Bersama Ibnu Pohan, Pengalaman Menjalani Kuliah di Filipina

Apakah kamu tahu tentang negara Filipina? Sebuah negara kepulauan yang memiliki 7.107 pulau, sama seperti negara Indonesia. Bedanya, Indone...

Apakah kamu tahu tentang negara Filipina? Sebuah negara kepulauan yang memiliki 7.107 pulau, sama seperti negara Indonesia. Bedanya, Indonesa memiliki jumlah pulau lebih besar dan lebih banyak. Karakteristik masyarakat Filipina adalah pekerja keras, dan negara ini memiliki sistem pertanian yang sangat maju. Untuk Dunia perekonomian memanglah Filipina belum terlalu kuat seperti negara lain, karena Filipina pernah terpuruk yang disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang lemah, dan banyaknya korupsi yang dilakukan oleh para pejabat pemerintah sebelumnya. 



Pendidikan di Filipina juga saat ini mulai berkembang dengan ditetapkannya sistem pembelajaran yang mewajibkan seseorang untuk menempuh pendidikan selama 13 tahun. Tentunya, ini merupakan sebuah langkah dari pemerintah yang ingin mengurangi angka kemiskinan dan membekali para pemudanya agar siap bersaing di dunia internasional. Filipina juga membuka pintu lebar bagi para mahasiswa asing yang ingin menuntut ilmu di negaranya. Maka dari itu, tak heran jika banyak juga mahasiswa Indonesia yang menjalani kuliahnya di sini. 

Kali ini, tim berkuliah.com akan menampilkan hasil interview dengan salah satu mahasiswa Indonesia yang  saat ini sedang menjalani pendidikan kuliahnya di Filipina. Siapakah dia? Mari kita simak selengkapnya berikut ini. 


1. Hallo, Ibnu. Berkenankan kamu untuk menceritakan profil diri kamu secara singkat saja? Apakah kamu mendapatkan beasiswa? Lalu, apakah yang menjadi motivasi kamu yang kemudian memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Filipina? 

Nama saya Ibnu Asqori Pohan, dan berasal dari Medan. Alhamdulillah, di bulan April 2009 lalu saya mendapatkan beasiswa dari The Ford Foundation International Fellowship Program untuk melanjutkan beasiswa ke jenjang masteral (S2). Filipina adalah salah satu negara tujuan belajar saya dan pihak pemberi beasiswa juga mendukung saya untuk belajar di sana. 

Ada beberapa faktor yang membuat saya kemudian memilih Filipina sebagai negara tujuan belajar untuk kawasan Asia Tenggara. Pertama, disiplin ilmu yang saya pelajari adalah Ilmu Politik, dan Filipina adalah negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang memiliki pengalaman berdemokrasi lebih awal dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya. Jadi, dengan pengalaman berdemokrasinya, saya meyakini akan mendapatkan sebuah pemahaman dan penerapan berdemokrasi dalam konteks Asia Tenggara.

Kedua, Filipina adalah negara ke-3 terbesar yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kedua. Seluruh universitas di Filipina menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar dan mengajar. Ketiga, faktor rekomendasi dari penyandang dana juga turut menentukan Filipina sebagai negara tujuan studi saya.


2. Bisa diceritakan mengenai kampus tempat Ibnu kuliah? Apa kelebihan dan kekurangannya, dan hal unik apa yang bisa membuat Ibnu kuliah di sana?

Saya beruntung masuk di De La Salle University, yang merupakan salah satu universitas yang menjadi barometer pendidikan di Filipina. Selama saya menempuh pendidikan disana, De La Salle University selalu secara bergantian berada di posisi 1 dan 2 dalam perangkingan nasional. Satu hal lagi yang menurut saya merupakan keunggulan dari kampus ini adalah, banyaknya mahasiswa asing dari berbagai negara, seluruh negara ASEAN, dan juga beberapa negara di Eropa seperti Jerman dan Perancis. Dengan keberagaman tersebut tidak hanya menambah jaringan pertemanan yang baru, tetapi juga memberikan pemahaman perihal budaya dari beberapa mahasiswa asing yang menjadi teman keselas saya. 

Kemudian dari sisi fasilitas, saya juga merasa sangat senang dan puas karena kampus saya memiliki semua fasilitas yang menunjang kegiatan belajar mengajar dan juga hobi para mahasiswanya. Misalnya saja seperti: Akses 24 jam 7 hari keseluruh jurnal internasional dan buku online, tempat-tempat belajar yang nyaman dan menyenangkan, yang ditambah lagi dengan dukungan seluruh fasilitas olahraga yang kita minati, seperti kolam renang ukuran internasional, basket, voli, gym, dan saya pikir hampir semuanya tersedia. Di sini terdapat satu gedung berlantai 8 yang khusus digunakan untuk olahraga.

Kemudian dari sisi birokrasi, saya terpesona sekali dengan pelayanan birokrasi kampus yang mudah, sederhana, murah, terukur, terarah dan terencana dengan baik. Saya memiliki impian akan menerapkan hal semacam ini ketika saya ada pada posisi yang memiliki power nantinya. Mohon doakan ya. 

Dari segi kekurangannya hanya satu menurut saya. Yaitu pelayanan perpustakaannya belum 24 jam, dan masih sampai jam 10 malam saja.


3. Mengenai jurusan, apakah ada materi perkuliahan yang membuat Ibnu mengalami kesulitan? jika iya, bagaimana cara kamu mengatasinya?

Secara umum, saya sebenarnya lemah dalam metode penelitian, khususnya metode kuantitatif yang kemudian mengharuskan saya untuk belajar lebih ekstra untuk memahami materi ini, apalagi untuk penerapan ilmunya. Jadi, dengan banyak berdiskusi dengan teman yang lebih memahami materi tersebut, saya rasa akan sangat membantu. 


4. Bagaimana sistem pendidikan dan kurikulum di Filipina?

Sistem pendidikan disini sangat liberal, dalam artian kampus benar-benar diberi otonomi sendiri untuk menentukan dan mengatur segalanya. Salah satu contohnya adalah di kampus saya, dengan sistem penilaian tertinggi sama seperti yang ada di Indonesia yakni nilai 4 untuk IPK tertingginya. Sedengkan di kampus-kampus lain yang bersebelahan lokasinya dengan kampus saya, justru sebaliknya, yaitu 1 untuk nilai tetinggi, dan 4 terendah. Itu salah satu contohnya. Untuk kurikulum di sini, sangatlah berorientasi pasar. Kurikulum didesain  dengan sedemikian rupa untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar secara global.



5. Adakah aturan yang sangat ketat yang harus dipatuhi di Filipina, baik itu di dalam kelas dan di luar kelas (di luar dunia perkuliahan)?

Secara umum, aturan kampus di sini sangat normatif, dalam artian normatif dalam standar masyarakat Filipina. Dan jika ukuran normatif masyarakat Filipina ini diterapkan di kampus-kampus di Indonesia, rasanya belum relevan. Salah satu contohnya, kuliah di sini dengan hanya memakai celana selutut dan kaos oblong itu adalah hal yang bisa diterima untuk pakaian pria. Sedangkan untuk pakaian wanita, celana dan pakaian super ketat juga masih bisa diterima dan tidak jadi masalah, apalagi jika saat musim panas (summer).

Dan untuk di luar dunia perkuliahan, secara umum harus kita akui bahwa budaya antri masyarakat Filipina jauh lebih baik dari masyarakat kita. Jadi, kita akan merasa sangat malu jika tidak antri. Kemudian, satu hal lagi di mana masyarakat Filipina tidak berani untuk merokok di tempat-tempat umum, karena mereka memiliki aturan yang memberi denda bagi mereka yang merokok di tempat umum. 


6. Pernakah Ibnu mengalami ‘Culture Shock’? jika pernah, apakah itu, dan bagaimana cara menghilangkannya?

Tidak ada culture shock yang berlebihan, mengingat secara geografis kita tinggal dalam suatu kawasan. Hanya, persoalannya dalam citarasa saja. Rasa asam adalah rasa yang paling dominan hampir ada di setiap makanan masyarakat Filipina. Karena itu, keberadaan asam seperti jeruk nipis atau jeruk asam yang kecil-kecil bentuknya, menjadi "bumbu" wajib yang harus ada di meja makan mereka.


7. Bagaimana dengan biaya hidup di Filipina? Baik untuk tempat tinggal, kuliah, makan, dan transportasi?

Biaya hidup di sini hampir sama persis dengan di Jakarta, terkadang saya menilai di Jakarta biaya makannya lebih murah dengan menu yang sudah cukup baik. Seperti contohnya, di Jakarta bisa makan dengan menu ayam gulai atau ayam goreng dengan harga sekitar 10 ribu hingga 15 ribu rupiah. Sedangkan di Filipina sendiri, kita belum bisa mendapatkan makanan dengan menu ayam senilai itu. Minimal dengan harga 20 ribu hingga 25 ribu rupiah baru kita bisa mendapatkannya. 

Satu hal yang paling luar biasa mahalnya di Filipina adalah untuk biaya air dan listrik. Air dan listrik yang dikelola oleh swasta membuat harganya menjadi salah satu yang paling mahal di dunia. Contohnya, di kos-kosan saya, terdapat 2 bola lampu, di kamar mandi dan di kamar, lalu rice cooker, kipas angin, dan laptop. Satu bulannya saya harus membayar listrik sebesar 500-700 Pesos, atau setara dengan 100 ribu hingga 150 ribu rupiah! 


8. Apakah mahasiswa Indonesia yang ada di Filipina bisa mendapatkan uang tambahan? Mungkin dengan bekerja part time?

Bagi mahasiswa dan orang Indonesia di sana, pekerjaan yang paling menggiurkan adalah industri call center. Jadi, orang-orang Indonesia bekerja di sana untuk melayani pasar Indonesia. Tapi, umumnya pekerjaan tersebut menuntut untuk bekerja full time, bukan part time.


9. Adakah pesan dan motivasi yang bisa kamu bagi untuk teman-teman di Indonesia, agar memiliki semangat untuk kuliah di luar negeri?

Kuliah di dalam negeri juga tidak kalah baiknya dengan di luar negeri. Hanya saja, perbedaannya dengan kuliah di luar negeri, kita lebih kaya akan pengalaman berjejaring, bersosialisasi dan juga kemampuan bahasa asing yang terus terasah sebagai salah satu modal atau skill bagi kita. Diasuh dan diajar oleh para pengajar berkualitas internasional juga menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai cara lain menganalisa sebuah masalah dan melihat serta menyelesaikannya. Ketika kita sudah memiliki niat untuk melanjutkan studi di luar negeri, maka pesan saya adalah sibukkan diri untuk memperbaiki kualitas diri, salah satunya dengan kemampuan bahasa, dan jangan pernah khawatir dengan biaya, karena peluang beasiswa saat ini semakin besar.


Demikian cerita dan pengalaman mengesankan dari Ibnu yang telah berhasil menginjakkan kakinya untuk menuntu ilmu di Filipina. Menarik, bukan? Jika kamu tertarik untuk kuliah di luar negeri dan ingin tahu informasi lebih banyak, pantau terus ya berkuliah.com. Salam sukses dan sampai jumpa.
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,13,Beasiswa,303,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,14,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,36,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,4,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,313,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,444,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,22,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,3,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,59,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,4,Malaysia,27,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,13,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,19,Tips,7,Tips Beasiswa,16,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,105,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Bersama Ibnu Pohan, Pengalaman Menjalani Kuliah di Filipina
Bersama Ibnu Pohan, Pengalaman Menjalani Kuliah di Filipina
https://3.bp.blogspot.com/-ZntGxHmYZ0o/VBUy5soGplI/AAAAAAAABvk/4ER6fAevgYU/s1600/asqori.png
https://3.bp.blogspot.com/-ZntGxHmYZ0o/VBUy5soGplI/AAAAAAAABvk/4ER6fAevgYU/s72-c/asqori.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/09/bersama-ibnu-pohan-pengalaman-menjalani.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/09/bersama-ibnu-pohan-pengalaman-menjalani.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy