Menjadi Mahasiswa Disiplin? Mengapa Tidak

Barangkali, terkadang ada orang yang beranggapan bahwa sulit untuk bisa menjadi seseorang yang berdisiplin, terlebih ketika sudah menjadi m...

Barangkali, terkadang ada orang yang beranggapan bahwa sulit untuk bisa menjadi seseorang yang berdisiplin, terlebih ketika sudah menjadi mahasiswa yang melakukan studi di perguruan tinggi. Mahasiswa barangkali dipandang sebagai sosok yang sarat dengan kemerawutan dan ketidakteraturan, sehingga mereka dicap akan susah keluar dari lingkaran kesemerawutan tersebut. 



Banyak dari kamu yang pergi kuliah di perguruan tinggi dengan harapan yang tinggi untuk memperoleh martabat yang tinggi, terutama jika kamu mendapatkan beasiswa atau jika kamu kuliah di sebuah perguruan tinggi yang besar dan bergengsi. Yang perlu kamu tahu, bahwa standar kompetensi di  perguruan tinggi tidak sama seperti di SMA. Di perguruan tinggi, standarnya jauh lebih tinggi. Misalnya, rata-rata tugas menulis kamu yang meraih nilai A+ di SMA akan berubah menjadi C di perguruan tinggi terbaik. Melengkapi tugas rumah di setiap kelas hampir tidak mungkin, karena kamu tentunya tidak bisa membaca 50 halaman dan menulis esai 200-kata dalam 25 menit.

Perguruan tinggi bagaikan permainan bola yang penuh dengan peraturan, dan supaya mencapai keberhasilan, maka hal nomor satu harus dipelajari adalah kedisiplinan. Ada beberapa orang yang dilahirkan dengan kediplinan itu, yang mereka memang merupakan orang yang beruntung. Sedangkan, sisanya harus mengembangkan dari waktu ke waktu. Hal ini membutuhkan keseimbangan antara bekerja dan bermain, dan apa yang mungkin tampak kontra-intuitif, dengan memfokuskan diri pada hal-hal kecil, bukan yang besar. 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengembangkan disiplin ketika kamu meninggalkan kenyamanan jam belajar di kala SMA, dan mulai menapaki studi yang sangat melelahkan di perguruan tinggi. Yakinkan diri kamu untuk membiasakan berdisiplin, sebab ia akan mengantarkanmu pada kesuksesan di masa mendatang. Untuk mencapainya, lakukan beberapa tips berikut ini dengan baik:  


1. Lihatlah pada hal-hal kecil 

Terkadang ada orang yang memikirkan hal-hal yang besar, yaitu misalnya ia mempunyai 5 program untuk semester musim gugur, dan jika ia tidak lulus salah satu dari mereka, maka ia tidak dapat mengambil 102 pada semester musim semi, yang berarti ia akan berada di belakang, dan harus mengambil kelas musim panas atau terlambat lulus. 

Yang terbaik bagi kamu adalah, jangan terlalu memusingkan pikiran tentang hal-hal tersebut. Pikirkan hal-hal dalam takaran yang berskala kecil saja, yaitu misalnya kamu harus menyelesaikan tugas tertentu, belajar kosakata nomor tertentu, menghafal 50 teori ertentu, baca 20 halaman tertentu , dan lain sebagainya. Dengan memperhatikan hal-hal kecil seperti tadi, maka hal-hal besar secara otomatis akan tertarik juga. Namun, apabila kamu terlalu memfokuskan untuk memikirkan hal-hal besar saja, maka bisa saja hal-hal kecil akan terlupakan, padahal ia adalah sesuatu yang menentukan keberhasilanmu. 


2. Buatlah ‘Daftar Prioritas Kegiatan’

Mahasiswa dan para profesional dapat memperoleh semua manfaat dari pembuatan daftar prioritas kegiatan yang membantu kamu mengetahui mengenai apa yang kamu butuhkan untuk dilakukan sekarang, dan apa yang kamu benar-benar harus lakukan, tetapi bisa menunggu sampai akhir pekan. Dengan ini, kamu bisa memahami antara kegiatan yang urgensitasnya tinggi dan yang tidak.
Buatlah daftar segala sesuatu yang kamu rencanakan untuk harian atau mingguan, dan mengkategorikan beberapa dari rencana tersebut sebagai rencana yang penting dan mendesak. Kemudian, jadwalkan rencana itu di daftar perencana yang bagus milik kamu dan kamu dapat pergi dengan nyaman. Jika hal itu telah kamu lakukan, maka jadwal kamu akan tertata dengan bagus dan berjalan secara baik. 


3. Mengetahui tanggal-tanggal penting

Kamu memerlukan 2 hal untuk mendapatkan perkataan di atas, yaitu kalender dinding dan agenda. Tulis semua tenggat waktu yang penting kamu pada kalender dinding, seperti waktu adanya ulangan, ujian tengah semester, ujian akhir semester, liburan, dan lain sebagaianya. Kemudian, tulis jadwal kelas yang kamu ikuti di agenda kamu, bersama dengan tanggal-tanggal pentingnya. 
Sekarang kamu dapat secara tepat melihat mana waktu kosong yang kamu bebas untuk melakukan suatu pekerjaan, dan kamu tidak akan membiarkan ada suatu tanggal yang menyelinap pada catatan kamu, karena kamu sudah menuliskannya saat menerima silabus. Dengan menulis catatan tanggal-tanggal penting seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, akan membuat jadwal kamu tertata dengan rapi.


4. Membuat jadwal 

Dimulai dengan minggu pertama atau kedua dari kelas kamu, segera isi waktu senggangmu dengan belajar dan tugas dalam jadwalmu. Ketika dosen kamu memberikan tugas, lihatlah agendamu untuk menemukan waktu di mana kamu secara maksimal bisa menyelesaikan tugas ini. Kamu dapat mewarnai kodenya atau menyorotinya yang lebih penting dan mendesak, atau apapun yang kamu sukai.

Di samping itu, gunakan agenda ini untuk menjadwalkan tanggal makan bersama dengan teman-teman kamu, latihan dengan teman sekamarmu, dan melekukan belajar bareng dengan teman sekelasmu. Jika kamu memiliki 80 menit untuk beristirahat di antara kelas-kelas yang kamu ikuti, maka jadwalkan tugas yang dibebankan padamu di kafe atau ruangan pusat mahasiswa daripada menuju kembali ke asrama kamu untuk bermalas-malasan dengan teman-temanmu. Membuat jadwal akan membantu kamu memanfaatkan waktu yang kamu isi, tanpa merasa seperti kamu telah menghabiskan berjam-jam pada waktu akhir untuk menyelesaikan tugas kuliah. 


5. Tinggalkan asrama kamu 

Adalah sangat mengagumkan ketika kamar di asrama memiliki area studi tersendiri atau kamar umum yang tenang, tapi kamar-kamar itu masih bukan tempat yang ideal untuk membantu kamu tetap disiplin. Ketika kamu berada di asrama, maka kamu akan terlalu dekat dengan teman-teman yang ingin nongkrong, menonton acara TV yang dapat mengalihkan perhatian kamu, dan kamar yang berantakan yang ingin kamu membersihkan. 

 Pergilah ke sebuah kafe di mana kamu dapat menatap dinding dan dengarkan lagu tanpa kata-kata saat kamu menulis atau membaca atau juga perhitungan lengkap. Sebelum kamu menyadari hal ini, kamu akan menyelesaikan tugasmu dan kamu dapat kembali ke asrama untuk bermain video game atau minum air kelapa dengan teman-teman kamu. Kamu akan merasa semuanya terlaksana dengan baik ketika sesekali waktu meninggalkan asrama dan beralih ke suatu tempat yang membuatmu berkonsentrasi dengan baik. 


6. Ciptakan waktu untuk Bermain

Hanya karena kamu akan menjadi sangat termotivasi dan disiplin, bukan berarti semua aktifitas perguruan tinggi harus diisi dengan mengerjakan tugas dan menghilangkan aktifitas bermain. Selama tahun pertama kuliah, kamu akan ingin menghabiskan berjam-jam untuk mendapatkan teman-teman baru dan nongkrong di suatu tempat. Pastikan kamu melakukan hal ini juga, karena hal ini juga akan melatih kedisiplinanmu.



Rencanakan tanggal untuk makan siang dengan teman-temanmu sesering mungkin, berjalan dengan mereka ke kelas, mengambil kelas bersama-sama sehingga kamu dapat belajar bersama, dan meluangkan waktu untuk memutar film, mencicipi makanan yang ada, dan menonton tayangan Youtube. Ada lebih banyak waktu kosong di perguruan tinggi daripada yang disadari kebanyakan orang. Oleh karenanya, kamu hanya perlu menghabiskan waktu kamu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.  
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,13,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,292,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,46,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,149,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Menjadi Mahasiswa Disiplin? Mengapa Tidak
Menjadi Mahasiswa Disiplin? Mengapa Tidak
http://1.bp.blogspot.com/-wbzKqkMtuqI/VBqRpa7o3WI/AAAAAAAACC8/E60nYEcTjHY/s1600/agenda-366244_640.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-wbzKqkMtuqI/VBqRpa7o3WI/AAAAAAAACC8/E60nYEcTjHY/s72-c/agenda-366244_640.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/09/menjadi-mahasiswa-disiplin-mengapa-tidak.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/09/menjadi-mahasiswa-disiplin-mengapa-tidak.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy