Kuliah di Cina? Simak Kisah Putri Dina

Putri Dina adalah salah satu mahasiswi yang melanjutkan studi ke Cina. Bagi kamu yang tertarik ke Cina, yuk simak wawancara berikut ini. ...

Putri Dina adalah salah satu mahasiswi yang melanjutkan studi ke Cina. Bagi kamu yang tertarik ke Cina, yuk simak wawancara berikut ini.


Q : Namanya siapa? Kuliah di Universitas mana? Ambil Jurusan apa dan sejak kapan kuliah di China?
A : Nama aku Putri Dina, bisa panggil Putri atau Dina. Aku dulu ambil kuliah master di Tsinghua University, Master of International Development. Nama dari program kuliahnya adalah International Development, tapi aku ambil titlenya Master Management of Public Administration. Saya di China sudah hampir 5 tahun.

Q : Apakah itu beasiswa?

A : Enggak, bukan beasiswa. Untuk tahun pertama aku bayar sendiri, dan tahun kedua baru dapet beasiswa dari pemerintah China tapi tidak full.

Q : Bagaimana gambaran kehidupan di China, dan bagaimana karakter orang China? Apakah sama dengan orang China yang berada di Indonesia?

A : Untuk pertama kali sebelum datang ke China aku mikir pasti bakalan merasa aneh, karena dari bahasa dan orang-orangnya jelas berbeda. Selain itu China kan terkenal dengan sebutan Negara Komunis, jadi orang-orangnya sedikit lebih tertutup dengan orang luar. Mereka melihat orang luar itu dan yang terutama bukan dari Beijing, merkeka memang merasa asing sekali, dan tertutup.

Waktu pertama kali aku kesana, aku kan belum punya dasar bahasa China yang bagus jadi waktu pertama kesana mirip bahasa orang utan aja, pakai bahasa isyarat. Memang agak susah berkomunikasi dengan mereka, walaupun kita sudah berusaha menggunakan bahasa China, mereka merasa aksen kita berbeda. Setiap daerah memiliki aksen atau gaya bicara yang berbeda-beda.

Jadi orang China banyak yang merasa malas untuk mendengarkan dan memahami bahasa kita, karena kita bukan orang China. Yang membuat aku susah berkomunikasi, karena orang China kurang bisa mengerti apa yang kita bicarakan, dan mereka terburu-buru merasa malas.

Q : Karena Mbak Putri menggunakan biaya sendiri, menurut Mbak Putri bagaimana biaya hidup di China?

A : Kalau untuk biaya hidup sendiri, menurut aku antara China dan Indonesia tidak jauh berbeda, malah mungkin jatuhnya bisa lebih murah. Apalagi untuk mahasiswa yang tinggalnya masih on campus. Kalau on campus itu semuanya sudah dikoordinasi atau diatur dari kampus. Jadi misalnya kalau mau makan atau kebutuhan lain itu semuanya udah ada di kampus. Bahkan untuk kafetarianya cuma menggunakan kartu, dan jatuhnya juga lebih murah daripada harus makan di luar kampus. Makan di lingkungan kampus itu memang murah banget, sekali makan itu kalau aku dulu sekitar 7 sampai 10 ribu rupiah.

Q : Bagaimana makanan di China? Apakah banyak steak gitu?

A : Untuk makanan sih ya suka ga suka, karena sebenarnya aku juga ga suka makanan China. Apalagi aku kan beragama islam, jadi aku kan enggak makan babi. Jadi aku selalu cari makanan yang halal, entah itu tanya-tanya sama teman, dan coba jalan cari-cari restoran Islam. Karena ada beberapa restoran yang buka di daerah Islam di China, juga buka restoran di Beijing. Kita cari restoran itu, dan akhirnya ya kita langganan aja. Makanannya enak-enak kok, ada pedes-pedesnya ya mirip lah dengan makanan Indonesia, jadi ga susah dan lumayan cocok sama lidah.

Q : Apa agama mayoritas di negara China?

A : Kalau di China itu kan komunis ya, agama itu bukan sesuatu yang signifikan atau penting dan mereka menganggap bahwa agama bukan menjadi suatu kewajiban. Dari teman-teman China aku sendiri, mereka sangat jarang sekali membicarakan tentang agama. Aku pernah punya pengalaman waktu lagi di dalam kelas. Ada dosen aku waktu masih kursus bahasa China dia tanya, kamu punya agama atau tidak? Kemudian aku bilang punya, Islam.

Terus beberapa orang bingung,  dan mereka tanya Islam itu apa sih? Ternyata mereka kurang mengerti tentang agama, karena pengetahuan mereka sangat minim.  Kemudian kalau dilihat secara keseluruhan, mayoritas disana adalah atheis, tapi banyak juga Budha, Konghucu, Katolik, dan lain-lain. Tapi untuk di Beijing sendiri aku jarang sekali ketemu dengan orang Budha atau Konghucu, mungkin kebanyakan mereka berada di luar Beijing.

Q : Ada berapa musim, dan musim apa aja?

A : Sama sih dengan negara luar negeri lain, ada empat musim. Ada musim semi, musim gugur, musim dingin, musim panas, tapi yang pasti musim hujan jarang terjadi.

Q : Jika kuliah di China, apakah mungkin kita bisa sambil bekerja?

A : Mungkin banget, aku dulu juga pernah sambil ngajar bahasa Inggris. Di China memang banyak juga yang membutuhkan guru bahasa Inggris. Memang mereka banyak mencari guru yang dari Inggris atau orang Amerika yang memang kesehariannya berbahasa Inggris. Tapi ada juga yang menerima guru orang-orang Asia yang bisa berbicara bahasa Inggris. Karena ada beberapa level dalam belajar bahasa Inggris, salah satunya dari level Kids dan Integrated. Tapi informasi terbaru yang aku dengar, sekarang ini tidak terlalu besar peluang bisa kuliah sambil mengajar, karena sekarang banyak banget orang luar yang cari kerja di China. Jadi ini mungkin langkah untuk pemerataan aja.

Q : Kenapa Mbak Putri memilih China sebagai tujuan kuliah? Apa yang istimewa dari China?

A : Sebenarnya aku ikut keluarga aja sih, bukan karena pilihan aku sendiri. Aku disini punya paman, jadi kita di ajak tinggal bersama dengan adik-adikku. Tapi setelah aku tinggal disini, ternyata emang asik juga. Disini sangat kultural sekali, jadi kebudayaannya melekat dengan kuat.

Q : Tips untuk kuliah di China, menurut Mbak Putri apa aja yang harus dipersiapkan?

A : Yang pasti kalau tidak mau merasa bingung di China, paling tidak belajar sedikit-sedikit tentang bahasa China. Jadi kalau kita berada di China paling tidak kita sudah punya dasar dalam berkomunikasi. Soalnya informasi dalam web untuk kuliah ke China kebanyakan masih menggunakan bahasa China. Kalau mau kalian bisa tanya-tanya ke kedutaan atau bertanya pada perhimpunan di Beijing namanya Permit (Perhimpunan Mahasiswa Tiongkok) itu juga ada Facebooknya. Paling untuk makanan ya, siap-siap aja lidahnya diputar atau adaptasi.

Q : Apakah di China sering ngadain acara dengan teman-teman Indonesia?

A : Lumayan sering, dengan adanya Permit juga lumayan membantu banget. Karena mereka juga bekerja sama dengan pemerintah. Dulu itu pernah ada acara 51 Tahun Hubungan Diplomatik Antara China dengan Indonesia. Kemarin itu juga ada acara festival angklung terbesar di China dan mungkin terbesar di dunia, dan itu banyak orang Indonesia yang membantu. Dalam acara tersebut banyak juga orang luar yang ikut main angklung.

Q : Apa kesan dan pesan Mbak Putri bisa kuliah di China?

A : Kalau aku sih secara pribadi, kita bisa mempunyai teman dari luar negeri. Kuliah di luar negeri juga bisa membuat kita menjadi berani berbicara, karena orang luar negeri suka sekali berdebat. Terus etos kerja yang tinggi orang luar negeri patut kita contoh, saya heran waktu pulang dan di Bandara Soekarno-Hatta banyak sekali orang yang duduk santai dan ini sangat berbeda dengan di China.

Q : Pernah pergi ke Tembok Besar China?

A : Aduh… sering banget, bahkan saya jadi bosan. Soalnya sering banget teman-teman dari Indonesia yang minta diantar atau ditemani ke sana. Soalnya capek banget, tapi dari segi sejarah memang menarik banget, kalau sedang berada di China harus berkunjung kesana.
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,12,Asia,235,Australia,74,Austria,12,Beasiswa,281,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,6,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,9,Destinasi,65,Eropa,310,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,5,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,10,Info Universitas,31,Inggris,85,Interview,437,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,9,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,11,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,3,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,14,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,44,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,13,Portugal,14,PPI,6,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,46,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,23,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,23,Student Life,143,Studenthack,344,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,1,Tips Beasiswa,14,Tips Belajar Bahasa Inggris,8,Tips Kuliah ke Luar Negeri,82,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,10,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,1,Universitas,33,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Kuliah di Cina? Simak Kisah Putri Dina
Kuliah di Cina? Simak Kisah Putri Dina
https://1.bp.blogspot.com/-4CITxTy9R9U/U89mDrzObzI/AAAAAAAAD7k/z3bNDHbLe4c/s1600/putri+dina.png
https://1.bp.blogspot.com/-4CITxTy9R9U/U89mDrzObzI/AAAAAAAAD7k/z3bNDHbLe4c/s72-c/putri+dina.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/07/kuliah-di-cina-simak-kisah-putri-dina.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/07/kuliah-di-cina-simak-kisah-putri-dina.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy