Berguru Ke Jerman Bersama Sabrina

Q : Namanya siapa, kuliah dimana, dan ambil jurusan apa? A : Nama saya Sabrina Rahmawati, kuliah di Technische Universit├Ąt Darmstadt me...


Q : Namanya siapa, kuliah dimana, dan ambil jurusan apa?

A : Nama saya Sabrina Rahmawati, kuliah di Technische Universit├Ąt Darmstadt mengambil jenjang S2 jurursan Information and Communication Engineering.

Q : Di Jerman sudah berapa tahun?

A : Saya di Jerman sudah satu setengah tahun, sekarang ada di semester 3.

Q : Di Jerman, Mbak Sabrina tinggal di asrama atau dimana?

A : Emm…. Sebenarnya bukan asrama sih, tapi di sini ada semacam hotel yang disediakan khusus untuk pelajar.

Q : Dimana Mbak Sabrina mengambil jenjang S1 nya?

A : Saya mengambil jenjang S1 di Indonesia, tepatnya di ITB.

Q : Menurut Mbak Sabrina, bagaimana karakter orang-orang Jerman?

A : Orang-orang Jerman itu ramah, akan tetapi itu semuanya tergantung dengan dimana letak mereka. Karena letak mempengaruhi karakter, tergantung mereka berada di Jerman Timur atau Jerman Barat. Kalau Jerman Timur, itu orangnya cenderung kurang ramah. Jadi penduduk di Jerman Timur agak kasar, karena mereka masih banyak yang berada di bawah garis kemakmuran, mungkin bahasa yang lebih mudahnya kehidupan masyarakat di Jerman Timur kurang sejahtera. Jadi penduduk Jerman Timur kurang bisa menerima pendatang baru.

Kalau ada teman-teman yang mau ke Jerman sebaiknya pilih saja tinggal, bekerja, atau berkuliah di daerah Jerman Barat, karena penduduk Jerman Barat lebih ramah. Daerah Jerman Barat memiliki pendatang asing yang lebih banyak daripada Jerman Timur. Ini membuat penduduk Jerman Barat lebih ramah, akrab, dan lebih terbuka kepada pendatang. Kebanyakan anak-anak muda disini bisa bahasa Inggris, jadi tidak terlalu sulit untuk berkomunikasi. Karakter orang tua di Jerman Barat juga sangat baik, mereka senang membantu meskipun orang tua tersebut tidak bisa bahasa Inggris. Orang tua yang tidak mengerti bahasa Inggris biasanya akan membantu mencarikan orang Jerman yang lain yang bisa bahasa Inggris. Banyak juga orang tua yang mengerti bahasa Inggris akan tetapi mereka tidak bisa menjawabnya dengan bahasa Inggris.

Q : Kuliah di Jerman, Mbak Sabrina mendapatkan beasiswa atau dengan biaya sendiri?

A : Emm…. Saya menggunakan biaya sendiri, tidak dengan beasiswa.

Q : Menurut Mbak Sabrina biaya hidup di Jerman dalam sebulan bisa menghabiskan berapa Euro?

A : Kalau disini saya mengikuti standar dari pemerintah Jerman karena saya tidak menggunakan beasiswa. Tapi kalau di jumlah semuanya biasanya saya menghabiskan 670 Euro, dan menurut orang lain itu sudah sangat standar sebagai biaya hidup disini. Sebenarnya biaya yang paling besar adalah biaya tempat tinggal, terlebih lagi di daerah saya tinggal. Akan tetapi masih sangat mahal di Munchen daripada di tempat saya. Jadi biaya yang paling banyak dikeluarkan untuk biaya tempat tinggal dan biaya asuransi kesehatan karena ini diwajibkan oleh pemerintah.

Q : Menurut informasi yang saya dapatkan, apa benar kuliah di Jerman itu banyak sekali yang gratis?

A : Jadi disini sebenarnya kuliah memang gratis, akan tetapi kita masih harus bayar sekitar 250 Euro per semester. Sebenarnya ini bukan untuk biaya SPP atau apa, lebih mirip dengan biaya tiket per semester atau biaya transportasi selama satu semester.
Q : Dimana harus membayar biaya itu, apakah di kampus atau di lembaga lain?

A : Jadi kita bayar ke kampus, dan ini tergantung dengan kebijakan masing-masing kampus. Kalau di kampus saya membayar 250 Euro untuk biaya transportasi selama satu semester dan jangkauannya ke seluruh provinsi. Saya pernah dengar untuk kampus lain ada yang membayar 80 Euro akan tetapi hanya mencakup satu kota saja. Jadi kesimpulannya biaya yang paling besar adalah untuk biaya akomodasi, karena untuk transportasi sudah membayar di kampus.

Q : Kalau untuk makanan Jerman, apakah sulit mencari makanan yang Halal?

A : Kalau orang muslim disini banyak yang mengatakan makan apapun asal makanannya tidak basi, tapi kalau mau makan daging, ya harus makan daging yang halal. Di kota tempat saya tinggal banyak sekali pendatang, baik dari Turki, Maroko, Mesir, dan Arab. Jadi kita tidak kesulitan menemukan toko daging halal. Mungkin selain toko daging halal masih ada lagi dan banyak ditemukan restoran yang menjual makanan halal dan semacam toko bakery halal. Untuk restoran bisa ditemui restoran Turki yang menjual daging halal seperti kebab dan makanan lainnya. Mungkin kalau ada yang gak suka daging, bisa mencari makanan vegetarian, karena disini banyak sekali toko yang menjual makanan vegetarian.

Q : Kalau untuk menemukan makanan halal mudah, apakah mudah juga untuk menemukan tempat ibadah bagi orang muslim?

A : Lumayan banyak sih, tapi jaraknya memang tidak terlalu dekat, butuh waktu beberapa menit untuk bisa sampai ke tempat ibadah.

Q : Menurut Mbak Sabrina, hal apa yang paling berkesan sejak tinggal dan kuliah di Jerman?

A : Kalau pengalaman menarik mungkin pengalaman dalam hal kuliah ya kalau pengalaman lain kayaknya ga ada. Karena menurut saya kuliahnya memang benar-benar sulit dan berbeda dengan Indonesia.

Q : Apa benar kalau untuk kuliahnya memang sangat ketat?

A : Iya benar. Kalau disini memang lebih ketat, mungkin karena beda kurikulum. Cara belajarnya juga berbeda. Contohnya mungkin seperti ini, misal saya masuk kuliah pada bulan Oktober sampai dengan Februari, maka ujian saya ada di bulan Februari sampai dengan April, lalu mulai April sampai Juni kuliah lagi. Jadi benar-benar tidak ada libur kalau untuk tingkat universitas. Kalau untuk tingkat lain ujiannya hanya akhir Februari atau akhir Maret dan setelah itu baru ada libur.

Q : Mbak Sabrina sendiri di Jerman tinggal dengan siapa?

A : Saya tinggal sendiri.

Q : Mungkin Mbak Sabrina bisa berbagi tips untuk teman-teman di Indonesia, tentang hal apa saja sih yang harus di persiapkan jauh-jauh sebelum kuliah di Jerman?

A : Kalau menurut informasi dari teman-teman lain S1, memang sedikit susah untuk bisa masuk kuliah jenjang S1. Karena sebelum kuliah harus ada program penyetaraan SMA. Dalam penyetaraan ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama, karena harus belajar bahasa Jerman. Lebih baik untuk teman-teman yang ingin kuliah di Jerman, perbaiki keterampilan bahasa Jermannya, jadi begitu di Jerman mengambil program penyetaraan sudah memiliki bekal dan seenggaknya memiliki pemahaman yang lumayan.
Kalau untuk program S2 syarat pentingnya adalah bahasa Inggris, karena untuk jenjang S2 lebih banyak menggunakan bahasa Inggris. Maka dari itu, perbanyak belajar bahasa Inggris karena disini menjadi syarat mutlak untuk bisa kuliah S2 di jerman.

Q : Apakah Mbak Sabrina sering berkumpul dengan PPI di Jerman?
A : Iya lumayan sering, jadi disini ada banyak sekali komunitas teman-teman Indonesia. Komunitas terbanyak ada di jenjang S1. Ada juga komunitas pengajian disini yang diadakan oleh orang Indonesia, karena banyak juga orang-orang Indonesia yang menetap dan bekerja di Jerman.

Q : Menurut Mbak Sabrina, hal istimewa apa yang dimiliki Jerman sehingga membuat kamu tertarik?

A : Mungkin ada dua hal sih, yang pertama karena kuliah disini gratis, jadi tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk belajar, tinggal niat kita saja. Hal kedua karena ekonomi disini stabil, jadi tidak ada demo atau hal lain seperti di Indonesia.
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,13,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,292,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,46,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,149,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Berguru Ke Jerman Bersama Sabrina
Berguru Ke Jerman Bersama Sabrina
https://4.bp.blogspot.com/-U3FKoQIawEY/U89Ix3NObGI/AAAAAAAAD5g/7HQUqFfRFG4/s1600/sabrina+rahmawati.png
https://4.bp.blogspot.com/-U3FKoQIawEY/U89Ix3NObGI/AAAAAAAAD5g/7HQUqFfRFG4/s72-c/sabrina+rahmawati.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/07/berguru-ke-jerman-bersama-sabrina.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/07/berguru-ke-jerman-bersama-sabrina.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy