Mengenal Dunia Perkuliahan di Perancis, Bersama Arip Wijayanto

Apa kabar sobat berkuliah.com ? Semoga semuanya selalu luar biasa ya, karena kali ini kita akan mendengarkan sebuah cerita dan pengalaman be...

Apa kabar sobat berkuliah.com ? Semoga semuanya selalu luar biasa ya, karena kali ini kita akan mendengarkan sebuah cerita dan pengalaman berkuliah di Perancis bersama sahabat kita yang telah lebih dahulu mendapatkan kesempatan untuk kuliah di ‘Kota Mode’ ini. Tentu saja semua mahasiswa juga memimpikan bisa berkuliah di negeri yang terkenal memiliki banyak sekali pemandangan yang luar biasa ini. Sistem pendidikan di Perancis yang memang terorganisir dengan baik, menjadikan para mahasiswa dari berbagai negara beramai-ramai menjatuhkan pilihanya untuk kuliah di Perancis. Oke, jika kamu penasaran dan daripada menebak-nebak, mari kita simak bersama ulasan berikut ini.



Halo, salam kenal ya. Bisa diceritakan tentang profil diri kamu? Selain itu, apa alasan yang membuat kamu akhirnya memilih Perancis sebagai tujuan studimu?

Bonjour, Perkenalkan nama saya Arip Wijayanto, berasal dari Batang, Jawa Tengah. Saya merupakan salah satu penerima beasiswa ‘double degree Indonesia-Prancis’ (DDIP) untuk periode tahun 2012-2014 (sebentar lagi selesai, aamiin…). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika dalam waktu yang bersamaan saya terdaftar sebagai mahasiswa master Biologi dan Ekologi untuk hutan, agronomi, dan lingkungan di AgroParisTech, Prancis dan juga tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana jurusan Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan, Institut Pertanian Bogor (IPB).

Merupakan suatu anugrah bagi saya karena berkesempatan untuk tinggal di negara yang terkenal dengan parfumnya dan sebagai pusat mode dunia. Bukan hanya karena formasi beasiswa DDIP yang mengharuskan saya memilih Perancis, tapi lebih dari itu. Di Perancis terdapat sekolah tinggi berbasis kehutanan yang cukup terkenal di dunia dan merupakan nomor wahid di Prancis yaitu ENGREF, AgroParisTech. Sehingga dua alasan tersebut sangat cocok untuk menjawab mengapa saya memilih Perancis sebagai tempat untuk melanjutkan studi saya. Selama menempuh pendidikan di Perancis, saya tinggal di salah satu kota yang berjarak sakitar 1,5 jam dari Paris (ditempuh dengan kereta berkecepatan tinggi/ TGV) yang juga dikenal sebagai salah satu kota pelajar-nya Perancis, yaitu kota Nancy.


Nah, kita ketahui bahwa di Perancis sendiri memiliki banyak universitas. Lalu, bagaimana cara memilih universitas dengan tepat?

Memilih universitas di mana kita akan melanjutkan studi  merupakan hal yang sangat penting. Alih-alih memilih negara ataupun kota impian kita, hal terpenting adalah mempertimbangkan bakat dan minat kita pada suatu bidang yang ingin ditekuni. Oleh karena itu, yang pertama kali dilakukan adalah mencari tahu apakah di Universitas yang kita tuju terdapat jurusan yang ingin kita ambil. Untuk level S2 dan S3, mencari informasi tentang profesor ataupun dosen yang memiliki bidang yang sesuai dengan arah ilmu yang akan kita tekuni terkadang sangat penting dan dibutuhkan, utamanya pada proses thesis ataupun disertasi.

Langkah selanjutnya adalah mengecek persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa terpilih ataupun lolos seleksi sebagai salah satu mahasiswa di universitas yang kita inginkan. Sering ditemui bahwa setiap universitas bahkan setiap jurusan mengharuskan persyaratan yang berbeda-beda. Misalnya saja, persyaratan tentang kemampuan bahasa Perancis, pada bidang ilmu-ilmu sosial dipersyaratkan kemampuan bahasa Perancis pada level B,  sedangkan untuk bidang ilmu-ilmu alam ataupun untuk mahasiswa S3 dan mahasiswa yang mengikuti kelas internasional hanya cukup pada level B1. Langkah terakhir tentu saja mengikuti tahapan-tahapan pendaftaran sesuai dengan arahan universitas.


Jika tanpa beasiswa, berapa rata-rata biaya kuliah di AgroParisTech tersebut?

Berbicara tentang biaya pendidikan di Perancis, bisa dikatakan bahwa uang yang harus dikeluarkan untuk pendidikan terhitung lebih murah dibandingkan negara-negara lain, misalnya saja Amerika Serikat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Perancis menjadi salah satu tujuan favorit untuk melanjutkan studi bagi mahasiswa asing. Namun, sebelumnya sebagai informasi ingin saya sampaikan kepada pembaca bahwa pendidikan tinggi di Perancis terdiri atas Universitas dan Ecole/Grande Ecole.

Berdasarkan kategori ini, uang yang harus dibayarkan jumlahnya berbeda-beda. Untuk universitas ataupun ecole publik, seperti halnya ecole di mana saya bersekolah, biaya yang harus dibayarkan besarnya sekitar ± 500 Euro/ tahun (1 Euro= ±Rp.15.600).  Sedangkan untuk beberapa ecole utamanya ecole privat maupun grande ecole, biaya yang dibutuhkan bisa jadi beberapa kali lipat lebih mahal.


Apakah ada tips untuk mendapatkan tiket pesawat murah ke Perancis?

Seperti kita ketahui bersama, umumnya harga tiket pesawat seringkali berfluktuasi, misalnya saja harga tiket pesawat akan melambung tinggi pada saat musim liburan. Hal ini tidak menjadi masalah bagi mahasiswa penerima beasiswa yang biaya transportasinya ditanggung oleh pemberi beasiswa. Sebaliknya, akan menjadi masalah bagi mahasiswa yang harus mengalokasikan uang pribadi untuk jenis pengeluaran ini. Oleh karena itu, kita harus merencanakan keberangkatan kita dengan matang. Apalagi dengan kalender pendidikan di Perancis yang sangat detail dan akurat, kita bisa mengetahui kapan dimulainya tahun ajaran baru, kapan musim libur, dan sebagainya, sehingga jauh-jauh hari pula kita bisa merencanakan dan melakukan pembelian tiket pesawat. Terkadang  cara ini lebih menguntungkan dibandingkan pembelian tiket pesawat yang mendekati hari keberangkatan.

Yang tidak kalah pentingnya adalah rajin mengecek dan membandingkan harga terhadap maskapai-maskapai penerbangan yang menyediakan jasa penerbangan ke Perancis melalui internet. Tentu saja keamanan, kenyamanan dan keselamatan merupakan hal yang tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan.


Apakah ada perbedaan antara kenyataan tentang negara Perancis dan bayangan yang kamu miliki sebelum berangkat?

Sebelumnya saya mengira bahwa orang-orang Perancis cenderung individualis, tidak ramah, dan tidak peduli dengan orang lain. Setelah tinggal di Perancis, ternyata apa yang saya pikirkan kurang tepat, di mana untuk ukuran negara Eropa saya menilai bahwa orang-orang Perancis memiliki kepedulian dan keramahan yang baik. Selanjutnya yaitu, sama halnya dengan teman-teman yang lain. Sebelum saya berangkat ke Perancis, terkadang muncul kekhawatiran bahwa mahasiswa yang berasal dari Indonesia akan ketinggalan jauh secara kemampuan akademis dibandingkan dengan mahasiswa-mahasiswa lain, utamanya mahasiswa asli Perancis. Apa yang kami pikirkan ini ternyata keliru, karena menurut saya mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia mampu bersaing dengan mahasiswa lainnya. Bahkan ada teman saya pernah mendapatkan nilai yang terbaik di jurusannya.


Apakah ada tips-tips khusus dari Arip untuk menghemat pengeluaran selama tinggal di sana?

Salah satu kemampuan yang sangat penting dan harus dimiliki oleh mahasiswa perantauan seperti saya ini adalah kemampuan mengelola uang bulanan. Apalagi sebagai penerima beasiswa terkadang pengiriman beasiswa bulanan tidak selancar yang kita harapkan. Oleh karena itu penghematan adalah salah satu jalan yang terbaik untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Komponen biaya terbesar yang harus dikeluarkan tiap bulannya adalah biaya tempat tinggal. Sebetulnya hal ini dapat diaatasi dengan pengajuan ‘caf’, yaitu semacam bantuan sosial yang memang disediakan oleh pemerintah Perancis. Bantuan dari caf ini terkadang bisa mencover hampir 50% dari biaya sewa bulanan. Selain itu bisa juga dengan sistem ‘colocataire’, yaitu memilih tempat tinggal yang bisa dihuni lebih dari satu orang, sehingga biaya bulanan bisa dibagi sesuai dengan jumlah penghuni.

Komponen biaya lainnya adalah untuk keperluan kebutuhan sehari-hari. Memasak merupakan cara jitu untuk melakukan penghematan jenis pengeluaran ini. Karena harga makanan siap santap biasanya relatif lebih mahal lagi pula rasanya terkadang tidak terlalu cocok dengan lidah orang Indonesia. Selanjutnya adalah pengeluaran untuk transportasi, pulsa telfon, ataupun internet. Tentu saja pengeluaran-pengeluaran jenis ini harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Misalnya saja untuk transportasi, bagi saya yang harus menggunakan layanan transporatasi setiap harinya, terutama pada saat pergi ke kampus atau laboratorium, memilih dengan sistem berlangganan tiap bulan merupakan cara penghematan terbaik dibandingkan dengan harus membeli tiket setiap kali akan menggunakan layanan transportasi.


Apakah ada diskriminasi yang terjadi di Perancis kepada mahasiswa Indonesia?

Selama tinggal di Perancis, rasanya saya belum pernah mendengar diskriminasi yang terjadi pada mahasiswa asal Indonesia. Menurut saya, para dosen, pegawai dan seluruh staf di kampus memberikan pelayanan yang sama dan tanpa pilih kasih terhadap semua mahasiswa. Bahkan dari pengalaman saya, mahasiswa yang berasal dari negara-negara Asia termasuk Indonesia cenderung disukai, selain terkenal dengan sifat sopan santun yang dimiliki, terkenal juga dengan semangat, kerja keras dan ketekunan yang tinggi.


Apakah selama kuliah mahasiswa harus memiliki kartu asuransi kesehatan dan buku tabungan? Jika iya, bagaimana membuat kartu asuransi dan buku tabungan tersebut?

Asuransi kesehatan dan rekening bank adalah dua hal yang sangat penting. Beberapa universitas terkadang memiliki kerja sama dengan asuransi atau bank tertentu, sehingga pada saat registrasi dan verifikasi yang pertama kalinya sebagai mahasiswa baru, pihak kampus akan memberikan arahan tentang asuransi dan bank yang bisa kita pilih. Bagi mahasiswa penerima beasiswa, pembukaan rekening merupakan hal pertama yang harus dilakukan, selain pengiriman beasiswa dilakukan melalui rekening di Perancis, pembayaran pengeluaran bulanan seperti langganan transportasi, internet, pulsa, dan sebagainya seringkali dilakukan melalui penarikan langsung secara otomatis setiap bulannya melalui rekening kita.

 Pengurusan rekening bank dapat dilakukan dengan mendatangi langsung bank terdekat dengan membawa persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan seperti kartu identitas, attestation de scholarite (semacam surat bukti dari kampus yang menyatakan kita sebagai mahasiswa), attestation de logement (sertifikat tempat tinggal), mengisi formulir, dan lainnya. Sama halnya dengan pembukaan rekening, pengurusan asuransi di Perancis dapat dilakukan dengan mendatangi langsung kantor asuransi terdekat sembari membawa persyaratan yang diperlukan, seperti kartu identitas, attestation de scholarite dari kampus, nomor rekening / RIB, dan sebagainya.

Pada waktu yang bersamaan, kita bisa memilih paket-paket asuransi sesuai dengan kebutuhan kita. Selain itu, bisa juga memilih sistem pembayaran apakah secara langsung atau bertahap, dan apakah dilakukan secara tunai, menggunakan cek, ataupun melalui penarikan dari rekening bank. Pengurusan asuransi kesehatan ini sangat penting, terutama bagai mahasiswa yang sering mengalami gangguan kesehatan.


Apakah ada pengalaman atau saranai mengorganisasi/komunitas apa yang sebaiknya diikuti oleh mahasiswa Indonesia di Perancis?

Salah satu komunitas atau organisasi yang wajib untuk diikuti tentu saja Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Perancis, utamanya yang berada di kota di mana kita tinggal. Dari PPI ini kita bisa berdiskusi sampai menggali informasi dan meminta bantuan dari sesama mahasiswa utamanya mahasiswa yang lebih dulu tinggal di Perancis. Selain itu, PPI juga menjadi wadah melepas rindu terhadap tanah air Indonesia dengan mengadakan acara yang sifat kebudayaan ataupun olahraga bersama, bahkan terkadang menjadi sarana tempat berkumpul bagi para anggota hanya untuk sekedar makan bersama atau bermain.

Untuk organisasi di kampus, menurut pengamatan saya kegiatan organisasi mahasiswanya tidak begitu bergairah jika dibandingkan dengan organisasi-organisasi kampus di Indonesia. Sehinga saya tidak begitu tertarik untuk mengikuti organisasi yang ada di kampus. Meskipun demikian, tentu saja pihak kampus menfasilitasi beberapa organisasi. Misalnya saja, untuk bidang kehutanan bisa mengikuti organisasi IFSA (International Forestry Students Association).


Adakah pesan-pesan atau motivasi yang ingin kamu sampaikan untuk pembaca berkuliah.com yang ingin kuliah di Perancis?

Bagi para pembaca berkuliah.com yang berminat untuk melanjutkan studinya di Perancis, semoga informasi  dari saya ini bermanfaat. Teruslah berusaha dan berdoa untuk mewujudkan cita-cita dan mimpi-mimpi kalian. Semoga berhasil dan sukses ! Bon courage !



Bagaimana teman-teman ? Tentunya cerita ini bisa dong menginspirasi kamu semua ? Terlebih lagi, kamu juga harus selalu menjaga semangat agar kamu bisa kuliah juga di Perancis seperti Arip. Kuncinya selalu semangat, terus belajar, dan update informasi. Pantau terus ya berkuliah.com. Salam sukses selalu !
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,13,Beasiswa,304,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,14,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,37,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,4,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,313,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,444,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,22,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,3,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,59,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,4,Malaysia,27,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,13,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,19,Tips,7,Tips Beasiswa,16,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,105,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Mengenal Dunia Perkuliahan di Perancis, Bersama Arip Wijayanto
Mengenal Dunia Perkuliahan di Perancis, Bersama Arip Wijayanto
http://1.bp.blogspot.com/-uG2DEB-28Q8/VCK_2wgPNqI/AAAAAAAACiQ/E6RVmjV-N8s/s1600/ds.png
http://1.bp.blogspot.com/-uG2DEB-28Q8/VCK_2wgPNqI/AAAAAAAACiQ/E6RVmjV-N8s/s72-c/ds.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/09/mengenal-dunia-perkuliahan-di-perancis.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/09/mengenal-dunia-perkuliahan-di-perancis.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy