Interview bersama Intantya Putrie, Mahasiswi UIN Jogja yang Magang di PLN Pusat

Buat kamu yang mahasiswa tingkat akhir, pasti akrab banget dengan kata magang. Ya, bagi beberapa kampus, magang itu jadi salah satu syarat w...

Buat kamu yang mahasiswa tingkat akhir, pasti akrab banget dengan kata magang. Ya, bagi beberapa kampus, magang itu jadi salah satu syarat wajib biar bisa dapet gelar sarjana. Apalagi dunia kerja sekarang ini yang lebih selektif dalam merekrut fresh graduate, bukan ijazahmu aja yang berperan, tetapi pengalamanmu seringkali lebih dipertimbangkan.

Maka dari itu, tentu saja kamu nggak bisa kalau lulus kuliah hanya sekedar lulus, tanpa pengalaman magang.
Bahkan Pak Dahlan Iskan pernah menyampaikan dalam tulisannya, "Dengan sekolah, seseorang mendapatkan ilmu. Dengan magang seseorang mendapatkan ilmu sekaligus sikap karakternya. Pemimpin tidak hanya harus pandai, tapi juga harus berkarakter. Yang terakhir itu tidak akan bisa didapat di jenjang pendidikan formal,"
So, apakah kamu berencana untuk magang kerja? Nah, kebetulan banget kali ini Berkuliah.com bakal share satu interview kami bersama seorang mahasiswi yang baru saja menyelesaikan program magangnya di salah satu BUMN terbaik di Indonesia, yaitu PLN.

Di interview ini, nara sumber kita akan berbagi cerita, pengalaman, dan tips untuk magang saat kuliah. Lebih lengkapnya, yuk kita simak bareng.



Halo, Mbak Putri. Biar bisa mengenal lebih dekat, bisakah diceritakan tentang profil diri kamu? Baik nama, kota asal, nama kampus serta jurusan kuliah yang diambil.

Halo, namaku Intantya Purwoko  Putrie, biasa dipanggil Putrie. Saat ini aku sedang menempuh pendidikanku di jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kebetulan aku ambil konsentrasi studi di bidang Public Relations, dan sekarang lagi di semester tujuh. Asalku dari mana ya.. Lahir dan besar di Jakarta, tapi darahku asli Jogja karena orang tua juga asli sana. Hehe.


Kamu baru saja menyelesaikan program magang di salah satu perusahaan BUMN? Bisa dijelaskan perusahaan apa, mengapa memilih perusahaan itu, dan dalam rangka apa magang di perusahaan tersebut?

Aku baru banget menyelesaikan program internship / magang di salah satu dari dua BUMN yang masuk ke daftar perusahaan terbaik di dunia versi Fortune Global. Yup, Perusahaan Listrik Negara atau yang biasa kita kenal dengan PLN. Kebetulan aku melaksanakan program magangku di kantor pusatnya, Jakarta. Sekalian mudik.. hehe. Aku magang di bagian Komunikasi Korporat, yang memegang kendali kehumasan dari PLN seluruh Indonesia. Bagian ini tentu sesuai banget sama jurusanku.

Jadi untuk internship ini, aku memang melaksanakannya karena ini adalah program wajib dari kampusku. Tapi magang ini nggak semata-mata dilakuin cuma untuk memenuhi kewajiban aja sih, aku justru lebih manfaatin momen ini untuk cari kesempatan dan link  sebanyak-banyaknya. Skill kita juga  diasah banget ketika magang, dan kita jadi bisa mengukur sejauh mana kemampuan kita.

Of course, aku pilih PLN Pusat karena pasti kinerjanya hebat. Perusahaan besar, pihak yang paling dominan dalam menyediakan pasokan listrik di seluruh Indonesia, pasti ‘kenceng’ sepak terjangnya. Siapa sih yang nggak butuh listrik? Gimana PLN membangun reputasi positif secara terus-menerus di mata publik itu pasti menantang banget. Dan Alhamdulillah, keterima magang disitu..

Gedung PLN Pusat, Jakarta

Kamu bisa diterima magang di PT PLN itu bagaimana ceritanya? Apalagi bisa langsung berhubungan dengan jajaran direksinya? Hal apa sajakah yang kamu persiapkan dalam rangka mendaftar magang di PLN?

Yang dipersiapkan pastinya sesuai sama prosedur aja dulu. Berkas-berkas lengkap, ikutin tata cara yang berlaku, baik dari kampus maupun dari PLN. Setelah itu, mungkin persiapan mental kali, ya. Gimana pembawaan diri kita untuk bisa beradaptasi di lingkungan kerja yang baru.

Wah, kalo berhubungan langsung dengan jajaran direksi, sepertinya itu memang sudah menjadi ‘porsi’ kerja dari bagian humasnya. Jadi, aku merasa beruntung banget bisa magang disitu. Mengkomunikasikan segala hal yang berhubungan dengan perusahaan, baik ke pihak internal maupun eksternal, membuat pihak humas memang harus berhubungan langsung juga sama jajaran direksi dan direktur utamanya. It describes that public relations in the company is very important, right?


Kamu di tempat magang tersebut sendiri ataukah ada teman dari kampusmu?

Sendiri! And for sure, ini juga jadi tantangan gimana kita bisa membaur dengan Bapak-Ibu-Kakak yang ada di humas PLN Pusat. Lagi-lagi soal attitude dan pembawaan diri.



Dalam proses magang tersebut, jobdesk kamu apa, bisa dijelaskan? 

Pastinya, selama magang itu aku terlibat di seluruh kegiatan humas PLN Pusat, baik yang rutin maupun yang bersifat special event. Mulai dari ikut rapat sama pihak internal, eksternal, juga jajaran direksi. News clipping and media monitoring, pameran, publikasi internal lewat poster, majalah, atau tulisan, desain grafis, bikin press release, liputan acara setiap ada event-event yang diselenggarain PLN Pusat maupun anak-anak perusahaannya, dan yang pasti.. Nulis! Yup, seorang humas juga harus punya skill nulis yang baik, lho. Biasanya sih, nulis tentang liputan acara-acara yang diselenggarakan untuk publikasi internal maupun eksternal.


Jobdesk apa yang paling kamu sukai selama magang?

Liputan acara dan menulis! Aku ngerasa hobi nulisku bener-bener bisa berkembang ketika magang di PLN Pusat. Alhamdulillah, aku dipercaya banget untuk liputan ke event-event besar yang diselenggarakan PLN ataupun anak perusahaannya. Disana aku mencari data kemudian buat tulisan dalam tenggang waktu yang singkat untuk bahan publikasi internal (ke stakeholder  internal dan karyawan PLN seluruh Indonesia) maupun eksternal (ke media).

Kerjanya mirip jurnalis memang, tapi rasanya tetep jadi humas. Karena kita yang buat informasi tentang PLN untuk bisa dicerna oleh sekian banyak orang. Dari informasi tersebut, orang-orang bisa nilai kayak gimana sih reputasi dan sepak terjangnya PLN saat ini. Dan jobdesc liputan ke acara atau event kayak gini yang jadi jobdesc favoritku, karena itu passion-ku banget.


Apa yang paling nggak kamu sukai?

Apa ya.. Kayaknya nggak ada. Paling nggak suka nganggur, jadi kalau ada kerjaan selalu seneng.


Adakah hal-hal menarik yang kamu jumpai selama magang tersebut?

Banyak banget! Saking banyaknya mungkin nggak cukup kalo dijabarin satu-satu. Hehe. Paling menarik sih pastinya aku jadi tau gimana rasanya bekerja dengan berhubungan langsung sama orang-orang penting negara kita. Mulai dari menteri ESDM, Dirjen Ketenagalistrikan, Menteri BUMN yang waktu itu masih Dahlan Iskan, sampai Wakil Presiden kita, Jusuf Kalla. Karena aku magang di kantor pusatnya, otomatis humas adalah pihak yang paling berhubungan langsung dengan mereka.



Adakah peraturan dari perusahaan untuk kemudian mewajibkan kamu harus ini harus itu, dan sebagainya? 

Nggak ada, sih. Ya karena aku terlibat dalam kinerja humasnya PT PLN, otomatis aku harus mengikuti gimana iklim kerjanya mereka, terus juga harus berpedoman sama kode etik kehumasan supaya kerja semakin profesional. Ketika diberikan tanggung jawab untuk mengerjakan sesuatu, ya lakukan sebaik mungkin.


Berapa lama mbak Putri magang di PLN?

1,5 bulan, 6 minggu, 35 hari kerja. Hehehe.


Bagaimana kamu bisa beradaptasi di tempat magang kamu? Beradaptasi dengan lingkungan baru, teman-teman baru, system kerja baru, di PLN?

Pertama beradaptasi, pastinya berusaha untuk aktif mengenal semua orang yang ada disana, mulai dari manajernya, stafnya, sampe OB dan Satpamnya. Berusaha untuk supel dan senyum aja dulu, nggak perlu malu.

Ketika sudah kenal dan diterima, langkah untuk sharing seputar magang dengan para praktisi humas di PLN akan lebih lancar. Selain itu, kita juga akan lebih mudah bekerja sama dalam tim. For me, attitudes and intelligence before beauty.  Karena aku lebih muda, sopan santun harus selalu dijaga. Pandai menempatkan diri aja, tau kapan kita harus ngomong, kapan harus menjadi pendengar yang baik, kapan harus serius atau bercanda seru-seruan. Always be a good partner, lah pokoknya.


Selama itu, apakah mbak Putri jadi tahu tantangan PLN dalam mengurus listrik Negara itu seperti apa? Bisa dijelaskan? 

Kita semua pasti tau gimana pentingnya listrik untuk kehidupan masa kini. Listrik juga menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ya logikanya, kalo ketenagalistrikan suatu negara bagus, negara tersebut pasti akan dianggap maju kan.

Secara teknis, PLN selalu berusaha keras untuk itu. Bagaimana caranya supaya PLN bisa mengaliri listrik ke seluruh Indonesia secara merata dengan pasokan listrik yang memadai, sehingga gangguan-gangguan teknis dapat dihindari. Saat ini, kapasitas listrik di Indonesia adalah 48.000 MW, dan sesuai dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang sudah disahkan oleh pemerintah, PLN harus mampu menyediakan tambahan kapasitas listrik sebanyak 50.000 MW dalam 10 tahun mendatang. Jadi, berbagai proyek pembangunan infrastruktur listrik memang sudah dimulai sejak sekarang.

Nah, yang menjadi tantangan PLN pastinya adalah bagaimana agar proyek –proyek yang dicanangkan dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia, bisa selalu mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait. Misalnya dukungan pemerintah soal keterkaitannya dengan pendanaan, pembelaan soal perizinan lahan, kerja sama dengan pihak swasta dan lain sebagainya, ataupun dengan masyarakat dan perangkat-perangkatnya yang seharusnya selalu mendukung terlaksananya proyek-proyek PLN tersebut.

Kenyataannya di lapangan, sering terjadi penolakan atau sulitnya membebaskan lahan ketika PLN ingin membangun infrastruktur listrik baru seperti pembangkit atau transmisi.

Inilah yang menjadi tantangan PLN, termasuk dari bagian humasnya, gimana sih caranya memberikan pengertian kepada masyarakat supaya mereka selalu mendukung apa yang dilakukan oleh PLN. Semua ini hanya sebatas perbedaan persepsi. Padahal, apa yang dilakukan oleh PLN kan demi kehidupan negara kita yang lebih baik.

PLN tentu bisa bekerja secara profesional untuk mewujudkan itu, tetapi PLN tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari masyarakat. Termasuk halnya kenaikan tarif dasar listrik yang dicanangkan oleh pemerintah. Kenaikan tarif tersebut tentu dibuat dengan pertimbangan yang matang untuk membenahi masalah kelistrikan yang terjadi. Tantangannya adalah gimana sih supaya masyarakat bisa berpikiran terbuka akan hal ini, mengerti, beranggapan positif dan akhirnya bisa mendukung kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh PLN untuk memajukan kelistrikan di Indonesia.


Apakah ada hal-hal tentang PLN yang selama ini salah dipersepsikan oleh masyarakat Indonesia, menurut opini mbak Putri? 

Ada beberapa. Contoh sederhananya, pemadaman. Pemadaman listrik biasanya terjadi karena adanya pemeliharaan ataupun gangguan (baik alam maupun teknis). Tapi pada kenyataannya, PLN selalu saja dicaci maki ketika pemadaman terjadi, seolah-olah pemadaman tersebut dilakukan atas unsur kesengajaan.

Padahal kan enggak. Pemberitahuan tentang pemadaman (bila dikarenakan oleh pemeliharaan) seringkali ada, tapi entah kenapa seringkali juga terlewatkan. Harusnya saat adanya pemadaman tersebut, itung-itung kita melakukan gerakan hemat listrik, lho. Karena kan susah tuh kampanye hemat listrik tapi kita masih suka boros menggunakan listrik. Jadi, think positive aja, hehe..



Nah, mbak Putri kan sekarang sudah semester akhir di kampus. Berkaitan dengan proses magang di PLN, ilmu atau skill apa yang berguna banget yang kamu dapetin di kampus, yang kemudian bisa kamu terapkan di kegiatan magangmu?

Semua ilmu tentang komunikasi, terpakai! Iya, jadi nggak cuma tentang kehumasan aja, tetapi komunikasi secara menyeluruh. Mulai dari kemampuan public speaking, menulis, analisis media massa, produksi media public relations, sampai jurnalistik, they’re applied very well! Perkiraanku bener, kerja humas PLN menyeluruh banget, dan senang bisa maksimal di setiap pekerjaanku disana.


Bagaimana perlakuan para pegawai PLN terhadap anak magang?

Mereka sangat terbuka dan kooperatif, memberikan kesempatan dan peluang sebesar-besarnya untuk belajar, belajar dan belajar. Bangga dan bahagia bisa kenal, sharing dan kerja bareng dengan mereka. Oh ya, yang menjadikan magang di PLN Pusat ini istimewa adalah, setiap anak magang diwajibkan untuk presentasi di depan manajer senior Komunikasi Korporat beserta seluruh stafnya sebelum ‘angkat kaki’ dari PLN ketika magangnya sudah berakhir.

Yang harus dipresentasikan adalah hasil analisis kita tentang kinerja humas PLN Pusat dan mengaitkannya dengan teori yang udah dipelajarin selama kuliah. Disamping itu, kita juga harus ngasih masukan dan saran yang berkualitas untuk kinerja humas PLN Pusat kedepannya. Menantang kan! :D


Kalau misalnya nanti kamu sudah lulus kuliah, apakah kamu akan mendaftar lagi menjadi bagian dari PLN?

Hmm.. Bisa jadi bisa jadi. Yang jelas, setelah aku magang di PLN, aku jadi tertarik banget untuk mengembangkan karir di BUMN besar.



Sekarang, mbak Putri sebentar lagi kembali ke kampus. Hal hal apa saja yang dirasakan oleh kamu? Lebih percaya diri, bisa memiliki pandangan yang optimis jauh ke depan tentang dunia kerja? Atau hal positif apa yang mbak Putri pelajari selama belajar di PLN?

Lebih percaya diri itu pasti, tapi harus selalu diimbangi dengan rendah hati. Magang memberikan aku banyak sekali pelajaran serta pengalaman yang luar biasa. Bisa tahu kondisinya gimana sih kerja humas profesional di perusahaan besar, yang nantinya bisa jadi tolak ukur untuk mengembangkan kemampuan diri.

Bisa belajar teamwork yang baik, yang bisa diterapkan dimanapun, bahkan jika suatu saat nanti aku buka usaha sendiri. Bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih ‘matang’. Bisa belajar bagaimana menyikapi berbagai macam keadaan, belajar menyikapi orang lain dari berbagai kalangan, belajar terbiasa dengan tuntutan-tuntutan pekerjaan yang harus ini dan harus itu, insya Allah semuanya aku serap dengan baik dan aku terapkan di kehidupan aku ke depannya, termasuk ketika nanti menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

Skills, attitude dan kredibilitas diri aku bisa berkembang banget disini. Saking banyaknya hal positif yang bisa aku terima, aku sampe nggak tau harus bales apa sama semua orang yang udah bantu aku selama magang di PLN. Semoga semuanya bisa berbuah menjadi pahala. Amiin..



Pertanyaan terakhir, Adakah tips dan trik dari mbak Putri untuk adik-adik yang masih semester awal, yang memiliki impian magang di perusahaan bonafit sekelas PLN?

Imbangin teori-teori yang dipelajarin selama kuliah dengan aktivitas-aktivitas yang bisa mengasah skill kamu. Lakuin aja apa yang disuka, yang sesuai dengan passion dari apa yang udah dipelajarin selama ini. Pokoknya perbanyak pengalaman tentang kemampuan kamu, deh.

Untuk menjadikan diri kita memiliki ‘nilai plus’, kita harus menguasai apapun pekerjaan yang terkait dengan jurusan kita. Tidak harus ahli, tapi paling tidak kita bisa. Tapi, kita harus punya satu atau dua pekerjaan yang kita andalkan, yang kita bisa expert atau ahli di dalamnya. Keahlian itulah yang harus dikembangkan sejak sekarang, karena nantinya keahlian tersebut akan jadi identitas diri kita.

Nah, ketika magang, keahlian yang menjadi keunggulan kita itu akan benar-benar terpakai, sementara pekerjaan lain yang bisa kamu lakukan, bisa lebih kamu perdalam. Intinya, magang membuka kesempatan besar buat mengembangkan seluruh kemampuan yang kamu punya, jika instansi tempat kamu magang memang benar-benar memberdayakan kamu. Nah, dari semua itu, kuncinya adalah; semangat, usaha dan berdoa.


Nah, kalo tips magang ketika kita sudah berada di ‘lapangan’, gimana nih?

Pastinya jangan pernah malu untuk bertanya dan minta kerjaan. Tawarkan bantuan kepada pegawai-pegawai yang ada di tempat kamu magang untuk menyelesaikan pekerjaannya. Semua itu dilakukan secara kondisional, jadi kita tahu kapan porsi kita untuk learning by doing dan learning by observing. Nggak etis juga kan semisal karyawannya lagi pada hectic, terus kita banyak tanya. Jadi, pintar-pintar membaca kondisi aja.

Nah, kalau kita dipasrahin suatu kerjaan untuk diselesaikan, jangan bilang nggak bisa! Lakukan dulu semaksimal mungkin, yang penting kita udah menunjukkan kemampuan kita. Kalaupun hasilnya dinilai kurang, paling enggak kan kita sudah usaha, dan kritikan yang kita dapet akan jadi masukan buat kita untuk jadi lebih baik lagi.

Narasumber : Intantya Purwoko Putrie
Reporter : Rizqi Akbarsyah
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,297,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,58,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Interview bersama Intantya Putrie, Mahasiswi UIN Jogja yang Magang di PLN Pusat
Interview bersama Intantya Putrie, Mahasiswi UIN Jogja yang Magang di PLN Pusat
http://4.bp.blogspot.com/-6OP4DkYYzTA/VGix9vqzKVI/AAAAAAAAGFo/lyi45VCka5M/s1600/put.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-6OP4DkYYzTA/VGix9vqzKVI/AAAAAAAAGFo/lyi45VCka5M/s72-c/put.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/11/pengalaman-magang-di-pln-intantya-purwoko-putrie.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/11/pengalaman-magang-di-pln-intantya-purwoko-putrie.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy