Artikel Terbaru

Manajemen Karir: Menerima Risiko dan Ketidakpastian

Memutuskan untuk berkarir di suatu bidang tertentu merupakan sebuah keputusan yang yang luar biasa. Begitu banyaknya berita mengenai pengangguran, PHK, dan lainnya, serta begitu banyaknya lulusan yang mencari pekerjaan membuat kamu harus bersaing dengan mereka semua, yang apabila dilihat dari jumlahnya pastinya tidak sedikit. Untuk memperjuangkan karir yang kamu impikan kamu akan dihadapkan dengan berbagai risiko. Ketidakpastian masa depan terdapat dalam konteks karir dan pekerjaan. Tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga perubahan dunia kerja.



'Masa depan bukan digunakan untuk apa'

Kalimat di atas menantang kita semua sebagai individu, siswa, pencari kerja, dan praktisi karir untuk mempertimbangkan kembali bagaimana kita membuat perencanaan dan pengembangan karir untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang tidak pasti.

Berikut adalah beberapa hal penting mengenai cara baru berpikir tentang pekerjaan dan karir:

Tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pengalaman pendidikan, tetapi juga memiliki "skill dan kemauan" untuk mentransfer pengetahuan yang dimiliki untuk memecahkan masalah di tempat kerja.

Apa yang dapat kamu lakukan untuk mempersiapkan diri? Fokus pada pencapaian inovasi, mengambil risiko dengan suatu harapan walaupun kadang-kadang gagal tapi terus berjalan.

Hindari meniru potensi yang banyak dimiliki orang lain tapi cari tahu apa yang menjadi keahlian kamu. Kemudian cari seseorang yang ingin dan dapat memberikan kamu pekerjaan.

Pentingnya menggunakan kemauan sendiri untuk bergerak ke arah yang baru.


Pengembangan Karir vs Manajemen Karir dan Pengembangan Kesempatan

Pengembangan karir berarti memutuskan bidang pekerjaan apa yang akan kamu masuki dan membangun rencana yang terarah bagi kemajuan diri, mencakup peluang potensial kerja, serta pelatihan dan pendidikan. Tetapi, skenario ini tidak serealistis seperti yang terjadi di masa lalu. Berapa banyak orang yang mengalami perubahan karir atau seseorang yang beralih bidang, bukan karena kemauan mereka tetapi karena terpaksa? Dan kadang-kadang kita juga berganti pekerjaan dalam jangka waktu yang pendek.

Manajemen karir, juga bisa digambarkan bahwa kamu bergerak terus-menerus untuk maju. Istilah ini berarti evaluasi dan penilaian, pengujian, efisiensi penggunaan sumber daya yang tersedia, dan resiko yang diperhitungkan. Namun, selain itu yang lebih penting adalah pengembangan kesempatan, dengan fokus pada identifikasi, dan inisiatif untuk bergerak maju, memanfaatkan kesempatan di sekitar kita.

Secara teori ide-ide ini masuk akal, tetapi bisa sulit untuk diterjemahkan ke dalam langkah-langkah yang nyata. Membuat keputusan besar dengan berkarir di lapangan pekerjaan yang asing buat kamu juga membutuhkan tingkat kepercayaan yang besar. Tanpa jalan yang jelas, kamu harus menentukan pilihan kamu sendiri. Bangun rasa percaya diri kamu melalui sebuah peluang, besar atau kecil, untuk mencerminkan dan mengambil tindakan.


Rangkullah pengalaman sebagai kesempatan belajar.

Coba suatu pekerjaan untuk melihat apakah kamu menyukai pekerjaan itu. Belajar dari pengalaman kerja, magang, proyek kelas, kegiatan sukarela, dan kesempatan lain. Menilai hasil keputusan yang kamu buat, sehingga kemudian kamu dapat mengambil pelajaran. Gunakan semua sumber daya dan kemampuan kamu untuk memutuskan masa depanmu. Juga tingkatkan keterampilan kamu, untuk membuat pilihan tambahan di sepanjang jalan karir kamu.


Ikuti keinginan kamu.

Apa yang ingin kamu lakukan? Apakah peluang untuk itu? Keinginan adalah sesuatu yang berkembang sepanjang hidup, seperti seseorang yang ingin bertambah dewasa. Menemukan tujuan hidup dapat menentukan keputusan karir dan kesempatan yang ada.


Hindari kelumpuhan keputusan.

Apakah kamu tipe orang yang terus mengumpulkan informasi, atau kamu tahu kapan waktunya untuk membuat keputusan dan bisakah kamu berkomitmen dengan keputusan yang telah kamu buat? Kamu harus meneliti keputusan karir kamu dengan hati-hati, tapi ada saatnya untuk bertindak, dengan pengertian bahwa bahkan pergerakan yang direncanakan juga memiliki risiko.


Keluar dari zona nyaman kamu.

Perubahan bukanlah sesuatu yang mudah, bahkan ketika kamu mengetahuinya. Hal ini terutama berlaku bagi orang-orang yang memulai karir dengan cara yang lebih tradisional dengan jalur yang ditetapkan dan dikembangkan. Tempatkan diri kita sendiri secara sengaja dalam situasi yang asing untuk melihat dunia dengan cara baru. Pikirkan untuk bepergian, menjadi sukarelawan, pegawai magang, masuk dalan jaringan baru dan kelompok-kelompok sosial, dll untuk mengembangkan perspektif baru.


Menjangkau bantuan.

Berhubungan dengan orang lain yang akan melalui pengalaman yang sama dapat sangat bermanfaat. Hubungi alumni dari jurusan kamu dan rekan-rekan di organisasi profesi bidang, bicarakan mengenai manajemen karir dan pengembangan peluang.



Merangkul Perubahan

Karir kamu mungkin saja mengalami perubahan terus-menerus, dan hal itu terlalu kompleks untuk dapat dengan mudah di mengerti. Dalam mengejar pekerjaan dan karir, kamu harus bisa beradaptasi dan menjadi seseorang yang tangguh. Seperti kelincahan dan kemampuan beradaptasi, rasa ingin tahu dan imajinasi yang dikembangkan para pemimpin bisnis.

Ada beberapa hal baik bahwa kenyataan semua orang sedang mencoba untuk menerima perubahan-perubaha yang terjadi. Sebagian besar industri terkena beberapa dampak yang berkaitan dengan realitas ekonomi, teknologi baru, dan perubahan sifat pekerjaan yang harus dilakukan. Kamu tidak selalu tahu bagaimana hal-hal akan berubah. Tapi kamu bisa mengatur diri kamu untuk membangun masa depan yang mungkin terbaik satu hari pada satu waktu. Terimalah bahwa akan ada ketidakpastian, kembangkan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan dan siap untuk mengambil langkah berikutnya.

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Advertisement
Scroll To Top