Waktu Gue Exchange: Exchange-ku di Negeri Jiran, Malaysia

Oke guys, kali ini aku akan berbagi cerita tentang pengalaman aku saat mengikuti program exchange yang di adakan universitas aku dengan sala...

Oke guys, kali ini aku akan berbagi cerita tentang pengalaman aku saat mengikuti program exchange yang di adakan universitas aku dengan salah satu universitas partner di Malaysia. Kesempatan ini aku dapatkan saat aku masih tercatat sebagai mahasiswa semester 4. Ada dua tahap yang harus di lalui untuk bisa mendapatkan kesempatan ini, yang pertama adalah seleksi dokumen diri seperti Curiculum Vitae, transkrip Nilai, Paspor, TOEFL dan lain sebagainya. Setelah berkas di seleksi dan di nyatakan diterima, proses selanjutnya adalah interview atau wawancara.



Wawancara ya? Nah, disini nih aku mulai gak yakin dengan kemampuan aku dan pesimis untuk bisa mendapatkan kesempatan ini karena melihat teman– teman aku yang mendaftar adalah meraka yang notabenya memiliki prestasi jauh di atas aku. Dan hari berikutnya adalah pengumuman siapa saja yang diterima dan akan berangkat mewakili universitas ku sebagai pertukaran pelajar, dan jreng jreng… sekitar pukul 07.00 HP aku berbunyi dan ternyata “selamat anda diterima untuk mengikuti program exchange, blab bla bla” wooooow aku diterima guys.

Okay setelah diterima dan akan berangkat untuk exchange, awalnya sih aku gak begitu gembira dan biasa aja karena cuma di Malaysia, negara tetangga hmm, apalagi nih ya guys menurut info yang aku terima dari dosen, senior, internet, dan lain sebagainya, universitas yang akan menjadi tujuan aku belajar selama satu semester itu berada di hutan dan jauh banget sama keramaian. Hmm, bagaimana gak shock guys mendengar cerita yang mengerikan itu. But then, aku fikir aku kesana kan buat belajar dan mencari pengalaman bukan buat mencari keramaiian walaupun sebenernya jalan-jalan adalah tujuan utama di balik alasan belajar hehe.

Dan hari keberangkatanpun datang, aku dan 7 temanku yang lainnya sudah siap untuk menggebrak universitas yang katanya di hutan itu. Karena universitasnya cukup jauh dari ibunegara Malaysia yaitu Kuala Lumpur, jadi mau tidak mau aku harus double flight guys, ya namanya juga universitas terpencil di unjung Negeri jiran ini. Sesampainya di bandara yang kedua setelah bandara pertama di Kuala Lumpur, ini adalah bandara yang berada di Alor Star, wuih namanya keren ya guys ALOR STAR hmmm setelah masuk ternyata sepi guys, hanya ada 1 pesawat yang terlihat di bandara itu, dan itu adalah pesawat yang aku tumpangi tadi. Bahkan setelah koper-koper bawaan telah aku ambil, apa yang terjadi guys? Lampu bandaranya di matiin dan bandaranya pun di tutup, Oh my God ini bandara apa lapak di Malioboro ya?


Nah setelah itu, dijemputlah kami dengan bus universitas tujuan kami beserta staff dari universitas tersebut dan perwakilan dari anggota PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di universitas yang aku tuju. Dari Alor Star aku masih harus menempuh perjalanan selama 1 jam, melihat – lihat pemandangan Negeri Jiran dan mendengarkan cerita tentang universitas tujuan kami dari perwakilan PPI. Setelah satu jam, aku merasa daerah ini kok keren ya jalanan lebar, halus, gak ada macet, bahkan jarang sekali kendaraan lewat di jalan tersebut, sudah seperti jalan tol pribadi, dan jreng jreng jreng ternyata itu adalah jalan dimana universitas aku berada.

Sebelum melewati gerbang universitas sih aku agak menyesal ikut program ini karena benar-benar hutan dan sangat sedikit kehidupan, tapi setelah masuk gerbang universitas waaaw luas sekali universitas ini, keren adalah kata pertama yang keluar dari mulut aku, dan aku berfikir kalau hutan macam ini sih aku betah menuntut ilmu disini.

Universitas ini bernama UUM atau Universitas Utara Malaysia, seperti namanya universita ini berada di Utara Malaysia, dan yang membuat aku bahagia adalah universitas ini hanya 15 menit ke perbatasan Malaysia-Thailand. Wooow, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Otak licik aku pun mulai berputar, bisa nih disela-sela belajar menyempatkan diri untuk mengunjungi Negara si ganteng Mario Maurer, walaupun tidak bertemu yang penting adalah update/check in di Thailand hahaha.

Hari pertama di UUM kita harus mengurus administrasi, medical check-up, pembuatan kartu mahasiswa, dan diajak berkeliling di kampus sembari ditunjukkan ruangan kelas yang akan kita pakai nantinya. Walaupun universitas ini di hutan yang benar – benar masih murni hutan, tapi universitas ini memiliki fasilitas yang lengkap hlo guys, semua bisa kita temui di universitas ini kecuali bioskop.

Ada rumah sakit, mall (meskipun kecil), karaoke (meskipun seadanya), pusat budaya, kantin yang bisa kita temui dimana saja dan bisa memilih sesuai suasana hati, perpustakaan yang wow banget berasa berada dalam mall di Jogja. Ya, universitas ini memiliki perpustakaan yang sangat nyaman, kondusif, modern, dan lengkap, akupun rela tidur di perpustakaan ini. Gak Cuma perpustakaannya saja yang lengkap, tapi pusat olahraga atau disebut pusat sukan dalam bahasa Malaysia ini juga sangat lengkap, kita bisa memilih olah raga apa saja yang kita inginkan. renang, gym, badminton, volley, basket, tenis lapangan, sepeda, bahkan ada lapangan golf, lengkap sekali kan guys. Belum cukup sampai di situ, kalau kamu kangen dengan kebun binatang, universitas ini juga punya kebun binatang kok guys, ada rusa, burung onta, kuda, dan monyet. Eits, belum selesai universitas ini juga memiliki fasilitas go kart lho guys, dimana coba universitas di Indonesia yang memiliki go kart?

Setelah berbicara tentang fasilitas di universitas ini, sekarang akan aku ceritakan tentang kehidupan di universitas ini. Universitas ini adalah salah satu universitas internasional di Malaysia, jadi dosennya banyak sekali yang berasal dari luar negeri termasuk Indonesia. dan mahasiswanya juga tidak hanya monoton berasal dari Malaysia, mereka berasal dari Uzbekistan, Nigeria, Arab, Chad, Iran, Palestine dan masih banyak lagi, malah yang paling banyak adalah yang berasal dari China, India, dan Indonesia.

Kampus ini sangat teduh guys, jadi tidak masalah untuk ke kampus dengan berjalan kaki, tapi kalau kamu malas berjalan seperti aku, tenang saja disana akan ada bus yang selalu berputar setiap jam nya yang akan membawa kamu ke tempat perkuliahan, jadi enak banget ya guys mengurangi polusi juga. Oh iya, disini aku tinggal di asrama kampus guys karena semua mahasiswa yang kuliah di universitas ini akan ditempatkan di asrama – asrama yang telah di berikan termasuk orang Malaysia sendiri.



Disini ada sekitar 13 asrama yang mengelilingi kampus tempat kita belajar. Dan peraturan disini adalah cowok harus menggunakan dasi dan memakai sepatu vantofel untuk pergi ke kampus, ya karena universitas ini adalah universitas dengan jurusan bisnis terbaik di Malaysia jadi mahasiswanya juga akan di bentuk menjadi pengusaha. Untuk cewek, mereka bebas memakai apa saja asalkan tidak memakai celana jeans.

Nah, sekarang saatnya membahas tentang proses belajar mengajar di universitas ini. Di universitas ini aku akan masuk perkuliahan pada hari Minggu sampai dengan Kamis, jadi hari Jumat dan Sabtu adalah hari libur. Jika di Indonesia dalam seminggu hanya ada 1 kali pertemuan untuk 1 matakuliah, berbeda dengan di sana yang memiliki 2 kali pertemuan dalam seminggu, jadi harus benar-benar fokus dalam belajar. Tugas yang aku dapatkan juga berbeda dengan universitas ku di Indonesia, disini tugasnya sangat berat dan banyak. Dalam 1 mata kuliah bisa ada 3 tugas dan satu papernya 40 halaman. Ini adalah bagian yang tidak aku sukai di universitas ini. Selain tugas yang sangat banyak, hal yang membuat tidak menyenangkan disini adalah jauh dari keramaian, tidak seperti di Jogja yang bisa menemukan keramaian dimana saja.



Walaupun universitas ini memiliki fasilitas yang lengkap namun bila tinggal disini lama–kelamaan akan bosan karena tidak ada hiburan lain. Selain itu, dikarenakan letaknya berada di dalam hutan, jadi tidak heran jika menemui monyet berkeliaran dan bergelantung di pohon setiap aku berjalan, bahkan secara tidak kita inginkan monyet itu akan masuk ke kamar dan memberantakkan kamar, seperti apa yang terjadi di kamar teman aku.

Karena aku hanya anak exchange yang hanya akan berada di universitas ini selama satu semester, jadi aku sangat menikmati tinggal disini. Kapan lagi kan bisa menikmati sport center secara geratis, dan bisa melewati perbatasan Negara hanya dengan 15 menit. Saat libur pertengahan semester aku memilih untuk pergi ke tempat wisata yang berada di dekat universitas ini. Ya, aku pergi ke Pulau Penang yang sangat terkenal di Malaysia, lalu ke Langkawi juga salah satu pulau terkenal seperti di Bali, dan tentunya ke Thailand hehe. Setelah selesai program exchange dan aku beserta teman-temanku harus kembali ke Indonesia tercinta. Sebelum pulang, aku gak mau menyia-nyiakan waktu ku dengan langsung pulang ke Indonesia. bersama 3 temanku yang lain dan semuanya adalah perempuan dengan niat dan tekat yang kuat kita memilih untuk meneruskan traveling ke Singapore, Legoland, dan tentunya di ibu negara Malaysia.



Nah, itu pengalaman yang aku dapatkan selama aku mengikuti program exchange. Selain bisa merasakan suasana belajar yang berbeda, dosen berbeda, dan teman yang berbeda, kita juga bisa sembari jalan-jalan kan hehe. Selamat mencoba mengikuti program pertukaran pelajar dan rasakan sensasinya yang campur-campur seperti permen nano-nano rame rasanya.

Oleh: Septa Tyas
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,297,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,58,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Waktu Gue Exchange: Exchange-ku di Negeri Jiran, Malaysia
Waktu Gue Exchange: Exchange-ku di Negeri Jiran, Malaysia
http://1.bp.blogspot.com/-La2wQH3AX_A/VHs2XZiX5HI/AAAAAAAAGvM/2056bjawI9k/s1600/1395556531328.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-La2wQH3AX_A/VHs2XZiX5HI/AAAAAAAAGvM/2056bjawI9k/s72-c/1395556531328.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2014/11/waktu-gue-exchange-ku-di-Malaysia.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2014/11/waktu-gue-exchange-ku-di-Malaysia.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy