Beasiswa Kuliah S2, S3, dan Post-Doktoral di Jerman dari KAAD

Jerman sebagai salah satu negara di kawasan Eropa dikenal mempunyai kualitas pendidikan yang memadai sehingga menarik minat banyak mahasiswa dan pelajar internasional untuk melanjutkan studi di Jerman. Tentu dengan tingginya minat dari mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Jerman maka dari berbagai pihak di Jerman sendiri juga menawarkan banyak program yang bisa membantu para pelajar dan mahasiswa internasional tersebut ketika menempuh studi di Jerman nantinya.

Program-program beasiswa yang bisa digunakan untuk melanjutkan studi di Jerman ternyata sangat beragam yang bisa berasal dari berbagai pihak. Salah satunya adalah sebuah beasiswa khusus untuk melanjutkan studi pada jenjang S2, S3, dan juga Pos-Doktoral yang diberikan oleh KAAD. Nama KAAD sebagai penyedia beasiswa ini adalah singkatan dari Katholischer Akademische Auslander-Dienst yang merupakan sebuah organisasi berbasis Katholik yang cukup memperhatikan bidang pendidikan. Beasiswa yang ditawarkan ini sudah mencakup seluruh biaya pendidikan di Jerman nantinya.

Tujuan utama dari program beasiswa dari KAAD ini adalah untuk menghasilkan para profesional dalam bidang masing-masing dilengkapi dengan kemampuan akademik yang handal serta pengalaman yang luar biasa sehingga mampu bersaing seiring perkembangan dunia saat ini. Jadi sudah pasti pihak KAAD tidak main-main dalam menawarkan beasiswa ini untuk mahasiswa internasional dari berbagai negara di dunia.



Beasiswa ini tidak secara jelas memberikan batasan-batasan bidang studi yang bisa diambil dalam menempuh studi di Jerman nantinya. Namun memang benar bahwa beasiswa ini lebih cenderung untuk diberikan kepada mahasiswa dengan pilihan bidang studi yang sekiranya nanti akan bisa bermanfaat bagi negara asal mereka masing-masing. Jadi secara umum sebagian besar dari pemohon beasiswa ini cenderung memilih program studi dengan orientasi pada pembangunan. Namun selain bidang-bidang dengan orientasi pembangunan misalnya linguistik, budaya, filsafat, dan sebagainya tetap bisa mendaftarkan diri untuk mengajukan permohonan beasiswa ini.

Persyaratan Beasiswa
Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi persyaratan wajib bagi para pemohon yang ingin mengikuti seleksi beasiswa dari KAAD:
   • Pemohon berasal dari negara berkembang di kawasan Amerika Latin, Afrika,
      Asia, atau Timur Tengah
   • Pemohon sudah menyelesaikan studi S1 dan sudah meiliki pengalaman kerja
      secara profesional di negara asal
   • Pemohon mempunyai keinginan yang kuat untuk mendapatkan gelar Master atau
      PhD atau juga berniat melakukan penelitian Post-Doktoral di salah satu
      universitas yang ada di Jerman selama 2 hingga 6 bulan
   • Pemohon beragama Katholik atau Kristen diutamakan dengan pemohon yang
      beragam lain bisa mengikuti program ini asalkan memiliki rekomendasi dari mitra
      Katholik dan memiliki komitmen kuat utuk membuak diri dalam dialog antaragama
   • Pemohon untuk program Master berusia maksimal 30 tahun dan untuk program
      PhD 35 tahun
   • Pemohon sudah memiliki kemampuan bahasa Jerman sebelum memulai masa
      studi dengan beasiswa KAAD dimana pihak KAAD juga menyediakan fasilitas
      kursus bahasa Jerman yang bisa ditempuh selama 6 bulan di Jerman sebelum
      masa studi dimulai



Pendaftaran Beasiswa
Proses pendaftaran beasiswa ini bisa dilakukan dengan mengisi formulir pendaftarannya terlebih dahulu (link) untuk kemudian dikirimkan ke partner commitee KAAD di negara asal pemohon. Khusus untuk pemohon dari Indonesia bisa mengirimkan formulir pendaftaran yang sudah dilengkapi ke:

     Dr. Juliana Murniati
     KAAD Commitee Indonesia
     University of Atma Jaya
     Jalan Jenderal Sudirman 51
     Jakarta Selatan 12930
     Email: juliana.murniati@atmajaya.ac.id

Selain itu bisa juga formulir tersebut dikirimkan secara langsung melalui email kepada:

     Dr. Heinrich Geiger
     Head, Asia Department,
     Email: Geiger@kaad.de

Dalam proses pendaftarannya nanti pihak KAAD bisa meminta berbagai dokumen terkait pemohon untuk dikumpulkan guna melanjutkan seleksi beasiswa ini. Tahap pengumpulan formulir pendaftaran adalah merupakan tahap pra-seleksi dimana pemohon yang lolos dalam tahap ini nantinya akan diminta untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya yang biasanya diadakan pada bulan Maret dan September untuk setiap periodenya. Informasi lebih lanjut dari beasiswa ini bisa didapatkan di hlaman resmi KAAD (link).




Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Beasiswa Kuliah D3 di Tiongkok dari SEAMOLEC

Tiongkok bisa menjadi satu negara tujuan untuk melanjutkan studi bagi lulusan SMA/SMK/sederajat dari Indonesia. Salah satu pilihan program yang bisa digunakan untuk melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi di Tiongkok adalah program dari SEAMOLEC yang merupakan sebuah pusat pendidikan di bawah naungan The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Nama SEAMOLEC itu sendiri adalah singkatan dari SEAMEO Regional Open Learning Centre.

SEAMOLEC sebagai sebuah pusat pendidikan berkecimpung pada bidang riset serta pengembangan, pelatihan, teknologi dan infomasi, berbagi keahlian dan sumber daya di dalam serta juga luar regional atau kawasan Asia Tenggara untuk pendidikan terbuka dan jarak jauh. Melalui informasi dari SEAMOLEC dan dengan kerjasama antara Indonesia-Tiongkok maka diadakanlah program beasiswa D3 di Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College.


Nama Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College mungkin tidak sepopular universitas-universitas atau perguruan tinggi yang ada di kawasan Eropa dan Amerika Serikat, namun dalam bidangnya universitas ini sangat berkualitas. Didirikan pada tahun 1958 dengan lokasi di Taizhou, Jiangsu, Tiongkok, universitas ini merupakan satu-satunya yang berfokus pada bidang Animal Science and Technology di kawasan tenggara Tiongkok.

Universitas ini memiliki total 13 cabang atau departemen yang siap memberikan berbagai ilmunya dengan fokus bidang studi yang sudah jelas. Berikut ini adalah cabang atau departemen dari Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College:

   • Animal Science and Technology School
   • Veterinary School
   • Animal Pharmaceutical School
   • Food Science and Technology School
   • Pet Science and Technology School
   • Aquatic Department
   • Horticulture Department
   • Agribusiness Management Department
   • Agriculture IOT Department
   • Agriculture Engineering Department
   • Basic Course Department
   • Ideological and Political Department
   • Sports Department

Total dari 13 cabang atau departemen tersebut ada sejumlah 50 program studi yang bisa dipilih di universitas ini dengan perkiraan 15.000 mahasiswa yang saat ini sedang menempuh studi disana dan berasal dari seluruh dunia. Universitas ini didukung oleh 1.000 staff dengan lebih dari 200 profesor dan associate professor serta lebih dari 350 guru yang masing-masing sudah menyelesaikan studi Master dan Doktoral.

Program beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi 30 orang pelajar dari Indonesia yang berminat untuk melanjutkan studi D3 pada bidang Bio Pharmaceutical Technology atau Accounting di Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College. Nantinya beasiswa yang diberikan sudah mencakup uang SPP atau biaya perkuliahan penuh dan juga asrama untuk tinggal selama menempuh studi.


Persyaratan Beasiswa
Bagian selanjutnya adalah mengenai hal-hal yang menjadi persyaratan dari beasiswa ini. Untuk bisa dipertimbangkan dalam proses seleksinya maka semua persyaratan berikut ini harus terlebih dahulu dipenuhi:
   • Scan Paspor yang berlaku
   • Scan Kartu Identitas (KTP)
   • Scan Kartu Keluarga
   • Scan foto berwarna background putih ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar
   • Scan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah dalam bahasa Inggris
   • Scan Surat Izin Orang Tua dn Surat Pernyataan Diri Sendiri dalam bahasa Inggris
   • Scan Surat Keterangan Kesehatan dari Rumah Sakit (link) yang mencakup:
     o   S.P Radiologi
     o   Surat Pemeriksaan Bebas Narkoba & HIV/AIDS
     o   Pemeriksaan Laboratorium
     o   Rekam Jantung
     o   Surat Keterangan dari Dokter yang memeriksa
     o   Hasil tes darah
   • Scan formulir pendaftaran yang bisa diunduh di link
   • Scan Ijazah dan juga Transkrip Nilai namun jika belum ada maka bisa dilampirkan Surat Keterangan Lulus yang semuanya harus dalam bahasa Inggris meskipun harus diterjemahkan oleh jasa penerjemah tersumpah
   • Scan hasil UN atau rapor terakhir

Pendaftaran Beasiswa
Setelah semua persyaratan tersebut dipenuhi dan disiapkan maka bisa langsung dikirimkan melalui email ke elnisa@seamolec.org untuk pendaftarannya. Untuk periode tahun 2016 ini pendaftaran masih dibuka hingga 30 Juli. Selain untuk mengirimkan persyaratan pendaftaran email tersebut juga bisa dihubungi untuk mendapatkan berbagai informasi seputar beasiswa ini. Selain itu website resmi SEAMOLEC juga bisa diakses melalui link untuk mencari berbagai panduan dan informasi.




Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



WAJIB TAHU: Cara Pasti Daftar Beasiswa Chevening!

Chevening adalah sebuah penghargaan internasional dari pemerintah Inggris Raya yang tujuan utamanya adalah untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan di dunia. Program ini sudah diadakan sejak tahun 1983 hingga saat ini masih tetap berlangsung. Pendanaan program ini merupakan tanggung jawab dari Foreign and Commonwealth Office (FCO) dan organisasi-organisasi rekanan yang bisa dilihat di halaman berikut (link). Program ini menyediakan dua macam pilihan penghargaan yang bisa diambil yaitu Chevening Scholarships dan Chevening Fellowships. Penerima penghargaan ini sepenuhnya diseleksi oleh British Embassies (Kedutaan Besar Inggris) dan High Commissions yang tersebar di berbagai penjuru dunia.


Chevening menawarkan kesempatan yang unik bagi para calon pemimpin dunia di masa depan guna mengembangkan diri mereka. Kemampuan dalam bidang akademik dan juga non-akademik akan dikembangkan yang masih ditambah kesempatan untuk membangun jaringan dalam lingkup internasional serta mencicipi budaya Inggris Raya. Selain itu dengan penghargaa ini juga hubungan dengan Inggris Raya dalam bidang-bidang tertentu bisa terjalin dengan lebih baik. Semua lulusan dari studi yang dibiayai oleh penghargaan Chevening masih bisa terus berkomunikasi hingga saat ini menggunakan media yang disediakan juga oleh Chevening.

Chevening Scholarships

Penghargaan beasiswa ini diberikan kepada para mahasiswa Indonesia yang berniat melanjutkan studi jenjang Master selama satu tahun di Inggris. Beasiswa ini memberikan bantuan pembiayaan untuk studi Master yang diambil serta juga satu kesempatan untuk bergabung dalam jaringan internasional Chevening. Lulusan S1 dari Indonesia yang berniat untuk melanjutkan studi Master ke Inggris dengan beasiswa ini bisa memilih bidang studi berikut ini:

Climate change
Economics
Energy
Finance
Foreign policy
Governance
Public sector management
Science
Technology

Proses pendaftaran beasiswa ini akan dipandu melalui panduan yang dikirimkan melalui email tepat setelah pengajuan dilakukan. Perkembangan dari proses pengajuan juga akan disediakan untuk memastikan bahwa semua tahapannya terlewati sesuai dengan semestinya. Dikarenakan banyaknya jumlah pemohon maka pemohon yang tidak lolos tidak akan diberikan informasi lanjutan. Dalam proses pengajuan beasiswa ini biasanya pada pertengahan bulan Juli pemohon sudah harus diterima di universitas yang dituju dan sudah memenuhi persyaratan penguasaan bahasa yang diminta Chevening.

Berikut ini adalah hal-hal yang pembiayaannya ditanggung oleh beasiswa ini ketika pemohon sudah lolos seleksi dan berhasil mendapatkan beasiswa ini:

Biaya kuliah penuh namun untuk MBA ada biaya yang masih harus ditanggung sendiri sebesar GBP 18,000
Tunjangan hidup bulanan
Biaya transportasi ke dan dari Inggris untuk satu kali
Tunjangan untuk pulang kampung
Tunjangan kedatangan
Biaya thesis
Biaya untuk berbagai keperluan studi
Biaya pegajuan visa untuk satu kali
Biaya transportasi untuk menghadiri acara-acara Cheveing di Inggris

Chevening Fellowships

Selain Scholarships, Chevening juga menawarkan penghargaan berupa Fellowships kepada calon-calon pemimpin dunia yang berasal dari Indonesia. Mereka yang sangat berdedikasi pada bidang-bidang masing-masing dan mempunyai keinginan untuk lebih mengembangkan lagi kemampuan dan spesialisasi mereka bisa menggunakan Fellowships dari Chevening ini.

Pendaftaran atau pengajuan untuk program Fellowships ini bisa dilakukan secara online melalui Chevening online application system yang akan disediakan di halaman resmi Chevening Fellowships (link) ketika sudah masuk waktu pendaftarannya. Sebelum mengajukan pendaftaran atau pengajuan untuk program ini disarankan pemohon sudah memiliki hal-hal berikut ini:

Dua surat sebagai referensi yang ditulis dalam bahasa Inggris
Paspor atau identitas diri yang diterbitkan secara resmi oleh negara asal dan masih berlaku
Transkrip nilai dari universitas untuk jenjang studi yang sudah diambil dan dselesaikan sebelumnya

Dalam mengajukan permohonan atau pendaftaran untuk program ini, dokumen-dokumen tambahan yang diminta sebagai syarat dapat dikirimkan pada kesempatan seanjutnya dan tidak harus bersamaan dengan pendaftaran tahap pertama. Berikut ini adalah pembiayaan-pembiayaan yang ditanggung oleh pihak Chevening dalam program Fellowships ini:

Biaya penuh untuk keseluruhan program yang diikuti
Biaya hidup selama program berlangsung
Biaya transportasi pesawat kelas ekonomi

Kriteria Penerimaan Chevening

Program-program penghargaan dari Chevening ini tidak memiliki persyaratan dan kriteria penerimaan yang terlampau sulit. Hanya saja memang semuanya harus disiapkan dengan benar jauh sebelum batas akhir penerimaan pendaftaran atau pengajuan permohonan. Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi persyaratan dan kriteria penerimaan Chevening:

Terdaftar secara resmi sebaga warga negara yang menjadi penerima Chevening
Setelah selesai menempuh studi harus pulang ke negara asal minimal 2 tahun
Sudah memiliki gelar S1 sebagai syarat untuk mengambil studi jenjang S2 atau Master di Inggris
Memiliki pengalaman kerja di bidang yang diminati paling tidak 2 tahun
Sudah memenuhi persyaratan penguasaan bahasa yang berlaku dan diterima di Chevening pada pertengahan bulan Juli
Sudah diterima di salah satu universitas yang ada di Inggris yang dibuktikan dengan unconditional offer tertanggal sebelum pertengahan bulan Juli

Selain hal-hal tersebut yang menjadi prasyarat dan kriteria penerimaan program ini, ada juga hal-hal yang harus diperhatikan karena otomatis akan menggugurkan kesempatan untuk mengajukan permohonan atau pendaftaran program-program dari Chevening ini. Berikut ini adalah hal-hal tersebut:

Terdaftar sebagai warga negara Inggris atau memiliki dua kewarganegaraan dan salah satunya adalah Inggris
Merupakan karyawan, mantan karyawan, atau saudara dari karyawan dari Her Majesty’s Government, British Council, Association of Commonwealth Universities, organisasi-organisasi rekanan, atau universitas di Inggris pendukung Chevening
Sudah pernah mendapatkan bantuan pembiayaan dalam bentuk apapun dari pemerintah Inggris namun untuk alumni Scholarships bisa mengajukan Fellowships.


Kriteria Penguasaan Bahasa

Bahasa juga tentu merupakan satu persyaratan penting yang harus dipenuhi untuk bisa diterima menjadi mahasiswa di Inggris serta mendapatkan penghargaan Chevening. Seperti sudah disebutkan tadi bahwa persyaratan penguasaan bahasa untuk program-program penghargaan Chevening ini sudah harus dipenuhi pada pertengahan bulan Juli. Guna memastikan hal tersebut pemohon bisa melakukan satu dari dua hal berikut:

Mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris
Mengambil pilihan dalam kategori UKVI (Indonesia tidak termasuk)

Biaya-biaya yang diperlukan untuk mengikuti tes kemampuan penggunaan bahasa Inggris tidak ditanggung oleh Chevening. Berikut ini adalah daftar tes kemampuan penggunaan bahasa Inggris yang diakui oleh Chevening lengkap dengan standar skor minimal yang harus dicapai agar bisa lolos seleksi pnerimaan program-program Chevening baik itu Scholarships maupun Fellowships:

Academic IELTS –  6.5 (Listening 5.5, Reading 5.5, Speaking 5.5, Writing 5.5)
Cambridge English: Advanced (CEA) – 176 (Listening 162, Reading 162, Speaking 162, Writing 162)
Pearson PTE Academic – 58 (Listening 42, Reading 42 Speaking 42, Writing 42)
TOEFL iBT – 79 (Listening 17, Reading 18, Speaking 20, Writing 17)

Tes kemampuan penggunaan bahasa Inggris ini disarankan untuk segera dilakukan atau paling tidak dijadwalkan sedini mungkin. Hal ini karena di beberapa negara ketersediaan penyedia tes tersebut terbatas yang mungkin bisa membuat jadwal tes sudah penuh dalam jangka waktu tertentu. Berikut ini adalah masa atau jeda waktu dari masing-masing tes hingga hasilnya bisa diketahui:

IELTS – 13 hari
CAE – 2 minggu
PTE Academic – 5 hari kerja
TOEFL – 10 hari

Selain memastikan bahwa persyaratan penguasaan bahasa Inggris menurut Chevening ini terpenuhi, pemohon juga harus memastikan bahwa penguasaan bahasa Inggrisnya sudah sesuai dengan prasyarat di universitas dan jurusan yang ia tuju. Oleh karena itu sangat disarankan untuk mencari informasi yang berkaitan dengan hal tersebut di universitas yang dituju.

Jenis Studi yang Bisa Diambil

Studi yang bisa diambil nantinya menggunakan bantuan penghargaan Chevening harus dipilih ketika mengajukan permohonan atau pendaftaran. Maksimal 3 macam studi bisa dipilih namun nantinya pilihan yang sudah dibuat tidak bisa diganti lagi. Jadi pastikan untuk benar-benar hati-hati dalam memilih studi tersebut. Jenis studi yang akan diambil harus memenuhi kriteria dari Chevening yaitu:

Studi full-time
Studi dimulai pada awal semester musim gugur yang biasanya pada bulan September atau Oktober
Studi tersebut merupakan studi Master

Perlu diperhatikan juga bahwa studi yang diambil tidak boleh melanggar kriteria yang sudah disebutkan tersebut atau merupakan studi yang:
Studi part-time
Studi jangka panjang
Waktu studi kurang dari 9 bulan
Waktu studi lebih dari 12 bulan

Saat ini pendaftaran untuk Chevening periode 2016/2017 masih dibuka dengan informasi lebih lanjut ada di halaman pendaftaran Chevening berikut ini (link).

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



ANNASKA HELENA ISKANDAR: Baca Ini Kamu Pasti Terinspirasi Untuk Kuliah Mandiri di Jerman!

Annaska Helena Iskandar memiliki cita-cita yang mulia bagi Indonesia. Ia ingin Indonesia memiliki sarana transportasi, sistem perairan dan daya tahan bangunan sebagus negara-negara di Eropa. Untuk mewujudkan cita-citanya ini, gadis yang akrab disapa Aska ini memilih berkuliah di Jerman tepatnya di Hochschule für Technik und Wirtschaft Berlin. Ingin tahu bagaimana pengalaman Aska berkuliah di Jerman? Ini dia sepenggal cerita yang ia bagikan kepada tim berkuliah.com.


Kenalan sama mbak-mbak di atas:

Halo! Perkenalkan, nama saya, Annaska Helena Iskandar biasa dipanggil Aska. Di Indonesia, saya berdomisili di Jakarta. Sekarang saya sedang menjalani kuliah program bachelor, jurusan  Teknik Sipil (Bauingenieurwesen) di Hochschule für Technik und Wirtschaft Berlin di Berlin, Jerman. Saya mulai kuliah di Jerman tahun 2015.

Kenapa Kuliah di Jerman?

Kualitas perkuliahan yang terkenal sangat baik, biaya hidup dan kuliah yang relatif tidak mahal, dan lokasi Jerman yang terletak di jantung Eropa menjadi sebagian dari pertimbangan-pertimbangan saya untuk kuliah disini. Tidak hanya itu, menurut saya belajar bahasa Jerman adalah hal yang menguntungkan karena bahasa Jerman termasuk bahasa yang paling diminati di dunia.


Teknik Sipil di Jerman

Pilihan jurusan untuk kuliah bisa berubah dari waktu ke waktu, tapi akhirnya saya menetapkan hati saya untuk mengambil jurusan Teknik Sipil. Mengapa saya memilih Teknik Sipil? Saya sangat ingin Indonesia mempunyai sarana transportasi, sistem perairan dan daya tahan bangunan sebagus di Eropa.  Pekerjaan insinyur sipil antara lain adalah mengawasi  pembangunan jalan, gedung, bandara, terowongan, bendungan, jembatan,  pasokan air, dan sistem pembuangan. Di jurusan ini saya tidak hanya belajar hal-hal tekniknya saja. Saya juga belajar bagaimana cara menggunakan bahan bangunan tanpa mengeluarkan uang yang berlebihan dan tidak mencemari lingkungan. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya bisa mendedikasikan apa yang telah saya pelajari dari sini untuk Indonesia.

Kampus dan Fasilitasnya

Di Jerman, perguruan tinggi dibedakan dengan nama "Universität" (Uni) dan "Fachhochschule" (FH). Ringkasnya, di Uni anda akan lebih belajar teori, sedangkan di FH kamu akan lebih berhubungan dengan praktek. Saya berkuliah di FH. Fasilitas-fasilitas yang ada di kampus saya contohnya:  wi-fi gratis untuk pelajar, perpustakaan, kantin, ruangan uji coba, sentral olahraga, ruangan berisitirahat dan masih banyak lagi. Fasilitas khusus pelajar dengan disabilitas atau penyakit khronis pun juga tersedia.

Proses Apply

Untuk pelajar dari Indonesia atau negara lain yang non-Jerman, biasanya mendaftar kuliah lewat http://www.uni-assist.de dengan mengirimkan dokumen-dokumen yang diperlukan lewat post.

Persiapan Berangkat ke Jerman

Belajar bahasa selama 6 bulan untuk mendapatkan sertifikat bahasa Jerman + eksaminasi untuk diterima di Studienkolleg (persiapan pre-kuliah) + 1 tahun di Studienkolleg = Proses masuk universitas di Jerman. Rumit ya kedengarannya! Tapi kalau sungguh-sungguh bisa terlancarkan kok.

Tempat Tinggal di Jerman

Saya tinggal di "Studentenwohnheim" atau asrama mahasiswa. Di setiap kota terdapat website yang berbeda-beda untuk asrama mahasiswa. Ini contoh website asrama mahasiswa di Berlin: http://www.studentenwerk-berlin.de/wohnen. Alternatif lain : website yang paling sering dipakai untuk mencari tempat tinggal privat di seluruh Jerman adalah http://www.wg-gesucht.de. Namun kamu harus berhati-hati terhadap penipuan!

Part Time di Jerman

Saya belum pernah kerja part time, tapi saya tertarik untuk mencobanya. Di Jerman, gaji kerja part time yang paling sedikit adalah 8,50€ per jam.


PPI Jerman

Di Jerman, saya mencoba sebisa mungkin untuk tidak hanya kuliah saja. Untuk mencari pengalaman lain, saya bergabung dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Berlin (PPI Berlin). Membuat kegiatan yang bersangkutan dengan pendidikan, seni, dan budaya Indonesia, dan menjalin hubungan baik dengan organisasi-organisasi lain adalah beberapa kesibukan kami. Mempererat tali silaturahmi dengan teman-teman yang setanah air juga tidak boleh terlupakan. Oleh karena itu saya bergabung di PPI Berlin.

Website: http://ppi-berlin.org/
Facebook Page: PPI Berlin
Facebook Group: PPI Berlin dan PPI Berlin Official
Twitter: PPI Berlin

Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan negara wajib dimiliki oleh seluruh pelajar di Jerman. Tapi sejauh ini saya belum pernah dirawat rumah sakit selama di Jerman. Syukurlah.

Fasilitas Umum di Jerman

Fasilitas umum di Jerman favorit saya adalah sistem transportasi umumnya. Jika belum kenal dengan jalan di kotanya, akan sangat membantu sekali dengan menggunakan sebuah aplikasi di smartphone. Tinggal ketik lokasi kamu di tempat dan kamu mau kemana lalu aplikasi itu langsung menunjukkanmu bisa menggunakan tram/bus/kereta jurusan mana untuk sampai ke tempat tujuan (kapal juga ada). Bagus sekali ini untuk dicontoh di Indonesia, agar orang orang bisa berpaling dari menggunakan kendaraan pribadi untuk mengurangi kemacetan.


Pengalaman Unik Selama di Jerman

Saya suka melancong. Pengalaman unik terkadang saya alami selama jalan-jalan di Jerman atau negara lain di Eropa. Salah satunya, saya pernah tidak sengaja bertemu seorang pria separuh baya, orang Jerman, yang sangat fasih berbicara bahasa Indonesia. Dia mendengar saya dan teman-teman saya berbicara bahasa Indonesia lalu dia menyapa kami. Dia menceritakan pengalamannya selama 20 tahun tinggal di Indonesia di perjalanan kereta sepanjang Magdeburg-Berlin. Saya bangga jika orang asing bisa berbahasa Indonesia, apalagi waktu itu dia juga membawa tas yang bercorak batik bersamanya.

Motivasi Untuk Teman-Teman Indonesia

Di negara ini saya mau tidak mau harus mandiri. Kemandirian seseorang (apalagi di daerah yang bukan zona kenyamanannya) adalah hal yang sangat dibutuhkan untuk dunia pekerjaan nanti. Karena pasti kita akan berinteraksi dengan orang-orang baru. Di sini kamu akan merasakan perubahan yang positif pada mentalitas anda. Ketika anda pulang ke Indonesia nanti, kamu akan merasakan perbedaannya dan lebih baik lagi jika anda bisa membawa pemikiran orang-orang di sekitar kamu ke pemikiran yang berguna.

Reporter: Adelina Mayang

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



TURKI: Kenapa Kamu Harus Kuliah di Turki!

Dengan sistem pendidikan dasar yang sudah diatur secara matang dan diprioritaskan, Turki tentu memiliki kredibilitas yang tinggi pada level universitasnya. Tak heran apabila Turki banyak menjadi incaran bagi mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai negara di belahan dunia untuk mengenyam pendidikan sarjana, master hingga doktor.


Tapi, adakah alasan lain yang menjadikan Turki begitu menarik untuk dijadikan sebagai tempat belajar?  Jawabannya, tentu ada! Mari kita simak ulasan berikut ini.

Turki sangat multikultural

Dengan letaknya yang berada di benua Asia dan Eropa, Turki pun menjadi negara yang memiliki banyak budaya, diantaranya adalah budaya barat dengan budaya Timur. Hal ini tentu menjadikan pendatang-pendatang yang tinggal di Turki dapat memilih budaya mana yang akan mereka ikuti yang sesuai dengan budaya dirinya, sehingga tidak mudah terjadi culture shock. Sudah lebih dari 30.000 orang datang ke Turki untuk mengenyam pendidikan di Turki selama beberapa tahun yang berasal dari berbagai negara, seperti negara-negara Eropa, Afrika, Amerika, Australia hingga Asia yang salah satunya adalah Indonesia.

Negara yang ramah dan aman

Kamu takut dengan perbedaan culture tentang simpati ataupun keramahan penduduk di negara lain? Pergilah ke Turki. Kamu akan menemukan penduduk-penduduk yang ramah layaknya di Indonesia. Apalagi, jika kamu menunjukkan rasa ingin mengenal lebih dekat yang juga disertai empati yang tinggi kepada mereka. Selain itu, tingkat kriminalitas di Turki juga terbilang rendah. Aman dalam segala kondisi waktu dan keadaan, namun bukan berarti kamu tidak harus waspada menjaga diri, ya.

Panorama alamnya mempesona

Kalau kamu kuliah di Turki, kamu nggak perlu jauh-jauh untuk refreshing. Rasanya, setiap sudut Turki menyisakan cerita tersendiri dan pastinya menjadi spot yang bagus untuk berfoto.

Terlebih lagi, di Turki cukup banyak tempat wisata baik sifatnya wisata sejarah, wisata rohani hingga wisata alam. Nah, wisata alam ini yang menjadi unggulan Turki, seperti pantai dan laut, pegunungan, hingga bukit  bebatuan.

Unik dan menarik

Masih ragu kuliah di Turki? Negara ini menyimpan banyak keunikan dan hal-hal yang menarik, lho. Misalnya, Turki yang punya Istanbul,  kota terbesar di dunia dan satu-satunya kota yang berada di dua benua. Ada juga landmark Turki yang megah, Blue Mosque ataupun Hagia Sophia. Mau berwisata alam? Datang saja ke laut hitam atau mediterania, atau pergi menaiki balon udara di Cappadocia.

Masih ragu tinggal di kota unik dan menawan? Itung-itung bisa merefresh mood dan pikiran kamu kalau lagi jenuh sama tugas kuliah, lho.

Selain mewah, negara ini juga kaya sejarah

Turki itu layaknya museum terbuka yang wujudnya sangat luas. Hampir setiap sudut Turki memiliki sejarah tersendiri terhadap peradaban masyarakat dunia pada masa lampau. Salah satunya adalah rekam jejak dari bangsa Yunani, Romawi, hingga Ottoman.

Di Turki, terdapat kurang lebih 13 warisan sejarah yang diakui oleh dunia sebagai warisan budaya. Adapun pengakuan tersebut telah disahkan oleh UNESCO, yang khusus menangani persoalan warisan budaya di dunia.

Makanannya enak-enak

Bahan masakan Turki terkenal dengan rempah-rempahnya yang kuat. Di luar itu, bahan pokok yang tersedia di Turki pun mudah didapat, mulai dari sayuran, seafood, makanan kering, hingga makanan-makanan western seperti roti, keju dan susu.

Jangan lupa juga hidangan kebab dan kue-kue gurih lainnya yang bisa kamu temukan dengan mudah di sudut-sudut jalanan Turki yang indah itu.

Iklimnya tidak ekstrim

Nggak seperti Rusia, iklim Turki cenderung aman dan tidak ekstrim. Jika musim panas, tarafnya masih terhitung ringan, tidak sampai menyebabkan kekeringan. Bahkan sesekali muncul di Turki musim panas yang dingin, yaitu musim panas yang diikuti dengan cuaca normal dan cenderung sejuk.

Ada juga musim dingin di Turki yang sifatnya basah, dimana pada beberapa kesempatan juga pernah diturunkan salju.

Standar Pendidikannya Tinggi

Karena memiliki kemajuan di dunia global, Turki juga terus meningkatkan daya saingnya dalam bidang pendidikan. Pemerintah Turki telah menaikkan anggaran pendidikannya bahkan terus memperbaiki sistem pendidikan yang berlaku untuk mencapai hasil yang terbaik.

Upaya tersebut tidak sia-sia. Turki seakan memiliki magnet tersendiri bagi mahasiswa asing yang ingin belajar kesana. Universitas-universitas di Turki pun semakin banyak yang membuka jurusan khusus berbahasa Turki dalam kegiatannya, yang tentunya memudahkan mahasiswa luar negeri untuk bisa belajar kesana.

Biaya hidup terjangkau

Dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya, biaya kuliah serta biaya hidup di Turki terbilang paling terjangkau. Murahnya memang tidak seberapa, tetapi jika dibandingkan dengan kualitas yang sudah dipatenkan, rasanya menjadi sangat efisien. Bahkan, pemerintah Turki juga menyediakan beasiswa yang tidak hanya mencakup biaya kuliah, melainkan juga biaya akomodasi, asuransi dan biaya perjalanan untuk kembali ke tanah air.


Universitasnya kaya akan link industri

Pemerintah Turki terus berupaya untuk mengintegrasikan akses universitas dengan industri-industri yang berkembang pesat di dunia, baik melalui perusahaan, pabrik ataupun lembaga riset. Bahkan, berdasarkan riset, Turki memiliki 7 universitas yang masuk di dalam daftar Top 100 Universitas Terbaik di Dunia.

Dengan adanya keuntungan-keuntungan tersebut, apakah kamu masih ragu untuk memilih Turki sebagai negara tujuanmu? Tentu tidak, dong! Mari kita lanjutkan ke pembahasan berikutnya supaya niatmu lebih mantap!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



JOSANDY MAHA PUTRA: Memetik Hikmah Kehidupan di Negeri Jiran

Terkadang kegagalan adalah sebuah cara agar sesuatu yang lebih baik datang dengan cara yang lebih manis.

Tidak terbayangkan sebelumnya bisa menempuh kuliah di luar negeri pada tingkatan strata 1 pada salah satu research university yang terletak di daerah Sintok, provinsi Kedah, Malaysia. Berawal dari minat pada marketing, budaya dan international relations, saya mengambil jurusan international business di Universiti Utara Malaysia (UUM). Kampus yang telah memberikan saya banyak bekal untuk masa depan, kampus dimana saya tumbuh dewasa dan belajar bersama mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari beragam suku bangsa, khususnya yang berasal dari benua Asia, Africa, maupun timur tengah.

Saya memilih kampus ini karena suasananya jauh dari hiruk pikuk perkotaan, kondisi lingkungan yang masih alami karena berada di tengah daerah perbukitan yang ditumbuhi beragam pepohonan dan tanaman hijau. Disamping itu, sarana-prasarana dan infrastruktur pendidikan di UUM sangat lengkap, seperti ruangan kelas yang nyaman, bus University, WiFi di hampir seluruh lokasi di dalam kampus, penginapan pelajar berikut tempat makan serta pusat olahraga dan fasilitas hiburan lainnya seperti lapangan atletik, lapangan golf, gokart, panahan, kolam renang, pusat gym, kebun satwa, tempat spa, etc. Selain itu, untuk menumbuhkan jiwa organisasi pada siswa, UUM  memberikan support bagi beragam organisasi mahasiswa baik perkumpulan mahasiswa international maupun perkumpulan mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian serta soft skill mahasiswa. Ada berbagai macam klub pengembangan bakat, organisasi tingkat asrama dan juga organisasi seperti BEM, disebut MPP disini (Majelis Perwakilan Pelajar).

Saya sadar, bahwa pengalaman kuliah di luar negeri adalah salah satu kesempatan luar biasa yang harus disyukuri. Kuliah di luar negeri bukan jaminan untuk sukses, dampak  positif dan negative dibanding berkuliah di Indonesia tentu ada. Namun dengan memanfaatkan setiap peluang yang ada di kampus adalah bentuk mensyukuri apa yang sudah diberikan Tuhan.

Selama di UUM, saya berkecimpung di berbagai organisasi. Salah satunya Persatuan Pelajar Indonesia (PPIUUM). PPIUUM adalah kepanjangan dari Persatuan Pelajar Indonesia Universitas Utara Malaysia, suatu perkumpulan kemahasiswaan bagi para pelajar yang berasal dari Indonesia. Pada awalnya saya bergabung dengan menjadi anggota pada salah satu sub-bidang organisasi PPIUUM, yakni Bejana PPIUUM, sebuah klub jurnalistik bagi pelajar Indonesia yang berminat terhadap jurnalistik, sebagai contributor untuk rubrik sosok. Saat itu BEJANA dipimpin oleh senior saya asal Medan.

Petikan struktur organisasi artikel online BEJANA edisi 2012



Untuk mempererat hubungan silaturrahmi dengan teman – teman di Indonesia, saya bergabung pada beberapa perkumpulan di Indonesia seperti Young on TOP, organisasi pengembangan diri khusus anak muda dibuat oleh Billy Boen berbasis di Indonesia. Saya mendirikan Young on TOP PPI Malaysia, pertama di luar negeri.

Adapun yang saya niatkan adalah untuk mensilaturrahimkan teman – teman yang mempunyai motivasi tinggi untuk sukses muda. Selama di Young on TOP saya mengenal teman – teman yang juga mempunyai semangat, berjiwa nasionalis, dan kreatif dalam mengembangkan organisasi dari beragam kota – kota besar di Indonesia. Terdapat inisiator di beberapa kota lainnya seperti Tangerang, Malang, Surabaya, Bali, Samarinda, Jogjakarta dan lainnya. Di sini saya belajar banyak hal, berbagi ide dan pengalaman. Teman – teman mempunyai konsep berbeda dalam mengembangkan organisasi yang mana itu mempengaruhi sudut pandang saya untuk menciptakan karya guna menjadi orang yang bermanfaat pada orang lain. Program Young on TOP PPI Malaysia pada generalnya adalah untuk menceritakan kegiatan PPI Malaysia pada public , selain aktif melalui twitter kami juga mengadakan gathering kecil di 2 tempat berbeda. Waktu itu saya meminta tolong pada teman yang studi disana, Vivi (Ketua PPI USM 2014) dan Galby (Koordinator Divisi Seni dan Olahraga PPI Malaysia 2014).

Gathering Young on TOP di USM, bersama mentor Young on TOP Jonathan Christian Susanto. 
Saya menyadari selain kemampuan berorganisasi yang mumpuni, mempunyai skill spesifik yang membuat kita berbeda dengan orang lain adalah suatu keperluan. Persaingan di masa depan akan ketat. Di waktu yang sama orang – orang juga akan mengasah dirinya untuk menjadi yang terbaik.  Karena itu saya memilih untuk mendalami berlatih Tae Kwon Do, beladiri yang sudah saya pelajari semenjak SMA.  Selain dari segi kesehatan, bela diri ini membantu saya untuk lebih cekatan, berani, percaya diri, disiplin dan tentunya lebih sehat. Bisa berlatih Tae Kwon Do bersama teman- teman non Indonesia membuat saya mempelajari beberapa sudut pandang dan budaya baru untuk lebih mengkedepankan pemahaman budaya.

Member Tae Kwon Do UUM

 Selain itu, setiap ada kesempatan untuk mencoba hal baru di UUM saya tertantang untuk menaklukkannya. Apakah sekedar menghadiri program ataupun menjadi panitia adalah kesan positif yang mempunyai cerita sendiri bagi saya.

Perjalanan menuju pendewasaan di UUM saya tempuh dengan melewati beragam cerita, baik itu sukses dan kegagalan. Ada pengalaman unik yang menjadi salah satu peristiwa tak terlupakan pada hidup saya.  Saya pernah mencoba pada untuk mencalonan diri menjadi Ketua PPI UUM pada tahun 2012, namun kala itu saya tidak mendapat cukup dukungan untuk memenangkan pemilihan tersebut. Alasan saya pada saat itu ketika memutuskan untuk ikut serta dalam pemilihan ketua PPI UUM adalah disebabkan saya memiliki beberapa ide positive yang mungkin dapat saya aplikasikan dalam organisasi PPI UUM, selain tentunya saya memiliki motivasi serta keyakinan yang kuat untuk ikut serta setelah menyadari bahwa tidak ada perwakilan calon ketua dari student degree, dimana ketika itu kandidat lainnya sebagian besar adalah pelajar strata 2.

Berdasarkan pengalaman saya selama di UUM, saya terus tumbuh dan belajar dari semua kesuksesan dan kegagalan yang saya hadapi. Perjalanan hidup saya ini tidak terlepas dari lingkungan orang tua, teman dan sahabat yang terus memberi semangat. Saya bersyukur merasakan kegagalan berat sendari usia muda. Proses kedepan akan lebih sulit jika tiada pernah merasa kejatuhan. Ada 1 quote dari Dahlan Iskan yang membuat saya tetap semangat, yakni ‘’Kegagalan setiap orang mempunyai jatah, habiskan jatah gagalmu saat muda’’. Dan satu kunci pegangan saya yang lain adalah dengan membaca cerita motivasi setiap orang yang juga mempunyai kegagalan besar di masa lalunya. Lain dari itu, saya mempunyai harapan untuk belajar dan berbagi lebih banyak dari perjalanan hidup saya. Bukankah dari evaluasi disaat kegagalan kita menerima lebih banyak input positif?

 ‘’Memperbanyak sabar, mengambil hikmah, tetap optimis dan cepat bangkit ketika menghadapi segala sesuatu, baik tantangan  atapun gagal adalah keharusan agar mampu meraih kesuksesan.’’

Meski tidak berkesempatan menjadi Ketua PPI UUM 2013, ada kesempatan lain yang diberikan Tuhan. Saya diamanahkan untuk menjadi perwakilan PPI UUM untuk PPI Malaysia 2014 sebagai Koordinator Departemen Pengembangan Organisasi dan member di International Students Society 2013 (ISSUUM), organisasi perhimpunan mahasiswa international di UUM, membawahi PPI UUM dan komunitas Negara lainnya.

Oleh karena pengalaman ini, saya semakin menyadari. Hidup adalah belajar. Kita jatuh bukan untuk terpuruk, namun untuk bangkit kembali. Selalu ada pengganti yang lebih baik. Yang diperlukan keyakinan dan tetap berusaha sekali lagi.

2 amanah yang saya pegang adalah tantangan untuk saya, dimana tuntutan dan menuntut dalam berorganisasi menjadi kebiasaan sehari – sehari. Berorganisasi ibarat mencoba menumbuhkan rasa kekeluargaan antara diri dan orang lain. Ada kala saya merasa jenuh dan ingin lari sejenak namun tentu akan berdampak lebih buruk jika meninggalkan kesan tidak baik pada teman – teman di organisasi. Apalagi jika berorganisasi dengan lingkungan berbeda.

Di PPI Malaysia 2014 saya bertemu rekan – rekan luar biasa dari berbagai kampus di Malaysia. Ada bang Taufik Ketua 3 PPIM dan Kiki yang studi di UPM.  Ada juga Nadya, Roza, Dewi, Nazalah, Nana, Ahmad, Aci dan lain – lain. Awal mula saya bergabung dengan PPI Malaysia ialah kala saya menghadiri kongress PPI Malaysia 2013 dimana pada awalnya ingin mengembangkan YOTPPIM agar lebih berdampak lebih besar lagi. Alasan yang sama ketika saya memilih bergabung bersama PPI Malaysia 2014. Adapun di akhir kepengurusan, networking yang saya miliki semakin luas berkat jalinan silaturrahmi YOTPPIM dan PPI Malaysia.

Orasi di KBRI saat Pemilu Damai. Video lengkap bisa dilihat disini



Sedikit lebih menantang jika berorganisasi di ISSUUM karena kita bekerja sama dengan orang yang berbeda budaya dengan Indonesia, baik dari segi cara berkomunikasi  ataupun birokrasi bekerja. Member di ISSUUM cukup heterogen, ada mahasiswa dari Afrika dan Timur Tengah yang juga memilih ‘’bertarung’’ merantau jauh dari rumah.

Ketua Panitia Leadership Camp PPI Malaysia 2014 (LCPPIM). Pertama kali dirancang dengan konsep yang lebih modern, agar lebih dikenali banyak orang terutama teman – teman activist di Indonesia dengan harapan untuk berkolaborasi kedepan. Konsep ini tetap berlanjut dan berkembang ke LCPPIM berikutnya dengan tema yang disesuaikan.
Saya bergabung bersama ISSUUM karena saya memandang organisasi ini sebagai organisasi perkumpulan mahasiswa antara bangsa terdiri dari orang – orang hebat yang berasal dari berbagai benua. Selama di ISSUUM, saya banyak belajar untuk memahami orang lebih baik, memasang empati, berkomunikasi  dengan bahasa inggris dan mengenal budaya lain. Ada beberapa annual event di ISSUUM, One Global Night, kompetisi futsal antar komunitas bangsa, kompetisi debat dan lain – lain. Selain saya sendiri, ada beberapa dual degree students dari UNP yang cukup aktif di ISS seperti Leli, Rita, Sofia dan masih banyak lagi teman- teman yang mempunyai rasa penasaran dan antusias untuk bekerja sama bersama orang dari berbagai Negara sebagai dasar motivasi.

Pada tahun berikutnya , yakni tahun 2014 dibukanya pencalonan menjadi President ISSUUM untuk periode 2015. Pada awalnya, saya memilih untuk memberikan kesempatan pada teman – teman lain untuk mencalonkan diri dan memposisikan diri saya bersikap netral. Saya pun ingin focus pada studi dan mencari peluang conference atau pekerjaan. Namun banyak dukungan dari kawan – kawan baik dari Indonesia mahupun Negara lain membuat saya berpikir ulang. Dukungan yang tak pernah saya minta, namun apa yang saya pelajari adalah bahwa nama baik, track record dan integritas adalah hal yang sangat diperlukan untuk memenangkan kepercayaan orang. Agar bisa memilih pilihan dengan tepat, saya meminta ridho orang tua, kala kedua orang tua sudah memberi izin baru saya mantapkan langkah untuk mencoba sekali lagi. Seiring dengan kepercayaan teman – teman dan persetujuan orang tua. Bismillah, sekali lagi saya coba bayar kepercayaan orang – orang.

Ada 4 kandidat termasuk saya dalam pemilihan kali ini. 3 kandidat lainnya berasal dari Uganda, Yemen dan Nigeria. Kami berusaha meyakinkan public dengan strategi masing – masing. Namun saya memahami untuk memenangkan kepercayaan orang hal yang diperlukan adalah memberikan aksi dan kontribusi  nyata, bukan kampanye yang hanya bermodalkan janji. Karena itu, saya memberikan usaha terbaik pada setiap kali orang mempercayai saya dengan sebuah amanah.

Hari itu menjadi salah satu momen special bagi saya pribadi. Setelah beberapa kali kegagalan di masa lalu, saya berhasil memenangkan pemilihan dengan total jumlah suara 144, berselisih 8 suara. banyak ucapan selamat dari kawan – kawan dan keluarga. Namun saya sadar, tantangan kedepan akan sangat berat. Menghandle 3000 international dengan karakter, budaya dan kebutuhan yang berbeda. Ini adalah pengalaman luar biasa. Pengalaman bersama ISS sebelumnya cukup banyak membantu saya untuk deal bersama berbagai pihak. Ada berbagai orang baru yang akan saya temui. Saya belajar banyak tentang pemahaman budaya, penggunaan bahasa komunikasi, pola kepemimpinan setiap Negara untuk memahami pemimpin seperti apa yang anggota saya inginkan. Termasuk memberikan dorongan pada setiap country community di UUM. Pada ujung kepengurusan, rasa syukur yang bisa saya ucapkan untuk apa yang telah saya lalui.



Foto bersama beberapa komunitas Negara di UUM. Dari atas ke kanan, Saudi Arabia, Uzbekistan, bersama rector UUM dan perwakilan Negara lain, Somalia, Bangladesh, Pakistan dan Nigeria.



Sekarang, tahun 2016. Amanah sebagai Presiden ISSUUM 2015 sudah selesai. Saya berada di pengujung akhir masa studi.  Hanya akan menyelesaikan pratikum sebagai syarat untuk kelulusan dan setelah itu perjalanan lainnya akan menanti. Adapun kesan saya terhadap berkuliah di Malaysia dapat dibaca disini :

http://www.berkuliah.com/2014/08/berawal-dari-ketidaksengajaan-kini.html

Dari apa yang pernah saya lalui, saya mengambil kesimpulan bahwa manusia akan memiliki perjalanan panjang dan cerita berbeda dimana Tuhan berpengaruh besar dalam hal tersebut. Akan ada fase hidup dimana dia merasa kehilangan, lelah, kesepian. Juga fase dimana dia merasa dunia sangat menyayanginya dengan segala pujian dan kenikmatan yang diberikan Tuhan. Up and down. Hidup ibarat suatu kesempatan untuk melakukan dan meraih banyak hal, dimana kita memiliki impian dan keinginan masing – masing.  Ada yang bisa didapatkan, ada yang tidak. Seolah – olah memang sudah terisyaratkan bahwa setiap yang kita miliki adalah pinjaman semata. Jika kala kita terjatuh, kita mesti yakin bisa bangkit kembali. Sebab setelah berdiri juga pasti akan ada ujian – ujian berikutnya. Kita mesti percaya bahwa semua itu adalah proses perjuangan. Hidup adalah rangkaian pembelajaran untuk menjadi lebih baik sampai dipanggil Tuhan. Kebermanfaatan kita pada orang lain adalah penentu kualitas kita sebagai manusia. Kuliah di UUM adalah salah satu pengalaman hidup bernilai, berkesan dalam memori pikiran dan hati.

Josandy Maha Putra
Bachelor of International Business Management with Hons

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



SIMPOSIUM INTERNASIONAL PPI DUNIA 2016: Inspira Jadi Media Partner Dalam Acara Tahunan PPI Dunia di Kairo

Pergerakan mahasiswa Indonesia ternyata tidak hanya terbatas berada di dalam negeri saja. Pernahkah kalian mendengar mengenai PPI? Ya, PPI adalah Pergerakan Pelajar Indonesia, suatu organisasi yang menghimpun seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia di luar negeri. Sebagaimana suatu organisasi yang ingin memberi kontribusi terbaik bagi bangsanya, PPI Dunia pun demikian. Para penggerak di dalam organisasi ini di tahun 2016 kembali berencana menggelar agenda tahunan mereka, Simposium Internasional.


Bertempat di Kairo, Simposium Internasional akan dilaksanakan selama 5 hari, yaitu pada tanggal 24 hingga 28 Juli 2016. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Panitia Simposium Internasional PPI Dunia 2016, Imdad Azizy, Kairo dipilih sebagai tempat penyelenggara berdasarkan hasil voting yang dilaksanakan oleh PPI. Simposium Internasional tahun 2016 ini sendiri digelar dengan mengusung tema “Memperteguh Identitas Bangsa Indonesia”. Tema ini dipilih mengingat, dewasa ini, pilar identitas kebangsaan Indonesia bagaikan telah dilupakan oleh generasi muda. Padahal, pemahaman terhadap identitas bangsa sendiri pun belum benar-benar utuh mengakar dalam diri setiap warga negara.    

Untuk mendukung makna yang ingin disampaikan oleh PPI melalui tema tersebut, Simposium Internasional PPI Dunia 2016 menghadirkan beberapa pembicara andal dalam bidang-bidang tertentu. Imdad mengatakan, “Kami membagi para pembicara ke dalam 4 panel diskusi, yang masing-masing panelnya terdiri dari 3 atau 4 pembicara.” Ya, di Simposium Internasional kali ini, panel-panel diskusi yang dihadirkan akan mencakup bidang politik, ekonomi, agama, serta pendidikan dan budaya.

Sebenarnya, apa tujuan dari Simposium Internasional PPD Dunia? Kembali diungkapkan oleh Imdad, Simposium Internasional ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi dan menjalin persahabatan yang kokoh antarpelajar dan mahasiswa Indonesia lintas negara, serta untuk menumbuhkan identitas kebangsaan dari berbagai aspek dan sudut pandang. Tak lupa, Simposium Internasional juga bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan sinergitas pelajar dan mahasiswa Indonesia di luar negeri terhadap bangsa dan negara Indonesia. “Momen ini juga kami harapkan untuk menjadi ajang dialektika wawasan dan gagasan, yang kelak bisa direkomendasikan untuk kemajuan Indonesia. Bersama para ahli di bidangnya, Simposium Internasioanl ini kami harapkan pula untuk menambah ‘daya gedor’ perubahan yang selalu diupayakan bagi seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,” tambah Imdad.

Demi meramaikan terlaksananya agenda tahunan PPI Dunia ini, dua buah lomba pre-event diadakan, yaitu lomba esai dan fotografi. PPI Dunia menyampaikan harapannya kepada seluruh civitas akademika di Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mengapa demikian? Kompetisi ini menjadi salah satu kesempatan emas untuk menuangkan gagasan dan pemikiran mencapai Indonesia yang lebih baik. Batas waktu pengumpulan karya memang sudah lewat. Namun, kegiatan ini jelas merupakan langkah yang patut diacungi jempol.  Karya-karya terbaik yang masuk ke pihak panitia Simposium Imternasional PPI Dunia 2016 pun disebutkan akan dibentuk menjadi bunga rampai. Melalu tulisan dan fotografi, PPI Dunia berharap mereka, bersama seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia, dapat menunjukkan keindahan Indonesia kepada dunia.

Semua yang telah dilakukan terasa kurang lengkap jika masyarakat Indonesia khususnya pemuda, pelajar, dan mahasiswa belum begitu mengenal PPI Dunia dan apa itu Simposium Internasional. Maka dari itu, untuk lebih mengenalkan PPI dan Simposium Internasional dengan segala rentetan acara serta manfaat-manfaatnya untuk Indonesia. Untuk lebih mengenalkan semua hal tersebut di atas, Panitia Simposium Internasional PPI Dunia 2016 menggandeng Inspira sebagai media partner guna menyebarluaskan informasi-informasi sedetail-detailnya tentang SI PPI Dunia 2016.

Terakhir, Imdad menjelaskan, dalam acara Simposium Internasional PPI Dunia 2016 ini, pihaknya kembali bekerja sama dengan Inspira. Keseluruhan panitia yakin bahwa Inspira merupakan partner yang ideal yang memiliki satu tujuan yang sama, yaitu berbagi inspirasi dan gagasan demi membangun Indonesia. “Kami melihat Inspira sebagai partner yang profesional dan humble. Dari interaksi yang kami bangun, kami yakin bahwasanya mereka muda dan, tentunya, menginspirasi,” pungkasnya.

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Beasiswa Kuliah di Swansea University untuk Wanita - Eira Davies Scholarship

Satu lagi pilihan beasiswa yang bisa digunakan untuk kuliah di Inggris. Program beasiswa yang bernama Eira Davies Scholarship merupakan sebuah beasiswa penuh khusus untuk wanita yang ingin melanjutkan studi S1 atau S2 di Swansea University, Inggris. Pihak kampus menawarkan beasiswa ini untuk para wanita dari negara-negara berkembang yang daftar lengkapnya bisa dilihat di link.

Beasiswa ini adalah beasiswa penuh yang bisa digunakan untuk menempuh studi di College of Human and Health Sciences di Swansea University, Inggris. Beasiswa akan diberikan selama masa studi berlangsung asalkan memang penerima beasiswa bisa mempertahankan nilai serta prestasi yang baik selama studi berlangsung. Selain itu beasiswa ini juga akan mempertimbangkan faktor kondisi keuangan dari penerimanya. Penerima beasiswa ini nantinya harus segera kembali ke negara asal setelah lulus dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan negara.


Seperti sudah disebutkan tadi bahwa beasiswa ini hanya bisa digunakan untuk menempuh studi di College of Human and Health Sciences di Swansea University pada jenjang S1 atau S2. Selain bidang atau program studi yang ditawarkan di College of Human and Health Sciences tidak bisa dipilih untuk studi menggunakan beasiswa ini.

Persyaratan Beasiswa
Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi persyaratan dari beasiswa ini untuk benar-benar diperhatikan dan dipenuhi:

Pelajar wanita dari negara berkembang sesuai dalam daftar
Pemohon harus memenuhi persyaratan untuk menempuh studi S1 atau S2 di College of Human and Health Sciences di Swansea University
Harus memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris
Sudah mempunyai offer letter untuk menempuh studi di Swansea University
Beasiswa hanya berlaku untuk mahasiswa baru bukan yang sedang menempuh studi di Swansea University
Beasiswa hanya tersedia untuk studi full time
Tidak boleh mengajukan beasiswa lain dari Swansea University

Untuk mendaftarkan diri pada program beasiswa ini cukup dengan mengunduh formulir pendaftarannya di link. Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini dan prosedur pendaftarannya ada di link. Beasiswa ini ditutup pendaftarannya pada awal bulan Juli 2016.




Dapatkan informasi eksklusif seputar kuliah ke luar negeri hanya di www.darikamiuntuknegeri.com.


Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



PENTING: Perbedaan Antara American dan British English yang Perlu Kamu Ketahui!

Bahasa Inggris memiliki beberapa dialek serta pengucapan berbeda, namun dengan arti yang sama. Ada juga Bahasa yang sama, namun artinya sedikit berbeda. Hal ini bergantung pada dimana kalian berada, serta dengan bangsa atau etnis apa kamu berbicara. Namun dari segala dialek yang ada, dialek atau Bahasa Inggris umum dan paling banyak ditemui adalah American-English serta British-English. Perbedaan antara keduanya pun cukup mencolok.


Nah, kalau kamu hendak mempelajari Bahasa Inggris, kamu wajib mengetahui beberapa kata dalam American serta British English.

• Please

Ya, kata ini memiliki arti cukup berbeda dalam American dan British. Kalau kamu mengucapkan kata “Please” ke Americans, itu artinya kamu benar-benar sudah tidak sabar dan orang tersebut sudah terlalu lama dalam melayani pesanan kamu. Sedangkan “Please” dalam British artinya kamu menghargai atau sedikit memberi hormat kepada pelayan, atau siapapun yang kamu mintai pertolongan.

Contohnya jika direstoran “I’ll have a glass of water, please.” dalam British artinya kamu meminta request pada pelayan tersebut. Kalau dalam American English, artinya pelayan tersebut sudah terlalu lama untuk membawakanmu segelas minuman.

• Quite

Quite disini bukan merupakan kata sifat. Kalau kamu berbicara quite dengan Americans, artinya adalah “Very” atau sangat. Sedangkan dalam British, quite berarti so-so atau sedang-sedang saja. Jadi, kalau kamu berkata “I’m quite bored.” Dengan American, artinya kamu benar-benar bosan. Sedangkan kalau orang British, artinya dia agak bosan, dan cobalah untuk mencari sesuatu yang lebih menyenangkan.

• Pants

Bagi American, pants berarti celana panjang. American memang tidak menggunakan kata-kata “Trousers” untuk menggambarkan celana panjang. Hanya terkadang saja, dan trousers artinya adalah celana panjang untuk para pria. Sedangkan di British, Pants artinya dalaman atau celana dalam. Jadi, kebayang kan kalau kamu berkata Pants pada orang British, padahal maksud kamu adalah celana panjang?

• Half

Penyebutan waktu di British cukup berbeda dengan American dalam beberapa aspek, dan bisa membuat American bingung dan salah pengertian soal waktu. Contohnya saja “Half-eight” yang seharusnya berarti 8.30 dalam British, dapat menjadi arti “Half way to 8” atau jam 7.30 bagi orang-orang non-British. Hmm.. cukup membahayakan ya kalau yang ini!

• Moot

Dengan kata-kata yang sama, moot memiliki arti yang benar-benar berbeda antara American dan British. Moot sendiri sering dipakai saat membahas sebuah diskusi. Kalau untuk American, moot berarti diskusi tersebut sudah tidak jelas kemana arahnya. Sedangkan bagi orang British, Moot artinya diskusi tersebut baru saja dibuka atau dimulai.

• Homely

Di Negara British, Homely memiliki arti bahwa kamu benar-benar merasa nyaman dengan suasana disekitar. Sedangkan dalam American, jika kamu berkata homely, artinya kamu mengejek orang tersebut dan secara tidak langsung mengatakan bahwa dia jelek. Waduh, jauh banget ya arti katanya meskipun pengucapan dan penulisannya sama?


Wah, ternyata ada lumayan banyak juga kan perbedaan dalam American dan British? Ada juga yang berbeda penulisan namun memiliki arti kata yang sama, seperti colour dan color. Ada baiknya kamu mengetahui latar belakang lawan bicara sebelum kamu salah berbicara dan mereka salah persepsi.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------


Saat ini Inspira Book telah meluncurkan Buku Kunci Inggris sebagai solusi dari permasalah bahasa Inggrismu.

Bahasa Inggris semakin menjadi kebutuhan baik dalam bidang akademik maupun profesional. Dalam DVD Kunci Inggris, pembelajaran bahasa Inggris disesuaikan dengan kebutuhan mulai dari level paling rendah.

Buku ini ditulis oleh tim penulis yang berpengalaman dalam bidang riset pendidikan khususnya pembelajaran bahasa Inggris. Tim penulis memahami betul apa yang dihadapi para pembelajar bahasa Inggris, bagaimana seseorang kesulitan dalam pengucapan (pronounciation), mempelajari tenses, dan gugup saat berbicara karena takut salah.

Balita belajar bahasa dengan sangat cepat. Tanpa buku tanpa guru. Semua rahasia itu kami ungkap di dalam Kunci Inggris. Siapapun Anda, kami jamin bisa JAGO BAHASA INGGRIS setelah menonton video di Kunci Inggris.

Ya, sekarang lancar berbahasa Inggris bukan cuma mimpi. Kami punya buku revolusioner yang judulnya “KUNCI INGGRIS”. Baca ini, kamu PASTI lancar berbahasa Inggris. Jaminan kepuasan uang kembali 100%!

KUNCI INGGRIS adalah sebuah buku yang terdiri dari 300 halaman lebih. Di dalamnya juga ada video belajar bahasa Inggris dengan durasi PULUHAN JAM. Materi yang disampaikan asyik, segar, dan yang pasti bisa bikin kamu lancar berbahasa Inggris dengan cepat.

CARA PEMESANAN

Harga  Rp 157.000,- .

Transfer ke rekening di bawah ini, semuanya atas nama Sri Rahmawati :
BCA 8610292250
BNI 0165318957
BRI 1056-01-004593-50-2
Mandiri 132-00-1465845-5
Harga sudah termasuk ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia.
Setelah transfer, harap konfirmasi ke Whatsapp : 082136005515 atau Line@inspirabook

INSPIRA BOOK OFFICE

Jalan Pasir No.35, Gamping, Yogyakarta, 55294
Telp: (0274) 5305734 |
WA/SMS 1: 0821-3700-8000
WA/SMS 2: 0823-0016-6669
WA/SMS 3: 0815-7357-1433
WA/SMS 4: 0821-3600-5515
ID LINE: @inspirabook

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Sudah Siapkah Kamu Untuk Tes IELTS? Pahami Dulu Apa Itu IELTS!

TOEFL adalah tes berbahasa Inggris yang umum dikenal. Namun, tahukah kamu bahwa, selain TOEFL, ada juga tes berbahasa Inggris lain yang diakui dunia internasional? Tes kemampuan itu adalah tes IELTS.


Standar tes IELTS (International English Language Testing System) telah diakui oleh lebih dari 5.000 organisasi di seluruh dunia. Selain untuk sertifikasi di dunia pendidikan, sertifikasi IELTS juga diakui oleh organisasi-organisasi di dunia kerja dan untuk kepentingan migrasi.

Tes IELTS diselenggarakan sejak tahun 1989. IELTS adalah inisiatif dari tiga organisasi, yaitu The British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge English Language Assessment. Pada awalnya, tes IELTS digunakan di negara-negara persemakmuran Ingris, seperti Australia, Selandia Baru, Hong Kong, dan negara Inggris sendiri. Namun, sekarang ini, standar tes IELTS sudah digunakan di banyak negara, termasuk Amerika dan beberapa negara di benua Eropa.

Tes IELTS dibagi menjadi dua format berdasarkan kebutuhan penggunanya, yaitu format akademik dan format pelatihan umum (general training). Tes IELTS format akademik digunakan untuk kamu yang ingin belajar di institusi pendidikan, sedangkan tes IELTS format pelatihan umum digunakan untuk yang ingin bekerja di institusi kerja atau kepentingan lain selain pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, yang membedakan kedua format tersebut adalah tes membaca dan menulis. Perbedaan tes ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan orientasi peserta tes. Sementara itu, untuk bagian tes yang lain, tidak ada perbedaan bagi kedua format tes tersebut.

Tes IELTS dibagi menjadi beberapa ujian kemampuan yang terpisah untuk pesertanya. Ujian-ujian tersebut adalah:

1. Ujian Mendengarkan (Listening)

Ujian ini adalah uji kemampuan mendengarkan dari peserta. Durasi ujian adalah 30 menit yang terdiri dari 4 bagian, yaitu:

dialog sehari-hari,
monolog sehari-hari,
obrolan dalam diskusi 4 orang dengan topik pendidikan atau pelatihan, dan
monolog mengenai dunia pendidikan.

Masing-masing bagian terdiri dari 10 pertanyaan. Keempat bagian tersebut harus diselesaikan dalam waktu 30 menit. Tujuan ujian ini adalah untuk melihat kemampuan peserta dalam mendengar percakapan, baik percakapan sehari-hari maupun percakapan dengan topik khusus.

2. Ujian Membaca (Reading)

Ujian membaca membutuhkan waktu 60 menit. Peserta ujian diwajibkan menjawab 3 bagian dari ujian tersebut. Dalam mengerjakan ujian ini, kemampuan memahami teks dan informasi yang terkandung di dalam teks sangat diperlukan. Teks yang menjadi bahan ujian berasal dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, media massa, atau selebaran iklan.

Di ujian membaca, peserta yang mengambil format akademik akan mendapat bahan ujian yang berbeda dengan peserta yang mengambil format pelatihan umum. Mereka akan mendapat ujian dan pertanyaan bertema akademis, seperti topik ilmu pengetahuan, sosial, atau sejarah.  Sementara itu, dalam tes IELTS dengan format pelatihan umum, ujian membaca juga terdiri dari tiga bagian yang disesuaikan dengan situasi dunia kerja. Ketiga bagian itu adalah:

dua-tiga teks singkat, misalnya iklan atau pengumuman,
dua teks singkat tentang dunia kerja, misalnya melamar kerja atau mengikuti pelatihan, dan
satu teks panjang tentang topik umum.


3. Ujian Menulis (Writing)

Ujian menulis dari tes IELTS menghabiskan waktu 60 menit dan terbagi menjadi dua bagian. Tujuan dari ujian ini adalah untuk melihat kemampuan perbendaharaan kata, pemakaian tata bahasa, kemampuan struktur kalimat, dan lain-lain.

Pada tes IELTS format akademik, ujian menulis bagian pertama berisi perintah untuk membuat tulisan atas suatu tabel atau diagram data. Peserta diwajibkan menulis dengan gaya bahasa formal dengan minimal penggunaan kata sejumlah 150 kata. Di bagian kedua, peserta diminta untuk membuat tulisan dari sebuah opini atau fenomena di masyarakat. Jumlah minimal penggunaan kata di bagian kedua ini adalah 250 kata.

Berbeda dengan ujian menulis tes IELTS format akademik, ujian menulis tes IELTS format pelatihan umum terkesan lebih luwes. Di format ini, peserta diminta menulis dengan gaya bahasa non-formal dan personal. Di bagian pertama, peserta diwajibkan menulis surat yang berisi pertanyaan atau penjelasan atas suatu hal, sedangkan di bagian kedua, peserta diwajibkan membuat esai pada suatu fenomena atau opini.

4. Ujian Berbicara (Speaking)

Di bagian ujian ini, durasi waktu yang diperlukan sekitar 15 menit. Ujian berbicara terbagi jadi tiga bagian. Bentuk tes berbicara adalah wawancara antara peserta ujian dengan seorang penguji. Tema yang dibahas di ujian ini tidak terbatas pada satu tema tertentu. Pada awalnya, peserta diminta untuk mengenalkan dirinya selama beberapa menit. Kemudian, peserta diminta untuk membahas topik atau fenomena tertentu. Setelah itu, penguji akan memberikan beberapa pertanyaan untuk menguji kemampuan berbicara dan pemahaman peserta ujian.

Untuk sistem penilaiannya, IELTS memiliki skor penilaian di rentang skala 1 (rendah) hingga 9 (tinggi). Pembulatan ke atas angka di belakang koma adalah tiap 0.5. Jadi, jika kamu mendapatkan skor 4.4, skor kamu akan dibulatkan menjadi 4.5. Di tes IELTS, sistem penilaian dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama terdiri dari penilaian atas ujian listening dan reading, sedangkan kategori kedua terdiri dari penilaian atas ujian writing dan speaking.

Tes IELTS dianggap lebih baik daripada tes kemampuan bahasa Inggris lain  karena peserta dibebaskan untuk melakukan pendekatan sesuai dengan gaya personalnya. Selain itu, tes IELTS dianggap lebih baik bagi mereka yang memasuki negara-negara dengan penduduk yang menggunakan bahasa Inggris beraksen British karena, pada awalnya, tes IELTS digunakan di negara negara persemakmuran Inggris. Akan tetapi, saat ini, tes IELTS tidak saja digunakan untuk orang yang akan memasuki negara British English. Sertifikasi IELTS kini sudah bisa digunakan untuk negara Amerika.

Sistem Penilaian IELTS

Penilaian setiap tes kemampuan penggunaan bahasa selalu mempunyai cara tersendiri. Umumnya, cara penilaian antara satu tes kemampuan bahasa satu dengan yang lain berbeda-beda. Pada tes kemampuan bahasa Inggris saja misalnya, cara penilaian IELTS berbeda dengan TOEFL. Namun, di bagian ini, kita hanya akan membahas mengenai sistem penilaian pada IELTS.

Penilaian IELTS menggunakan sistem band score dengan skala 1 (terendah) sampai 9 (tertinggi). IELTS sendiri punya sistem penilaian yang cukup unik, yaitu pembulatan ke atas tiap setengah (0.5) poin. Misalnya. ketika kamu memperoleh skor 4.3, skormu akan dibulatkan menjadi 4.5. Begitu pula ketika ada seseorang dengan skor IELTS 5.75, skornya akan dibulatkan menjadi 6. Nilai terendah dari skor IELTS adalah satu. Akan tetapi, ada juga, lo, yang nilainya nol. Nilai 0 ini hanya diberikan untuk peserta yang tidak hadir atau mengosongkan lembar jawabannya.

Tentunya, penilaian pada tes IELTS ini tidak muncul begitu saja. Ada beberapa mekanisme yang harus dilalui. Mekanisme penilaian tes Listening dan Reading misalnya. Untuk setiap jawaban yang benar, kamu akan mendapatkan 1 poin. Total dari poin yang juga disebut raw score ini nantinya akan dikonversi ke dalam band score 1 sampai 9.

PENTING!
Bobot semua soal adalah sama dan tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nah, kabar bahagianya adalah Inspira Book saat ini sudah memiliki buku yang bisa membantu kamu meningkatkan skor IELTS. Nama bukunya adalah IELTS KILLER.



Dengan Paket IELTS Killer ini, kamu bisa:

- Dapat panduan super lengkap untuk raih skor IELTS 7.0 bahkan lebih!

- Menghemat biaya kursus sampai jutaan rupiah. Sudah sering dengar kan kalau yang mau tes IELTS diarahkan buat ambil IELTS Preparation yang biayanya luar biasa mahal? IELTS KILLER adalah solusi, tidak usah kursus dengan biaya yang menguras tabungan, kamu cukup baca buku ini dan dapatkan skor 7.0!

- IELTS 7.0? Jalan kamu buat kuliah ke luar negeri bakal semulus jalan tol. Kamu tinggal pilih beasiswa macam apapun, universitas apapun, di negara manapun, pasti diterima

- Kalau sudah punya skor IELTS 7.0, kemampuan bahasa Inggrismu LEBIH DIAKUI dimanapun. Bukan hanya untuk kuliah di luar negeri, tapi juga untuk melamar pekerjaan. Perusahaan –perusahaan multi nasional pasti LEBIH tertarik pada kandidat yang memiliki kemampuan bahasa Inggris mumpuni

Apa sih isi IELTS Killer ini?

Paket IELTS KILLER ini terdiri dari buku setebal 300+ halaman yang berisi workbook dan panduan IELTS serta DVD Tutorial IELTS dengan durasi 20 jam lebih.

Kamu akan mendapat bocoran sekaligus tips dan trik detail mengenai Listening, Reading, Speaking, dan Writing Test dalam IELTS. Ada banyak cerita juga dari pengalaman IELTS test takers yang sudah berhasil menaklukkan IELTS dengan skor 7.0 – 8.5 lho! WOW!


Siapa dibalik IELTS KILLER?

IELTS Killer ditulis oleh tim Inspira Research Center. Inspira Research Center sudah memiliki pengalaman menghasilkan buku-buku di bidang pendidikan, seperti JKLN (Jurus Kuliah ke luar Negeri), Kunci Inggris, dan TOEFL KILLER.

IELTS KILLER awalnya lahir dari banyak permintaan dan dukungan dari pembaca, terutama setelah membaca paket TOEFL KILLER. Karena banyak peminat, maka Inspira menyusun paket panduan belajar IELTS yang lengkap dan mudah dipahami. Inspira telah melakukan berbagai riset dan wawancara mendalam untuk merumuskan buku panduan menaklukkan tes IELTS ini. Tak cukup sampai disitu, Inspira juga bekerjasama dengan pengajar bahasa Inggris dan juga IELTS test takers yang sudah TERBUKTI berpengalaman mendapatkan skor IELTS yang tinggi.

CARA PEMESANAN

Harga  Rp 157.000,- .

Transfer ke rekening di bawah ini, semuanya atas nama Sri Rahmawati :
BCA 8610292250
BNI 0165318957
BRI 1056-01-004593-50-2
Mandiri 132-00-1465845-5
Harga sudah termasuk ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia.
Setelah transfer, harap konfirmasi ke Whatsapp : 082136005515 atau Line@inspirabook

INSPIRA BOOK OFFICE

Jalan Pasir No.35, Gamping, Yogyakarta, 55294
Telp: (0274) 5305734 |
WA/SMS 1: 0821-3700-8000
WA/SMS 2: 0823-0016-6669
WA/SMS 3: 0815-7357-1433
WA/SMS 4: 0821-3600-5515
ID LINE: @inspirabook

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Scroll To Top