Artikel Terbaru

Catatan Hati Mahasiswi Russia

Russia merupakan negara yang lahir setelah Uni Soviet pecah. Negara yang terkenal dengan paham komunis dan masyarakatnya yang cenderung kaku ini memberikan tantangan tersendiri bagi Nancy. Saat ini Nancy sedang kuliah di Russia.


Q : Mungkin untuk awalnya Mbak Nancy bisa memperkenalkan diri secara singkat dan lengkap?

A : Nama saya Nancy Marisa Natalia, saat ini saya kuliah di Rostov State University of Economic, di Jurusan Ekonomi Internasional di Rostov na Donu.

Q : Wow Russia, pasti seru banget ya mbak disana?

A : Ya begitulah, ada suka dukanya di negeri ini, banyak banget.

Q : Boleh cerita ga mbak, pengalaman yang paling unik dan paling menarik di Russia?

A : Mungkin bisa saya mulai dari pertama kali saya datang ke Russia ya, seperti contohnya unik itu dalam segi budaya. Kita Indonesia cenderung dengan budaya senyum, karakter kita senyum bila mengatakan atau menyampaikan suatu hal. Tapi menurut karakteristik orang Russia senyum itu adalah salah satu hal yang sangat jarang dilakukan oleh orang pada umumnya, bisa ketika kita senyum dengan orang Russia justru dianggap gila. Saya pernah mendapatkan pengalaman seperti itu, dan saya berusaha untuk mencari tahu apa sebab dan sejarahnya orang Russia jarang sekali tersenyum.

Di balik itu semua ada sejarah senyum orang Russia, yaitu orang Russia umumnya memiliki reputasi sebagai orang-orang yang tegas, serius dan jarang tersenyum. Selama berabad-abad kehidupan sehari-hari di Russia itu penuh dengan perjuangan perang untuk bertahan hidup, kehidupan rakyat melelahkan dan kekhawatiran melekat pada raut wajah mereka. Dalam situasi seperti itu senyum merupakan hal yang tidak biasa, karena senyum itu menunjukkan suatu kemakmuran, kesenangan, kesejahteraan, dan suasana hati yang baik. Bagi orang Russia, senyum merupakan hal yang tidak boleh dilakukan sembarangan. Jika orang Russia tersenyum, itu berarti dia melakukannya dengan jujur dan tulus.

Q : Jadi mungkin anggapan orang bisa jadi benar ya, bahwa banyak sekali mafia di Russia?

A : Kalau mafia itu waktu dulu ada dan sampai saat ini juga masih ada, tapi berhubung Russia sekarang sudah memiliki keamanan yang baik dan kuat, sekarang sudah sangat sedikit. Dulu ada yang namanya Mafia Kepala Botak atau Skinhead, tapi untuk saat ini di Moskow sudah sangat jarang terdengar nama itu.

Q : Jadi sudah tidak berpengaruh dalam kehidupan masyarakat disana ya?

A : Iya, sudah tidak terlalu berpengaruh.

Q : Apa kelebihan kuliah di Russia?

A : Emm… kelebihan kulaih di Russia itu pakai bahasa Russia, dan waktu saya pertama kali datang kesini saya ga tahu apa-apa dan bisa dibilang tidak mengerti bahasa Russia. Saya sempat seperti anak TK yang tidak paham apa-apa.

Q : Jadi waktu berangkat belum bisa bahasa Russia?

A : Iya saya belum bisa, lalu saya belajar di kelas persiapan. Kebetulan kalau kita datang ke Russia kita belajar disana maka pemerintah Russia akan membekali kita. Jadi ada seperti kelas persiapan bahasa Rusia selama satu tahun.

Q : Apa kelebihan pendidikan di Russia dibandingkan dengan Indonesia?

A : Kelebihan dibandingkan dengan Indonesia salah satunya adalah kita bisa dekat dengan dosen dan kita bisa belajar dengan detail dalam pembuatan karya ilmiah. Contohnya, di Russia ada semacam Course Work dalam bahasa Inggrisnya kalau dalam bahasa Indonesia saya belum terlalu mengerti. Kelebihan dalam hal ini, saya di Russia bisa belajar membuat karya ilmiah yang benar. Jadi setiap semester kita memiliki tugas seperti itu setiap akhir semester, dan itu menurut saya merupakan kelebihan. Sedangkan ketika saya tanyakan ke teman-teman Indonesia jarang sekali universitas yang memiliki program seperti itu untuk setiap semesternya.

Q : Apakah semuanya dalam bahasa Russia?

A : Iya, semua dalam bahasa Russia dan saya belajarnya secara otodidak.

Q : Russia kan masuk dalam benua Eropa, apakah banyak juga yang mengerti dan menggunakan bahasa Inggris?

A : Kalau bahasa Inggris sedikit sekali, karena sangat jarang orang yang mengerti bahasa Inggris, jadi harus tahu bahasa Russia. Akan tetapi kalau ada teman-teman yang mau datang kesini untuk kuliah saya sarankan jangan takut. Kalian pasti bisa, karena saya mengalami hal yang sama ketika pertama kali datang kesini. Pertama kali datang kesini saya tidak bisa apa-apa, dan saya berusaha untuk mandiri, terus mencoba dan akhirnya saya dapatkan kok hasilnya. Karena memang terlihat sulit dan hurufnya sangat berbeda banget.

Q : Apakah penunjuk jalan-jalan di Russia ada yang menggunakan tulisan latin?

A : Semuanya huruf Russia, tapi menarik banget kok hidup disini. Saya jadi teringat kata-kata Andrea Hirata ketika dia bilang kalau belum hidup di Russia itu belum bisa mandiri. Itu kata-kata yang paling saya gemari.

Q : Kalau mengenai suhu, apakah memang benar-benar super dingin?

A : Kalau suhu memang benar-benar ekstrim di Russia, kalau bagi teman-teman yang ingin merasakan suhu yang sangat ekstrim di Russialah tempatnya. Disini ada bermacam-macam kota dan beragam juga suhunya. Seperti Siberia, kalau setelah winter suhunya bisa mencapai -50 derajat C.

Q : Beneran mbak sampe -50? Itu ada orang hidup disana?

A : Adalah mas, banyak banget. Itu di Siberia, bagiannya beberapa Russia. Di Moskow bisa -30 sampai dengan -40 derajat C. Kalau di kota saya baru saja dua minggu yang lalu ada badai salju yang suhunya -30 tapi rasanya seperti -40 derajat C. Tiga minggu yang lalu, selama satu minggu terjadi badai salju dan selama dua minggu kita hanya diam di rumah tidak bisa keluar.

Q : Kalau misalnya sedang musim dingin, kuliah tetap masuk atau libur?

A : Tetap masuk mas, disini ga ada libur walaupun musim dingin atau musim apapun. Untuk libur hanya untuk selesai semester saja. Libur musim dingin juga ada, dan itu juga kalau sudah selesai semester, liburnya juga hanya dua minggu.

Q : Kalau bagi Mbak Nancy sendiri selaku mahasiswa, kehidupan musim dingin disana bagaimana? Mungkin biar ada bayangan bagi temen-temen disini buat ngadepin suhu -30 atau -50 gitu?

A : Kalau menurut saya ketika belajar di -30 itu saya tetap merasa enjoy ya, kita harus memakai pakaian yang benar-benar hangat. Seperti saya contohnya kalau pakai baju mungkin sampai 2 atau 3 lapis untuk menghangatkan badan. Dan jangan lupa bagi teman-teman kalau terjadi -30 atau lebih rendah lagi, selalu ingat pertaturan seperti memakai sarung tangan, topi, penutup kepala, dan lain-lain. Jadi untuk teman-teman yang ingin melanjutkan studi disini jangan takut dengan -30. Karena itu semua tidak sesuai dengan yang kalian pikirkan, kalian ga bakalan beku, kaku, atau apalah. Semuanya yang paling penting tergantung kalian sendiri. Kalau misalnya harus pakai pakaian berlapis-lapais ga papalah. Ini akan jadi pengalaman yang menarik.

Q : Apakah di semua tempat ada penghangat ruangan?

A : Iya mas ada. Seperti di kamar asrama saya juga ada. Kalau kita mau nambah pemanas ruangan sendiri juga boleh.

Q : Untuk biaya hidup disana bagaimana mbak?

A : Untuk biaya hidup bermacam-macam mas, tergantung pribadi mengatur keuangannya. Kalau untuk saya di Rostov sendiri perbulan menghabiskan sekitar 250-300 dollar. Itu karena saya tidak tinggal di ibukota, kalau untuk di Moskow kemungkinan sekitar 400 dollar per bulan, karena memang lebih mahal untuk transportasi dan makanannya.

Q : Kalau untuk biaya kuliah bagaiamana mbak?

A : Sampai saat ini bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa untuk biaya kuliah ditanggung oleh pemerintah Russia. Mahasiswa hanya perlu membayar asuransi sekitar 6000 Rubel selama satu tahun, jadi sekitar 200 dollar. Aturan setiap kampus untuk membayar asuransi memang berbeda. Untuk asrama kita hanya sekedar bayar uang listrik dan bersih-bersih yang memang terhitung murah. Seperti saya, dalam satu tahun habis sekitar 150 dollar untuk membayar listrik dan kebersihan. Tapi berbeda universitas, beda peraturan. Bahkan ada yang lebih murah, sekitar 30 dollar selama setahun.

Satu hal yang ingin saya share ke teman-teman, hidup di Russia asramanya bukan seperti hotel yang benar-benar nyaman, yang penting kita tahu seperti apa kondisi asrama. Jadi ketika ditempatkan di Russia teman-teman harus sudah siap terhadap apapun yang terjadi. Bagaimanapun teman-teman harus menerima keadaan dengan lapang dada, baik itu asramanya mau bagus atau keadaannya seperti apa, karena itulah Russia. Apalagi kalau kalian dapat beasiswa pemerintah, berbeda jika kalian bayar sendiri.

Q : Tips bagi yang ingin kuliah di Russia, hal apa saja yang harus dilakukan sebelum keberangkatan?

A : Yang harus disiapkan mental, karena hidup di sini sangat keras. Namun saat ini banyak yang sudah berubah. Yang paling pasti adalah mental dan fisik aja.

Q : Kalau untuk akademik bagaimana? Missal menyiapkan bahasa Russia gitu?

A : Boleh sih kalau teman-teman ingin belajar bahasa Russia di Indonesia, tapi misalkan kalian belum bisa ga masalah. Kalian bisa belajar di Russia, seperti saya waktu dulu sama sekali tidak bisa bahasa Russia, saya datang dalam keadaan nol. Jangan pernah takut, karena kalau mau belajar kita pasti bisa.

Q : Tips ketika di Russia, apa aja yang harus dilakukan ketika berada di Russia?

A : Jangan pernah menyerah, itu aja sih. Selalu berjuang, karena kalian berada jauh dari negeri sendiri.

Q : Apakah ada pesan buat teman-teman yang ingin kuliah di Russia?

A : Buat teman-teman yang ingin kuliah di Russia, jangan pernah takut dan menyerah dengan keadaan di Russia. Disini memang keras, namun saya sudah membuktikan, apa yang orang-orang katakaa tentang Russia adalah negara komunis, tidak menghormati agama, atau apalah, jangan pernah mengecap seperti itu. Karena setelah membuka mata, Russia bukan negara yang seperti itu.

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Advertisement
Scroll To Top