Hal – Hal yang Wajib Kamu Ketahui Tentang India

Republik India (selanjutnya disebut India) adalah sebuah negara berkembang yang terletak di kawasan Asia Selatan, dengan populasi yang menc...

Republik India (selanjutnya disebut India) adalah sebuah negara berkembang yang terletak di kawasan Asia Selatan, dengan populasi yang mencapai 1,21 milliar jiwa (sensus 2011). Selama lebih dari 300 tahun, India berada dalam kekuasaan Inggris dan merdeka pada tahun 1947. India dijuluki sebagai The Largest Democracy karena sistem demokrasi yang dianutnya diikuti dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, populasi terbanyak kedua setelah Republik Rakyat Cina.

Tahun 1947, India akhirnya terbebas dari penjajahan Inggris. Dari 1608 – 1947 India dikuasai Inggris. Perdagangan dari India dikendalikan oleh sebuah perusahaan Inggris bernama East Indian Company, yang sudah masuk ke India sejak tahun 1600. East India Company masuk ke India semula untuk berdagang. Namun, layaknya Negara Eropa lainnya yang ingin mempeluas wilayah kekuasaan, Inggris juga menginginkan India untuk berada dalam kuasanya. Buruknya lagi, saat itu India sedang mengalami goncangan karena banyak terjadi perang saudara di wilayah-wilayah yang berbasis Muslim oleh raja-raja yang berkuasa saat itu. Sehingga, Inggris dengan mudah menguasai wilayah mereka karena tercerai-berainya mereka saat itu. Wilayah yang dikendalikan Inggris dimulai dari wilayah India bagian Selatan, dan kemudian Barat dan Utara menyusul.


Selanjutnya setelah kekuasaan Inggris runtuh, pada akhir kekuasaan Inggris, India juga harus mengalami pemecahan wilayah, ketika warga Muslim India menginginkan negara sendiri yang akhirnya mereka namakan Republik Islam Pakistan. Pemisahan ini merupakan pemisahan British India (India yang berada dibawah kekuasaan Inggris), pemisahan wilayah India berdasarkan Agama, yaitu Muslim dan Hindu. Pemisahan akhirnya terjadi pada tanggal 14 dan 15 Agustus 1947 dan membentuk dua negara; Republik India dan Republik Islam Pakistan. Republik Islam Pakistan sendiri kemudian terpecah menjadi dua bagian, yaitu Republik Islam Pakistan dan Republik Rakyat Bangladesh.

Terhitung sekitar 12 juta warga India (dan juga Pakistan) terlibat dalam pengungsian terbesar sepanjang sejarah India ini, dan tidak kurang dari 1 juta orang tewas. Warga Muslim mengungsi ke bagian utara India, yang kemudian menjadi negara Pakistan, dan warga Hindu beramai-ramai mengungsi ke daerah Selatan, India. Kematian terbanyak diakibatkan perpindahan oleh masyarakat Muslim di India bagian Selatan, seperti; Hyderabad, Bangalore dan negara bagian Kerala, yang mengungsi sampai ke daerah Pakistan.

Perpisahan tersebut pula bukan merupakan perpisahan yang baik. Dalam arti, ketika perpisahan tersebut dikabulkan, India pada dasarnya tidak dapat menerimanya. Sehingga, pada tahun 1947 juga, terjadi perang antara India dan Pakistan yang dikarenakan hal pemisahan wilayah ini. Perang juga dipicu oleh konflik yang memperebutkan suatu wilayah, yaitu Jammu dan Kashmir. Kedua negara mengklaim bahwa wilayah tersebut adalah milik mereka, bagian dari negara mereka. Hingga hari ini, perang tersebut belum berakhir. Hanya, perang pada hari ini lebih pada perang dingin antara kedua negara. Sejauh ini, Jammu dan Kashmir masih tercatat sebagai wilayah India paling Utara.


Sisi Positif Peninggalan Inggris

Namun, penjajahan Inggris di India tidak semuanya berdampak buruk. Penjajahan Inggris juga ternyata telah meninggalkan jejak positif bagi India, bagi pembangunan India hari ini, dan menjadikan mereka sebagai salah satu negara besar pemimpin ekonomi dunia saat ini. Inggris telah banyak mempengaruhi sistem pendidikan di India dan juga sistem Pemerintahan mereka.


Sehingga saat ini, India dikenal sebagai salah satu negara pemimpin ekonomi dunia, selain Rusia, Republik Rakyat Cina dan Brazil. India membuktikan perekonomian mereka kuat salah satunya dengan kestabilan perekonomian mereka ketika terjadi krisis global pada tahun 2008 lalu. Bahkan, mereka disebut akan mengambil alih pimpinan perekonomian dunia atas Amerika Serikat pada tahun 2050 dan berpotensi berada (lebih beruntung) di atas Cina dikarenakan populasinya yang menggunakan bahasa Inggris. Tidak seperti Cina yang tidak berbahasa Inggris, India merupakan negara dengan populasi pengguna bahasa Inggris terbesar kedua di dunia. Walaupun demikian, banyak juga yang meragukan hal tersebut setelah melihat kondisi India yang masih didera berbagai kemiskinan dan kelaparan yang luar biasa. Namun, potensi sudah mereka miliki. Oleh karenanya, Parag Khanna menyebut India yang sekarang sebagai “big but not important”. Parag Khanna adalah seorang Indian American, penulis dan ahli bidang hubungan internasional di Amerika Serikat. Dia menyoroti perkembangan India dan potensinya sebagai negara Superpower.

India memiliki indeks perekonomian yang cukup stabil, terutama dalam krisis global 2008 lalu. Ketergantungan mereka yang kecil terhadap negara lain menjawab mengapa India tetap stabil dalam kondisi krisis saat ini. Bahkan India juga tercatat sebagai pencetak orang kaya tercepat di dunia. Makin banyak saja orang-orang super kaya yang dihsasilkan oleh negara ini, seperti Mukesh Ambani, Anil Ambani dan Lakhsmi Mittal. Sejak zaman Gandhi, India berusaha untuk meninggalkan ketergantungan mereka pada negara lain. Ajaran ketidaktergantungan India kepada negara lain dibawa oleh Mahatma Gandhi sendiri, ajaran yang disebut swadesi.


Mahatma Gandhi

India tentu terkenal dengan tokoh revolusional dan pejuang HAM mereka, yakni Mohandas Karamchand Gandhi, atau yang lebih dikenal dengan nama Mahatma Gandhi. Lahir di Bombay (sekarang Mumbai) pada tahun 1898, Gandhi mengharumkan nama India dengan ajaran anti-kekerasannya. Nama “Mahatma” sendiri diberikan oleh seorang sastrawan peraih nobel bidang literatur dari India pada tahun 1913, Rabindranath Tagore, karena perjuangannya untuk warga India. Mahatma mempunya arti “yang berjiwa besar”. 


Gandhi membawa India dikenal di dunia internasional dengan dua filosofinya, yaitu Satyagraha atau perlawanan kepada penganiayaan tanpa kekerasan. Suatu ajaran yang ditemukannya lewat Ahimsa, atau anti-kekerasan. Satu lagi filosofi Gandhi yang terkenal di India adalah ajaran swadesi yang selalu dia dengungkan di India. Swadesi adalah suatu ajaran yang menganjurkan masyarakat untuk menghilangkan ketergantungan, terutama agar India menghilangkan ketergantungan dengan negara asing. Dengan dua filosofinya tersebut, Gandhi menjadikan India sebagai sebuah negara yang kuat dari dalam, dan membawa kemerdekaan kepada India serta menginspirasi gerakan HAM dan kemerdekaan di seluruh dunia. Ajarannya tersebut kemudian diikuti oleh Nelson Mandela dan Martin Luther King Jr. pada kampanye HAM yang mereka pimpin di Amerika.

Di India, Gandhi dianugrahi gelar Father of the Nation dan hari ulang tahunnya, 2 Oktober, diperingati sebagai Gandhi Jayanti (Hari Gandhi), sedangkan di dunia internasional sendiri – 2 Oktober diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Internasional (International Day of Non-Violence). Karena begitu dicintainya Gandhi di India hingga saat ini, sangat sulit untuk menemukan suatu kota di India yang tidak memiliki jalan bernamakan Gandhi. Ini dilakukan untuk menghormati dan terus mengingat namanya dalam perjuangan menuju India yang merdeka.

Gandhi juga-lah yang memimpin gerakan untuk menghapus the untouchable, yaitu suatu kelompok masyarakat kasta yang tidak boleh disentuh dikarenakan rendahnya posisi mereka di mata masyarakat. Hal ini pada dasarnya masih berjalan di beberapa bagian India yang kondisi sosialnya sangat ekstrem, dimana masyarakat miskin hidup berdampingan dengan masyarakat kaya dan berkasta tinggi. Namun, perang terhadap hal ini terus dilakukan hingga saat ini, dan semua dimulai oleh Gandhi.

Perjuangan Gandhi sudah dimulai ketika dia lulus kuliah hukumnya dari Inggris dan menjadi seorang pengacara ekspat di Afrika Selatan. Dia memimpin gerakan HAM disana ketika terjadi diskriminasi ras yang diarahkan kepada orang-orang India. Diceritakan ketika suatu hari, Gandhi pernah melakukan perjalanan dengan kereta api di Afrika Selatan. Gandhi memegang sebuah tiket Kelas 1 yang valid. Saat itu, petugas kereta api meminta dia untuk pindah ke gerbong Kelas 3 untuk memberikan tempat Kelas 1 tersebut kepada seorang penumpang lain yang berkulit putih. Gandhi menolak dengan alasan dia memegang sebuah tiket Kelas 1 yang valid. Seketika, dengan diskriminasi yang memang sedang terjadi disana, Gandhi diturunkan dari kereta tersebut oleh sang kondektur kereta. Seterusnya, Gandhi berusaha untuk konsisten dalam perjuangan HAM dan membela kaum-kamu tertindas.

Gandhi meninggal dunia pada tahun 1948 setelah di bunuh oleh seorang warga Hindu yang tidak suka akan tindakan Gandhi, yang dianggap terlalu membela Muslim. Sebuah tempat penginapan yang dijadikannya tempat tinggal selama beberapa bulan sebelum kematiannya, kini dijadikan Museum Gandhi.

Itulah beberapa hal mengenai India, mulai dari sejarah dan kejadian-kejadian yang terjadi di India. Semoga bermanfaat.


Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,297,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,58,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Hal – Hal yang Wajib Kamu Ketahui Tentang India
Hal – Hal yang Wajib Kamu Ketahui Tentang India
https://2.bp.blogspot.com/-tXEC8adBO-8/U6kxX0ouCHI/AAAAAAAAA3U/OozUY5QWIJ0/s1600/india.png
https://2.bp.blogspot.com/-tXEC8adBO-8/U6kxX0ouCHI/AAAAAAAAA3U/OozUY5QWIJ0/s72-c/india.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/06/hal-hal-yang-wajib-kamu-ketahui-tentang-india.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/06/hal-hal-yang-wajib-kamu-ketahui-tentang-india.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy