Artikel Terbaru

Mahasiswa: Tips Mudah & Murah Pindah Kos

Sebagai seorang mahasiswa perantauan, pastilah kehidupannya tidak akan jauh dari kos-kosan atau kontrakan. Kecuali buat kamu yang tinggal dengan keluarga atau sanak saudara yang lokasinya dekat dengan kampus di mana kamu kuliah. Ketika memilih kos-kosan, terkadang kita juga belum bisa langsung menentukan apakah suasananya nyaman dan cocok dengan selera kita atau tidak. Pastilah butuh beberapa minggu bahkan beberapa bulan untuk bisa merasakan kecocokan dengan suasana yang baru. Kalau cocok dan merasa nyaman, pasti kamu akan merasa enjoy saja menempati kos-kosan atau rumah kontrakan kamu. Tapi, andaikan kamu tidak lagi merasa nyaman dan ingin mendapatkan suasana yang baru, pastinya kamu akan memikirkan untuk pindah, bukan?!



Hal yang menjadi masalah ketika kamu ingin pindah adalah bukan karena boleh atau tidaknya oleh pemilik kos atau kontrakan, namun biasanya lebih kepada tentang bagaimana untuk membawa barang-barang kamu yang sudah terlanjur masuk ruangan. Apalagi kamu cewek, pastinya akan ada banyak sekali yang akan kamu packing dan bawa. Nah, itu masalah barang bawaan yang banyak, belum lagi masalah cara buat angkutnya? Berapa tarifnya? Pusing, kan? Hayooo…pusing nggak? Tidak masalah kalau uangmu masih cukup dan banyak, tapi kalau pas-pas an???

Nah, mengingat ilustrasi di atas yang menggambarkan tentang bagaimana kondisi yang biasanya seringkali dialami oleh anak kos-kosan, kali ini berkuliah.com akan memberikan kamu tips yang super keren dan super murah mengenai cara untuk pindahan kamu agar tidak mengeluarkan biaya yang selangit. Berikut simak ulasannya.


Pastikan kamu sudah punya tempat kos atau kontrakan baru

Ini hal pertama dan yang paling penting, jangan sampai ketika kamu memutuskan pindah kos, dan kamu sudah ijin dengan pemilik kos lamamu, sudah pamitan, sudah packing, ternyata kamu belum punya tempat baru untuk ditinggali. Nah loh, bagaimana kalau kondisinya seperti ini?! Tidur di mana? Di masjid, kolong jembatan, trotoar? Pastinya tidak se-horor itu, kan?
Intinya, sebelum kamu pamitan dan mengutarakan niatmu untuk pindah kos, kamu harus punya tempat tujuan dan kos-kosan baru. Jaraknya terserah jauh atau dekat, bagaimana kondisinya, apa tempatnya yang harusnya sudah kamu sesuaikan dengan keinginanmu. Setelah mencari sekian hari dan ketemu, baru kamu berpamitan dan mengutarakan niatmu kepada pemilik kos-kosan lama kamu bahwa kamu akan pindah.


Bersihkan semua barang yang hendak dibawa

Agar lebih mudah ketika kamu melaksanakan kegiatan pindah kos-kosan, sebaiknya semua barang yang hendak dibawa harus dalam keadaan bersih dan steril. Supaya apa? Supaya nantinya yang membawa barang-barang itu tidak merasa ‘ilfil’. Nggak banget kan, kalau bantal, sprei, guling, handuk, selimut, karpet, atau kasur kamu ternyata masih bau dan kotor? So, agendakan untuk membersihkan semua barang kotor kamu agar lebih nyaman saat pindahan!


Kelompokkan barang sesuai jenis

Problem yang sering muncul buat mahasiswa yang pindah kos-kosan adalah sering lupa atau sering kehilangan barang yang keberadaanya entah sudah pergi kemana. Nah, tipsnya adalah kamu harus mengkelompokkan barang-barang yang sejenis kedalam satu tempat yang besar dan jelas. Misalkan untuk buku-buku kuliah, sendirikan dan simpan ke dalam kardus tertentu. Buku novel, buku tulis, baju kuliah, baju santai, dan kalau kamu mengelompokkan sesuai jenisnya, maka itu akan memudahkan dalam melakukan kontrol.


Pisahkan barang pecah belah

Ada juga beberapa teman yang ketika pindahan kos, mereka kehilangan barang berharga mereka. Apakah itu? Piring dan gelas tentunya. Tips pertama dalam hal ini adalah pisahkan barang pecah belah kamu dan berikan tulisan dalam kardus di mana kamu meletakkannya. Kedua, kamu tidak perlu membeli barang pecah belah, kalau terlanjur pecahkan saja gelasnya biar ramai, kemudian ganti dengan gelas dan piring plastik. Praktiskan?! Hehe.


Packing semua barang dengan rapi
Semua barang yang hendak  dibawa harus diatur dan ditata dengan rapi, supaya nantinya akan lebih mudah dalam membawa, membongkar, dan mengontrol semua barang-barang kamu. Usahakan serapi mungkin.


Panggil dan kerahkan teman-temanmu

Tips terakhir, alasan kenapa kamu harus memiliki banyak sahabat dan jaringan ketika kuliah? Salah satu jawabannya adalah untuk membantumu dalam pindahan kos-kosan. Mengerti? Ketika kamu sudah melakukan semua tips di atas, ketika semuanya sudah rapi dan beres, kemudian kamu tinggal berangkat. Panggil semua teman-teman kamu yang memiliki kendaraan, sebanyak-banyaknya, dan tentunya sebanyak barang bawaan kamu. Minta tolong kepada mereka untuk bantu kamu membawa barang-barang tersebut. Kalau mereka teman yang baik, tentunya akan bersedi. Dan kalau sudah selesai, kamu bisa membelikan makan besar atau makanan kecil sebagai balasan rasa terima kasih kamu kepada mereka karena telah bersedia meluangkan waktu dan tenaga mereka untuk membantu kamu.

Beberapa mahasiswa Indonesia atau negara lain yang kuliah di Belgia sering sekali melakukan hal ini. Karena biaya atau ongkos pindahan yang mahal, mereka tidak segan mengerahkan teman-teman mereka untuk membantu pindahan kos. Hal ini sudah biasa terjadi, melihat pemandangan mahasiswa jalan kaki sambil membawa kasur, meja, sofa, dan barang-barang lain itu adalah hal lumrah. Jadi, ini bisa dicoba untuk diterapkan di Indoensia.


Oke sobat berkuliah.com! Demikian tadi tips dari kami buat kamu yang ingin lebih mudah dan irit dalam melakukan kegiatan pindah kos-kosan. Ingin mendapat informasi yang lebih banyak? Pantau terus berkuliah.com! Salam sukses dan sampai jumpa!

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Advertisement
Scroll To Top