Artikel Terbaru

Tips dan Panduan Sederhana Saat Melamar Beasiswa

Setiap tahunnya kita ketahui ada ribuan mahasiswa bersaing dalam memperebutkan beasiswa. Hal ini karena memang begitu banyak juga penawaran yang dilakukan oleh berbagai lembaga pemberi beasiswa, misalnya dari pemerintah, instansi pendidikan atau dari perusahaan sebagai salah satu bentuk dalam menerapkan CSR (Corporate Social Responsibility). Banyaknya beasiswa yang ditawarkan ini menciptakan persaingan yang ada begitu ketat di antara pelamar beasiswa. 


Mungkin beberapa dari kamu banyak yang mengalami kegalalan dalam melamar beasiswa. Padahal ,sudah berkali-kali mencoba namun masih gagal juga. Pihak penyelenggara beasiswa biasanya memberikan kriteria atau persyaratan khusus kepada pelamar beasiswa. Dan salah satu penyebab dari kegagalan dari melamar beasiswa itu bisa saja disebabkan karena tidak bisa memenuhi persyaratan yang diajukan tersebut, misalnya karena berkas-berkas yang masih kurang. Oleh sebab itu, penting bagi kamu untuk benar-benar matang mempersiapkan segala keperluan dalam melamar beasiswa. 

Berikut ini adalah tips dan panduan sederhana yang bisa kamu terapkan ketika kamu akan melamar beasiswa.


Tentukan jenis beasiswa yang dituju

Begitu banyaknya beasiswa yang ditawarkan di luar sana, alangkah baiknya bila kamu menentukan terlebih dahulu jenis beasiswa apa yang ingin kamu tuju. Apakah itu beasiswa full, beasiswa sebagian, dan lain sebagainya. Mengenali dengan baik jenis beasiswa yang kamu ajukan sangat penting agar kamu dapat mempersiapkan dari jauh hari segala pendanaan yang belum ditanggung oleh pihak sponsor. Selain itu, kamu dapat memahami dengan baik hak-hak serta kewajiban yang ada dengan pemberi beasiswa, sehingga ketika terjadi pengingkaran, kamu dapat melaporkannya. Kamu pun akan lebih fokus dalam melakukan pencarian, dan hasil pencariannya sesuai yang diinginkan.


Browsing website yang menawarkan beasiswa 

Jika sudah tahu jenis beasiswa apa yang ingin dituju, silahkan kamu mengunjungi website yang menawarkan beasiswa tersebut. Misalnya, jika ingin melamar beasiswa yang diselenggarakan oleh pemerinta, kamu bisa mengunjungi www.beasiswa.dikti.go.id, atau mengunjungi website perusahaan yang dituju bila ingin melamar beasiswa dari program CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan. Atau bila masih kebingungan, kamu bisa meminta bantuan melalui mesin pencari seperti Google, dan kamu akan menemukan begitu banyak tawaran beasiswa.


Baca instruksi dengan seksama

Banyak beberapa dari kamu mungkin menganggap sepele hal ini, namun ternyata ini merupakan sesuatu yang tidak bisa dianggap enteng. Salah satu kunci agar beasiswa yang kamu ajukan bisa diterima adalah dengan memahami apa yang diperintah oleh pemberi beasiswa. Kalau ingin memahaminya, tentunya kamu harus rajin membaca instruksi yang diberikan dengan seksama, sehingga tidak ada satu pun persyaratan yang tertinggal atau mungkin perjanjian jangka panjangnya yang bermasalah.


Persiapkan berkas, pastikan tersusun rapi

Perlu diingat bahwa kelengkapan dokumen atau berkas merupakan salah satu tahap yang akan menentukan apakah permohonan beasiswa yang kamu ajukan bisa diterima atau tidak. Oleh karena itu, kamu perlu dengan matang mempersiapkan segala berkas yang dibutuhkan, misalnya ijazah, transkrip nilai, foto kopi KTP, fotokopi KK, dan lain sebagainya, tergantung permintaan pemberi beasiswa. Susun berkas yang sudah ada dengan rapi. Akan lebih baik kalau data diri dan informasi lainnya yang sifatnya dibuat sendiri, bisa diketik dengan menggunakan komputer agar lebih rapi dan mudah dibaca. Namun, jika pemberi beasiswa menghendaki kamu untuk menulis menggunakan tangan, buat serapi mungkin kamu bisa. Yang penting memang harus bisa terbaca oleh orang lain.


Pahami keinginan pemberi beasiswa

Biasanya pemberi beasiswa memiliki tujuan tertentu yang nantinya bisa menguntungkan pihaknya dalam memberikan beasiswa. Tujuan yang ingin mereka capai lebih sering secara eksplisit munculnya untuk jangka panjang dan bersifat strategis. Kamu harus cerdik mengetahui keinginan mereka itu seperti apa. Sehingga, ketika membuat essay mengenai tujuan kamu  melamar beasiswa itu, kamu bisa memposisikan tujuan pribadi kamu tersebut sebagai bagian dari tujuan umum si pemberi beasiswa. Sehingga hal ini akan menanamkan kesan bahwa kamu memiliki harapan yang sama dengan pemberi beasiswa.


Berikan sesuatu yang melebihi ekspektasi pemberi beasiswa

Jika kamu melakukan hal ini, pemberi beasiswa akan merasa bahwa kamu memiliki keseriusan yang tinggi dalam melamar beasiswa. Mereka akan melihat kamu sebagai sosok yang memiliki nilai plus dibandingkan dengan pelamar lainnya. 

Misalnya saja, ketika kamu mengajukan beasiswa, kamu menambahkn surat rekomendasi dari dosen atau pimpinan kampus meskipun dalam persyaratannya tidak ada. Menyiapkan surat rekomendasi ini sebenarnya sangat lumrah terjadi ketika ingin melamar beasiswa. Sehingga diharapkan dengan memberikan informasi tambahan di luar berkas yang diwajibkan, tidak ada salahnya untuk menolak permohonan yang kamu ajukan. Namun, perlu diingat bahwa apa yang kamu berikan memang sangat relevan dan informatif yang bisa mendukung keputusan pemberi beasiswa nantinya.


Konsultasikan tata bahasa kepada ahlinya

Banyak yang menerapkan bahwa salah satu syarat yang harus dikumpulkan pelamar beasiswa adalah berupa tulisan essay. Dalam tulisan ini, kamu diuji untuk dilihat wawasannya, tutur kata dan penggunaan bahasa yang baik dan benar. Tidak ada salahnya untuk melakukan konsultasi kepada ahli tata bahasa, agar apa yang kamu tulis tidak menyalahi kaedahnya. Apalagi untuk kamu yang masih merasa kemampuan menulisnya kurang bagus, apalagi dengan bahasa asing. Dengan menkonsultasikan, maka essay yang kamu buat bisa lebih masimal.


Lakukan apply secara rutin

Berkas sudah siap semuanya, sekarang poin paling penting adalah mengirimnya. Paket permohonan beasiswa sudah siap untuk dikirim. Kamu jangan ragu untuk mengirimnya secara rutin, misalnya harian, mingguan atau bulanan. Buatlah jadwal dan daftar beasiswa yang ingin dituju, lalu lakukan pengiriman berdasarkan jadwal yang sudah dibuat. Semakin banyak dan semakin besar kamu melakukan permohonan beasiswa, akan menciptakan peluang yang lebih besar untuk mendapatkannya.


Berdoa

Menyiapkan berkas sudah, melakukan pengiriman sudah. Sekarang tugas kamu paling penting adalah berdoa. Segala bentuk usaha yang sudah kamu lakukan, tinggal meminta kepada Sang Pencipta agar bisa mengabulkan keinginan kita  yang tergambar dari usaha keras kamu melamar beasiswa tersebut.

Yang terpenting dari melamar beasiswa adalah jangan pernah patas semangat. Berkali-kali ditolak atau gagal mendapatkannya, jangan sampai membuat kamu cepat menyerah pada keadaan. Ingat bagaimana Einstein mengalami kegagalan sampai beratus kali, sampai akhirnya dia bisa berhasil dalam percobaannya dan hingga kini ia kekal abadi sebagai bapak fisikawan dunia.

Jangan lupa untuk melakukan introspeksi terhadap apa yang sudah kamu lakukan. Mungkin memang terjadi beberapa kekurangan atau kesalahan kamu dalam melamar beasiswa. Jika memang sudah benar semuanya, berarti kesabaran kamu terhadap Pencipta seang diuji. Tetaplah untuk terus berpikir positif, karena Tuhan tidak mungkin memberikan ujian atau cobaan hidup tanpa adanya kemampuan yang mumpuni dari makhluk ciptaannya tersebut. Sekarang waktunya kamu untuk menjalani tips yang tertera di atas agar beasiswa yang kamu ajukan bisa memenuhi syarat yang diminta dan bisa lulus. Selamat mencoba dan good luck, ya!

Salam berkuliah.com

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Advertisement
Scroll To Top