah, baik itu masalah akademik maupun bukan, pasti orang-orang itulah yang akan membantu dan support kita.

Image Credit
Sekian pertanyaan dari kami Amanda. Terima kasih karena Amanda sudah bersedia meluangkan waktu untuk interview. Semoga Amanda semakin sukses di sana dan terus menginspirasi kami semua.

Salam berkuliah.com!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Yuk, Intip Sedikit Cerita Wiwid Pranata di Kampus Pendidikan Malaysia

Kampus pendidikan di Indonesia. Apa nama universitas yang seringkali kamu dengar dengan julukan ini? Yup, sesuai dengan namanya mungkin itu UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) yang berlokasi di Bandung, bagian sebelah baratnya Indonesia.


Gerbang Kampus UPSI
Nah, di bagian kali ini, bagaimana kalau kita melirik sedikit bagaimana kampus yang ada di negara tetangganya Indonesia, yaitu Malaysia. Di sini, salah satu teman berkuliah.com akan sedikit bercerita tentang studinya di salah satu kampus pendidikan di Malaysia. Ini dia cerita dari Wiwid Pranata Putra.

Perkenalkan, saya Wiwid Pranata Putra. Di Malaysia, saya kuliah mengambil studi S2 di Universitas Pendidikan Sultan Idris, atau sering disingkat UPSI, angkatan 2013. Saya mengambil jurusan Kimia Analisis yang didapat dari beasiswa. Asal saya dari Bangka Belitung, dan sejak SMP sudah tinggal dan sekolah di Yogyakarta. Dan saat memilih kuliah, idealnya saya memilih jurusan/bidang yang diingankan dulu. 


Apa alasan yang menjadi landasan kamu dalam memilih suatu kampus untuk kuliah? 

Alasannya kadang kita hanya fokus terhadap nama besar suatu universitas, padahal belum tentu kualitas jurusan yang akan kita masuki di universitas ternama tersebut lebih baik daripada universitas yang dipandang biasa saja. Jika ternyata kita diterima di tempat lain, maka kalau menurut saya ditimbang positif dan negatifnya.


Bagaimana gambaran biaya hidup untuk tinggal di Malaysia? 

Saya tinggal di kawasan kota kecil daerah Perak. Untuk biaya tempat tinggal, makan dan kebutuhan sehari-hari alhamdulillah masih terjangkau. Khususnya untuk orang yang tinggal di daerah Sumatera, biaya hidup tidak terlalu berbeda. Tapi, untuk yang tinggal di Yogyakarta akan merasa sedikit lebih mahal. 

Untuk transport ke kampus free (disediakan bus untuk ke kampus dari asrama dan setiap satu minggu ada transport ke pasar malam (kayak pasar dadakan).

Image Credit
Selama menjalani studi di Malaysia, apa saja pengalaman menarik yang kamu dapatkan?

Pengalaman yang menarik sebenarnya cukup banyak, diantaranya:

Waktu pertama masuk saya sempat agak khawatir karena di sekitar kampus ternyata masih hutan belantara, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ternyata kondisi ini sangat membantu mahasiswa untuk belajar (suasananya tenang, dan masih kerasa alamnya).

Saat melihat cara berbusana para mahasiswa (S1) kampus UPSI saya sangat terkejut karena pakaian mereka sangat rapi (mungkin juga karena merupakan kampus pendidikan), tapi ketika ini diterapkan minimal di kampus pendidikan Indonesia saya kira akan sangat bagus.

Salam berkuliah.com!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Pengalaman Asyik dan Menakjubkan Nabila As’ad Kuliah di Portugal dengan Beasiswa Erasmus+ LOTUS Unlimited

Halo Sobat berkuliah.com :D Kamu ingin mengetahui pendidikan dan kehidupan di Portugal? Ya, Portugal. Saat ini Portugal masih menyimpan sejuta keindahan yang sepenuhnya belum terekspose ! Portugal pasti akrab dengan pemain sepakbola kondang, Christiano Ronaldo (CR7). Selain itu, bahasanya yang unik yakni bahasa Portugis menjadi bahasa resmi dan nasional dituturkan secara luas. Meskipun masyarakatnya dapat berbicara bahasa Inggris, sangat disarankan untuk belajar Portugis bagi kamu yang akan menempuh pendidikan di Portugal untuk kehidupan sosial yang nyaman dan santai. Kali ini Nabila As'ad membuktikan bahwa kuliah di Portugal itu super asyik dan keren. Yuk, simak cerita dari sahabat kita, Nabila As’ad yang saat ini menempuh program Master di Portugal berikut ini !


Halo Nabila, mungkin bisa menyebutkan nama lengkapnya, asal kota, kuliah dimana, jurusan apa, dan mengapa Portugal menjadi pilihan?

Olá! (Portuguese. Artinya: Halo).
Perkenalan dahulu. Nama saya Nabila As’ad, wong Solo asli yang entah kenapa sejak lulus SMP cuma numpang liburan di Solo. Studi S1 di Teknik Informatika ITB dan S2 di University of Porto jurusan Services Engineering and Management.

Mengapa Portugal?
Hmmm, alesan pertama sih so pasti karena saya tertarik program studi yang ditawarkan mengenai Services Engineering ini sendiri. Bidang ini masih belum berkembang di Indonesia pada saat saya apply S2 (tahun 2011).
Alesan kedua: penasaran! Sejauh ini Portugal kurang se-terdengar negara-negera Eropa Barat kalo di Indonesia. Terkenalnya cuma karena CR7 jadi saya merasa Portugal ini hidden beauty yang menggugah rasa penasaran saya. FYI, Portugis kan bangsa pertama yang datang ke Indonesia lho~ Bahkan ada satu pulau di Indonesia yang diberi nama oleh seorang pendeta Portugis. Coba tebak pulau apa itu? :D

Apakah Nabila mendapatkan beasiswa? jika iya, apa beasiswanya, dan bagaimana cara apply sesuai dengan pengalaman mbak Nabila step by step? Beasiswanya full/ half ?

Alhamdulillah saya mendapat beasiswa Erasmus Mundus LOTUS II. Sekarang namanya sudah berganti menjadi beasiswa Erasmus + LOTUS Unlimited. Dapatnya beasiswa full, jadinya ya begitu... kalo yang tertulis di presentasi Erasmus+ “jalan-jalan dibayarin, pulang-pulang dapat gelar”. 
Cara apply-nya cukup membuka website http://www.lotus.ugent.be.  Disitu sudah ada keterangan lengkap apa saja persyaratan dokumen yang dibutuhkan dan kapan batas waktunya. Untuk LOTUS pendaftaran hanya dengan submit dokumen secara online, jadi tidak perlu keluar biaya untuk kirim ke kampus di Eropa.
Dokumen persyaratannya banyak dan butuh waktu (dan semangat pantang menyerah) untuk mempersiapkannya, termasuk juga ambil tes sertifikasi bahasa. Waktu itu saya ambil TOEFL IBT. Karena ga punya uang, belajarnya otodidak. Bahkan nggak ambil preparation test. Modal nekat dan pede jaya deh ;)

Apa kelebihan dari kampus tempat Nabila kuliah? mungkin dari segi fasilitas, kurikulum, birokrasi, dan suasana.

Dari segi fasilitas, jujur saja lebih oke, lengkap, dan nyaman dibandingkan kampus S1 saya :p Apalagi adanya akses ke jurnal dan makalah internasional untuk referensi perkuliahan dan penelitian. Perpustakaan super pewe yang bikin betah dengan koleksi buku lengkap. Laboratorium dan study room yang dilengkapi komputer (buat yang males bawa laptop ke kampus macem saya ini penting, haha).
Kurikulumnya menggunakan standarisasi Bologna. Sesungguhnya sih engga ngerti ini gimana, haha. Tapi menurut saya, untuk jurusan saya kurikulumnya sudah sangat mendukung. Kecuali masih sedikitnya pilihan mata kuliah non wajib dalam Bahasa Inggris. Jadinya saya ada ambil beberapa matkul berbahasa Portugis. Lumayan sih, dapat hari libur tambahan karena tidak wajib masuk kelas. Tapi ya itu...jadi harus lebih aktif menghubungi dosen dan belajar dari literatur pendukung.
Suasana kuliahnya asik! Kelas-kelas wajib saya isinya tidak lebih dari 30 siswa jadi berasa lebih dekat dengan dosennya. Yang paling saya suka di kampus saya itu: ngobrol sama Professor yang sudah level dewa berasa ngobrol sama teman diskusi. Seriusan. Nggak kerasa perbedaan hierarki dan saya sendiri jadi lebih terbuka dan PD untuk mengeluarkan pendapat. Diskusi pun menjadi super seru, nagih, dan so  pasti...insightful!

Apa menariknya jurusan yang Nabila ambil, dan apakah pernah menemukan kesulitan? Mungkin bisa disebutkan jurusan ter-favorite di kampus ?

Kampus saya (University of Porto) ini merupakan salah satu kampus pioneer untuk bidang Services Design di Eropa. Jika ingin tahu apa Services Design itu, bisa baca2 di portal Services Design Network. Karena bidang Services Design masih dibilang baru dan sedang berkembang banget, saya banyak belajar hal baru dan ini menantang rasa penasaran saya untuk menggeluti bidang ini lebih dalam lagi. Lebih menariknya lagi, tugas-tugas kami langsung diimplementasikan di dunia nyata.
Disini dengan latar belakang Teknik Informatika (S1), saya justru ditantang untuk belajar Marketing dan Manajemen. Yang dulunya kuliah itu ada hasil akhirnya yaitu program yang bisa di-run dan sesuai spesifikasi yang diminta, sekarang saya kebanyakan studi kasus, serta analisis pasar dan kebutuhan pengguna. Awal-awal dulu shock banget pas dikasih berlembar-lembar tugas studi kasus.
Jurusan favorit? Waduh, kurang tahu. Tapi banyak yang bilang jurusan Teknik Industri menjadi favorit. :D

Menurut Nabila bagaimana karakter dosen dalam menyampaikan mata kuliah? Dan bagaimana sikap mahasiswa lokal Portugal terhadap mahasiswa internasional ?

Ada sih beberapa dosen yang gaya mengajarnya seperti hanya membaca slides, jadi membuat mengantuk di kelas :p Tapi mayoritas dosen-dosen saya itu gaya mengajarnya santai tapi berwibawa. Sehingga mahasiswa di kelas tidak ragu dan malu untuk bertanya. Ada seorang dosen favorit saya yang selalu mengajarkan budaya berdiskusi di kelas. Tiap sebelum kelas selalu diberi tugas mempelajari paper, membuat summary paper, lalu didiskusikan di kelas. Disini beliau menuntut masing-masing mahasiswa untuk aktif dan memberi nilai poin tambahan untuk yang aktif.
Menurut saya karakter orang Portugis itu seperti orang Indonesia. Mereka agak “malu” mendekati bule (weitsss, disana saya jadi bule lhoo) dan sering bergerombol dengan teman-temannya. Di awal perkuliahan saya yang berusaha berkenalan terlebih dahulu dengan mereka dan surprisingly, mereka sangat welcome. Teman-teman Portugis saya bahkan sangat perhatian dan sangat membantu saya jika saya ada kesulitan, terutama yang berkaitan dengan adaptasi di Portugal dan mata kuliah pilihan berbahasa Portugis. Psst...waktu saya kelamaan di Iceland dan diberitakan bahwa sebuah gunung di Iceland akan meletus dalam waktu dekat, teman-teman Portugis saya panik menghubungi saya untuk segera pulang ke Porto lho~

Bagaimana dengan sistem kurikulum di Portugal ? Hal yang paling signifikan perbedaannya dengan Indonesia?

Waduuh pertanyaannya berat hahaha. Yang kerasa berbeda disini dengan di Indonesia buat saya itu ketika ujian. Soal-soal ujian saya menuntut saya untuk menjawab tidak dengan hafalan text book. Disini kami terdorong untuk benar-benar memahami konsep. Waktu awal-awal dulu, saya pernah menjawab soal ujian dengan jawaban poin-poin yang ada di textbook, eeeeh, langsung dicoret gedhe-gedhe :’(
Selain itu, tugas perkuliahan saya semuanya diimplementasikan di dunia nyata. Kami diminta (serta dibantu) untuk menghubungi perusahaan lalu mengerjakan proyek yang ditawarkan atau dapat diaplikasikan oleh perusahaan/organisasi. Salah satu proyek kelompok saya bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum di Porto.

Apakah Nabila sudah bertemu dengan teman-teman PPI? Kegiatan apa saja yang sudah dilsayakan PPI Portugal ?

Yesssooo, tentu saja. Teman-teman PPI Portugal serta KBRI Portugal sudah berasa keluarga sendiri. Mereka sangat welcome dan membantu saya di awal-awal kedatangan saya di Portugal.
PPI Portugal ini anggotanya boleh dibilang kalah jumlah dibandingkan PPI di negara lainnya, tapi ini juga yang membuat kami solid. Satu sama lain saling kenal meskipun beda kota. Selain itu, kami juga erat dengan para staf KBRI. Bapak Dubes dan Bapak Konsuler Kehormatan berasa seperti ayah sendiri.
Beberapa tahun lalu PPI Portugal sudah berhasil menyelenggarakan acara pengenalan kebudayaan Indonesia. Di tahun saya terlibat di PPI, saya dan dua teman saya (ketua dan wakil ketua PPI) sudah merancang kegiatan serupa. Namun karena keterbatasan jumlah anggota dan mayoritas anggota hanya tinggal sementara (exchange student), hingga saat ini acara tersebut belum dilaksanakan.
Meskipun demikian, kami aktif terlibat di beberapa acara kebudayaan yang diadakan di kampus-kampus, semisal di Porto atau di Lisbon (teman saya nari tarian tradisional trus masuk TV dan berita lokal. Wow!)

Tempat tinggal terbaik menurut Nabila selama di Portugal dimana ? Apakah di Apartemen, rumah atau yang lain ?

Shared flat!!! Untuk mahasiswa single kayak saya, shared flat adalah pilihan favorit saya karena saya bisa menambah teman dari berbagai negara. Asrama yang ditawarkan kampus juga menarik (dan lebih murah), tapi saya lebih memilih shared flat karena lokasi. Awal-awal pilihnya lokasi yang dekat dengan kampus, makin kesini lebih suka lokasi yang dekat dengan downtown, haha.


Pernah mengalami culture Shock ? Jika ia dalam hal apa ?

Pernah banget. Dari sisi kebiasaan penduduk lokalnya saja sudah berbeda dari Indonesia. Makanan juga berbeda, tidak kaya akan bumbu seperti di Indonesia. Paling homesick tiap Idul Adha dimana teman-teman di Indonesia posting foto makanan & family gathering di social media sementara di Porto sendiri tidak ada gaungnya bahkan saya masuk kuliah.
Anehnya, hal-hal yang bikin saya culture shock dulu justru jadi yang paling saya kangenin pas saya di Indonesia.

Untuk makanan nih, bagaimana cara Nabila beradaptasi dengan makanan ala Portugal ?

Alhamdulillah Portugal masih ada menu nasi!!! Dimasaknya pakai olive oil dan bawang bombay. Enaaak banget. Tapi tetep sih, menu makanannya ga se-rame bumbu seperti di Indonesia. Dulu awal-awal datang kan belum tahu makan apa dan dimana, bahkan kesulitan di supermarket karena tidak tahu nama Portugis untuk bumbu-bumbu. Lumayaaan, turun 5 kg dalam 2 bulan.
Lama kelamaan aku keseringan masak karena uangnya ditabung untuk jalan-jalan. Untuk makan di luar, Portugal boleh dibilang masih terjangkau untuk kantung mahasiswa. Harga makanan sekitar 5-15euro/porsi. Kalau makan siang biasanya di kantin kampus. Cukup dengan 2.5 euro sudah full set dari appetizer hingga dessert. Menunya beragam dari vegan menu, ikan, hingga daging. Kenyangnya pun bisa sampai malam.

Apakah ada tips dan trik spesial untuk mendapatkan pemasukan tambahan selama kuliah di Portugal?

Kerja magang di semester terakhir atau magang di cafe juga bisa. Selain itu, bisa juga mencari proyekan dosen. Biasanya diminta untuk dapat berbahasa Portugis.

Ketika sedang masa kuliah, terus merasa kangen dengan Indonesia, entah itu makanannya, orang-orangnya, apa yang biasa mbak lakukan? Kegiatan apa yang bisa dilakukan selain kuliah?

Pertama, jalan-jalan! Obat homesick paling manjur menurut saya. Ini nagih dan membuka wawasan banget. Tentu saja sebelumnya, saya menabung untuk ini. Jalan-jalan membawa saya bertemu banyak teman-teman baru yang dulunya orang asing sekarang jadi temen deket dan menikmati tempat-tempat baru. Meskipun tabungan jadi terkuras, tapi saya jadi punya banyak cerita dan pengalaman hehe.
Kedua, jadi volunteer. Saya ini orangnya suka mengajar, jadi biasanya ikutan jadi volunteer untuk menjadi pengajar di sekolah-sekolah. ESN (Erasmus Students Network) di Porto biasa bekerja sama dengan Pemerintah Kota dan menawarkan peluang menjadi volunteer kepada mahasiswa Erasmus.
Karena kedua kegiatan tersebut, saya yang merasa kesepian dan homesick pun jadi hepi kembali :D
Apa pengalaman paling tidak terlupakan selama di Potugal? :D
Pertama, angkut-angkut koper naik turun bukit. Tiap pindah flat, saya dibantu teman-teman saya harus mengangkut koper mega besar di jalanan Porto yang nanjaknya heroik berasa naik turun bukit. Disini kan tidak punya mobil pribadi.
Kedua, nonton Cristiano Ronaldo secara langsung di pertandingan bola timnas Portugal! WOHOOOOO! Close-up pula.

Hal hal apa saja yang dirasakan karena bisa kuliah di LN? Lebih percaya diri, bisa memiliki pandangan yang optimis jauh ke depan tentang masa depan Indonesia? Atau hal positif apa yang mbak Nabila pelajari selama belajar di Portugal?

Perubahan yang paling saya rasakan pada diri saya adalah saya menjadi lebih open-minded. Kalau bahasa jawanya: grapyak. Saya tidak cepat men-judge sesuatu dan menjadi lebih mudah mengajak ngobrol orang asing yang belum dikenal.
Selain itu, saya banyak belajar dari kebiasaan positif orang-orang Portugis (dan Eropa secara umumnya). Misalnya mengutamakan kursi di angkutan umum untuk kakek-nenek dan ibu hamil, menjaga pintu terbuka untuk orang yang masuk setelah saya, dkk.

Adakah nasihat serta tips dan trik dari Nabila bagi kawan-kawan yang ingin melanjutkan pendidikan di Potugal ?

Berani bermimpi dan punya niat gedhe. Persistence, Consistence, and Pray itu kuncinya. Banyak peluang beasiswa saat ini, apalagi dengan adanya akses internet yang makin mempermudah pencarian informasi.

Destinasi menarik yang bisa dikunjungi di Portugal apa ? menurut  Nabila ? :D hehehe

Kedua kota terbesar di Portugal: Porto dan Lisbon. Orang Portugis umumnya bilang, jika kamu suka Lisbon maka kamu tidak akan suka Porto & vice versa. Buat saya, kedua kota ini punya daya tariknya masing-masing. Porto cantik dengan sungai Douro sementara Lisbon cantik klasik serasa memasuki mesin waktu. Plus, ada portuguese egg tart (Pasteis de Belem) super enak di Lisbon.

Pertanyaan terakhir nih, ada moment perayaan khusus yang dilsayakan masyarakat Portugal masa masa-masa tertentu ? Mungkin ada perayaan unik yang bisa diceritakan :D

Di Portugal ada perayaan arak-arakan wisuda untuk mahasiswa S1, namanya “Queima das Fitas (the Burn of the Ribbon”. Disini mahasiswa-mahasiswa menggunakan seragam ala Harry Potter. All black dan beneran ada jubahnya! Dan membawa embel-embel pita sesuai warna fakultasnya. Ada yang diarak dengan truk, ada juga mahasiswa baru yang sehabis di ospek membuat pertunjukan di tengah arak-arakan. Jalanan utama di downtown Porto ditutup dan kampus diliburkan selama seminggu. Arak-arakan hanya satu hari, sisanya party tiap malam di tepi pantai.

Wah, Terima kasih  Nabila, sudah mau berbagi Inspirasi dengan sahabat berkuliah.com
Sama-sama. Semoga bermanfaat! ;)

Nabila As’ad aktif sebagai (travel) blogger  bisa disapa di http://www.bhellabhello.wordpress.com


Asyik kan cerita Nabila As'ad merasakan atmosfer pendidikan di Portugal ? Jika kamu ingin mengikuti jejaknya, Persiapkan segala sesuatunya mulai sekarang !

================================================================================================================================================

Berminat mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, khususnya buat kamu mahasiswa Teknik Informatika? Baca rahasianya secara mendetail, dikupas tuntas dalam buku "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN). Di sini ada banyak "bocoran" dan "trik-trik rahasia", untuk mahasiswa jurusan Pendidikan yang ingin mendapatkan beasiswa ke luar negeri, seperti Risa Santoso di atas. Paket JKLN terdiri dari satu buku setebal 300 halaman, 9 ebook setebal 4.367 halaman, serta 219 video interview dengan mahasiswa Indonesia di luar negeri. Bahkan buku ini juga mendapat testimoni langsung dari Merry Riana. Baca buku ini, kamu PASTI dijamin kuliah ke luar negeri. Dijamin 100%.



Bagaimana cara pemesanannya?
Silakan transfer dengan format: JKLN (spasi) Harga + 2 digit terakhir HP kamu. Misalkan nomorhandphone kamu 085123456789, maka transfernya Rp 147.089. Rekening di bawah ini semuanya atas nama Sri Rahmawati:
  • Bank BCA 8610292250
  • Bank BNI 0165318957
  • Bank BRI 1056-01-004593-50-2
  • Bank Mandiri 132-00-1465845-5 

Setelah transfer, silakan konfirmasi ke: PIN BB: 57BDE2AC | Telp / WA / SMS / Line: 0821 3700 8000

Salam berkuliah.com

Narasumber : Nabila As'ad

Reporter       : Andreanyta Erni

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Scroll To Top