Seluk Beluk Pengajuan Visa Pelajar Internasional untuk Kuliah di Kanada

Salah satu hal penting yang kamu harus pahami sebelum kuliah di Kanada adalah bahwa dibutuhkan visa pelajar internasional atau sering juga disebut sebagai study permit untuk bisa menempuh studi disana. Oleh karena itu jika kamu berniat untuk melanjutkan studi atau kuliah di Kanada kamu harus menyiapkan visa pelajar ini terlebih dahulu. Kamu bisa mengajukan permohonan visa pelajar ini melalui Citizen and Immigration Canada secara online dari Indonesia. Hal ini tentu harus kamu lakukan setelah kamu mendapatkan offer letter atau semacam surat yang menyatakan bahwa kamu bisa mengambil tempat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kanada. Surat ini juga memang menjadi semacam syarat untuk mengajukan study permit jadi memang harus didapatkan terlebih dahulu.


Selanjutnya setelah mengajukan permohonan maka kamu akan diminta untuk mengisi semacam kuesioner singkat yang tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kamu memang memenuhi syarat untuk mendapatkan visa pelajar internasional. Beberapa hal yang ditanyakan dalam kuesioner tersebut seperti alasan untuk memilih melanjutkan kuliah di Kanada, negara asal, dan juga tentu berbagai informasi pribadi lainnya. Setelah mengisi kuesioner tersebut maka akan ada keputusan tentang layak atau tidaknya kamu untuk mengajukan permohonan visa pelajar ini. Pada dasarnya bisa saja kamu dianggap tidak memenuhi syarat pada tahap ini jadi pastikan bahwa kamu mengisi kuesioner dengan sungguh-sungguh.

Jika kamu dinyatakan memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan visa pelajar internasional maka akan ada beberapa pertanyaan lagi yang harus kamu jawab. Beberapa pertanyaan yang biasa diajukan dalam tahapan ini seperti:
Pernahkan kamu dihukum karena tindakan kriminal?
Apakah kamu akan membawa keluarga nantinya?
Apakah kamu sudah menerima pembiayaan atau sponsor yang membiayai kuliah di Kanada?

Dalam tahapan ini kamu juga harus memastikan bahwa kamu menjawab dengan sungguh-sungguh dan memang sesuai adanya saja. Setelah tahapan pertanyaan selesai maka kamu akan diberikan sebuah kode referensi personal, daftar dokumen yang harus kamu sediakan dalam bahasa Inggris atau Perancis yang memang merupakan bahasa pokok di Kanada, berbagai link yang akan berguna dan bisa digunakan kaitannya dengan pengajuan visa pelajar internasional, dan juga tentunya instruksi selanjutnya. Kode referensi personal sangat penting jadi akan lebih baik jika kamu mencetak halaman yang menunjukkan kode tersebut untuk memastikan agar kamu lebih mudah dalam mencari dan mengingat kode tersebut.

Halaman muka website CIC

Dalam proses pengajuan visa ini kamu harus memastikan bahwa kamu benar-benar menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dokumen utama yang harus kamu siapkan seperti sudah sempat disebutkan tadi di awal adalah bukti penerimaan atau juga offer letter dari universitas atau perguruan tinggi di Kanada yang sudah terakreditasi. Selain itu beberapa pemohon visa juga akan diminta mengumpulkan dokumen data biometris sepert sidik jari dan pas foto terbaru yang ternyata dipengaruhi oleh negara asal pemohon. Kamu juga harus menyiapkan surat atau bukti yang menyatakan bahwa kamu sehat jasmani dan rohani. Untuk mendapatkan surat tersebut kamu harus menjalani tes kesehatan terlebih dahulu tentunya. Surat keterangan berkelakuan baik juga wajib dicantumkan karena kamu tidak akan mendapat kesempatan mengajukan visa jika mempunyai catatan tindak kriminal di negara asal. Terakhir adalah surat tanda bukti kesanggupan biaya atau juga bukti penyelesaian pembiayaan yang dapat berupa pernyataan bank dan juga bukti pelunasan biaya kuliah dan akomodasi. Dalam hal keuangan ini kamu perlu menunjukkan bahwa kamu bisa menyediakan biaya sebesar CAD 10,000 setiap tahun selama masa studi yang kamu ambil di Kanada. Pastikan kembali bahwa semua dokumen tersebut sudah sesuai dengan syarat yang diminta sebelum mengirimkan atau mengumpulkan.

Selanjutnya kamu harus mendaftarkan diri untuk electronic credential atau juga dikenal sebagai key kaitannya untuk mendapatkan akses layanan online dari Citizen and Immigration Canada. Layanan tersebut dinamakan MyCIC yang dalam layanan tersebut kamu akan bisa mengajukan permohonan visa secara langsung. Setelah mendapatkan akses tersebut kamu harus mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan tadi, melengkapi proses pendaftaran atau permohonan visa, membayar biaya pendaftaran atau permohonan visa menggunakan kartu kredit, dan kemudian pada akhirnya mengirimkan pengajuan visa pelajar tersebut. Setelah pengajuan dilakukan dan berhasil maka akan ada pemberitahuan pada akun MyCIC yang kamu gunakan tadi.

Setelah proses pengajuan visa diterima dan berhasil maka kamu akan menerima letter of introduction yang terkadang juga diikuti pemberian visa tinggal sementara. Kemudian di bagian imigrasi Kanada nanti kamu harus menunjukkan dokumen yang dikirimkan tersebut bersamaan dengan paspor. Selain itu salinan atau bahkan dokumen asli dari beberapa dokumen yang tadi sudah kamu kirimkan ketika melakukan pengajuan visa pelajar internasional juga harus kamu siapkan dan kamu tunjukkan pada waktu yang bersamaan. Petugas imigrasi kemudian akan memeriksa dan memastikan bahwa dokumen-dokumen tersebut sesuai dan memang berlaku untuk pada akhirnya akan memberikan kamu student permit. Setelah mendapatkan student permit tersebut kamu bisa mulai tinggal di Kanada sebagai pelajar internasional untuk menempuh studi yang kamu ambil.


Dalam proses pengajuan permohonan visa pelajar di Kanada ini kamu akan dikenakan biaya seperti sudah disebutkan tadi. Jumlah biaya yang harus kamu bayarkan adalah sebesar CAD 150. Selain itu bisa juga ada biaya tambahan yang dikenakan setelah petugas imigrasi Kanada menerima dokumen-dokumen yang memang diminta dalam pengajuan visa. Satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah bahwa kamu mungkin bisa diminta untuk mengikuti wawancara di kantor perwakilan Kanada di negara asal. Jika memang dibutuhkan kamu akan dihubungi dan tentunya kamu wajib datang jika sudah dihubungi untuk mengikuti wawancara.

Nah, semudah itu caranya jika kamu ingin melanjutkan kuliah di Kanada dan harus membuat visa pelajar internasional untuk bisa tinggal di Kanada selama masa kuliah yang kamu ambil.


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Cerita Agus Budi Prasetya Mengikuti Sokendai Asian Winter School 2015 di Jepang

Belum lama ini aku baru saja mengikuti sebuah program tingkat Asia yaitu Sokendai Asian Winter School 2015 yang diadakan di National Institute for Fusion Science (NIFS) di Toki, Perfectur Gifu dan Institute for Molecular Science (IMS) di Okazaki, Perfektur Aichi. Ini adalah kali pertamanya aku mengikuti kegiatan di tingkat Internasional (Asia). Pengalaman yang sangat berharga tentunya yang aku sendiri tidak pernah menyangka akan bisa mengikuti program seperti ini sebelumnya.


Sedikit cerita mengenai proses mendaftar untuk program ini bermula pada sekitar awal Agustus 2015 ketika aku mendapatkan info dari kakak tingkat mengenai program ini di sebuah website dan aku lihat syaratnya pun cukup mudah yaitu dengan mengirimkan Curriculum Vitae, Motivation Letter, dan Recommendation Letter dari supervisor atau dosen. Meskipun di tulisannya program ini diutamakan untuk graduate student dan researcher tapi aku pikir tidak masalah untuk mencobanya karena ini adalah kesempatan yang langka jadi tidak boleh disia-siakan. Akhirnya aku mencoba mendaftar dalam program tersebut.

Sampai akhirnya tiba saat pengumuman peserta yang lolos. Ketika aku membuka website dan email ternyata belum ada pengumuman dan bahkan hingga malam aku coba lagi masih belum ada. Aku pikir mungkin aku memang tidak lolos. Tapi aku masih berharap dan masih berdoa terus. Ternyata baru setelah 3 hari kemudian aku mencoba membuka email lagi dan tanpa disangka-sangka ternyata aku lolos. Alhamdulillah senangnya bukan main saat itu karena impianku akan benar-benar terwujud. Ternyata dari pihak panitia terlambat mengirim kabar yang mungkin karena banyaknya pendaftar. Lebih bersyukurnya lagi di program ini biaya transportasi dan penginapan hotel dibiayai penuh dan diurus oleh panitia sehingga aku sudah tidak perlu lagi mengurus tiket, penginapan, dan lain sebagainya. Peserta hanya tinggal mempersiapakan diri untuk berangkat saja.

Hari Pertama (Selasa, 1 Desember 2015)
Setelah perjalanan dari Indonesia pada 29 November 2015 malam maka tibalah aku di Nagoya pada 30 November 2015 malam dan menginap di Toyoko Inn. Keesokan harinya semua peserta berkumpul terlebih dahulu di lobby hotel. Di sinilah  pertama kalinya aku bertemu dengan mahasiswa dan mahasiswi dari negara-negara di Asia. Ada yang dari Thailand, Tiongkok, Taiwan, Malaysia, bahkan ada juga yang dari Nepal. Adapun kampusnya antara lain Mahidol University, Chulalongkorn University, Chiang Mai University, University of Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia, dan lain-lain. Aku memberanikan diri untuk berkomunikasi dengan mereka meskipun dengan bahasa Inggris yang masih berantakan. Tapi untungnya mereka paham dengan apa yang aku katakan. Dari 30 peserta ternyata hanya aku dan kakak angkatanku saja yang masih undergraduate sedangkan yang lain sudah Graduate, Master, dan bahkan Ph.D. Student. Ya, mungkin kami yang paling junior di sini.

Selanjutnya kami menuju National Institute for Fusion Science (NIFS) menggunakan bus dari panitia. Selama perjalanan aku menikmati pemandangan dan merekam pemandangan-pemandangan yang bagus di sana. Aku begitu kagum dengan tata ruang yang ada di Jepang, begitu rapi dan bersih. Semua kendaraan pun begitu tertib dalam lalu lintas. “Ohayo gozaimas”, itu adalah sapaan dalam bahasa Jepang pertama yang aku dengar sesampainya di NIFS. Ucapan itu diucapkan sambil menundukkan kepala. Terlihat orang-orang di Jepang begitu ramah dan sopannya. Setelah itu kami mengikuti pembagian kamar dan kartu peserta. Lalu peserta dipersilahkan untuk ke kamarnya masing-masing.

Pukul 13:20 pm waktu Jepang, dilakukan opening ceremony yang diisi sambutan oleh pihak panitia. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan pengenalan mengenai Department of Fusion Science dari NIFS dan Department of Molecular Science and Functional Molecular Science dari IMS. Kemudian langsung diisi dengan Sesi Perkuliahan (Lecture Session) dari Sensei (sebutan untuk guru/dosen di Jepang) NIFS. Sesi ini berjalan baik dan para peserta pun begitu antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. 

Hari Kedua (Rabu, 2 Desember 2015)
Masih sama dengan aktivitas sebelumnya melanjutkan sesi kuliah dengan topik yang berbeda. Sedangkan sorenya terdapat sesi yang berbeda, yaitu sesi presentasi poster oleh semua peserta. Semua peserta dengan antusias menjawab pertanyaan dan berdiskusi dengan pengunjung yang mengunjungi stand posternya. Sesi setelah ini lah yang ditunggu-tunggu yaitu sesi convivial party (pesta ramah tamah). Di sini para peserta dan panitia serta dosen-dosen di Sokendai membaur dan bisa mengakrabkan diri sambil berbincang-bincang, mengenal satu sama lain, dan bercanda bersama. Aku belajar mengenai cara makan dan minum orang Jepang. Pernah ketika aku menuangkan minuman ke gelas yang aku letakkan di meja, aku diajari oleh salah seorang Sensei bahwa caranya adalah dengan mengangkat gelas tersebut saat menuangkan minuman. “This is Japanese style”, kata Sensei tersebut. Sekitar pukul 19:00 pm acara ini usai. Para peserta dipersilahkan untuk melanjutkan aktivitasnya masing-masing.


Hari Ketiga (Kamis, 3 Desember 2015)
Berbeda dengan hari biasanya, hari ini selain kuliah di kelas juga diadakan kunjungan ke laboratorium yang ada di NIFS. Kunjungan pertama adalah ke LHD Tour (Experience of Virtual Reality). LHD atau Large Hellical Device merupakan seperangkat alat percobaan yang berfungsi untuk menggerakkan partikel untuk melakukan sbuah penelitian. Ini merupakan alat yang sangat canggih. Seperti pada gambar di bawah ini. 

Melihat canggihnya peralatan yang ada di sana aku berharap semoga suatu saat Indonesia bisa memiliki alat yang minimal serupa atau bahkan lebih baik. Karena ini sangat penting untuk mendukung kemajuan IPTEK suatu bangsa. Kunjungan berikutnya adalah ke Experience of Virtual Reality. Di sini terdapat semacam simulasi 3D yang menggambarkan tentang LHD. Dengan simulasi ini kita seperti diajak untuk menyusuri LHD hingga ke detail-detail alatnya. Dan yang terakhir adalah ke Laboratorium Komputasi, lab di sini sudah menggunakan superkomputer dan pengolahan datanya. Hal ini untuk memperoleh akurasi data yang tinggi.   


Hari Keempat (Jumat, 4 Desember 2015)
Ini adalah hari terakhir kegiatan Winter School. Kali ini kegiatan dilakukan di Institusi yang berbeda yaitu di Institute of Molucelar Science di Okazaki, Perfektur Aichi. Pukul 7 pagi kami berangkat dari NIFS menuju IMS menggunakan bus. Sesampainya di IMS dan beristirahat sejenak. Waktu beristirahat adalah saat yang paling tepat untuk saling berbincang-bincang dengan teman-teman dari negara lain agar bisa saling tukar informasi dan menjalin relasi tentunya. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. 

Setelah itu dilanjutkan dengan sesi kuliah yang terakhir dan tour ke lab di sana (UVSOR/Research Center for Computational Science). Ini adalah perangkat dalam penelitian di bidang molekular. Alat ini sangat kompleks namun tentu saja sangat presisi dan akurat dalam perhitungannya. Selesai sudah sesi kuliah dan tour lab pada kegiatan ini. Acara terakhir adalah jalan-jalan ke Sentra pembuatan Miso, salah satu soup khas Jepang. Dan kami dipersilahkan untuk mencicipinya. Rasanya memang benar-benar khas.

Setelah selesai mengunjungi pabrik pembuatan Miso dilanjutkan dengan sesi terakhir yaitu ke tempat oleh-oleh. Setelah puas berbelanja kami pun menuju ke Nagoya, kembali ke Hotel Toyoko Inn untuk menginap karena hari berikutnya para peserta akan pulang ke negara masing-masing. Paginya setelah breakfast aku dan teman-teman dari negara-negara lain berkumpul sejenak untuk yang terakhir kalinya sebelum kami pulang ke negara masing-masing. Kami pun saling bertukar akun facebook dan mereka memberiku beberapa cindera mata sebagai kenang-kenangan. Sangat senang bisa berkenalan dengan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai negara bisa memperluas relasi tentunya. Setelah itu kami pun pulang ke negara masing-masing. 

Itulah sekelumit cerita pengalamanku selama mengikuti Sokendai Asian Winter School. Semoga menginspirasi teman-teman sekalian dan semoga segera menyusul. Good Luck.


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Faldo Maldini asal Padang yang Mendunia di Imperial College London

Mendunia adalah sebuah kata yang bagi banyak mahasiswa Indonesia dianggap hanya sekedar sebagai angan-angan saja. Berasal dari Indonesia membuat kata-kata mendunia itu seakan sangat sulit dicapai meskipun ada banyak jalan yang tersedia. Faktanya, saat ini sudah ada nama-nama Indonesia dalam lingkup kemahasiswaan yang bisa disebut mendunia. Mereka mendunia sebagai mahasiswa internasional yang bisa melanjutkan studi mereka di universitas-universitas favorit tingkat dunia atau iternasional. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya untuk bisa mendunia bukanlah hal yang tidak mungkin dicapai. Mahasiswa Indonesia bisa saja mendunia jika memang mengetahui seluk beluknya untuk bisa mencapai hal tersebut.

Seorang pemuda yang bernama Faldo Maldini adalah pemuda asal Indonesia. Ia lahir di kota Padang yang merupakan ibu kota propinsi Sumatera Barat, pada tanggal 9 Juli 1990. Sudah tentu dengan lahir di Padang, Faldo Maldini adalah warga Indonesia. Ia menjadi salah satu pemuda asal Indonesia yang mampu mendunia dalam hal kemahasiswaan. Ia terdaftar sebagai mahasiswa dalam program kuliah pascasarjana pada bidang Plastic Electronic Materials di Department of Physics of Imperial College London. Dalam daftar QS World University Rankings 2015/2016 Imperial College London berada pada peringkat 8 sebagai universitas terbaik untuk lingkup internasional. Sedangkan di lingkup Inggris sendiri, Imperial College London berada pada peringkat 11 dalam 2016 Universty Web Ranking of United Kingdom dari 4icu.

Seorang Faldo Maldini sebelumnya menempuh studi di Universitas Indonesia yaitu tepatnya di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau FMIPA. Bisa dibilang sejak dalam studi S1 yang ia ambil di Universitas Indonesia tersebut ia semakin dikenal oleh banyak orang. Pada tahun 2010 ia menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Fisika UI. Selanjutnya pada tahun 2011 ia menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM dari FMIPA UI. Tahun berikutnya yaitu tahun 2012 ia kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua BEM FMIPA UI. Salah satu alasanya sangat berusaha untuk bisa aktif dalam berorganisasi khususnya dalam lingkup kampus adalah bahwa dengan berorganisasi ia juga bisa mendapatkan berbagai ilmu yang tidak diajarkan dalam perkuliahan. Ia sendiri sangat menyadari bahwa kegiatan berorganisasi memang sangat penting untuk masa depannya nanti.

Faldo Maldini

Benar saja jika Faldo Maldini menganggap bahwa berorganisasi itu sangat penting karena ketika menjadi mahasiswa di Imperial College London, ia juga dipercaya menjadi Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Uniterd Kingdom (PPI UK) untuk periode masa jabatan 2013/2014. Hal ini mungkin tidak akan bisa ia dapatkan jika sedari dulu ketika masih menempuh studi S1 ia tidak mengasah kemampuan berorganisasinya. Berhasil menjabat sebagai ketua PPI UK tentu bukan merupakan hal yang mudah. Hal ini juga membuktikan bahwa memang serang mahasiswa dari Indonesia bisa mendunia jika memang sudah tahu apa yang akan dilakukan dan dituju untuk dicapai.

Bagaimana ia bisa berpikir bahwa berorganisasi itu sangat penting ternyata berawal dai gagasan bahwa sangat sayang jika kuliah itu hanya sebatas kuliah. Maksudnya adalah bahwa jika seluruh waktu kuliah hanya dihabiskan untuk belajar sangat keras demi memenuhi kebutuhan SKS agar bisa menghasilkan nilai-nilai yang tinggi dan bahkan mungkin lulus lebih cepat dari semestinya itu sangatlah disayangkan. Kenapa demikian? Faktanya adalah nantinya ketika lulusan universitas harus masuk ke dunia kerja, semakin lama semakin jarang ada perusahaan yang menjadikan nilai atau IP sebagai bahan pertimbangan utama. Pada akhirnya IP hanya akan dijadikan nilai tambah atau pertimbangan lebih lanjut dalam proses penerimaan karyawan di berbagai perusahaan. Oleh karena itu benar-benar sangat disayangkan jika dalam waktu 3 sampai 4 tahun menempuh studi jenjang sarjana hanya berdiam di kelas, perpustakaan, laboratorium, dan juga kamar demi menyelesaikan berbagai tugas, laporan, makalah, dan mempelajari banyak sekali teori untuk ujian. Masa kuliah lebih dari SKS dan IP.

Meskipun ia berpendapat bahwa berorganisasi itu penting ketika masa kuliah, namun ia sendiri sangat memperhatikan prestasi kuliahnya. Hal ini terbukti dari nominasi tiga besar dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi FMIPA UI pada tahun 2011. Kemudian ia menambahkan bahwa sebuah role model atau panutan sangat penting bagi seorang mahasiswa jadi ia akan mempunyai tujuan dan hal-hal yang akan ia berusaha capai pada saat kuliah tersebut. Ia memberikan contoh bahwa untuk seorang mahasiswa role model atau panutan yang paling tepat adalah gabungan antara Ketua BEM dan Mahasiswa Berprestasi. Bukan tanpa alasan ia mengatakan demikian karena memang keduanya adalah bukti pencapaian luar biasa dari seorang mahasiswa.

Ketua BEM berarti mahasiswa tersebut aktif dan pandai berorganisasi. Jika tidak maka ia tidak mungkin akan bisa meraih kepercayaan mahasiswa-mahasiswa lain untuk menjabat sebagai ketua. Kemudian Mahasiswa Berprestasi adalah bukti bahwa seorang mahasiswa sangat pintar untuk menjaga prestasinya dalam hal akademis. Jadi intinya adalah seorang mahasiswa harus menjadikan Mahasiswa Berprestasi dan juga Ketua BEM sebagai role model. Hal ini seharusnya akan membuat seorang mahasiswa lebih mampu fokus dalam mencapai target untuk bisa berprestasi secara akademis namun juga tetap aktif dan memiliki lingkup luas dalam berorganisasi.

Kombinasi dari kedua hal tersebut nantinya akan mampu membentuk visi kedepan yang sangat baik demi berkembangnya seorang mahasiswa secara pribadi. Hasil dari kombinasi kedua hal tersebut juga sudah terbukti mematikan dengan mampunya seorang Faldo Maldini meyakinkan teman-teman mahasiswa di Inggris untuk mempercayakan jabatan Ketua PPI UK padanya. Sebagai mahasiswa di Indonesia kedua hal tersebut jelas sangat penting karena pada dasarnya masih sedikit mahasiswa yang berpikiran demikian. Seringnya yang ada adalah mahasiswa yang hanya fokus pada salah satu dari dua hal tersebut.

Salah satu bangunan kampus Imperial College London

Sebagai mahasiswa yang tentu masih muda dalam segi usia dan juga memang berjiwa muda, pasti akan ada banyak ide menarik yang terpikirkan. Tanpa menggabungkan kedua hal tersebut ide-ide yang ada dalam pikiran bisa jadi hanya akan ada disana selamanya. Kegiatan berorganisasi akan bisa menjadi tempat untuk mengeluarkan ide-ide tersebut sedangkan kegiatan akademis bisa jadi sebagai sarana memunculkan dan mengembangkan ide-ide tersebut lebih lanjut lagi. Ide-ide yang luar biasa bagus tentu tidak akan bermanfaat sama sekali jika tidak diwujudkan dalam tindakan nyata, jadi Faldo Maldini juga berpesan bahwa tidak perlu takut untuk memulai. Percuma memikirkan ide-ide menarik namun tidak ada action untuk merealisasikan ide-ide tersebut.

Kembali ke pencapaian dan prestasi Faldo Maldini, selain dalam lingkup organisasi, ia juga menunjukkan sisi positif dalam lingkup akademis. Ketika masih menjadi mahasiswa di UI ia melakukan berbagai riset atau penelitian dalam bidang yang sangat ia suka yaitu sains dan teknologi. Hasilnya adalah ia berhasil menjuarai beberapa perlombaan riset tingkat nasional mewakili UI tentunya. Selain itu ketika menempuh studi pascasarjana di Imperial College London ia tergabung dalam grup penelitian yang bernama Experimental Solid State Physics atau EXSS dimana ia terus berusaha mengembangkan kemampuannya dan menemukan hal-hal yang bermanfaat.

Sebagai seorang yang masih muda tentu banyak hal yang ingin dilakukan oleh Faldo Maldini. Saat ini saja ia sedang menekuni beberapa kegiatan di Indonesia termasuk dengan menjadi co-founder dari pulangkampuang.com yang merupakan komunitas untuk menyatukan potensi dari orang-orang di Sumatera Barat. Selain itu ia juga mendirikan sebuah grup perusahaan yang mempunyai nama Langgar. Ia juga sudah menulis buku dengan judul “Karena Selama Hidup Kita Belajar” yang mendapatkan tanggapan luar biasa juga. Visinya kedepan adalah untuk menjadi pengajar agar ia bisa mengeluarkan potensi dari orang-orang di masa depan agar bisa lebih bermanfaat.


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Irlandia, Sebuah Negara di Kawasan Eropa yang Sangat Menarik untuk Tujuan Kuliah di Luar Negeri

Kamu berniat melanjutkan kuliah di luar negeri tetapi masing bingung ingin kemana? Salah satu pilihan yang harus kamu ambil tentu adalah negara dimana kamu akan melanjutkan kuliah di laur negeri tersebut. Kawasan Eropa merupakan favorit dari banyak mahasiswa internasional khususnya Indonesia untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Inggris dengan banyak universitas favorit sudah pasti dijadikan pilihan utama banyak mahasiswa internasional. Jika kamu menginginkan pilihan lain maka kamu bisa mempertimbangkan Irlandia sebagai negara tujuan untuk kuliah di luar negeri. Irlandia sendiri diketahui memiliki sejarah yang positif dalam kaitannya dengan dunia pendidikan. Irlandia sangat menghargai pendidikan dalam kualitas yang tinggi. Irlandia juga selalu berusaha menjaga reputasi yang tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi khususnya bagi para mahasiswa internasional yang memutuskan untuk mnempuh studi lanjutan di irlandia.

Dulunya dikenal ada banyak cendekiawan yang ternyata merupakan hasil didikan sistem pendidikan Irlandia. Hal tersebut menjadikan Irlandia mempunyai tradisi yang panjang dan kuat dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang luar biasa berkualitas. Hingga saat ini Irlandia masih selalu berusaha menjaga dan bahkan perlahan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang bisa dilihat dari adanya banyak pilihan gelar dan juga kualifikasi tertentu dalam penawaran-penawaran dari berbagai institusi pendidikan di Irlandia. Terakhir kali pada tahun lalu Irlandia menerima total 25.000 mahasiswa internasional yang setengah dari jumlah tersebut merupakan mahasiswa yang berasa bukan dari kawasan Uni Eropa. Sangat luar biasa bukan?

Jika melihat Irlandia sebagai tujuan kuliah mahasiswa internasional, ada cukup banyak faktor yang bisa meyakinkan kamu untuk juga menuju Irlandia untuk kuliah. Budaya Irlandia yang sangat dijunjung tinggi, pemandangan alam yang sangat indah, dan juga masyarakat atau warga asli Irlandia yang cenderung ramah pada pendatang hanya sebagian dari hal-hal yang membuat kamu akan merasa nyaman dan semangat dalam menempuh studi lanjutan di Irlandia. Jumlah yang bisa dibilang banyak dari mahasiswa internasional yang ada di Irlandia juga merupakan faktor pendukung yang harus kamu pertimbangkan. Banyaknya mahasiswa internasional dengan bermacam-macam latar belakang tentu akan meningkatkan kemamuanmu untuk bisa membaur dalam keanekaragaman.


Sebagai satu negara yang bisa dibilang masih cukup muda dan tentunya bersemangat untuk terus berkembang, Irlandia menyediakan total 7 pilihan universitas yang bisa kamu jadikan sebagai tujuan kuliah di luar negeri. Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Inggris dengan aksen Irlandia yang sangat terasa. Jika kamu baru pertama kali kesana dan berbicara dengan orang asli Irlandia kamu mungkin akan sedikit kesulitan dalam memahami bahasa Inggris yang digunakan. Selain bahasa Inggris ada juga bahasa Gael yang digunakan oleh sebagian dari 4 juta warga Irlandia saat ini.

Fakta bahwa mayoritas penduduk Irlandia saat ini berusia kurang dari 30 tahun adalah hal yang sangat menarik. Hal tersebut berarti bahwa Irlandia akan bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi kamu muda seperti kamu yang sedang menempuh studi lanjutan di irlandia. Selain itu Irlandia juga berada dalam peringkat tinggi untuk Global Peace Index atau yang berarti Indeks Keamanan Dunia. Sudah tentu keamanan selama kamu tinggal dan menjalani kehidupan disana akan sangat terjamin. Sudah bisa disimpulkan bahwa kamu akan mendapati sebuah suasana belajar yang sangat menyenangkan dengan memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Irlandia.


Pendidikan di Irlandia
Dalam hal pendidikannya sendiri di irlandia ada beberapa pihak yang menjadi penyedia layanan pendidikan. Universitas, pihak swasta, kolese pendidikan, dan juga berbagai institut teknologi ada di Irlandia adalah merupakan pihak-pihak yang menawarkan layanan pendidikan baik itu bagi mahasiswa Irlandia maupun mahasiswa internasional. Jika kamu kuliah di Irlandia kamu harus memahami bahwa disana tahun akademis dimulai pada bulan September dan akan berakhir pada bulan Juni. Selama satu tahun akademis tersebut bisa ada dua atau tiga semester dengan jeda libur pada saat perayaan Paskah dan juga perayaan Natal.

1. Universitas
Irlandia memang hanya menawarkan total 7 universitas yang bisa kamu jadikan pilihan melanjutkan kuliah, akan tetapi pilihan bidang studi dan gelarnya bervariasi. Jika kamu memutuskan untuk kuliah di Irlandia kamu bisa mempertimbangkan untuk kuliah di University College Cork, University of Limerick, National University of Ireland Galway, Dublin City University, Trinity College Dublin, National University of Ireland Maynooth, dan University College Dublin. Universitas paling tua di Irlandia adalah Trinity College Dublin. Program-program kuliah yang bisa kamu pilih diantaranya adalah jenjang S1, S2, S3, serta juga D3. Sebagian besar dari program kuliah dalam jenjang S1 diselenggarakan dalam format perkuliahan dan juga tutorial di kampus-kampus universitas yang bersangkutan. Kemudian untuk studi jenjang S2 dan S3 lebih berbasis pada penelitian sehingga tidak terlalu banyak kegiatan perkuliahan yang dilakukan.

2. Institut Teknologi
Berbeda dengan universitas yang hanya ada 7, Irlandia menawarkan total 14 institut teknologi dengan program-program yang ditawarkan meliputi diploma dan sertifikat, sertifikat, lalu juga program khusus gelar sarjana. Adanya keahlian-keahlian khusus atau spesialisasi yang ditawarkan sebagai program studi di berbagai institut teknologi di Irlandia disebabkan oleh permintaan tenaga ahli seperti pada sektor farmasi dan kimia di Irlandia. Berbagai institut teknologi di Irlandia tersebut menawarkan program mulai dari tingkat 6 hingga tingkat 10 sesuai yang tercantum dan dirumuskan dalam National Framework of Qualifications.

3. Perguruan Tinggi Independen
Selain universitas yang bisa dibilang menyediakan layanan pendidikan dibawah pemerintah Irlandia, ada juga pilihan perguruan tinggi independen. Seperti juga di Indonesia yang mempunyai banyak universitas atau perguruan tinggi swasta, Irlandia menawarkan pilihan perguruan tinggi swasta dengan berbagai program serta kualifikasi tertentu. Pihak Higher Education and Training Awards Council atau HETAC merupakan pihak yang bertugas mengawasi program-program yang ditawarkan oleh perguruan tinggi independen dalam hal studi tersebut. 


Selanjutnya jika kamu ingin mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di salah satu institusi pendidikan di Irlandia kamu harus memastikan terlebih dahulu bahwa kamu menguasai bahasa Inggris dengan baik. Hal ini bisa dinilai dengan mengikuti ujian TOEFL dengan skor minimal adalah 550. Jika kamu merasa masih membutuhkan bimbingan dalam menggunakan bahasa Inggris maka sebaiknya mengambil les terlebih dahulu. 

Termasuk dalam program-program kuliah yang ditawarkan di Irlandia adalah gelar sarjana atau S1 yang disebut sebagai Bachelor dan Bachelor (Hons). Gelar tersebut bisa didapatkan setelah menempuh studi selama tiga tahun penuh. Selain itu ada juga program purna waktu selama dua tahun dengan Higher Certificate yang nantinya akan diberikan setelah selesai. Selain itu ada gelar Graduate Diploma yang bisa diselesaikan dalam waktu hanya satu tahun saja. Gelar Master untuk jenjang S2 bisa didapatkan melalui program kuliah atau penelitian selama maksimal dua tahun. Setelah itu ada juga gelar jenjang S3 atau PhD yang bisa didapatkan setelah menempuh studi selama tiga tahun.

Bagaimana? Masih bingung atau sudah yakin untuk menjadikan Irlandia menjadi negara tujuan kuliah di luar negeri? 


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Ada Pesan Buat Sobat Berkuliah Dari Ami di India, “Universe Always Be With Us”!

Setiap orang memiliki alasan yang berbeda dalam menetapkan sebuah pilihan. Terlebih pilihan negara dimana dia akan melanjutkan studinya. Mbak Ami, seorang mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang memperdalam ilmu di Negeri Gandhi. India, sebuah negera yang saat ini semakin diakui perkembangannya, terlebih dalam ekonomi dan teknologi.



Seperti apa sih India? Mari kita simak cerita dari mbak Ami yang tentunya lebih paham tentang India daripada kita yang belum pernah ke sana!

Tak kenal maka tak sayang, yuk kita kenalan dulu sama mbak Rahmi, siapa sih sebenarnya mbak Rahmi ini?

Hallo, perkenalkan nama saya Rahmiaty, biasa dipanggil Ami oleh teman – teman, saya berasal dari kota Langsa Prov. Aceh, tapi karena 4 tahun di Medan teman2 yang baru kenal saya mengira kalau saya berasal dari medan dari cara bicara saya. Sekarang saya melanjutkan kuliah di Osmania University jurusan pendidikan atau M.ed (Master of Education). Kesibukan saat ini yang pastinya masih berhubungan dengan kegiatan akademik di kampus karena tahun ini insyaallah saya akan menamatkan program studi saya, mohon doanya ya. Kegiatan lain yang saya ikuti salah satunya saya masih tergabung di PPI Hyderabad, jadi sebagian waktu saya juga dihabiskan untuk berorganisasi.

Universitas, Jurusan, Suasana

Kuliah di india sejak kecil itu bukan cita-cita saya, bahkan waktu kecil saya tidak pernah bermimpi ingin merantau dan jauh dari orang tua karena pada sampai SMP saya masih sering sakit-sakitan,hehehe. Tapi semua itu berubah sejak saya ikut beberapa pertandingan saat SMA, saat itu saya bertemu dengan teman-teman yang kece dan dengan ilmu yang banyak. Selain itu salah satu guru sma saya pernah melanjutkan studinya diluar negeri yang pada saat itu benar-benar menginspirasi saya untuk berani bercita-cita.

Nah sejak itu saya sudah bertekad untuk bisa berkualiah di luar negri. Tamat dari jenjang S1, ternyata niat tersebut masih ada di hati, kebetulan ada beberapa dosen saya yang dulunya juga berkuliah di India memberikan saya informasi tentang kuliah di India. Saat itu saya yang masih bercita-cita akhirnya memberanikan diri untuk mendaftarkan diri ke beberapa jalur beasiswa. Ternyata jawabannya India, Alhamdulillah saya diterima untuk melanjutkan study di India.

Mbak Rahmi belajar tentang IASE? Bisa dijelasin mbak ke kami bidang apakah itu sebenarnya, hal spesifik apa saja yang dipelajari dalam jurusan tersebut?

Sebanarnya IASE itu adalah nama kampus saya, IASE itu singkatan dari Institute of Advance Study of Education. Osmania university itu memiliki fakultas yang berbeda – beda dan terpisah satu dengan lainnya. Osmania University itu memiliki banyak kampus bahkan memiliki beberapa kampus afiliasi, diantaranya law college, nizam college, arts college, nizam college, bhavans colloge dan banyak lagi. kenapa nama kampus saya tidak college melainkan institute, karena pemerintah india saat itu melakukan perubahan pada infrastuktur di education college, berhubung terdapat pembaharuan infrastuktur jadi nama education college diganti menjadi institute.

Notabennya di India institute itu memiliki tujuan yang berbeda dengan college, diantaranya adalah institute merupakan penyelenggara pre-service (seperti layanan pelatihan untuk guru dan dosen), melakukan program in-service (pelatihan guru). Melakukan, mempromosikan dan mengkoordinasikan penelitian di bidang pendidikan, memberikan bimbingan akademik dan profesional. Menyediakan layanan konsultasi untuk pemerintah dan institusi pendidikan,pengorganisasian pelatihan, konferensi, lokakarya, pertemuan, seminar untuk guru sekolah dan Dosen Pemantauan dan mengatur untuk kualitas perguruan tinggi pendidikan yang berafiliasi dengan Universitas, dan masih banyak lagi.

Berhubung IASE adalah kampus saya dan bukan jurusan saya, maka saya akan menceritakan tentang jurusan saya. Iase menawarkan program B.ed dengan durasi akademik 1 tahun, M.ed dengan durasi 1 tahun program study, dan P.hd dengan durasi minimal 3 tahun program studi. Jurusan Pendidikan lebih menitikberatkan pada general education. Program  M.ed di India masih menganut system pendidikan di Inggris, yaitu 1 tahun program studi. Dibeberapa Negara, m.ed sudah di spesifikasikan menjadi M.ed in councelling, M.ed in inclusive education, M.ed in ICT dan lain – lain dengan durasi 2 tahun program akademik. Namun demikian program akademik mendatang M.ed akan menjadi 2 tahun program studi begitu juga dengan B.ed, dan mungkin akan ada perubahan untuk spesifikasi jurusannya.

Hal spesifik yang dipelajari pada jurusan pendidikan adalah mengenai philosophy pendidikan, psychology pendidikan, research, Curriculum pendidikan, ICT dan masih banyak mata kuliah lain yang juga penting yang tidak saya sebutkan. Overall M.ed di India hampir sama dengan M.Pd di Indonesia.



Sekeren apa sih kampus Osmania University di mata mahasiswa Indonesia dan di mata mahasiswa India?

Ehm.. ini pertanyaan kece, saya pikir kebanyakan mahasiswa Indonesia akan mengatakan kampus Osmania itu tergolong keren sekaligus unik. Hal ini dikarenakan OU merupakan universitas negeri yang memiliki kampus afiliasi yang banyak dan memiliki tenaga pendidik yang rata-rata sudah professor, dikampus saya contohnya, dosen rata –rasa sudah jadi professor dan banyak yang sudah p.hd dan doctoral.

Dimata mahasiswa India sendiri, jawabannya hampir sama, pernah suatu waktu saya bertanya dengan teman sekelas saya asli India tentang apa yang kamu banggakan dari OU, kemudian dia menjawab, sangat sulit lulus di OU, saya benar – benar berusaha keras agar dapat lulus di kampus ini, ditambah lagi pada saat mengkuti tes masuk universitas, menurut info dari teman india saya terdapat lebih 2000 an calon mahasiswa baru yang mendaftar untuk M.ed tapi hanya ada 300 an kursi untuk M.ed di seluruh Hyderabad dan hanya 37 kursi untuk M.ed di Osmania university.

Uniknya, berkuliah di Osmania university itu seperti sedang ikut syuting di film-film India, teman – teman saya itu dari segi pakaian semuanya memakai sari dan tidak ada dengan gaya casual, mereka sangat menjaga budaya mereka, semua festival pasti akan dirayakan makanya disebut negeri festival, dari segi berbicara, walaupun dengan bahasa inggris jangan harap setiap jam mereka akan menggunakan bahasa inggris, dosenpun akan menjelaskan dengan bahasa English dan telugu atau hindi, saat dosen mulai menjelaskan dengan bahasa mereka, maka itu berarti seperti mendengar radio siaran india bagi saya.


Fasilitas kampus paling keren apakah yang bikin mbak Rahmi benar-benar bangga terhadap kampus Osmania University?

Untuk fasilitas kampus masih tergolong standard dan tidak ada yang paling keren menurut saya, namun ada fasilitas yang membuat saya salut, hampir semua institusi di india menyediakan air bersih siap minum, jadi tinggal bawa botol kosong saja dari rumah, hehehe. Fasilitas air bersih siap minum bahkan ada di setiap stasiun kereta api. Selain itu fasilitas yang menjadikan OU itu keren adalah perpustakaannya, semua kampus OU dilengkapi dengan perpustakaan khusus, contohnya education college, ya bukunya all about education. Lebih dari itu terdapat perpustakaan pusat yang memiliki banyak koleksi buku untuk seluruh fakultas di OU. Rata – rata bukunya terbitan luar negeri yang penerbitnya membuka lisensi di india contohnya Pearson, Oxford, dll. Terakhir saya menyukai suasana kampus yang masih asri, banyak pepohonan, dan biasanya kami menghabiskan waktu ditaman saat lunch time dan sekedar duduk sambil membaca dan berdiskusi dengan teman – teman.

Bagaimana suasana di dalam kelas saat kegiatan belajar mengajar? Sistem pembelajarannya lebih ke one way atau two way communication?

Dikelas saya baik one way atau two ways communication itu sering  digunakan. Ada mata kuliah yang menstimuli kami untuk sering berdiskusi, bertanya dan menginpretasikan sesuatu, tapi memang ada kelas dimana kami hanya duduk diam dan hanya menerima penjelasan dari Dosen.

Dosen

Siapakah nama dosen paling favorit di mata mbak Rahmi. Bagaimanakah karakter dari dosen tersebut?



Prof. T. Mrunalini, ada banyak dosen favorit saya, tapi beliau berada di topper untuk saya, dia sangat humble dengan intelektualistasnya. Sangat ramah dan berwibawa, pernah menjabat sebagai Principle atau dekan dan kini menjabat sebagai head of dept tidak membuatnya kelihatan arogan. Asal tau saja dosen dan guru – guru di negri Gandhi ini sangat humble, pernah suatu waktu kami melakuukan aktifitas belajar mengajar di ruangan dosen, lima menit duduk tiba2 seorang uncle membawa chai (sebutan untuk the susu) keruangan dan dosennya yang mentraktir kami semua. Selain itu mereka menjungjung tinggi nilai kesopanan dalam bersikap dan selalu ramah dan kelihatan dekat dengan siapa saja, hingga kabanyakan murid maupun mahasiswa sangat menghormati mereka termasuk saya.

Bersosialisasi

Bagaimanakah tips dalam bergaul di tengah-tengah mahasiswa asing?

Sangat mudah bergaul dengan mahasiswa asing sepanjang kita dapat berkomunikasi dengan bahas inggris sebagai medium language. Ketika kita dapat menyampaikan ide dan mampu berkomunikasi dengan mereka maka lambat laun akan timbul keakraban dan akhirnya kita akan dekat satu dengan lainnya.



Bagaimana baiknya dalam berteman, haruskah selalu dengan teman sesama Indonesia atau dengan teman dari berbagai negara? Mohon penjelasannya!

Bagi saya berteman tidak hanya dengan sesama Indonesia apalagi dengan orang yang itu – itu saja. Teman yang berbeda terlebih yang berasal dari berbagai Negara adalah yang lebih baik, hal ini sangat baik karena teman yang berbeda akan menambah pengalaman kita dalam memahami psychology diri kita maupun orang lain.

Trasportasi

Kabarnya India sekarang sudah mulai maju ya dalam bidang transportasi, gimana sih keadaan trasportasi di India? (Tingkat kenyamanan, tingkat keamanan, dan biaya transportasi)

Transportasi diindia saat ini memang sudah meningkat. Transportasi masal yang murah meriah memang diprovide pemerintah India berhubung jumlah penduduk di sini sangat banyak. Untuk tingkat ibukota sudah ada Metro rail atau kereta api cepat dengan ongkos yang sangat terjangkau. Berhubung saya di Hyderabad, sarana transportasi masal yang paling terjangkau adalah train MMTS, kemana saja hanya 5 rupes sekitar 1000 rupiah, paling mahal 10 rupes tergantung berapa km jarak tempuh.  Salah satu teman yang di New Delhi menyatakan bahwa ia pernah naik kereta dengan melewati beberapa station dan menghabiskan waktu 1 jam lebih hanya membayar 17rupes atau sekitar 3500 rupiah saja.

Hyderabad sendiri sekarang sudah mengembangkan metro rail juga lho... Selain itu bus kota juga tergolong murah, masih terjangkau, jarak paling jauh misalnya dari kos-kosan saya seetaphalmandi ke rajiv Gandhi airport dengan jarak 37 km hanya menghabiskan uang sekitar 40 rupess atau sekitar 8000an tergantung harga rupiah sekarang,hehehe.

Tentang Agama

Bagaimanakah pemerintah India mengakomodir umat beragama di India yang mayoritas pemeluk Hindu? Bagaimana dengan agama selain Hindu dan tempat-tempat ibadahnya?

Pada dasarnya Konstitusi India menyatakan bahwa India adalah negara sekuler. Setiap warga negara India memiliki hak untuk beragama dan mempromosikan agama mereka secara damai. Untuk hal yang bersifat keagamaan, pemeluk Hindu terbesar di dunia berada di India, jadi otomatis pemerintah India melalui department agama ikut mendanai property temple serta mengakomodir hal – hal yang bersifat keagamaan. Selain itu pemerintah India juga membolehkan masyarakatnya untuk membangun kuil sebagai tempat ibadah mereka. Contohnya Begitu banyaknya umat hindu yang membangun kuil sehingga kita dapat menemukan kuil hingga kebadan jalan,hehehe.. Untuk agama lainnya, pemerintah menyediakan badan khusus yaitu Ministry of Minority Affairs yang mengakomodir dan memberikan regulasi untuk agama islam, Sikhs, Kristen, budha dan lainnya dalam hal – hal yang bersifat keagamaan termasuk pembangunan tempat ibadah.

Bisa di sebutkan dimana saja kampung-kampung Islam yang bisa di jadikan tempat singgah ketika jalan-jalan keliling India?

Terdapat beberapa kampung Islam di seluruh pelosok India. Yang saya tahu di Hyderabad sendiri Charminar adalah salah satu kampung Islam atau kawasan dengan mayoritas penduduk beragama Islam diwilayahnya. Sangat rekomended karena dipastikan makanannya halal.


Musim/ Cuaca

Bagaimana cara mengatasi ketika terjadi cuaca ekstreem menurut pengalaman mbak Rahmi. Kita tahu bahwa di India itu kan kalau panas bisa panas banget dan kalau dingin bisa dingin banget?

Masyarakat Indonesia dengan iklim tropis pasti mengalami masalah dengan cuaca yang berbeda ketika mereka berkunjung ke Negara lain. Bagi saya cuaca yang sangat melelahkan adalah summer, suhu di Hyderabad naik hingga mencapai 49 derajat celcius, hehehe... saya bertahan hidup dengan mencari peluang untuk ikut summer camp yang ditawarkan ICCR. Alhamdulillah saya terpilih, alhasil saya bisa bebas dari suhu ekxtrim tersebut berhubung untuk summer camp kita akan mengunjungi tempat yang bersuhu sejuk daerah utara India diwilayah himachal Pradesh, sedangkan winter camp kita akan mengunjungi tempat yang bersuhu hangat seperti Rajastan, hehehe.

Saat saya berpergian teman – teman yang masih tinggal di Hyderabad memilih untuk berdiam diri dirumah saja karena kampus juga sedang libur musim panas, jika suhu terlalu panas maka lebih banyak minum minuman mengandung elektrolit, dan ada juga yang sampai menempelkan handuk basah kebagian tubuh yang panas. Untuk cuaca dingin diwilayah Hyderabad masih bisa bertahan tanpa penghangat ruangan. Selama saya disini suhu paling rendah sekitar 8 - 10 derajat dipagi hari. Jangan tanya di delhi yang berada diutara, suhu musin dingin mencapai 2 derajat di pagi hari, dan jika summer bahkan lebih panas dari selatan.

Kejadian Unik

Pernahkah mbak Rahmiaty menemui/ mengalami kejadian unik yang  mungkin bisa bermanfaat/ menginspirasi jika di share ke teman-teman yang ingin melanjutkan ke India?

Kejadian unik yang paling berkesan ialah saat saya mengunjungi salah satu daerah di India yaitu Amritsar, tempat Syah Rukh khan syuting Rabnadijodi. Ini tentang ribuan sepatu pengunjung yang dikumpulkan disatu ruangan khusus. Jadi pengalaman saat itu ialah ketika saya mengunjungi Golden temple semua pengunjung harus melepas sepatu dan sendal mereka bila ingin masuk ke dalam. Saat itu kami hanya diberi waktu satu jam untuk berkeliling di kawasan golden temple, saat melihat jam tiba – tiba saya sudah melewati 15 menit, ketika itu saya dan 3 orang teman yang bersama saya langsung keluar memburu waktu.

Sebelum sampai ke gerbang keluar kami sempat tersesat kearah yang berbeda, namun itu bukan masalah, hal yang menyakitkan setelah bisa keluar adalah kami sadar bahwa kami telah menitipkan sepatu kepada petugas sepatu, tanpa kartu atau tanda bahwa itu sepatu kami dan naasnya semua teman satu rombongan telah mengambil sepatu meraka duluan... sangat menyedihkan, kami akhirnya masuk ke gudang sepatu dan bertanya dengan bahasa inggris tapi uncle penjaga tidak tau bahasa inggris..hehehe.. kami disuruh masuk kedalam kegudang sepatu yang banyak dengan bau yang tidak ketulungan, tetapi dengan perjuangan keras menutup hidup sambil memelototi rak – rak sepatu yang berjejeran akhirnya saya menemukan sekarung goni (karung beras) disudut lemari berisikan sepatu kami, awalnya terlihat ragu karena karungnya kelihatan kotor dan penuh, tetapi saya menandai warna sepatu salah satu teman, walhasil akhirnya itu adalah karung yang menyimpan sepatu – sepatu kami dan telah dicampur dengan peserta yang lain.. hahaha..



Masyarakat

Gimana sih mbak karakter dari masyarakat di India. Kabarnya ada perbedaan juga antara masyarakat di Selatan dan Utara? Apakah ini terlihat mencolok?

Ini pertanyaan yang sulit, saya belum pernah menganalisa kepribadian maupun karakter masyarakat india secara detailed sebelumnya, terutama di selatan dan diutara. Tetapi jika menilik lebih dalam tentang kepribadian beberapa teman india saya yang berdomisili di Delhi, mereka lebih cenderung memiliki rasa superioritas, dan ego yang tinggi, dan menilai seorang dari warna kulit, rupa wajah dan sebagainya. Hal demikian tidak ada pada masyarakat di selatan lebih terlihat ramah dan mereka memiliki kesatuan yang baik. Begitu bersatunya mereka bisa berjalan bergerombolan kemana – mana seperti ingin tawuran, padahal bukan ingin tawuran melainkan hanya berjalan bersama menuju kampus.,hehehe.

Namun demikian tidak semua warga diutara terlihat memiliki ego yang tinggi, semuanya bergantung pada didikan dari keluarga dan lingkungan mereka dan bahkan pengalaman hidup mereka.

Pengalaman Akademik Paling Mengesankan

Adakah pengalaman akademik yang paling mengesankan selama mbak Rahmiaty menjalani dunia perkuliahan di India? Seperti apakah pengalaman tersebut?

Saya begitu malas untuk satu mata kuliah yaitu educational research and statistics saat saya masih di semester awal. Hal itu dikarenakan dosen yang mengajar setiap paper (satu mata kuliah) ada 4 orang. Satu mata kuliah ada 4 unit, masing – masing unit ada 4 dosen yang bertanggung jawab. Untuk urusan statistic seorang dosen yang berbahasa inggris dengan logat telugu mengemban tugas untuk memberikan perkuliahan kepada kami. Dikelas yang hitung –menghitung lebih dominan membuat saya jenuh dan bosan apalagi untuk kali ini dosen saya selalu mengulang – ngulang  apa yang telah ia ucapkan sebelumnya. Kami para mahasiswa banyak yang mengira bahwa beliau itu masih baru dalam bidangnya karena teaching methodnya only one way communication, ini penjelasan dari cerita diatas sebelumnya.

Tak lama setelah itu ada yang namanya P.hd viva voice, kami M.ed students diperbolehkan untuk ikut serta. Saat itu saya melihat beliau dosen statistic saya berada didalamnya. Saya hanya mengobserved P.hd students yang melakukan seminar. Saat itu saya melihat banyak peserta yang diuji dengan pertanyaan yang bertubi – tubi dari dosen saya, jadi mekanisinya adalah murid  P.hd dari kampus lain akan diuji oleh dosen yang berasal dari kampus lain. Tibalah giliran untuk dosen statistic saya. Dalam hati saya hanya pikir dia baru ingin menyelesaikan phdnya tahun ini berhubung dia masih terlihat muda. Wah astaghfirullah, yang terjadi adalah semua dosen tidak ada yang menyela hasil researchnya, alias researchnya kece badai pada saat itu. Judulnya berhubungan dengan Human Capital gitu, saat itu saya merasa kecil sekali, perasaan saya makin menciut ketika salah satu penguji mengatakan bahwa ini adalah P.hdnya yang ketiga dan ketiga – tiganya di biayai oleh pemerintah india, dimana perbulannya untuk stipend tanpa tuition fee mereka dibiayai sekitar 35ribu rupes atau senilai 7 juta rupiah.

Beliau yang cara mengajarnya monoton dan berlogat telugu tidak lain hanyalah seorang yang berilmu yang mencoba menyalurkan ilmunya dengan pendekatan tradisionil yang semata – mata bertujuan agar muridnya memahami konsep dasar pemahaman statistics, selain itu saya akhirnya tau kalau dia pernah mengecam pendidikan di Prancis, tapi karena kelas di Prancis rata-rata tidak bermedium English akhirnya beliau memilih meneruskan pendidikannya di India yang bermedium English.



Pesan dan Motivasi

Berikanlah motivasi kepada teman-teman Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah ke India. Periapan berkas, mental, dan lain-lain agar mereka lebih siap ketika sampai di India!


Do the best prepare for the worse, let them say what they want to say just be your self and chase what you want to chase. Universe always be with us and let it be come true as long as it’s important for our life.

Niat yang baik dan doa kepada Tuhan adalah obat untuk tercapainya cita- cita. Lakukan sesuatu dengan maksimal, jadi tidak ada kesedihan setelah kegagalan. Untuk teman- teman yang ingin melanjutkan kuliah terutama dengan jalur beasiswa setiap tahun peluang itu ada, tinggal persiapkan kelengkapan berkas, fisik dan mental. Jangan malu untuk bertanya karena mereka itu pasti suka berbagi, jangan takut karena takut bisa mematahkan semangat yang lain, dan jangan sampai lupa berdoa dan minta restu orang tua. Doa orang tua itu dekat dengan ridha Tuhan kita.

Terima kasih kepada berkuliah.com mengizinkan saya untuk sedikit bercerita tentang pengalaman saya, lebih dan kurang saya mohon maaf, tolong diambil yang positifnya saja dari cerita saya dan semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Mengenal Dunia Pendidikan di Hong Kong

Meskipun bukan merupakan sebuah negara, Hong Kong sering dikira sebagai satu negara di kawasan Asia. Faktanya Hong Kong adalah sebuah kawasan yang berada di bawah kendali pemerintahan Tiongkok. Nama resminya adalah Hong Kong Special Administrative Region of the People’s Republic of China. Hong Kong terletak di bagian selatan dari Tiongkok yaitu di Pearl River Estuary dan South China Sea. Bagian utara dari Hong Kong berbatasan dengan Guangdong Province of Mainland China. Sekitar 7,2 juta penduduk dari beragam latar belakang terdaftar sebagai penghuni Hong Kong yang terkenal akan pelabuhannya. Berdasarkan jumlah penghuni yang terdaftar tersebut Hong Kong termasuk dalam salah satu kota terpadat di dunia.

Sebagai satu kota yang memang sudah sangat terkenal di dunia, Hong Kong juga menjadi pilihan tujuan kuliah di luar negeri bagi banyak mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia. Sistem pendidikannya masih sangat terpengaruh oleh Inggris karena dulunya wilayah Hong Kong termasuk dalam wilayah koloni Inggris. Pengetahuan luas, pembelajaran keahlian khusus, kemampuan interpersonal, penerapan pengetahuan dalam praktek, dan juga topik-topik sosial budaya merupakan karakteristik dari fokus dalam sistem pendidikan yang ada di Hong Kong. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi di Hong Kong, akan sangat lebih baik jika kamu sudah memahami berbagai hal mengenai sistem pendidikannya. Dengan demikian kamu tidak akan merasa kaget bahwa ternyata kamu tidak cocok dengan sistem pendidikan disana.


Institusi Pendidikan
Hong Kong memiliki cukup banyak institusi pendidikan yang bisa kamu jadikan pilihan untuk melanjutkan studi disana meskipun memang tergolong sebagai kawasan yang kecil. Total ada 11 institusi pendidikan yang ada di Hong Kong berdasarkan daftar 2016 University Web Ranking dari 4icu. Dari berbagai institusi pendidikan tersebut gelar yang nantinya bisa didapat juga tentu beraneka ragam.

1. Institusi Swasta
Salah satu kategori dari institusi pendidikan yang ada di Hong Kong adalah institusi swasta. Pendidikan umum, spesialis, dan juga yang lebih technical dalam berbagai bidang ada dan ditawarkan oleh institusi swasta di Hong Kong. Salah satu contohnya adalah Seni Pertunjukan yang tersedia di Hong Kong Academy for Performing Arts.

2. Kolese Post-Sekunder yang Diakui
Selain adanya institusi pendidikan swasta, di Hong Kong ada juga pilihan Kolese Post-Sekunder yang memang sudah diakui dalam hal keberadaannya dan hasil lulusannya nanti. Ada banyak macam kualifikasi yang diberikan oleh jenis institusi pendidikan ini mulai dari gelar sarjana hingga sekedar sertifikat saja. Beberapa nama bahkan diperbolehkan menggunakan sebutan universitas secara resmi. Hong Kong Shue Yan University dan hang Seng Management College merupakan contoh dari institusi jenis ini.

3. Lembaga Anggota Vocational Training Council
Pada dasarnya yang termasuk dalam kelompok ini adalah politeknik-politeknik yang mempunyai fokus studi pada keahlian-keahlian yang bisa langsung diterapkan dalam banyak bidang umum seperti misalnya seni dan juga sains. Gelar yang ditawarkan oleh kelompok institusi ini mulai dari Diploma Lanjutan hingga Sarjana. Total di Hong Kong ada 13 lembaga yang termasuk dalam kelompok ini namun hanya 3 saja yang menawarkan program studi internasional yaitu Hong Kong Design Institute, Hong Kong Institute of Vocational Education, dan Technological and Higher Education Institute of Hong Kong.

4. Universitas
Total di Hong Kong ada 8 universitas yang memang didanai secara resmi oleh pihak pemerintah Hong Kong. Program yang ditawarkan meliputi Diploma, Sarjana, Master, dan juga Doktorat. Studi di universitas semuanya disampaikan dalam bahasa Inggris. Pada tahun 2012 banyak program studi yang awalnya hanya 3 tahun dirubah menjadi 4 tahun agar lebih bisa memastikan bahwa mahasiswanya benar-benar siap bersaing setelah lulus nanti. 


Jenjang Kuliah
Seperti di kebanyakan lokasi tujuan kuliah di luar negeri, ada pembagian jenjang secara umum dalam hal kuliah yaitu sarjana dan pascasarjana. Hong Kong sendiri dalam hal kuliah jenjang sarjana dan pascasarjana mempunyai perbedaan yang harus kamu pahami terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah disana.

1. Program Sarjana
Karena memang dalam hal sistem pendidikannya masih meneruskan yang dimulai Inggris ketika Hong Kong menjadi koloninya, dalam jenjang sarjana strukturnya sama dengan Inggris. Major atau jurusan utama adalah bidang yang diambil mahasiswa dalam kuliahnya yang selain itu juga boleh mengambil minor atau fokus lain selain major tadi. Dalam jenjang sarjana lama studi biasanya selama 4 tahun khususnya setelah banyak program 4 tahun disamakan menjadi 4 tahun. Kemungkinan untuk mengambil studi dengan gelar ganda sangat bisa di Hong Kong karena ada beberapa institusi yang menawarkan program demikian. Tentu dengan adanya dua gelar yang nanti bisa didapatkan oleh mahasiswa saat lulus maka waktu studi yang harus ditempuh juga lebih lama dari kuliah jenjang sarjana dengan hanya satu gelar saja. Dalam hal SKS untuk jenjang sarjana bisa berbeda-beda antara institusi pendidikan di Hong Kong. Satu contohnya adalah di University of Hong Kong yang setiap mata kuliahnya memiliki nilai 6 SKS dengan total 60 SKS setara untuk waktu studi satu tahun akademik. Seperti juga di Indonesia mahasiswa bisa mengambil lebih banyak atau justru lebih sedikit dari jumlah normal dalam satu tahun untuk SKS.

2. Program Pascasarjana
Melanjutkan jenjang sarjana tentu ada juga jenjang pascasarjana di Hong Kong. Dalam jenjang ini akan ada dua jalur yang bisa dipilih oleh mahasiswanya yaitu jalur penelitian dan jalur pembelajaran. Kedua jalur tersebut tersedia untuk jenjang Master maupun jenjang Doktorat dalam level pascasarjana ini. Dalam jenjang pascasarjana ini lamanya waktu studi adalah satu tahun yang sudah termasuk modul penelitian, pelaksanaan praktek, dan juga penulisan thesis dan disertasi sebagai tugas akhirnya.


Budaya Akademis
Selain mengetahui berbagai pilihan yang ada dalam jenjang kuliah dan juga institusi-institusi pendidikan yang bisa dipilih ketika mengambil studi di Hong Kong, kamu juga paling tidak harus mengenal yang namanya budaya dalam hal dunia akademis di Hong Kong. Hal ini akan membuat kamu mampu mempersiapkan diri ketika nanti harus sudah mulai menjalani kehidupan sebagai mahasiswa internasional di Hong Kong.

Meskipun struktur pada sistem pendidikan di Hong Kong menggunakan dasar seperti Inggris, namun kebudayaan dasar lingkungan di Hong Kong yaitu Tiongkok akan sangat jelas terlihat. Kerja keras selama menempuh studi tanpa mengabaikan nilai-nilai sosial disekitarnya adalah keharusan bagi para mahasiswa di Hong Kong. Mahasiswa harus bisa belajar secara independen dan juga mampu mencari sumber biaya tambahan yang akan bisa digunakan untuk menunjang pembiayaan kuliah mereka. Selain itu dalam hal komunikasi di Hong Kong, gaya komunikasi yang digunakan cenderung sopan dan sangat menghargai orang-orang yang lebih tua atau senior.

Setidaknya hal-hal tersebut adalah yang mendasar dan harus kamu ketahui mengenai pendidikan di Hong Kong. Jika nanti kamu akan melanjutkan studi di Hong Kong, maka kamu sudah paham dengan situasi dan kondisi di Hong Kong kaitannya dengan dunia pendidikan disana.


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Beasiswa Buat Kamu yang Tertarik Melakukan Penelitian Pascasarjana di University of Melbourne


Beasiswa penelitian pascasarjana Internasional dari University of Melborune berada di bawah pendanaan pemerintah Austalia. Beasiswa ini ditujukan untuk seluruh mahasiswa internasional yang sesuai dengan kualifikasi. Keuntungan utama beasiswa ini adalah pengalaman belajar dan bekerja bersama para peneliti terbaik Australia. Universitas akan memberikan beasiswa yang mencakup 35 jenis beasiswa penelitian.

Keuntungan
Durasi pendanaan beasiswa penelitian pascasarjana internasional mencapai dua tahun untuk mahasiswa program master. Sedangkan untuk mahasiswa program doktoral, durasi pendanaan beasiswa mencapai tiga tahun, dengan kemungkinan durasi tambahan selama dua kali enam bulan.

Pendanaan beasiswa penelitian pascasarjana internasional mencakup pendanaan seluruh biaya perkuliahan. Bagi mahasiswa/mahasiswi luar negeri, beasiswa ini mencakup pembiayaan kesehatan sang mahasiswa/mahasiswi dan juga  pasangannya (anak/istri/suami). Dengan syarat, pasangan berada di Australia dengan visa pelajar.

Sebagai tambahan, kandidat yang sesuai dengan kualifikasi akan menerima Australian Postgraduate Award (APA). Keuntungan mendapatkan APA adalah:
1.adanya tunjangan dua minggu sekali.
2.hibah tempat tinggal di wilayah Melbourne bagi yang tinggal di pinggiran atau di luar Melbourne.
3.Tunjangan tesis.
4.Tunjangan kesehatan, kehamilan, dan cuti.

Kelayakan
Agar bisa masuk dalam kualifikasi, syarat yang diperlukan antara lain:
1.Menjadi pemohon internasional (bagi mereka yang bukan warga negara Australia atau Selandia Baru, dan bagi mereka yang tidak tidak menetap secara permanen di Australia) dengan memenuhi persyaratan visa pelajar.
2.Telah memenuhi masa studi yang setara dengan masa studi empat tahun kurikulum universitas Australia.
3.Telah mengajukan persyaratan adminsitrasi untuk mendapatkan gelar master atau gelar doctoral di University of Melborune.
4.Tidak terdaftar dalam kursus/workshop tertentu.
5.Tidak sedang dalam tahap penelitian yang setara atau lebih tinggi dengan program beasiswa yang diinginkan.

Pemohon yang mendapatkan tawaran atau yang telah terdaftar sebagai calon mahasiswa pascasarjana penelitian di University of Melbourne diharuskan mendaftarkan diri untuk Australian Postgraduate Award (APA) di website kemahasiswaan.

Pemohon lain diharapkan menyelesaikan pendaftaran adminsitrasi untuk Graduate Research Degree Candidature.

Universitas melakukan seleksi beasiswa secara berkelanjutan. Untuk informasi lebih detail mengenai tanggal penutupan pendaftaran, silahkan merujuk ke website masing-masing fakultas,

Beasiswa ini diberikan dengan dasar prestasi akademik. Pemohon yang layak akan diseleksi dan dinominasikan berdasarkan:
1.Pencapaian akademis di tingkat masa studi terakhir
2.Potensi penelitian bidang studi. dengan mempertimbangkan faktor yang relevan dengan penelitian yang diusulkan seperti pengalaman profesional, publikasi , dan juga orisinalitas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa penelitian pascasarjana internasional dari University of Melbourne, silahkan mengunjungi: https://goo.gl/Um29HG


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Mau Kuliah di Luar Negeri? Belanda Bisa Kamu Jadikan Pilihan!

Belanda adalah satu negara di kawasan Eropa yang merupakan sebuah kerajaan. Belanda memiliki nama resmi Koninkrijk der Nederlanded yang berarti Kerajaan Negeri Belanda. Dilihat dari luas wilayahnya Belanda dikategorikan sebagai negara kecil bahkan jika dibandingkan dengan Indonesia luasnya kalah jauh. Jumlah penduduk di Belanda ada sekitar 16 juta jiwa yang terdaftar. Kaitannya dengan kuliah di luar negeri khususnya bagi mahasiswa dari Indonesia, Belanda merupakan satu dari banyak pilihan negara tujuan yang bisa diambil. Satu hal menarik dalam hal dunia perkuliahan di Belanda adalah bahwa Belanda merupakan negara pertama yang menawarkan program perkuliahan dalam bahasa Inggris meskipun bahasa ibu atau bahasa aslinya bukan atau tidak menggunakan bahasa Inggris.

Sebelum memutuskan untuk memilih suatu negara sebagai tujuan untuk melanjutkan kuliah atau studi tentu ada banyak hal untuk dipertimbangkan dan dipikirkan dahulu. Seperti juga ketika kamu ingin melanjutkan kuliah di Belanda. Saat ini Belanda telah berkembang menjadi sebuah lokasi belajar atau menempuh studi yang benar-benar bertaraf internasional. Lingkungan multikultural yang sangat terbuka dengan lokasinya yang berada di tengah kawasan Eropa akan memberikan suasana belajar atau studi yang sangat luar biasa positif. Hal ini tentu memberikan nilai positif untuk Belanda ketika kamu mempertimbangkan untuk kuliah disana. Sebagai mahasiswa dari luar Belanda kamu tidak perlu merasa takut dan tidak nyaman karena memang disana lingkungannya sangat terbuka.


Selain itu reputasi pendidikan tinggi di Belanda yang telah menerima pujian-pujian internasional dalam hal penggunaan sistem yang disebut problem-based-learning sudah sangat bisa disebut sebagai sistem pendidikan internasional tentunya. Sistem pendidikan tersebut pada dasarnya adalah mendasarkan proses belajar dari berbagai permasalahan yang dijumpai dalam setiap bidang studi. Mahasiswa di Belanda akan didorong untuk bisa menganalisis berbagai permasalahan yang muncul dalam bidang studi yang diambil. Masalah-masalah yang biasanya rumit atau kompleks tersebut kemudian harus dicari solusinya melalui berbagai diskusi kelompok atau dengan metode belajar mandiri saja.

Meskipun negara dengan luas wilayah yang kecil, Belanda memiliki cukup banyak perguruan tinggi yaitu sejumlah 56 menurut 4icu. Dari jumlah tersebut 10 diantaranya termasuk dalam 200 universitas terbaik dunia menurut The Times Higher Education. Pihak perguruan tinggi di Belanda sangat menyambut mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Belanda. Saat ini sudah ada ratusan ribu mahasiswa internasional yang menempuh studi di Belanda. Adanya berbagai pilihan beasiswa untuk mahasiswa internasional yang ingin kuliah di Belanda juga merupakan salah satu daya tarik bagi mahasiswa dari berbagai negara di dunia.

Seperti sudah disebutkan tadi bahwa memang Belanda menawarkan program kuliah dalam bahasa Inggris meskipun bahasa aslinya bukan bahasa Inggris. Dari total sekitar 1,560 program studi kuliah yang ada di Belanda sebagian besarnya ditawarkan dalam bahasa Inggris. Hal ini memang disengaja agar supaya semakin banyak mahasiswa internasional yang memilih Belanda sebagai tempat melanjutkan studi mereka. Hal ini memberikan rentang pilihan yang luas bagi mahasiswa internasional dalam memilih bidang studi untuk diambil karena berarti mereka tidak perlu benar-benar mendalami bahasa Belanda terlebih dahulu jika ingin kuliah di Belanda.

Kenakaragaman budaya yang dimiliki Belanda juga menjadi nilai positif untuk kamu pertimbangkan jika kamu ingin kuliah disana. Meskipun bahasa nasional yang digunakan adalah bahasa Belanda namun ada banyak juga warga Belanda yang bisa menggunakan bahasa Inggris jadi ketika disana nanti kamu tidak perlu khawatir dalam hal melakukan komunikasi dengan warga setempat. Selain bahasa Inggris ada juga warga Belanda yang menguasai bahasa Perancis dan juga bahasa Jerman yang memberikan peluang lebih besar lagi dan juga lebih mudah bagi mahasiswa internasional untuk berinteraksi di Belanda khususnya dengan warga asli Belanda yang pasti hal tersebut akan terjadi seiring menjalani kehidupan disana sebagai mahasiswa internasional.

Amsterdam
Berada di kawasan propinsi Belanda Utara atau Noord Holland dalam bahasa Belanda, Amsterdam adalah ibukota dari Belanda. Sebagai ibukota dari Belanda sudah bisa ditebak bahwa Amsterdam menjadi salah satu pilihan utama untuk kuliah di Belanda. Perguruan tinggi di Belanda yang letaknya ada di Amsterdam ada 6 yaitu Universiteit van Amsterdam, Vrije Universiteit Amsterdam, Hogeschool van Amsterdam, Gerrit Rietveld Academie, Amsterdamse Hogeschool voor de Kunsten, dan Hogeschool IPABO. Menurut 4icu 2016 University Web Ranking, Universiteit van Amsterdam ada dalam peringkat pertama universitas di Belanda. Hal ini tentu menjadi alasan jika banyak mahasiswa dari Indonesia yang ingin kuliah di Belanda akan memilih Amsterdam.


Selain urusan kuliah, Amsterdam menyediakan berbagai kegiatan lain untuk dilakukan mahasiswa internasional yang menempuh studi disana. Intinya selama masa kuliah di Amsterdam kamu tidak akan kehabisan hal untuk dilakukan. Salam satu hal yang khas dari Belanda adalah sandal kayu yang disebut klompen. Amsterdam memiliki museum pembuatan sandal tersebut yang bernama Klompenmakerij De Zaanse Schans yang lokasinya ada di pinggiran kota. Jika sedang mempunyai waktu luang tentu kamu bisa berkunjung ke museum tersebut dan melihat langsung cara pembuatan klompen. Selain itu kamu juga bisa mempelajari sejarah dari klompen tersebut hingga menjadi salah satu benda khas dari Belanda hingga saat ini. Sangat menarik bukan?

Selain museum klompen, Amsterdam juga mempunyai Bloemenmarkt yang merupakan pasar atau pusat perbelanjaan dimana kamu bisa menemukan berbagai hal mulai dari klompen, lalu ada bunga-bunga tulip yang juga ciri khas Belanda, dan juga keju Wegewijs dalam berbagai rasa.Vondelpark merupakan tempat yang bisa kamu tuju di Amsterdam jika ingin sejenak santai atau piknik menikmati ruang terbuka hijau.Vondelpark bisa dibilang merupakan semacam taman hijau terbesar di Amsterdam. Tidak terpisah kelewat jauh dari Vondelpark adalah tempat yang bernama Filmmuseum dimana ada film-film non-komersial yang bisa dinikmati disana.

Jika kamu merupakan seorang penggemar makanan atau masakan, kamu bisa mencoba ikan Herring dalam kondisi mentah yang sangat biasa disantap oleh warga atau penduduk Belanda biasanya pada bulan Mei hingga Juli. Ikan Herring tersebut benar-benar mentah dan segar karena begitu ditangkap dan dibawa ke dermaga oleh nelayan akan langsung disantap oleh warga Belanda bahkan tanpa bumbu apapun. Tertarik mencoba?

Selain itu masih ada tempat yang juga terkenal bahkan sudah mendunia meskipun cenderung memiliki konotasi negatif yaitu Red Light District yang merupakan pusat lokalisasi lengkap bahkan ada museum dan berbagai toko yang mendukung kegiatan disana. Meskipun pada dasarnya adalah lokalisasi, Red Light District juga merupakan tempat yang sangat disarankan untuk dikunjungi meski hanya sekedar berjalan-jalan. Jika kamu lebih menyukai untuk menikmati hal-hal yang berbau sejarah dan masa lalu maka kamu bisa mengunjungi museum Anne Frank yaitu Prinsengracht 263. Tempat tersebut pada dasarnya dulu adalah rumah persembunyian Anne Frank pada waktu Nazi berkuasa di Eropa.


Sebagai mahasiswa dari Indonesia tentu kamu akan berharap untuk bisa menjumpai hal-hal yang berbau Indonesia meskipun sedang berada di Belanda. Kamu tidak perlu khawatir karena ternyata di Amsterdam itu sendiri restoran atau rumah makan yang menyajikan makanan Indonesia bisa dibilang populer. Kamu bisa menemukan beberapa restoran atau rumah makan Indonesia di Amsterdam yang salah satunya bernama Tempo Doeloe. Tempat satu ini sangat terkenal dan ramai yang bahkan kamu harus memesan tempat terlebih dahulu jika ingin makan disana. Dijamin rasa kangen kamu dengan Indonesia akan cukup terobati dengan mengunjungi tempat-tempat makan khas Indonesia tersebut.

Nah setidaknya dengan mengetahui hal-hal tersebut kamu tidak perlu takut dan khawatir lagi jika berniat untuk melanjutkan studi di Belanda. Kualitas sistem pendidikan yang memang bertaraf internasional, keanekaragaman dari warganya yang luar biasa terbuka, dan cukup banyaknya pilihan yang bisa kamu ambil dalam hal bidang studi kuliah merupakan hal-hal yang positif dari Belanda sebagai tujuan kuliah di luar negeri.


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Scroll To Top