Senangnya Kuliah di Filipina, Bersama Emmolia Estiningtyas

Filipina, salah satu negara di ASEAN yang penduduknya banyak yang mirip dengan orang-orang Eropa. Menurut survei dan pandangan dari beberapa...

Filipina, salah satu negara di ASEAN yang penduduknya banyak yang mirip dengan orang-orang Eropa. Menurut survei dan pandangan dari beberapa orang, bukan hanya orangnya yang mirip, namun Filipina adalah salah satu negara yang iklim masyarakatnya mirip dengan penduduk negara Eropa. Menarik bukan? Untuk kuliah di Filipina kamu juga tidak harus benar-benar fasih dalam belajar bahasa Filipina “Tagalog”, karena di Filipina mayoritas juga banyak yang menggunakan bahasa Inggris. Jadi, apa yang masih kamu takutkan?



Kali ini tim berkuliah.com akan menampilkan hasil interview dengan mahasiswa Indonesia yang kuliah di Filipina. Siapakah dia? Jika kamu penasaran, mari kita simak bersama cerita selengkapnya di bawah ini.


Salam kenal. Bisa diceritakan tentang profil diri kamu? 

Halo, sobat berkuliah.com! Perkenalkan nama saya Emmolia Estiningtyas, saat ini saya kuliah di Arellano University, Manila, Filipina. Saya mengambil jurusan Master of Arts in Nursing dan masuk pada tahun 2013. Saya aktif di PPI, dan menjadi pengurus di bagian Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Filipina (PPIF).


Apa yang membuat kamu memilih jurusan Master of Arts in Nursing? Apakah ada kesulitan yang kamu temui di jurusan tersebut? Jika iya, lalu bagaimana cara kamu mengatasinya? 

Saya saat ini memilih belajar di jurusan Keperawatan Maternal and Child di Arellano University, karena saya menyukai dunia keperawatan ibu dan anak. Sejak masih kuliah S1 di Universitas Sebelas Maret, Surakarta saya memiliki impian untuk kuliah di luar negeri dengan beasiswa. Kemudian ada informasi tentang beasiswa ke Filipina dan saya apply, dan saya bersyukur saya mendapatkan beasiswa tersebut di Jurusan Keperawatan Maternal and Child. Filipina adalah negara yang menghasilkan profesional perawat yang telah diterima secara international di berbagai negara di dunia. Lulusannya dapat dengan mudah bekerja di Amerika, Eropa, Australia, Asia jadi saya semakin mantap untuk belajar keperawatan di Filipina. Saya juga ingin mendalami bagaimana sistem pendidikan dan kurikulum keperawatan di Filipina dibuat dan diterapkan sehingga dapat membentuk lulusan berkualitas dan menembus dunia international. Harapan saya, dapat menyerap kualitas terbaik dari sistem pendidikan di Filipina, khususnya di keperawatan untuk meningkatkan kualitas outcomes keperawatan di Indonesia.

Saya merasa tidak ada kesulitan selama menempuh pendidikan. Segala hal baru yang saya temui di sini justru menjadi penyemangat untuk saya. Ketika saya menghadapi satu tantangan, saya merasa itulah kesempatan saya untuk improvisasi diri menjadi lebih baik. Jadi setiap apa yang saya hadapi, baik yang berkaitan dengan dunia akademik maupun interaksi sosial bermasyarakat buat saya menjadi satu pengalaman yang menarik.

Untuk dapat beradaptasi di dunia akademik saya memiliki catatan khusus:

Saya selalu berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan para profesor, clinical instructor, dan dekan. Di Filipina, dekan sangat approachable. sehingga kita dapat dengan mudah berkonsultasi mengenai masalah akademik. Beliau-beliau juga dengan senang hati berkenan membantu mahasiswa.

Selalu berupaya untuk aktif update informasi seputar kampus, juga update informasi mengenai karakter para profesor sehingga kita dapat menyesuaikan diri dengan gaya mengajar para profesor baik saat kuliah, maupun saat membuat assignments.

Karena Learner centered Learning atau pembelajaran berpusat pada pembelajar, maka saya mendapatkan banyak tugas paper dan diskusi presentasi mengenai topik topik dalam pembelajaran. Dari banyak tugas tersebut, saya membuat daftar dan prioritas kerja untuk memudahkan planning dan setiap ada waktu saya berusaha segera mengerjakan tanpa menunggu deadline mendekat.

Aktif mengunjungi perpustakaan dan jurnal online untuk memperkaya referensi, serta mengikuti tren research yang selalu berkembang.

Memperbanyak kawan dan sahabat baru, baik sesama orang Indonesia dan orang Filipino agar semakin luas persahabatannya. Dengan begitu, kita semakin mudah untuk saling membantu satu sama lain ketika menghadapi masalah.

Tidak pernah menyerah dan patah semangat, selalu berpikiran positif dan bersabar. Selalu berdoa pada Tuhan karena selama di sini saya menghadapi banyak tantangan cukup berat terkait akademik. Namun, saya harus selalu berpikiran positif, tidak mengeluh, dan berdoa. Hingga segala masalah diberikan jalan keluar oleh Tuhan.

Banyak bersedekah, karena sedekah akan menjauhkan kita dari musibah.


Apa saja yang kamu pelajari di jurusan Keperawatan Maternal and Child tersebut? 

Yang dipelajari di jurusan Maternal and Child Nursing, di antaranya: Philosophy of Education, Inferential Statistics, Methodology of Research, Nursing Theories, Principle of Administration and Management, Maternal and Child Nursing I, Maternal and Child Nursing II, Maternal and Child Nursing III. Administration and supervision Nursing, Curriculum Development. Total 48 units dalam 4 semester.


Bagaimana karakter dosen-dosen di sana saat menyampaikan mata kuliah? 

Saya merasa dosen/profesor di sini sangat berdedikasi dan berkomitmen. Mereka adalah orang-orang yang sudah ahli dibidangnya. Sudah menjadi narasumber nasional untuk major Maternal and Child. Salah satu contoh, saat menyampaikan kuliah mereka dapat memberikan performa mengajar yang stabil sejak jam 8 pagi sampai jam 12 siang, dilanjutkan jam 1 siang sampai jam 5 sore dengan ritme dan power yang sama. Mereka memberikan kuliah padat. Hal positif para profesor adalah mereka selalu menghargai, menghormati, compassionate, dan benar benar membuat mahasiswa menguasai kompetensinya. Mereka menjadi contoh yang baik bagi mahasiswa. Tidak heran, jika hasilnya para mahasiswa menjadi high quality outcomes yang diterima secara global. Selain kuliah, mahasiswa keperawatan menempuh RLE (Related Learning Experience) semacam praktik klinik keperawatan di berbagai rumah sakit di Manila dan kota sekitarnya. Para Clinical Instructor yang berpendidikan minimal master, bekerja di rumah sakit selama 20 tahun (sehingga sudah ahli), pensiun, lalu direkrut menjadi tenaga clincal instructor di universitas. Para Clinical instructor itu fokus pada mahasiswa, selalu mendampingi, membimbing, mengontrol proses belajar praktik mahasiswa. Mereka mendukung mahasiswa, memastikan para mahasiswa menguasai kompetensinya. Sehingga para fresh graduates pun sudah benar benar terampil di tempat kerja.


Bagaimana dengan perbedaan antara Fillipina dan Indonesia dari segi kondisi kelas, cara mengajar dosen, kurikulum, dan cara belajar mahasiswanya? 

Kelas 

- Indonesia: Pengalaman di beberapa universitas negeri, kelas besar yang terdiri dari 40-60 mahasiswa.

- Filipina: Kelas merupakan kelas kecil antara 19-30 mahasiswa saja.


Cara mengajar dosen:

Indonesia: Porsi pembelajaran berpusat pada dosen lebih banyak daripada pembelajaran berbasis mahasiswa (Student Centered Learning).
Di Indonesia, posisi dosen dan mahasiswa jauh berbeda. Dosen kebanyakan tidak “approachable”. Dosen menghendaki kelas sudah siap sebelum pembelaran dimulai, dan yang menyiapkan adalah mahasiswa/tata usaha.

- Filipina: Dosen lebih mendidik secara adult learning (andragogy) dari pada pembelajaran child-learning (pedagogy). Dosen menstimulasi keaktifan mahasiswa. Dosen dosen di sinipun mengajar sebagai partner belajar, bukan sebagai total dosen. Mereka mau menerima kritikan maupun klarifikasi dari mahasiswa. Dosen dan mahasiswa sejajar di sini, tidak ada yang lebih tinggi kedudukannya, namun mahasiswa dan dosen tetap saling menghormati.

Cara Belajar Mahasiswa

- Indonesia: Cara belajar mahasiswa di Indonesia tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, padahal jika menginginkan lulusan kita dapat diterima global adalah kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk komunikasi efektif dan efisien. Jika memungkinkan bahasa Inggris bisa ditambahkan dalam setiap jurusan sehingga kemampuan bahasa Inggris teman teman lulusan di Indonesia dapat diterima global.

- Filipina: Cara belajar mahasiswa mandiri dengan tugas-tugas. Tidak ada perbedaan signifikan tentang proses belajar mahasiswa. Salah satu yang menonjol dan mendukung lulusan bisa diterima secara global adalah kemampuan bahasa Inggris selama di sekolah atau kampus. perbedaan lain yang signifikan adalah saat praktik keperawatan di rumah sakit maupun komunitas, bahwa Clinical instructor sangat membimbing mereka sampai kompeten.

Kurikulum

- Indonesia: Kurikulum untuk keperawatan di Indonesia belum punya standar nasional.Kurikulum masih berbeda beda bergantung pada masing masing institusi membuat kualitas lulusan berbeda beda di setiap institusi.

- Filipina: Memiliki standar kurikulum baik di Keperawatan maupun di course lain. melalui CMO (CHED Memorandum Order). CHED adalah Commision of Higher Education, merupakan badan setingkat Direktorat Pendidikan Tinggi yang berlaku secara nasional mengacu pada kurikulum dari Amerika Serikat. Kurikulum inilah kunci utama dari pelaksanaan pendidikan yang lulusannya diterima global.



Apakah kamu kuliah di Filipina dengan beasiswa? Jika iya, apa namanya dan bagaimana cara applynya, mulai dari awal sampai saat ini kuliah?

Iya, saya mendapatkan beasiswa BPP-LN (Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri) dari DIKTI. Cara apply-nya dari website DIKTI beasiswa.dikti.go.id/bppln/. Awalnya saya mendapat informasi ada pembukaan beasiswa DIKTI untuk keperawatan di Filipina sejak April 2013. Tahapan yang saya lalui adalah pendaftaran, Pelatihan IELTS, ujian IELTS, wawancara dari DIKTI, proses dokumentasi ke Kemdikbud di Jakarta. Hingga saya baru dapat berangkat ke Filipina November 2013. Pihak Atase Pendidikan Indonesia untuk Filipina telah bekerja sama dengan Universitas Arellano. Setelah proses orientasi, saya memproses visa student selama kurang lebih 1 bulan dibantu oleh pihak kampus.


Adakah tempat-tempat menarik yang pernah dikunjungi dan memiliki arti penting bagi kamu? 

Tempat yang berkesan dan memiliki arti penting adalah di Manila dalam acara ASIAN YOUTH COUNCIL yang bertempat di Hotel Diamond Manila. Acara merupakan meeting tahunan dari negara negara ASIA dibawah United Nations (PBB). Saya belajar banyak saat mengikuti kegiatan ini karena saya bisa duduk semeja dengan para pimpinan Organisasi Pemuda National (jika di Indonesia adalah KNPI atau Komite Nasional Pemuda Indonesia) di negara negara ASIA seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Singapura, Kamboja, Korea Selatan, Cina, Mongolia, dan Filipina. Saya belajar mengenai kepemimpinan di sini, dan bagaimana untuk bisa berkontribusi dalam acara level ASIA. Arti penting untuk saya, karena ASIAN Youth Council membuka mata saya bahwa saya masih harus banyak belajar dari pemuda pemuda di luar batas negara Indonesia. Acara ini jadi inspirasi buat saya untuk bisa aktif berpartisipasi di tingkat ASIA di masa depan.


Bagaimana dengan biaya hidup di Filipina? Untuk akomodasi, konsumsi, dan transportasi? Apakah ada cara jitu untuk berhemat? 

Biaya hidup di Filipina sekitar 600 USD. Akomodasi rata-rata per bulan 10.000-15.000 Piso (230-340 USD). Ada juga yang biasa, namun jauh dari kampus untuk kondo studio type sekitar 100 USD. Untuk menghemat, sebaiknya tinggal dengan beberapa orang agar biaya bisa ditekan. Untuk makanan, sama dengan standar di Jakarta. Di Mall saya convert dalam USD sekitar 2-5 USD. Cara untuk menghemat pastinya dengan masak sendiri. Jadi, masih dapat menekan biaya sampai setengahnya. Terlebih, untuk yang makan makanan halal, di sini agak sulit cari makanan halal. So, jika masak sendiri kita bisa buat makanan halal. Kalau transportasi untuk behemat, saya milih untuk menggunakan kereta. Anti macet dan murah dibandingkan pakai taksi. Di sini tarif transportasi yang paling murah jeepney (8.5 Piso), kereta (12-16 Piso), bus tarifnya macam macam bergantung jarak. Ada pula diskon khusus untuk mahasiswa dengan menunjukkan ID-Card. Sehingga lebih terjangkau untuk mahasiswa.


Apakah kamu aktif di PPI? Jika iya, kegiatan terbesar apa yang pernah dilaksanakan?

Saya aktif di pengurus pusat PPI Filipina tahun 2014-2015 sebagai Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi. Di Filipina ini, PPI memiliki struktur organisasi di ranting (PPI ranting) setingkat universitas; PPI Cabang setingkat provinsi terdiri minimal 1 PPI ranting. Dan PPI Filipina Pusat yang setingkat nasional bertempat di Manila. Kegiatan terbesar yang dilakukan di Filipina di masa kepengurusan tahun 2014 ini adalah Kongres PPI Filipina Pusat dan Upgrading PPI Filipina Pusat yang peserta berasal dari PPI seluruh Filipina pada bulan Juni 2014. Pada kepengurusan sebelumnya kegiatan terbesar adalah Konser Musik yang diikuit pelajar dari PPI Filipina di Metro Manila (Manila, Makati, Quezon City).  Untuk bulan ini, PPI Filipina akan mengikuti pertemuan PPI Dunia di Jepang yang juga akan dihadiri oleh perwakilan PPI diseluruh dunia.


Adakah tips yang ingin kamu bagika untuk teman-teman di Indonesia, tentang apa saja yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar kuliah di Fillipina? 

1. Miliki impian dan keinginan kuat untuk kuliah ke luar negeri sepenuh hati.

2. Belajar kemampuan bahasa Inggris dengan standar IELTS 6.5 atau Toefl 550.

3. Aktif membuka informasi di internet tentang beasiswa karena beasiswa keluar negeri itu sangat banyak. Ikuti requirements yang tercantum di pengumuman beasiswa. Terkadang butuh waktu untuk memenuhi syarat syarat yang diminta penyedia beasiswa, maka jika ingin kuliah ke luar negeri melalui beasiswa, sejak kuliah s1 sudah harus persiapan untuk memenuhi kualifikasi.

4. Bersabar dan terus mencoba beberapa Beasiswa di dari Indonesia maupun dari negara lain yang sangat banyak jumlahnya.

5. Aktif di organisasi kemahasiswaan maupun kemasyarakatan dapat menjadi nilai positif dan meningkatkan kesempatan aplikasi beasiswa kita diterima.

6. Banyak berdoa, minta doa restu orang tua, dan banyak memberi untuk sesama.

7. Setelah memenuhi semua syarat-syarat dokumen, selanjutnya tes wawancara harus menunjukkan kontribusi kita di masa depan setelah kembali dari studi. Serta menunjukkan kesiapan mental untuk berpisah dari keluarga di Indonesia. Saat wawancara, kita menunjukkan bahwa tidak akan ada masalah internal terkait ijin atau hubungan dengan pasangan suami/istri dan keluarga.

Sekian, semoga bermanfaat buat teman teman yang ingin belajar di Filipina. Dan saya tunggu, untuk yang berminat menyusul belajar di Filipina!



Nah, sobat berkuliah.com, itu tadi penjabaran dari pengalaman Emmolia yang sudah berhasil menimba ilmu di Filipina. Bagaimana? Kamu tertarik dan ingin menyusulnya? Emmolia sudah menunggu kamu disana loh Oke, pantau terus berkuliah.com untuk informasi dunia perkuliahan di luar dan dalam negeri. Salam sukses dan sampai jumpa!
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,13,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,292,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,46,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,149,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Senangnya Kuliah di Filipina, Bersama Emmolia Estiningtyas
Senangnya Kuliah di Filipina, Bersama Emmolia Estiningtyas
https://4.bp.blogspot.com/-wKrPQ-sExP0/VCK1b2Q1VMI/AAAAAAAACgY/a_qs15CJU7Q/s640/emolia.png
https://4.bp.blogspot.com/-wKrPQ-sExP0/VCK1b2Q1VMI/AAAAAAAACgY/a_qs15CJU7Q/s72-c/emolia.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/09/senangnya-kuliah-di-filipina-bersama_24.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/09/senangnya-kuliah-di-filipina-bersama_24.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy