Reza Iswandrata : Serunya Kuliah di ‘University of Manchester’!

Kalau kamu para penggila sepak bola khususnya klub Manchester United, pastinya kamu akan semangat sekali jika mendapat kesempatan kuliah d...

Kalau kamu para penggila sepak bola khususnya klub Manchester United, pastinya kamu akan semangat sekali jika mendapat kesempatan kuliah di Manchester. Sekali kesempatan datang, pasti kamu akan cepat-cepat dan berusaha matia-matian untuk bisa kuliah di kota ini. Memang, daya tarik dari Manchester sendiri bukan hanya sebatas kampus dan sistem pendidikannya, masih ada puluhan hal menarik bahkan ribuan hal yang bisa kamu gali dan pelajari.



Nah, kali ini tim berkuliah.com akan menampilkan hasil interview dengan salah satu mahasiswa asal Indonesia yang telah berhasil kuliah di University of Manchester. Mari kita simak bersama ulasan selengkapnya berikut ini. 


Halo, salam kenal. Bisa diceritakan mengenai profil diri kamu? Dan apa yang membuat kamu memilih Inggris sebagai negara tujuan studimu?

Halo. Perkenalkan saya Reza Satria Iswandrata, biasa dipanggil Ejja. Saya berasal dari Tangerang, dan lahir di Yogyakarta pada 24 Agustus 1988. Pada tahun 2012, saya masuk University of Manchester dengan mengambil Master of Science in Construction Project Management. Di Manchester, saya sempat tinggal di 2 tempat, yakni di asrama kampus, dan mengontrak rumah. 

Alasan saya memilih UK sebagai tempat studi adalah jurusan yang saya pilih tidak memerlukan pengalaman bekerja sebagai syarat mendaftar. Selain itu, sejak kecil (umur 9 tahun) saya sudah suka dengan sepak bola, dan Manchester United merupakan klub idola saya sejak kecil. Jadi, studi S2 yang saya tempuh kemarin merupakan ‘dreams come true’ buat saya, karena saya dapat menyelesaikan studi S2, sekaligus menyaksikan tim impian saya juara Premier League.


Bagaimana dengan sistem perkuliahan yang ada di University of Manchester? Apa perbedaan yang paling terasa dibandingkan dengan yang ada di Indonesia?

Sistem perkuliahan yang saya tempuh merupakan sistem kelas (course work) selama 9 bulan dan disertasi selama 3 bulan. Saya mengambil 6 mata kuliah wajib dan 2 mata kuliah pilihan, dan di akhir semester genap, saya menulis disertasi sebagai salah satu syarat kelulusan. Pada setiap mata kuliah, akan ada suatu ‘coursework’ (tugas) yang diberikan oleh dosen. Tugas ini dapat berbentuk kerja kelompok ataupun membuat paper 2000 kata, yang mana nilainya akan menentukan nilai akhir mata kuliah sebanyak 40%, sedangkan 60% lainnya ditentukan oleh ujian akhir.

Perbedaan yang paling terasa adalah sistem perkuliahan ini membuat mahasiswa harus lebih banyak belajar sendiri dan berdiskusi dengan teman sekelas. Kampus juga menawarkan koleksi perpustakaan yang lengkap, baik yang berbentuk fisik maupun online, sehingga sangat memudahkan mahasiswa dalam mencari sumber referensi untuk tugas kuliah maupun disertasi. Selain itu, perpustakaan juga menawarkan banyak ruangan yang dapat dipinjam untuk group work, sehingga membantu mahasiswa dalam berdiskusi. Bagi yang ingin belajar sendirian, kampus menyediakan ‘pc cluster’ di dalam perpustakaan dan ‘learning commons’ lengkap dengan koneksi internet dan wifi, serta cafe dan vending machine. Saya sendiri terkadang lebih memilih untuk begadang di tempat-tempat tersebut dikarenakan memang suasananya sangat mendukung, dan juga menambah motivasi saya sendiri untuk belajar.

Perbedaan lain yang terasa adalah profesionalisme dosen. Para dosen sangat menghargai waktu mahasiswanya. Sebagai contoh, jadwal dosen mengajar dan ketersediaan mereka, biasanya sudah diketahui mahasiswa dari awal semester. Hal ini membuat hampir tidak ada kuliah yang dibatalkan hanya karena dosennya punya kepentingan lain / meeting / proyek. Ketika disertasi pun, dosen pembimbing akan benar-benar menyediakan waktunya untuk setiap mahasiswa berkonsultasi secara individual. Sepengalaman saya di UK, kuliah ataupun konsultasi saya pernah beberapa kali dibatalkan, namun itupun karena faktor alam (badai, salju, transportasi mogok, atau lainnya). 

Sistem penilaian setiap mata kuliah dan disertasi ditentukan berdasarkan beberapa kategori: Dystinction, Merit, Pass, Compensated, dan Fail. Kategori dystinction adalah merupakan nilai yang lebih dari 70%, untuk Merit adalah 60-69%, untuk Pass adalah 50-59%, untuk Compensated  adalah 40-49%, untuk Fail adalah yang kurang dari 40%. Setiap mata kuliah dari awal semester akan menerangkan kriteria-kriteria bagaimana mendapatkan nilai-nilai tersebut.



Jika tanpa beasiswa, berapa rata-rata biaya kuliah di University of Manchester tersebut? 

Biaya perkuliahan yang saya tempuh besarnya adalah £ 16,700 per tahun. Untuk biaya hidup, biasanya kampus akan mengeluarkan gambaran standar biaya hidup para mahasiswanya. Pengeluaran saya ketika itu sekitar £500 per bulan di luar biaya akomodasi, sedangkan harga asrama kampus saya pada waktu itu sekitar £96 per week dengan kontrak 51 minggu. Angka pengeluaran ini berfluktuatif tergantung dari gaya hidup dan fasilitas akomodasi yang kita pilih.


Apakah ada tips untuk mendapatkan tiket pesawat murah ke Inggris? 

Untuk tiket pesawat murah, cara paling mudah memang dengan memesan 3 bulan sebelum keberangkatan. Cara lain adalah dengan menggunakan ISIC / IYTC card. Isic card dapat didapatkan dari STA Travel atau para agentnya, cukup mendaftar menggunakan CAS letter saja. Sedangkan untuk IYTC card, cukup dengan paspor atau dokumen lain yang membuktikan kalau kita dibawah 26 tahun. Jika sudah memiliki salah satu dari dua kartu tersebut, dapat langsung mendapatkan harga promo di STA Travel.

Pengalaman saya ketika berangkat, tiket promo berada pada harga $900 an, namun karena saya memiliki ISIC card, saya cukup membayar $630 untuk sekali penerbangan. Sedangkan, ketika kembali dari UK, pasaran tiket ada pada harga £500-600, namun karena sudah tidak berstatus mahasiswa, maka saya menggunakan IYTC card dan mendapatkan harga £400 untuk sekali penerbangan.


Selain beasiswa yang populer, apakah ada beasiswa di negara Inggris yang jarang didengar oleh kita di Indonesia?

Masing-masing kampus biasanya membuka beasiswa jurusan tertentu bagi peminat yang memang brilian.


Apakah memungkinkan kuliah sambil bekerja di Inggris? Kalau memungkinkan, berapa jam batas kerjanya? Dan pekerjaan apa yang bisa dilakukan oleh mahasiswa Indonesia di sana?

Kuliah sambil bekerja sebenarnya memungkinkan, dengan batasan maksimal 20 jam per minggu pada waktu kuliah, dan 40 jam per minggu pada waktu liburan. Pekerjaan yang biasa ditawarkan adalah sebagai cleaner, prep chef, tukang restock supermarket, tukang lipat baju dept store, tukang antar susu, dan lainnya. Selama saya di UK, ada beberapa teman yang bekerja seperti ini di waktu weekend atau di malam hari. Rata-rata bayaran yang biasa didapatkan bervariasi, antara £6-8 per jam dan pembayarannya biasanya antara ketika shift berakhir atau pada saat akhir bulan. Lowongan untuk pekerjaan seperti ini biasanya disebarkan via milis-milis PPI.


Bagaimana cara menghemat pengeluaran? Apakah ada tips-tips spesial yang bisa Reza bagikan?

Untuk menghemat pengeluaran, cara yang efektif menurut saya adalah dengan memasak makanan sendiri. Selain sudah jelas akan menghemat, memasak sendiri akan membuat kita dapat merasakan makanan yang bervariasi daripada selalu membeli dari fast food atau restoran, serta lebih sehat. Keuntungan lain adalah, kita juga dapat belanja sendiri bahan makanan yang halal. Terkadang, supermarketpun akan memberikan berbagai deal /offer bahan makanan tertentu dengan discount yang cukup signifikan, namun tetap kita harus jeli akan tanggal kadaluarsanya. Jika kita tidak sempat masakpun, biasanya beberapa restoran akan memberikan harga khusus pada jam-jam tertentu. Kantin atau kafetaria kampus juga selalu diawasi harganya oleh pihak kampus agar tidak menjerat mahasiswa.

Dalam hal transportasi, biasanya kampus menyediakan bis gratis dengan rute dan jam operasional tertentu. Untuk yang di luar rute bis kampus, biasanya operator transportasi akan menyediakan harga khusus mahasiswa. Sebagai contoh di Manchester, untuk moda transportasi bus sudah ada Bus Pass (Uni Rider) dengan harga ± £220 untuk 9 bulan (sesuai lama studi mahasiswa S1) yang dapat digunakan untuk naik 2 operator bus dengan rute manapun. Sedangkan untuk harga normal, biasanya tariff bus per hari adalah £4.5 dan untuk per minggu nya adalah £12. Harga ini relatif murah dibanding kita membayar per trip. Bagi yang ingin berpergian keluar kota, moda transportasi kereta memberikan potongan 1/3 dari harga normal dengan menunjukkan “Rail Card”. Rail card ini sendiri dapat dibeli dengan harga ± £28 yang akan berlaku selama satu tahun. Bagi yang ingin menggunakan taksi, operator taksi yang dipesan by phone / by apps hp akan memberikan harga yang lebih murah jika menunjukkan student card. Namun, hal ini tidak berlaku jika kita menggunakan “black cab” (taksi khas inggris).

Sedangkan dalam hal pakaian, berbagai macam department store dengan berbagai merk sering memberikan potongan 10-20% hanya dengan menunjukkan student card. Terlebih, ketika masuk musim baru maupun musim liburan, sudah pasti mereka akan ada discount besar-besaran, khususnya pada saat “boxing day” pada tanggal 26 Desember, dimana hampir semua department store memberi potongan 50-80% untuk barang-barang tertentu. Sebagai mahasiswa, kita perlu jeli dalam memanfaatkan penawaran-penawaran seperti ini.


Menurut kamu, bagaimana cara memilih tempat tinggal yang tepat di Inggris?

Berdasarkan pengalaman saya, saran terbaik yang dapat saya berikan adalah: sebisa mungkin mencari tempat tinggal yang memiliki akses transportasi umum (bus / kereta) terdekat. Karena hal ini dapat membantu kita yang sering berpergian atau berlokasi jauh dari kampus atau malas/capek/tidak kuat jalan kaki terlalu jauh. Selain itu, transportasi umum di UK sudah sangat bisa diandalkan, dan kita juga dapat mendapatkan informasi jadwal bus dan kereta secara real time melalui ponsel sehingga meminimalisir waktu tunggu di halte/stasiun.

Untuk biaya akomodasi kampus dan non-kampus sekarang, biayanya sudah sangat bersaing. Faktor biaya ini biasanya tergantung dari fasilitas yang disediakan, contoh: gym, laundry, access card, common room, bar, dan lainnya. Namun, akomodasi kampus memiliki keunggulan antara lain biayanya dapat diangsur sesuai kemampuan kita. Hal ini berbeda dengan akomodasi non-kampus yang harus dibayar di muka, bahkan sebelum kita sampai di UK. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jumlah penghuni yang ada dalam satu cluster. Ada beberapa yang menawarkan 5-6 penghuni, namun ada juga yang menawarkan 10-12 penghuni dalam satu cluster.

Rent rumah/apartment biasanya juga menawarkan harga yang jauh lebih ringan daripada akomodasi kampus/non-kampus. Harganya juga tergantung dari lokasi dan fasilitas yang disediakan. Keuntungan lain dari sewa rumah sendiri adalah dapat mengundang teman dan kerabat untuk main bareng, nongkrong, masak-masak bersama, dan juga belajar bersama. Namun, sewa rumah biasanya akan sedikit lebih ribet dikarenakan beberapa faktor. Yang pertama, mencarinya hanya dapat lewat agent property dan harus dibayar di muka. Yang kedua, harus mengurus utilitas sendiri seperti listrik, air, dan gas. Hal yang perlu diperhatikan adalah jenis hunian dan jumlah penghuni yang akan tinggal bersama. Dengan menyewa apartment untuk 2-3 orang, tentunya biaya listrik, gas, air dan internet akan dapat dishare. Hal lain yang perlu diperhatikan dari sewa rumah adalah, harus diperhatikan kapan status kita sebagai mahasiswa berakhir. Karena setelah status kita tidak lagi sebagai mahasiswa, City Council akan menganggap kita sebagai warganya dan kita akan dikenakan Council Tax. Berdasarkan pengalaman saya, besaran biaya council Tax ini adalah sebesar £125 per bulan. Namun, angka ini masih dapat ditawar jika kita masuk beberapa kriteria penerima discount council tax.

Selama saya tinggal di Manchester, saya sempat merasakan tinggal di dua akomodasi berbeda. Yang pertama adalah asrama kampus. Di asrama kampus ini harganya relatif murah daripada yang non-kampus. Kamar asrama saya ketika itu adalah seharga £96 per minggu dengan fasilitas di dalam kamar adalah ranjang, meja kursi, rak, lemar baju, dan washtafel, sedangkan untuk kamar mandi dan dapur ada di area umum / sharing dengan penghuni lain. Setelah masa studi saya habis, saya memutuskan untuk pindah share rumah yang letaknya sedikit jauh dari kampus dengan 2 mahasiswa Indonesia lainnya. Ketika itu, harganya adalah £800 per bulan dengan fasilitas 3 kamar mandi, 3 kamar tidur, dapur, ruang keluarga, 2 balkon, dan semuanya sudah termasuk perabotan. Namun, rumah ini berjarak 3 menit jalan kaki ke halte terdekat dan, letaknya bersampingan dengan grocery store ternama dan terbesar di UK.


Bagaimana pandangan masyarakat Inggris terhadap mahasiswa dari Indonesia?

Dari beberapa event PPI-GM dan PPI-UK yang saya hadiri, masyarakat Inggris menyambut baik kedatangan mahasiswa Indonesia dan kebudayaan Indonesia yang kami bawa. Walaupun beberapa dari mereka mengenal Indonesia hanya dari Jakarta atau Balinya saja, namun antusiasme warga asing terhadap setiap event yang diadakan pun cukup baik. Beberapa dari mereka sangat tertarik akan makanan Indonesia yang khas dengan rempah-rempahnya. Beberapa teman asingpun menyampaikan secara pribadi kalau suatu saat mereka ingin mengunjungi Indonesia yang kaya akan keragaman alam dan kulinernya.



Apakah ada jaringan alumni mahasiswa Inggris di Indonesia yang bisa diajak konsultasi bagi teman-teman yang ingin berangkat dari tanah air?

Untuk jaringan alumni, kampus biasanya akan mendaftarkan mahasiswanya secara otomatis setelah mahasiswa tersebut dinyatakan selesai. Namun, PPI di berbagai kota juga selalu memiliki jaringan yang dapat menjadi bahan tanya jawab bagi mahasiswa yang ingin berangkat. Saya sendiri selaku alumni dari PPI Greater Manchester, masih secara aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan para mahasiswa baru yang akan mau berangkat ke Manchester. Kami juga rutin mengadakan kumpul-kumpul  atau reuni agar tali silaturrahmi selalu terjaga. Cara yang paling efektif untuk berkonsultasi dengan para mahasiswa yang sudah lebih dahulu di UK adalah dengan menghubungi milis PPI masing-masing cabang atau dengan forum Kaskus regional UK.


Banyak mahasiswa di luar negeri yang mengatakan bahwa kuliah di luar negeri itu rugi, jika waktunya dihabiskan hanya untuk kuliah saja. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan dilakukan di luar negeri. Nah, Selain kegiatan kampus dan perkuliahan, kegiatan apa yang biasa Reza lakukan di sana?

Sama halnya seperti kuliah di Indonesi. Selain belajar atau kuliah di waktu kampus, kita juga tetap harus mengimbangi dengan kegiatan hiburan maupun sosial lainnya, karena sangat disayangkan jika dilewatkan. Dalam kehidupan sosial dan berorganisasi, semua mahasiswa Indonesia sudah pasti akan tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Indonesia (PPI). PPI UK sebagai induk PPI di Britania Raya memiliki cabang hampir di setiap kota. Saya sendiri dahulu tergabung dalam kepengurusan PPI- Greater Manchester (PPI-GM) periode 2012-2013. Event terbesar PPI-GM adalah Indonesia Cultural Night yang rutin diadakan setiap tahun. Acara ini menampilkan berbagai seni tari dan musik khas Indonesia. Acara ini juga sebagai ajang kumpul-kumpul bagi mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang kangen akan masakan khas Indonesia, dan sebagai ajang mengenalkan kuliner Indonesia ke mahasiswa dari berbagai negara. 

Sedangkan untuk PPI-UK, acara tahunannya adalah Gala Cultural Night yang memiliki konsep mirip dengan Indonesia Cultural Night  dan Atdikbud Cup yang merupakan kompetisi olahraga. Di acara Atdikbud Cup ini, para mahasiswa membawa nama kota studinya masing-masing dan berlomba dalam olahraga sepakbola, basket, dan badminton. Untuk tahun 2014 ini, kebetulan Manchester akan menjadi tuan rumah untuk acara Atdikbud Cup.

Setiap kota menawarkan ciri khas hiburan yang berbeda. Khusus Manchester, kota ini terkenal akan revolusi industri, musik, dan klub sepak bolanya. Berbagai macam museum dan landmark, dapat secara gratis dikunjungi oleh siapapun, seperti National Football Museum, Manchester Museum, Imperial War Museum, John Rylands Library, dan lainnya. Dalam hal musik, beberapa band besar lahir di kota ini seperti The Stone Roses, The Verve, Oasis, dan lainnya. Manchester memiliki beberapa venue andalan, seperti: Phones 2 U Arena, O2 Arena, dan Manchester Academy. Bahkan, Etihad Stadium milik Manchester City FC selalu menjadi venue konser pada saat musim panas. Harga tiket resmi untuk setiap konsernya beragam antara £20-40 untuk band indie, dan lebih dari £50 untuk band / musisi dunia. Beberapa musisi yang sempat saya datangi konsernya di Manchester antara lain: The Script, Muse, John Mayer, Maroon 5, Bastille dan One Republic. Sedangkan untuk klub sepakbola, Manchester menawarkan ‘atmosfer matchday’ pada hampir setiap akhir pekannya. Sebagai fans Manchester United, hampir setiap bulan sekali saya menabung untuk menyaksikan tim jagoan saya berlaga. Harga normal matchnya berkisar £40-55 per orang, namun terkadang ada harga khusus untuk mahasiswa dengan cukup membayar £20. Maka tidak heran, Eric Cantona pernah berkomentar akan Manchester: “...nobody can deny that here, behind the windows of Manchester, there is an insane love of football, of celebration and of music”.


Apa tips spesial yang ingin kamu bagikan untuk pelajar Indonesia yang ingin kuliah di University of Manchester? 

Saran dari saya terkait perkuliahan di UK adalah: harus sudah mempersiapkan atau membiasakan membuat tulisan-tulisan dan sebisa mungkin belajar menghindari plagiarism. Jadi, tidak hanya IELTS saja yang diprioritaskan. Karena hal ini akan sangat membantu dalam pembuatan coursework dan disertasi nantinya. Untuk melatih menghindari plagiarism, dapat disiasati dengan belajar parapharasing atau mengquote dengan reference.

Sedangkan untuk persiapan terkait keberangkatan ke UK, dapat menghubungi PPI terkait, karena biasanya mereka akan menyediakan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kita terkait detail kehidupan di kota tersebut. Dan khusus untuk Manchester, PPI-GM biasanya akan membuatkan temu mahasiswa baru yang akan berangkat, biasanya acara ini diadakan di Jakarta pada waktu summer holiday.

Setelah kedatangan di UK pun, disarankan agar langsung melapor diri ke KBRI di London guna menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, seperti hilang paspor, atau hal lainnya. Lapor diri inipun biasanya juga akan diakomodir oleh PPI kota tersebut.



Oke, sobat berkuliah.com! Demikian tadi cerita dari sahabat kita Reza Iswandrata yang telah berhasil menempuh studi kuliah di negara idamannya. Kalau kamu ingin seperti Reza, kamu harus tetap jaga semangat belajarmu dan selalu update informasi-informasi dunia perkuliahan di luar negeri, salah satunya dengan pantau terus berkuliah.com! Salam sukses dan sampai jumpa!
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,13,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,291,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,46,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,23,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,149,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,35,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Reza Iswandrata : Serunya Kuliah di ‘University of Manchester’!
Reza Iswandrata : Serunya Kuliah di ‘University of Manchester’!
https://1.bp.blogspot.com/-zbH5FzAYltM/VCuoN1FJFAI/AAAAAAAADDs/gzuFSEVRZtg/s1600/old.png
https://1.bp.blogspot.com/-zbH5FzAYltM/VCuoN1FJFAI/AAAAAAAADDs/gzuFSEVRZtg/s72-c/old.png
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/10/reza-iswandrata-serunya-kuliah-di.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/10/reza-iswandrata-serunya-kuliah-di.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy