Artikel Terbaru

KULIAH KE LUAR NEGERI: 19 Pertanyaan Seputar Kuliah di Luar Negeri yang Seharusnya Dengan Mudah Kamu Temukan Jawabannya!

Banyak dari teman-teman yang ingin kuliah ke luar negeri tapi masih belum mendapatkan informasi yang jelas, pasti, rinci, dan spesifik. Oleh karena itu, ketika ada salah satu teman yang sudah kuliah ke luar negeri akan kebanjiran pertanyaan dari teman-teman yang masih di Indonesia. Namun, tidak semua pertanyaan yang ditanyakan berkualitas. Maksudnya berkualitas adalah pertayaan yang jawabannya memang tidak dapat ditemukan dimanapun kecuali langsung dari pelaku utama (mahasiswa Indonesia di luar negeri).


Sebaiknya sebelum bertanya, pastikan apakah jawabannya mudah ditemukan atau tidak. Cari tahu dulu diinternet, jika memang benar-benar kamu tidak bisa menemukan jawabannya, barualah bertanya. Nah, di bawah ini ada contoh pertanyaan yang sebaiknya jangan kamu tanyakan kepada teman-teman Indonesia di luar negeri, karena kamu bisa dengan mudah menemukannya di internet.

1.    Kira-kira untuk bisa kuliah ke luar negeri apa yang perlu saya persiapkan?

(1.    Persiapkan niat dan mental
(2.    Persiakan seluruh materi yang menjadi persyaratan (IPK minimal, skor IELTS)
(3.    Siapkan berkas-berkas pendukung lainnya
(4.    Mantapkan pilihan Jurusan, Universitas, dan Negara mana yang ingin dipilih.

Sebenarnya ada banyak sekali hal detail yang harus dipersiapkan yang bisa dicari pada internet. Pertanyaan semacam ini sama dengan persiapan orang berkuliah di dalam negeri, hanya daerah tempat kita merantau lebih jauh, dan kita menemui orang-orang yang sangat asing dalam hidup kita. Persiapan yang harus dilakukan tentu akan sangat kompleks.

2.    Saya dari keluarga kurang mampu, apakah saya bisa kuliah ke luar negeri?

Hal seperti ini sebenarnya bukanlah sebuah pertanyaan, melainkan lebih kepada kepercayaan diri kita atas kemampuan yang kita miliki, ada 1001 cara yang dapat kita lakukan untuk menciptakan semua impian kita, pertanyaan sebenarnya adalah apakah saya mau untuk berusaha atau tidak?

Karena ada banyak sekali beasiswa yang menggratiskan biaya pendidikan bahkan memberikan uang bulanan untuk meng-cover kebutuhan para penerima beasiswa. Informasi mengenai beasiswa tersebut juga sangat melimpah di internet. Jadi, gunakanlah kesempatan ini semaksimal mungkin.

3.    Saya mau kuliah jurusan matematika kira-kira yang paling bagus di negara mana ya?

Informasi semacam ini juga sangat banyak jika kita mencari melalui internet, bahkan tidak hanya jurusan matematika, namun semua disiplin ilmu pasti memiliki pusat pendidikan terbaik di seluruh dunia, dan semua itu dapat kita temukan dari mencari hasil-hasil riset yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tertentu. Sebagai contoh untuk jurusan matematika terbaik di dunia menurut QS University Ranking ialah Jurusan Matematika dari Cambidge University).

4.    Beasiswa kuliah ke luar negeri apa saja?

Berbicara mengenai beasiswa, beasiswa memang menjadi solusi bagi setiap permasalahan ekonomi yang menghambat seseorang untuk dapat mewujudkan keinginan kuliah ke Luar Negeri. Namun jangan khawatir, akan sangat banyak beasiswa yang bisa kita coba, mulai dari beasiswa pemerintahan, universitas, swasta, perusahaan, perorangan, dan lain sebagainya. Kita hanya tinggal mengetahui bagaimana caranya agar dapat lolos seleksi penerimaan beasiswa tersebut. Segala informasinya juga sangat lengkap di berbagai sumber di internet.


5.    Bagaimana cara agar kita bisa kuliah ke luar negeri?

Ada seribu satu cara yang dapat kita praktikkan agar impian kita untuk kuliah ke luar negeri terwujud. Mulai dari mendaftar secara mandiri atau dengan menggunakan beasiswa. Masing-masing cara pasti memiliki ketentuan dan persyaratannya masing-masing. Dengan banyak berdoa, berusaha, dan mencari tahu bagaimana cara teknisnya melalui berbagai sumber baik internet, buku, atau bertanya pada yang sudah pernah kuliah di luar negeri.

6.    Kira-kira kampus di Inggris yang menawarkan beasiswa ada nggak ya?

Setiap kampus atau universitas yang ada di setiap negara pasti memiliki program beasiswa bagi mahasiswa nasional maupun internasional, kita tinggal pandai-pandai mencari informasi. Seperti untuk beasiswa di Inggris yang perlu kita ikuti apabila ingin kuliah ke Inggris melalui beasiswa yakni Beasiswa Jardine Foundation, Rhodes Scholarship dan Gates Cambridge Scholarship.  Beragam bentuk paket yang ditawarkan oleh lembaga-lembaga ini  baik Beasiswa penuh atau hanya membiayai biaya pendidikan tanpa biaya hidup siswanya selama kuliah di inggris . 

7.    Kalau mau tes TOEFL kira-kira dimana dan biayanya berapa?

informasi mengenai tes/ujian TOEFL dan IELTS akan tersedia di lembaga-lembaga resmi yang memang menyelenggarakan tes tersebut. Ada banyak lembaga yang bisa menyelenggarakan tes TOEFL & IELTS, namun tidak semua yang diakui dalam standar internasional. Contoh lembaga dengan hasil tes TOEFL yang resmi dan diakui diantaranya adalah ILP Cikini, ELS Language Centers, Lembaga Bahasa International, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, ELTI Gramedia-Wijaya, FETEC Universitas Trisakti, Netherlands Education Support Office, LBPP-LIA Pramuka, ILP Veteran, NATIONAL ENGLISH CENTRE, Program Counselor INLINGUA, AMINEF, dan UUO PT BAPPENAS.
Untuk jadwat dan biaya pastinya cepat mengalami perubahan setiap periodenya sesuai dengan pembaharuan ketentuan. Kita hanya tinggal mengikuti ketentuan yang bisa kita cari melalui lembaga-lembaga tersebut.

8.    Kalau mau daftar beasiswa lpdp bagaimana caranya?

Berbagai tahapan yang harus dilalui para pelamar beasiswa lpdp antara lain:
-    Tahap pendaftaran online
-    Proses Seleksi Administrasi (kelengkapan dokumen dan persyaratan)
-    Proses Penilaian Dokumen
-    Proses Seleksi Wawancara dan Leaderless Group Discussion(LGD)
-    Penetapan Kelulusan sebagai Penerima Beasiswa
-    Program Persiapan Keberangkatan

Memang penting bagi kita mengetahui langkah-langkah mendaftar beasiswa LPDP bagi mahasiswa yang ingin mendapat beasiswa tersebut, caranya juga bisa kita dapat di berbagai sumber buku dan internet.

9.    Untuk LoA bisa saya peroleh dimana ya?

LoA atau Letter of Acceptance merupakan sebuah surat resmi yang dikeluarkan oleh Universitas di mana kita mendaftar yang berisi pemberitahuan resmi bawasannya kita telah diterima di universitas tersebut. Karena LoA tersebut ialah surat keputusan diterimanya kita, bama cara mendapatkannya pastinya ialah dengan mendaftar ke universitas terkait. Tentukan jurusan apa yang menjadi minat kita, kemudian cari universitas terbaik yang memiliki jurusan seperti yang kita inginkan, baru kemudian lihat universitas tersebut berada di negara mana, karena hal yang yang tidak kalah penting mempertimbangkan negara tujuan tempat melanjutkan kuliah.

10.    Apa saja persyaratan untuk kuliah ke luar negeri?

Persyaratan dasar bagi calon penerima beasiswa sebenarnya dapat dikualifikasikan menjadi 2 hal pokok, yakni Kelancaran Berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan serfitikat tes yang telah diakui dunia dan ditentukan oleh pihak penyelenggara, dan Persyaratan Akademis yang menyakut nilai akademis calon penerima beasiswa selama menempuh pendidikan terakhir. Adapun selain 2 persyaratan pokok tersebut yaitu persyaratan-persyaratan lain yang diharuskan oleh pihak penyelenggara. Untuk mengetahui lebih detail, para calon penerima beasiswa sebaiknya melihat langsung pada website resmi universitas/pemerintah/pihak penyelenggara program beasiswa.

Dikarenakan program beasiswa yang jumlahnya banyak, maka ada baiknya kalau kita mendaftar di lebih dari 1 penyelenggara.

11.    Bagaimana kalau saya tidak terlalu mahir berbahasa Inggris tetapi teteap ingin kuliah di luar negeri?

Penting untuk diketahui bahwa tidak semua orang yang kuliah ke luar negeri adalah mereka yang sangat jago berbahasa Inggris. Banyak juga yang awalnya tidak terlalu fasih berbicara bahasa Inggris, namun dengan kemauan yang besar dan tekad kuat untuk dapat menempuh pendidikan di luar negeri mereka mulai belajar dengan sungguh-sungguh. Belajar bahasa sebenarnya bukalah hal yang sulit, karena kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi sehari-hari. Cara yang paling simpel untuk melatih kemampuan bahasa yang ingin kita kuasai yakni dengan menggunakan bahasa tersebut sebagai alat berkomunikasi kita sehari-hari.


12.    Bagaimana kalu saya tidak bisa mengikuti mata kuliah yang diajarkan?

Kalau ingin dicari, alasan kita untuk menunda bahkan membuat kita mengurungkan niat terhadap suatu hal pasti akan ada banyak sekali alasan. Namun kalau kita ingin berusaha, sebaliknya juga akan terbuka 1001 jalan untuk kita dapat mencapai apa yang menjadi tujuan kita. Untuk permasalahan ini kita tak perlu khawatir, apabila kita sudah diterima itu berarti pihak yang menerima kita sudah memperkirakan bahwa kemampuan kita bisa untuk mengikuti perkuliahan tersebut. Lagi pula, apabila kita mendaftar pada suatu bidang studi yang kita minati, kita pasti juga akan dengan senang hati mempelajari ilmu tersebut tanpa beban. Kita harus yakin dan percaya pada kemampuan yang kita miliki.

13.    Bagaimana agar mendapat skor IELTS yang bagus sebagai salah satu syarat mendaftar di Universitas luar negeri?

Menyambung dari permasalahan sebelumnya, apapun itu tes nya, kita harus percaya pada kemampuan yang kita miliki. Tentu juga dibarengi dengan kerja keras yang pantang menyerah dan kemauan untuk terus belajar. Untuk lulus ujian/tes maka yang harus kita lakukan adalah rajin untuk melakukan latihan-latihan mengenau tes yang akan diujikan. Kita dapat meminta bantuan lembaga bimbingan belajar, kepada pihak yang lebih ahli, atau secara otodidak dengan belajar melalui internet yang merupakan sumber dari segala informasi, tentunya latihan-latihan soal seperti tes/ujian IELTS akan dengan mudah kita cari di buku maupun internet.

14.    Bagaimana kalau saya tidak bisa bersosialisai dan membaur dengan mahasiswa internasional lain?

Kita sebagai manusia ialah juga merupakan makhluk hidup sosial, dan oleh karena itu sifat dasar manusia ialah bersosialisasi. Ini hal yang sangat bisa dilatih sebelum kita berangkat untuk berkuliah ke luar negeri. cobalah pergi ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi, di sana kita akan bertemu orang-orang baru yang belum kita kenal. Nah pada saat itulah kita belajar bersosialisasi dengan orang-orang baru di tempat kita kuliah nanti. Mungkin hal yang membedakan adalah bahasa, di mana hal tersebut juga sudah dapat kita pecahkan sebelumnya.

15.    Bagaimana kalau saya selalu gagal saat mencoba mendaftar kuliah di luar negeri?

Kesuksesan memang tidak terjadi dalam sekejab. Perlu usaha dan tantangan untuk membuat semuanya terwujud. Cobalah cari di internet, maka akan ada banyak sekali cerita sukses yang berawal dari kegagalan diawal. Kegagalan bukanlah sebuah kegagalan apa bila kita tetap bangkit dan berusaha lagi. Kegagalan akan menjadi kegagalan apabila kita sudah menyerah dan tidak mau mencoba lagi. Jadi gagal tidaknya kita sebenarnya hanya kita sendiri yang menentukan.

16.    Bagaimana mengatasi homeshick yang pasti akan datang sewaktu-waktu?

Bagi semua mahasiswa perantauan, baik yang merantau di luar kota, luar provinsi, luar pulau, dan lebih lagi luar negeri, juga luar benua, homeshick merupakan hal yang sangat wajar terjadi. Tidak hanya kita sebagai perantau, namun keluarga dan kerabat kita di kampung halaman pasti juga merasakan hal serupa. Itu memang merupakan salah satu tantangan bagi mereka yang memutuskan untuk menempuh pendidikan jauh dari rumah. Namun dibalik hal tersebut, pasti juga ada banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh ketika kita jauh dari rumah, dan malah membuat kita menemukan jati diri kita yang sesungguhnya. Jadi, Siapkah kita menjadi penjelajah ilmu di seluruh penjuru bumi?

17.    Bagaimana caranya agar tetap dapat memperoleh prestasi yang gemilang di universitas luar negeri? 

Apabila kita sudah mampu menempuh kuliah di luar negeri pada sebuah universitas ternama, itu sudah merupakan hal yang membanggakan, apa lagi kalau kita juga dapat memperoleh prestasi gemilang, tentu kita juga akan mengharumkan nama Indonesia dari luar Indonesia. Menarik bukan? Cara yang dapat dilakukan sebenarnya hampir sama dengan cara yang kita lakukan jika ingin memperoleh prestasi di manapun kita berada. Tetap berikan semaksimal mungkin dan yang terbaik dari yang kita bisa.


18.    Apakah bisa saya berkuliah sambil bekerja partime di luar negeri untuk membantu biaya perkuliahan?

Sebagai perantau, tentu kita harus semaksimal mungkin dapat meng-cover seluruh kebutuhan kita sendiri. Terlebih kalau kita bukan mahasiswa internasional yang mendapat beasiswa, atau kita adalah mahasiswa dengan jumlah tunjangan uang yang tidak begitu banyak, tentu kita harus memutar otak agar segala kebutuhan kita terpenuhi. Maka bekerja partime dapat menjadi alternatif solusi bagi mahasiswa internasional dengan kasus serupa. Namun masalah baru yang dapat kemudian muncul yakni, bagaimana kalau pekerjaan partime tersebut malah menjadi penyebab kuliah kita menjadi terbengkalai? Lalu harus bagaimana kita menyikapinya agar kita bisa mencari tambahan penghasilan namun tidak mengganggu tujuan utama yakni untuk menempuh pendidikan? Bisa jadi caranya sederhana yakni dengan melatih manajemen waktu yang baik terhadap diri sendiri. Dengan manajemen waktu yang baik kita dapat secara teratur mengerjakan semua pekerjaan kita secara teratur. Kita juga dapat membuat skala prioritas, hal mana yang lebih penting untuk dikerjakan, mana yang dapat dikerjakan setelahnya. Namun bagi mahasiswa pemula, sebaiknya jangan terlalu mengejar pekerjaan partime kalau belum terlalu dibutuhkan, karena pada tahun-tahun awal ada banyak sekali pekerjaan penting yang harus kita lakukan, dan dibanding mencari pekerjaan tambahan, lebih baik kita menghemat pengeluaran dengan memilih, dan memilah mana kebutuhan yang sangat penting  dan mana yang belum terlalu penting.

Pada akhirnya semua keputusan jatuh di tangan kita, dan kita hanya dituntut secara bijak mengambil keputusan karena akan menentukan hasil yang kita terima pada akhirnya.

19.    Mengapa kuliah di luar negeri menjadi begitu penting untuk dilakukan?

Di zaman yang serba maju seperti ini, pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki seluruh lapisan manusia tidak perduli/terpaku pada latar belakang ekonomi keluarga tersebut. Pendidikan menjadi alat untuk berperang secara cerdas dengan negara-negara maju di luar sana. Dan dengan pendidikan, kita dapat menjadi bangsa yang maju. Pendidikan bukan semata-mata dicari ijazahnya guna melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan dan institusi. Tetapi lebih kepada merubah mindset/cara berpikir manusia menjadi lebih maju dan berinofasi tinggi sehingga tidak kalah dengan negara yang lain. Sebenarnya menempuh kuliah di Indonesia juga sudah merupakan prestasi yang bagus untuk diraih, karena faktanya banyak universitas di Indonesia yang terpandang dan diakui oleh dunia. Namun bagi orang yang ingin menerima tantangan, berkuliah di luar negeri menjadi hal yang sangat menggugah semangat. Karena kita tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga mencoba belajar survive di negeri orang, pengalaman hidup tersebut tentu sama berharganya dengan pendidikan yang kita tempuh. Jadi ibarat pepatah, sekali dayung 2-3 pulau terlampaui. Dalam sekali waktu, pengalaman hidup, dan gelar pendidikan baru didapatkan.

Baca Ini, Kamu PASTI Kuliah ke Luar Negeri. Dijamin 100%



Advertisement
Scroll To Top