"Seandainya Aku Jadi Menteri Pendidikan...” (Part 1)

Halo, sobat berkuliah.com! Bagaimana kabar kamu hari ini? Pada kesempatan kali ini, berkuliah.com akan mengulas tentang topik yang berkenaa...

Halo, sobat berkuliah.com! Bagaimana kabar kamu hari ini? Pada kesempatan kali ini, berkuliah.com akan mengulas tentang topik yang berkenaan dengan bagaimana pendapat dari para mahasiswa serta masyarakat Indonesia tentang sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Keren, bukan? Nah, apa saja kata mereka? Simak ulasannya berikut ini: 


Haris Nyo



Sarjana Elektro di Delf University of Technology (Belanda)
Ex consultant Ernst Young Cap Gemini Belanda
Agen Au Pair (Indonesia-Belanda)


Apa kritik dan saran Haris untuk membangun pendidikan yang berkualitas di Indonesia?

- Harapan saya adalah agar anak muda bukan belajar menghafal, tapi belajar menggunakan nalar dan nuraninya. Saya berharap anak-anak muda bisa belajar tentang arti disiplin, integritas, kejujuran.

- Saya berharap anak-anak muda tumbuh menjadi insan yang open minded, bukan disekat oleh sara.

- Para pengajar dapat memberikan sistem pendidikan yang baik dan benar.


Kalau saya menjadi menteri pendidikan, maka hal ini yang akan saya lakukan:

- Saya akan menerapkan sistem pendidikan seperti di negara maju yang telah terbukti nyata, dan tentu harus disesuaikan medan di Indonesia.

- Membuat sistem pendidikan yang bisa membuat anak-anak muda tumbuh sepenuhnya. Tumbuh nalarnya, kemanusiaan, menghargai kehidupan dan alam.


Mila Wulandari


Mahasiswi Ilmu Pemerintahan UMY.

Organisasi:
- KOMAP (Kepala Bidang Sosial Kemasyarakatan tahun 2013)
- KOMAP (Seketaris Umum tahun 2014)
- HMI (Ketua bidang eksternal)


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kalau kualitas dari beberapa tahun yang lalu sampai sekarang itu mengalami kemajuan. Kurikulum yang dikeluarkan oleh pemerintah itu menyesuaikan dengan kualitas SDM yang ada sekarang. Tapi, adanya perkembangan dan kemajuan sistem pendidikan sekarang memperkecil ruang gerak mahasiswa, khususnya untuk berekspresi. Namun, kualitas SDM dari pendidik juga harus disesuaikan dengan kurikulum yang dikeluarkan oleh pemerintah.


Kalau kamu jadi menteri pendidikan, usaha apa yang akan kamu lakukan agar sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Penekanan dilakukan di wajib sekolah 9 tahun pertama.
- Jenjang tingkat atas difokuskan kepada penjuruan atau pengembangan kualitas diri siswa.
- Perkuliahan mahasiswa dibebani pada ‘Tri Dharma perguruan tinggi’ yang secara akademik dan berekspresi akan sejalan.


Budy Darmadi


Mahasiswa pascasarjana, Jurusan Hukum di Universitas Gajah Mada.

Organisasi yang diikuti:
- HMI
- SMI
- PERMAHI (Wakil ketua cabang)


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, usaha apa yang akan kamu lakukan agar sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas?

Membangun sistem yang bisa mengakomodir semua kebutuhan pelajar dari Sabang sampai Merauke, bukan hanya di Pulau Jawa saja yang sistemnya dibuat berskala International, sementara di luar Jawa atau di pulau-pulau terluar Indonesia tertinggal jauh. Bahkan, cenderung tidak diperhatikan sama sekali.


Zakiyudin Fikri


Mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Organisasi yang diikuti: IKPM Bangka (Sebagai Koordinator social-religi)


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Cukup baik, karena sudah semakin banyak  melahirkan generasi yang berprestasi.


Kalau kamu jadi menteri pendidikan, usaha apa yang akan kamu lakukan agar sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Memberikan pendidikan moral dan tidak terfokus pada pendidikan formal saja.
- Memberikan pendidikan spiritual juga untuk mengimbangi pendidikan moralnya.


Walit Khojairi


Mahasiswa jurusan Sosiologi Agama di UIN Sunan Kalijaga.

Organisasi yang diikuti: Kader PMII


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kualitas pendidikan pada saat ini kurang produktif, contohnya pendidikan SMK itu hanya akan menghasilkan pekerja saja. Dan kurangnya penanaman nasionalisme dalam pendidikan.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, usaha apa yang akan kamu lakukan agar sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Saya akan menanamkan rasa nasionalisme pada sekolah dasar dengan adanya pelajaran pancasila, agar generasi bangsa mempunyai kesadaran untuk membangun negerinya sendiri.

- Saya akan menarik kembali anak bangsa yang mempunyai skill gemilang di luar negeri dan memberikan pekerjaan pada mereka sesuai dengan kapasitas keilmuannya.

- Saya akan menghapus sekolah-sekolah yang mempunyai jurusan sebagai pekerja saja seperti STM dan SMK, dan menggantikannya dengan sekolah yang mempunyai karakter pemimpin.


Yasir Adenan


Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

- MAPALA
- KOMAHI
- Komunitas kopi liar

Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Masih kurang.


Kalau kamu jadi menteri pendidikan, usaha apa yang akan kamu lakukan agar sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas?

Usaha yang akan saya lakukan adalah:

- Merivisi ulang kurikulum pembelajaran.
- Meluruskan pelajaran sejarah.
- Semua anak wajib bersekolah tanpa terkecuali.
- Membuat fasilitas angkutan umum menjadi gratis untuk pelajar agar mengurangi emisi gas dari kendaraan, seperti bus sekolah.


Bowo Soekardi Putra


Mahasiswa jurusan Televisi di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Aktif sebagai: Relawan di komite kemanusiaan Yogyakarta (KYK).


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Jalan ditempat.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Wah, saya tidak pernah terpikir untuk jadi Menteri Pendidikan. Tapi, seandainya saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan memperbaharui sistem pendidikan di Indonesia agar dapat bersaing dengan negara-negara lain yang lebih maju.


Rizki Prima


Mahasiswa jurusan ekonomi manajemen di Universitas Islam Indonesia.

Aktif di: AKBER


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kurangnya perhatian pada sistem pendidikan di daerah tertinggal dan fasilitasnya kurang memadai.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Memberikan pendidikan gratis dan pemberdayaan guru daerah pedalaman.
- Mengembangkan bakat siswa.


Ahmad Sahide


Kandidat Doktor, Sekolah Pascasarjana UGM.

Pernah aktif di:
- HMI (Sebagai Ketua Umum Komisariat FISIPOL UMY, 2006-2007)
- HMI (Sebagai Sekretaris HMI Cabang Yogyakarta, 2007-2008)
- Penggerak Komunitas Belajar Menulis (KBM)


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Mengalami kemunduran, tidak mampu bersaing dalam dunia global.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

Saya akan memberikan perhatian serius pada komunitas-komunitas yang dapat merangsang semangat keilmuan.


Yulioyono


Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Pekerjaan: Seniman


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Bagus, karena sudah ada beasiswa untuk orang miskin.


Apakah kamu memiliki kritik dan saran?

Sebaiknya pendidikan jangan dijadikan bisnis, sehingga menjadi semakin mahal dan sebaiknya ada pendidikan untuk karakter dan bahasa daerah untuk moral bangsa.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Seandainya saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Saya akan buat pendidikan sekolah di alam luar dan membangun sekolah untuk anak autis dan berkebutuhan kusus.
- Pendidikan berkualitas internasional dengan harga yang terjangkau oleh semua kalangan.
- Ujian tak perlu telat didistribusi.


Febry Ardianto


Mahasiswa Jurusan Akuntansi, di Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang.

Aktif di:
- Pers Mahasiswa


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Pendidikan masih rendah, masih berpola pikir dalam kotak tidak out of the box. Makanya Indonesia sampai kapan pun akan jadi masyarakat konsumtif, padahal aset Indonesia sangat luar biasa.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

- Saya akan membuat wacana baru (iklan media social) tentang betapa pentingnya pendidikan keluarga, salah satunya menghargai bakat anak. Karena banyak sarjana saat ini salah jurusan. Banyak dari mereka yang setelah lulus akhirnya merasa kebingungan, yang akhirnya memunculkan pemikiran “yang penting dapat kerja”.

- Pendidikan TK itu bukan lagi diajari oleh S1 tapi S2, karena mereka akan menjadi penerus generasi kelak.

- Mengajari berpola pikir out of the box biar kita pribumi yang menguasai aset Indonesia bukan asing.

- Ospek harus dirubah total, karena ospeknya Indonesia secara tidak langsung mengajari untuk takut kepada senior.


M. Iqbal Reza Lubis


Mahasiswa jurusan Kosentrasi Ekonomi, di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia.

Organisasi yang diikuti:
- LPPTKA BKPRMI KOTA MEDAN (sebagai staf bendahara dan T.U)


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kualitas pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dan tidak merata, seperti kurikulum yang baru ditetapkan. Karena daya pendidikan dari Sabang sampai Merauke tidak seimbang. Ditambah lagi tekhnologi yang tidak dirasakan oleh murid di daerah pedalaman,  seperti Papua sebagai contoh kecilnya.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kammu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Upaya yangakan saya lakukan adalah dengan memberlakukan sistem semua merasakan. Maksudnya dari segi teknologi, tenaga pengajar itu harus merasakan dampak postif dari pendidikan. Karena proses pendidikan di Indonesia memakan waktu yang lama namun tidak menunjukkan adanya perubahan yang berkualitas.


M. Shafiq Salim


Mahasiswa jurusan Hukum, di Universitas Muhammadiyah Kisaran.

Organisasi yang diikuti:
- BEM
- IPM


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Yang pastinya sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Cuma memang butuh beberapa perbaikan, misalnya di bidang kurikulum pembentukan karakter dan mental bagi para pelajar saat ini.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Saya akan lebih dahulu membuat pendidikan untuk bangsa ini jauh lebih kompetitif dan memiliki karakter, juga mental demi terciptanya  sebuah generasi bangsa yang baik.


Ahmad Tajali


Akademi Pimpinan Perusahaan, Prodi Perdagangan International.

Aktif di:
- Komunitas Pencinta Alam Dntala Adventure


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Masih sangat rendah dan sistem pendidikannya buruk.


Apakah kamu memiliki kritik dan saran?

Tolong kurikulumnya diperbaharui dan dibuat seperti di negara maju dan juga tingkatkan kualitas tenaga pengajar dan pendidiknya. Serta semua pendidikan harus diberikan gratis untuk orang yang tidak mampu.


Nah, kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kammu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Meningkatkan kualitas semua tenaga pendidik dan pengajar dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
- Mengganti kurikulum serta sistem pendidikan seperti di negara-negara maju.


Dr. H Inu Kencana Syafiie


Perjalanan karir:

- PT CENTEX Jakarta
- Kepala Kantor Kecamatan Edera
- Camat Edera
- Sekretaris Bappeda Tk II Yapen Waropen
- Dosen STPDN
- Lektor Kepala IPDN
- Staf pengajar dan Rektor Universitas Pandanaran, Semarang
- Dosen di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta


Bagaimana pendapat Anda tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Dulu Malaysia belajar pada kita (Indonesia), tapi sekarang kita yang belajar ke Malaysia, itu artinya kualitas kita menurun.


Kalau Anda jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan Anda lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri Pendidikan, maka saya akan:

- Menutup IPDN
- Ubah UU Pendidikan
- Sekolah dan kuliah gratis
- UN tetap
- Hukum pelaku tindak kriminal anak
- Hidupkan penjara anak


Suta Widyha SH


Saat ini profesi beliau sebagai Penasehat Hukum.


Bagaimana pendapat Anda tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Mutu pendidikan masih di bawah. Kenapa? Karena sebelum kemerdekaan alias pada awal abad ke-19, di mana pendidikan setingkat SMP saja para siswanya sudah mampu berbahasa Belanda dan dapat bekerja.


Apakah Anda memiliki kritik dan saran?

Hendaknya bukan ganti kurikulum, tetapi yang aplikatif.


Kalau Anda jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan Anda lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Saya akan mendirikan lembaga-lembaga kursus yang bisa memenuhi kebutuhan pasar.


Tommy Wisnu


Mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Aktif di:
- UKM Musik UMY


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Sudah meningkat di atas 50%


Apakah kamu memiliki kritik dan saran?

Kalau saran ada, sebaiknya jalankan visi dan misinya sebaik mungkin.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

- Saya akan lebih banyak memberikan BS yang berkualitas/pun bagi yang tidak mampu.
- Membagikan buku-buku gratis sesuai KBK.


Bona Wahyunta Silaban


Pendidikan:

- S1 Jurusan Ekonomi di Universitas Kristen Indonesia
- S1 Jurusan Hukum di Universitas Tama Jagakarsa

Pekerjaan: 

- Advokat di Kantor advokat/pengacara,
- HRD & GA PT. SANDIPALA ARTHAPUTRA di Staff HRD & GA dan
- Pengacara di BAPH baladhika Karya


Bagaimana pendapat Anda tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Masih lebih bagus pendidikan pada jaman Presiden Soeharto.


Kalau Anda jadi menteri pendidikan, apa upaya yang akan Anda lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Tidak perlu mengadakan seribu satu macam program yang ketinggian seperti mengganti sistem pendidikan dan lain-lainnya. Kita hanya perlu mengubah satu unsur dasar dalam pendidikan yang seringkali tidak diperhatikan yaitu “MORAL”. Anak-anak Indonesia banyak yang tidak memiliki moral, contoh saya memiliki seorang klien yang anaknya adalah seorang sarjana tapi sanggup memanggil ibunya Pelacur. Di manakah moralnya? Ingat, setinggi apapun gelar pendidikan yang telah kalian peroleh, itu semua tidak akan ada artinya jika kalian tidak memiliki moral. Karena ketika orang lain mendengar kata-kata yang anak itu ucapkan, maka mereka akan langsung berkata “di manakah otaknya? Apakah dia tidak pernah makan bangku sekolahan?” Dan dengan begitu, maka hilanglah segala gelar yang dia dapatkan. Dengan moral maka orang akan saling menghargai satu sama lain, kalau kalian ingin dihargai maka kalian harus menghargai.

Yang saya inginkan adalah, tanamkan pelajaran moral sejak dini, sejak anak-anak menginjak bangku sekolah Paud atau pun TK. Ajari mereka menghargai alam, belajar di alam (bukan hanya belajar dalam kelas yang isinya hanya teori saja), ajari mereka berbuat baik, seperti membuang sampah pada tempatnya, langsung praktekkan jangan hanya bisa bicara saja.

Apa kalian pernah bertanya kenapa mahasiswa Indonesia yang berkualitas lebih memilih bekerja di luar negeri? Itu karena kurangnya kecintaan mereka terhadap mereka sendiri, tapi bagaimana mungkin mereka akan mencintai negaranya? Kalau sejak kecil mereka tidak pernah diajari Pancasila yang sebenarnya dan kurangnya penghargaan dari pemerintah terhadap kemampuan mereka.

Jadi intinya, yang harus dirubah bukanlah sistem pendidikan tapi moral dari generasi bangsa ini. Putuskan rantai pendidikan yang tidak mengajarkan moral dan tanamkan moral, pancasila dan agama pada generasi yang baru, kita harus mulai membangun generasi yang baru mulai saat ini. Itu yang akan saya lakukan.


Benny Ramadlan


Mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Organisasi yang diikuti:
- KOMAP
- IPMLU Yogyakarta (sebagai HUMAS)


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Dari segi kualitas sudah mulai maju di bagian barat Indonesia, namun di bagian Timur belum. Karena itu perlu ada pemerataan pembangunan pendidikan di seluruh wilayah indonesia, terutama di wilayah bagian timur.


Apakah kamu memiliki kritik dan saran?

Saran saya, harus ada pendidikan karakter sejak dini yang diajarkan.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Seandainya menjadi menteri, maka hal yang akan saya lakukan adalah:

- Meningkatkan program beasiswa untuk pelajar yang berprestasi.
- Pendidik harus kredibel.
- Pengembangan pembangunan pendidikan di daerah pelosok terpencil.


Haris Gunanda


Mahasiswa jurusan Budidaya Pertanian di Institut Pertanian STIPER Yogyakarta.

Organisasi yang diikuti:
- IMADATA (Ikatan Mahasiswa Budidaya Pertanian)
- HIMASA


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kualitas pendidikan di Indonesia sebenarnya sudah cukup baik, khususnya di daerah kota Provinsi dan Kabupaten. Tetapi, tidak untuk wilayah pedalaman/pedesaan, masih cukup banyak kekurangan, mulai dari gedung sekolah, guru dan buku-buku pelajaran yang update sangat terbatas.


Kalau kammu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Kalau saya menjadi Menteri  Pendidikan, maka saya akan mempersiapkan tenaga pengajar yang siap untuk bertugas di wilayah pedalaman dan daerah perbatasan negeri ini. Selanjutnya bisa banyak memberikan beasiswa kepada mahasiswa untuk dididik di negara maju, dan kembali ke Indonesia untk mengembangkan ilmu yang sudah diperolehnya dari negara lain.


Budi Kurniawan


Pendidikan: Strata 1

Pekerjaan: Konsultan Perencana dan Pengawasan

Organisasi yang pernah diikuti:
- Organisasi Mahasiswa Kedaerahan
- HMI
- Pembebasan


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Agak susah ya, jika ditanya kualitas pendidikan di negara kita. Soalnya standar untuk menentukan kulitas suatu pendidikan kita itu tidak ada. Standarnya seperti apa, kualitas yang baik seperti apa dan yang tidak baik seperti apa? Jika ditanya pada masyarakat kota di Jawa, maka jawabannya adalah kualitas pendidikannya sangat baik. Namun, bila ditanya pada masyarakat pedesaaan, jawabnnya adalah kualitas pendidikannya sangat buruk. Agak susah menilai kualitas pendidikan kita bila pendidikan negara kita ini tidak merata.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

- Jika saya jadi Menteri Pendidikan, yang pertama saya lakukan adalah membebaskan segala bentuk pembayaran pendidikan baik SD, SMP, SMA dan Sarjana (Negeri dan Swasta).
- Langkah yang kedua adalah saya lakukan peningkatan tenaga pendidik. Negara bersedia memberikan gaji tinggi kepada para guru yang akan bekerja menjadi pendidik di wilayah pelosok dan pedalaman negeri.
- Yang ketiga, memaksimalkan segala fasilitas pendukung pendidikan baik kota maupun desa.


Arwita Sari


Mahasiswi jurusan Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Organisasi yang diikuti: KOMAP


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Sistem pendidikan Indonesia jauh dari kata baik, terlihat masih banyaknya staff pengajar yang tidak mematuhi kurikulum KBK yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Saya akan meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia, seperti mewajibkan anak menempuh pendidikan sampai 12 tahun, memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para siswa demi terwujudnya pendidikan yang lebih baik di Indonesia.


Syamsul Farodi


Mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Organisasi/komunitas yang diikuti:
- IPM
- Komunitas motor CB


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kurang bagus, karena penerapan sistemnya tidak merata.

Contohnya di daerah saya, kita sering mengenal istilah sekolah favorit kan? Nah, di sana kita akan berlomba-lomba masuk sekolah itu. Yang pasti anak-anak yang lebih dalam segi kepintaran dan materi yang bisa masuk. Dan anak-anak yang bodoh atau kurang pintar mau tidak mau harus masuk sekolah yang tidak favorit (sekolah biasa) yang sistem dan kualitas sarana dan prasarananya kurang memadai. Ini adalah diskriminasi pendidikan, jadi yang pintar semakin pintar dan yang bodoh tidak akan mengalami kemajuan.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Yang pasti, salah satu program saya adalah tidak mengadakan pendidikan gratis. Pendidikan itu memang seharusnya murah, tapi bukan gratis.

Kenapa begitu?

Karena pendidikan gratis kurang efektif dan kurang tepat sasaran. Karena biasanya pendidikan gratis di peruntukkan untuk orang-orang yang memang sudah pintar, semisal beasiswa. Kasihan orang yang bodoh terus kurang mampu.


Fahmil Perdiansyah


Pendidikan: S1 Universitas Lalangbuana Bandung.

Bekerja di CS RS Mekar Arum, Subang

Pernah aktif di:
- Organisasi Mahasiswa
- Organisasi BBC (Buah Batu Cop)


Bagaimana pendapat kamu tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Masih sangat memprihatinkan, setiap menit ada anak yang putus sekolah, tidak memiliki kualifikasi guru yang cukup, dan kualitas pendidikan Indonesia berada di posisi ke-69 di dunia.


Kalau kamu jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan kamu lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Saya akan meningkatkan penerapan pendidikan agama. Karena kurangnya pendidikan agama di dalam atau di luar sekolah menyebabkan kualitas pendidikan semakin menurun dengan banyaknya siswa/i melakukan tindakan memalukan seperti yang sedang hangat dibicarakan oleh media saat ini.


Abdillah Sani


Pendidikan: Jurusan Hukum Tata Negara, di Universitas Negeri Semarang.

Pekerjaan:
- Mantan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi (2009-2010) di UNIS Tangerang
- PNS Kementerian Perdagangan (1982-sekarang)


Bagaimana pendapat Anda tentang kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?

Kualitasnya lumayan, tapi masih belum fokus. Muatan kebanyakan tapi arah tidak jelas mau ngapain. Jumlah guru-guru semakin banyak, tapi jiwa mendidik tidak ada, mereka hanya ingin dapat kerjaan saja. Mereka cuma mengerjakan adm biasa, padahal yang dihadapi manusia. Pendidikan juga dijadikan sebagai ladang bisnis, padahal anggaran yang dikeluarkan cukup besar. Karena tidak ada arah yang jelas, yang terjadi adalah pemborosan besar-besaran.


Kalau Anda jadi Menteri Pendidikan, apa upaya yang akan Anda lakukan untuk membuat pendidikan di Indonesia lebih berkualitas?

Saya akan membereskan kurikulum agar arahnya menjadi jelas. Meningkatkan kualitas guru dan dosen (tenaga pendidik). Yayasan juga harus diawasi supaya kerjaannya bukan hanya mencari uang. Kalau mereka mau mengeruk untung, jangan dibidang pendidikan.

Salam berkuliah,com
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,297,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,58,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: "Seandainya Aku Jadi Menteri Pendidikan...” (Part 1)
"Seandainya Aku Jadi Menteri Pendidikan...” (Part 1)
http://1.bp.blogspot.com/-AyikNP_Zhw8/VE8vuKlVjBI/AAAAAAAAEdU/KiDzQl8fSuw/s1600/sg.png
http://1.bp.blogspot.com/-AyikNP_Zhw8/VE8vuKlVjBI/AAAAAAAAEdU/KiDzQl8fSuw/s72-c/sg.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/10/mahasiswa-masyarakat-seandainya-saya.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/10/mahasiswa-masyarakat-seandainya-saya.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy