Veny Adilia Puspasari: Mahasiswa Double Major Asal Indonesia di University of Toronto, Kanada

Cita-cita adalah sebuah harapan sekaligus doa bagi tiap-tiap manusia. Veny Adilia, seorang gadis yang sejak kecil bercita-cita kuliah di lua...

Cita-cita adalah sebuah harapan sekaligus doa bagi tiap-tiap manusia. Veny Adilia, seorang gadis yang sejak kecil bercita-cita kuliah di luar negeri ini berhasil mewujudkan mimpinya. Saat ini ia tengah menempuh pendidikan di University of Toronto, Kanada. Perjalanannya di Kanada ini memberikan banyak sekali pengalaman berharga bagi Veny. Ini dia, sepenggal kisah Veny selama kuliah dan tinggal di Kanada.


Siapakah Veny?

Halo, nama saya Veny Adilia Puspsari, saya lahir dan besar di Jakarta. Saat ini saya adalah mahasiswa tahun pertama di University of Toronto mengambil dua jurusan (double major) yaitu Architectural Design dan Architectural History, Theory and Criticism.

Apa yang memotivasi Veny untuk kuliah di Kanada?

Sejak kecil, saya memang sudah bermimpi ingin sekolah di luar negeri. Jadi, pada saat saya mulai mendaftarkan diri untuk kuliah, saya sama sekali tidak mendaftar ke universitas di Indonesia. Saya mendaftar ke sembilan universitas di empat negara, yaitu di Hong Kong, Inggris, Amerika, dan Kanada. Berbeda dengan beberapa teman saya yang sangat spesifik tentang dimana mereka mau tinggal karena masalah cuaca dan sebagainya, saya lebih fokus ke sekolah yang saya pilih. Cuaca dan suasana tempat dimana kita tinggal memang penting, tapi menurut saya, itu adalah sesuatu yang kelamaan akan menjadi terbiasa. Lagipula, tujuan utama saya meninggalkan Jakarta adalah untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Alhamdulilah, saya diterima di delapan dari sembilan universitas yang saya daftari. Pada akhirnya saya memilih Kanada karena sekolahnya yang memang bagus dan negaranya yang juga aman, jadi walaupun jauh tapi orang tua dan keluarga juga lebih tenang untuk melepas saya.


Apa saja sih kelebihan yang dimiliki kampus tempat Veny kuliah?

University of Toronto (UofT) adalah salah satu universitas top 20 di dunia, dan bisa dibilang universitas terbaik di Kanada. Saat saya memutuskan untuk berkuliah di sini, saya sangat semangat untuk mendapatkan kualitas pendidikan tingkat dunia bersama orang-orang yang datang dari berbagai negara yang memiliki keinginan untuk belajar dan etos kerja yang tinggi. Sistem pendidikan di UofT juga sangat balanced. Untuk lulus dari sini, kita harus menyelesaikan “breadth requirements” yang menuntut kita untuk mengeksplorasi mata kuliah selain jurusan kita. Contohnya, sebagai mahasiswa arsitektur, saya semester ini mengambil mata pelajaran psychology dan astronomi untuk melengkapi Breadth Requirement Thought, Belief, and Behaviour dan The Physical and Mathematical Universes.

Menjadi orang yang “well rounded” atau “well balanced” secara general adalah sesuatu yang penting untuk saya karena mempunyai pengetahuan yang beragam bisa membantu saya menjadi arsitek yang lebih baik dengan cara melihat suatu masalah dengan cara pandang yang berbeda. Kampus UofT juga terletak di pusat kota Toronto. Jadi dengan background saya yang besar di kota metropolitan seperti Jakarta, saya pikir dengan pindah ke kota yang bisa dibilang memiliki “vibe” yang sama, akan membantu saya beradaptasi ke lingkungan yang baru.

Apa saja yang saat itu Veny persiapkan untuk apply ke universitas? Mungkin bisa diceritakan proses apa saja yang dilalui saat itu?

Untuk mendaftar ke UofT, kita harus mendaftar dua kali. Yang pertama itu ke OUAC (Ontario Universities’ Application Centre), ini pendaftaran ke pemerintahan Ontario. Yang kedua adalah ke UofT-nya sendiri. Setiap fakultas akan menginginkan hal yang berbeda-beda, tetapi untuk arsitektur, mereka meminta transkrip saya dari SMA dan sebuah essay dengan topik yang sudah ditentukan.

Bagaimana sistem kuliah di kampus Veny? Bagaimana pula karakter mengajar dosen di sana?

UofT adalah sekolah yang sangat besar. Beberapa kelasnya ada yang sampai 1000 orang dalam satu kelas, tetapi ada juga yang satu kelas hanya 20 orang atau bahkan kurang dari itu. Kita di sini ada tutorials yang diadakan seminggu sekali. Tutorials ini membagi murid-murid dari satu kelas yang sangat besar tadi ke kelas-kelas yang lebih kecil (biasanya 20-30 orang per tutorial). Kelas ini diajar oleh mahasiswa S2 atau PhD candidate dari bidang yang bersangkutan. Tujuan dari tutorials ini adalah untuk mengulang kembali dan membahas lebih dalam mata pelajaran yang sudah dibahas di kelas sebelumnya. Di sini juga murid-murid bisa bertanya lebih dalam dan lebih leluasa karena ukuran kelasnya yang lebih kecil. Dosen di sini juga punya office hours, jadi kalau kita ada pertanyaan atau mau minta penjelasan lebih bisa langsung datang ke office hours dosennya.


Kegiatan apa saja yang Veny ikuti selain kuliah?

Saya di sini ikut organisasi PERMIKA (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Kanada) Toronto sebagai event organizer.

Bagaimana soal pergaulan di sana? Bisa diceritakan mungkin gaya pergaulan serta hal-hal unik dalam bergaul yang Veny temui di Kanada.

Orang Indonesia lebih suka nongkrong daripada orang di sini. Mungkin karena di sini mall dan café-café tutupnya juga agak lebih cepat dari di Jakarta. Waktu baru-baru kenal, kalau saya dan teman saya janjiannya makan malam dan nonton, ya selesai makan malam dan nonton langsung pulang. Waktu masih di Jakarta, sering sekali setelah nge-mall saya bersama teman-teman main dulu di rumah teman lagi atau pindah restaurant karena belum mau pulang. Tetapi semakin kesini, saya dan teman-teman juga semakin dekat dan semakin sering menghabiskan waktu bersama. Lagi pula, kebanyakan teman dekat saya tinggal di asrama yang sama dengan saya, jadi kalau mau “main ke tempatnya” juga jauh lebih gampang daripada waktu di Jakarta.

Dimana Veny tinggal selama kuliah di Kanada? Bisakah diberikan tips untuk memilih tempat tinggal bagi mahasiswa asing di Kanada?

Saya tinggal di salah satu asrama dari sekolah. Saya sangat merekomendasikan teman-teman yang ingin berkuliah di luar negeri untuk tinggal di asrama pada tahun pertamanya terutama kalau kita masih belum familiar dengan lingkungannya. Tinggal di asrama juga sangat membantu dalam hal pertemanan.


Dimana Veny biasa berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari? 

Asrama yang saya tempati sekarang ini sudah termasuk meal plan. Jadi kita sudah dapat makan tiga kali sehari dari asrama. Untuk belanja, biasanya saya hanya beli tambahan camilan, buah, dan kebutuhan seperti deterjen, shampoo, dan sabun. Saya biasanya belanja di Shoppers drug store. Harga jeruk kecil sekantong sekitar 9CAD. Detergen di sini harganya sekitar 35 CAD.

Apakah di sana mahasiswa Indonesia diperbolehkan bekerja part time?

Mahasiswa Indonesia di sini diperbolehkan untuk bekerja part time selama 20 jam setiap minggu selama tahun akademik. Pada saat liburan musim panas, kita diperbolehkan untuk bekerja sampai 40 jam tiap minggu. Saya kebetulan tidak bekerja part time karena masih tahun pertama, jadi masih beradaptasi dengan lingkungan dan cara belajar yang baru.

Apakah Veny mendapat beasiswa untuk kuliah di Kanada?

Saya mendapatkan entrance award di Kanada, tetapi bukan dari UofT melainkan dari UBC (University of British Columbia) di Vancouver. Beasiswa tersebut bernilai 6000CAD dan diberikan kepada siswa internasional dengan pencapaian akademik, ekstrakurikuler, dan prestasi pribadi yang baik. Nama dari award ini adalah UBC Outstanding International Student Award. Tetapi award ini tidak saya ambil karena saya memilih untuk kuliah di UofT.

Soal makanan, apakah Veny sempat kesulitan beradaptasi? Apa makanan favorit Veny di sana?

Yang paling ngangenin dari Indonesia selain keluarga adalah makanannya! Makanan barat secara general agak monoton, kurang banyak variasi. Sayangnya di Toronto juga belum ada restaurant Indonesia. Sejak pindah ke sini saya jadi sering makan makanan Jepang dan Korea. Orang-orang PERMIKA juga terkadang suka ngumpul (di luar schedule meeting) kalau lagi ada occasions tertentu. Misalnya pada saat thanksgiving, kita berkumpul di apartemen salah satu anggota PERMIKA dan kita masak soto ayam. Jadi orang-orang makan turkeys untuk thanksgiving, kita makannya soto ayam.


Bisa diceritakan mungkin tentang cuaca di Kanada. Apakah Veny sempat kesulitan beradaptasi dengan cuaca?

Cuaca di sini agak ekstrim. Saat musim dingin, suhu bisa mencapai -20 derajat dan sering turun salju. Saat musim panas bisa mencapai 30 derajat dan hampir sama dengan Jakarta. Personally, adaptasi untuk cuaca bagi saya tidak susah. Toh cuacanya juga tidak langsung dari panas ke dingin, jadi kita punya waktu juga untuk beradaptasi sedikit demi sedikit. Pokoknya kalau tinggal di sini, jangan tanggung-tanggung kalau mau beli winter coat, it’s an investment!

Sempatkah Veny mengalami culture shock? Bisa diceritakan pengalamannya saat itu.

Culture shock sih kayaknya tidak. Saya bersekolah di sekolah internasional sejak SMP jadi saya sudah somewhat familiar dengan kultur barat. Karena itu juga saya sudah terbiasa berteman dengan orang-orang dari berbagai macam negara, jadi secara garis besar saya juga sudah mengerti cara pergaulan mereka.

Apa pengalaman unik tak terlupakan yang pernah Veny alami selama tinggal di Kanada?

Saya belum pernah tinggal di negara bersalju. Di sinilah saya pertama kali bisa snowball fight, membuat snow angel dan snowman. Salah satu pengalaman unik saya selama kuliah di sini adalah event annual snowball fight yang diadakan oleh UofT. Setiap tahun, saat salju sedang tebal-tebalnya, siswa UofT berkumpul di lapangan Front Campus untuk snowball fight. Dan biasanya ini diadakan di tengah-tengah midterm season, jadi event ini bisa membuat kita lupa dengan ujian-ujian atau tugas kita, bahkan juga sebagai stress reliever.

Tolong Veny berikan tips-tips atau motivasi untuk teman-teman yang ingin kuliah di Kanada!

Pilihlah universitas yang cocok dengan personality masing-masing. Setiap universitas itu mempunyai personality yang berbeda-beda. Do your research, tanya-tanya ke orang yang sedang atau sudah lulus dari universitas tersebut, kalau bisa do college visit and do the tour. Ini penting karena kita akan tinggal, belajar, dan tumbuh di lingkungan sekolah ini selama empat tahun. So you want to make sure that you are surrounded by people that inspires you as well as understand you. Tinggal jauh dari keluarga itu tidak mudah, jadi mempunyai support system yang kuat di sini itu sangat penting.
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,12,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,287,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,9,Destinasi,65,Eropa,310,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,85,inspira solution,1,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,14,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,44,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,14,PPI,6,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,23,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,23,Student Life,146,Studenthack,349,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,1,Universitas,35,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: Veny Adilia Puspasari: Mahasiswa Double Major Asal Indonesia di University of Toronto, Kanada
Veny Adilia Puspasari: Mahasiswa Double Major Asal Indonesia di University of Toronto, Kanada
https://2.bp.blogspot.com/-LS4_glQgVac/Vv9yMnwXRNI/AAAAAAAAJQk/ihgF3xBNYmkeenFCQQvEts-gl5TnWNyfg/s640/Veny%2B1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-LS4_glQgVac/Vv9yMnwXRNI/AAAAAAAAJQk/ihgF3xBNYmkeenFCQQvEts-gl5TnWNyfg/s72-c/Veny%2B1.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2016/04/veny-adilia-puspasari-mahasiswa-double-major-study-canada-study-abroad.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2016/04/veny-adilia-puspasari-mahasiswa-double-major-study-canada-study-abroad.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy