PRATIWI WIDYA WAHYUNI: Penerima Beasiswa Ignacy Lukasiewicz Untuk Studi S2 Computer Science di Polandia!

Halo sobat berkuliah.com…. Nama saya Pratiwi Widya Wahyuni. Saya baru saja lulus belajar bahasa selama satu tahun di University of Lodz ....

Halo sobat berkuliah.com….

Nama saya Pratiwi Widya Wahyuni. Saya baru saja lulus belajar bahasa selama satu tahun di University of Lodz. Bulan Oktober ini saya akan melanjutkan kuliah S2 jurusan Computer Science di Warsaw University of Technology, Polandia.


Saya penerima beasiswa Ignacy Lukasiewicz dari pemerintah Polandia, Programnya yaitu belajar bahasa selama satu tahun kemudian dilanjutkan belajar master selama dua tahun. Beasiswa ini mengcover biaya study dan dapat uang saku bulanan juga. Jadi uang saku nanti digunakan untuk makan, transportasi, asrama, asuransi, dll. Syarat untuk apply beasiswa ini pada waktu itu proposal tesis, ijazah transkrip, passport, foro, dan isian formulir.

Cerita tentang saya mendapatkan beasiswa Ignacy ini saya awali dengan ikut beberapa international education expo, salah satunya EHEF. Di situ ada stand Polandia dan saya mengisi daftar hadir di stand tersebut, saya mengisi email dll. Kemudian beberapa bulan setelahnya saya mendapatkan informasi mengenai beasiswa dari pemerintah Polandia. Saya langsung apply dan akhirnya dapat. Informasi tersebut dikirimkan ke email saya, jadi menurut saya mengikuti international education expo itu sangat penting karena akan mendapat informasi-informasi dari negara yang bersangkutan.


Jadi, untuk sobat berkuliah.com yang ingin kuliah ke luar negeri, jangan malas buat datang ke expo atau pameran pendidikan kuliah ke luar negeri. Sobat semua bisa tanya-tanya langsung sama orang-orang yang udah berpengalaman!

Why Polandia?

Saya suka tempat dingin jadi pilih Polandia. Selain itu Polandia termasuk negara termurah di Schengen area. Biaya hidup di Warsaw sama dengan Jakarta. Saya kemarin tinggal di kota Lodz dan biaya hidupnya jauh lebih murah daripada Surabaya tempat kelahiran saya. Contohnya harga ayam satu kilo di Surabaya 38 ribu rupiah. Nah kalau di kota saya Lodz (dibaca wudz) harga paha ayam hanya 14 ribu rupiah per kilo. 

Kurang murah apa coba gaes.... di Jogja yang terkenal murah harga ayam per-kg 30 ribu rupiah. Nah tuh... Buat kamu yang masih nyari informasi negara dengan biaya hidup murah silakan pilih Polandia! 

Selain murah, banyak banget kemudahan di Polandia, terlebih dalam bidang transportasi. Polandia memiliki sistem transportasi yang sangat bagus, semua terintegrasi. Saya cukup membeli kartu transport bulanan saja. Di kota saya, harga transportnya hanya 110 ribu per bulan. Itu sudah bisa keliling kota sepuasnya naik bus dan trem. Kalau di ibukota agak mahal, saya lupa harganya.

Setelah transportasi, ini tentang akomodasi. Saya sendiri tinggal di asrama kampus. Harganya sekitar 1.4 – 1.7 juta per bulan. Satu kamar berisi dua sampai tiga mahasiswa. Ada yang kamar mandi dalam ada yang kamar mandi luar dan di setiap lantai ada satu dapur.

Buat kamu yang pernah tinggal di asrama pasti banyak banget mengalami hal-hal yang bisa bikin senyum-senyum sendiri kalau kita ingetnya 5-10 tahun kemudian. Nah, ini tentang suka duka tinggal di asrama. Sukanya, ketika kangen rumah ada teman kamar yang menjadi tempat curhat. Selain itu yang terpenting adalah masa-masa ulang tahun dan jauh dari keluarga. Teman-teman selalu membuat acara kecil untuk merayakannya, jadi tidak sedih ketika jauh dari keluarga. Sudah berasa dengan keluarga sendiri. Dukanya adalah ketika ada perbedaan pendapat. Nggak jarang kita konflik tapi untungnya tetap kompak. Kebetulan teman satu kamar adalah orang Indonesia. Kemarin di kota saya yang satu asrama ada tujuh orang Indonesia. Sedangkan yang lainnya beda asrama.


Bergaul dan Beradaptasi

Beda banget dengan orang Indonesia, kalau belum kenal dekat, orang Polandia memang agak susah didekati. Tapi kalau sudah kenal, mereka sangat baik dan suka menolong. Waktu bergaul dengan mereka biasa saja sih. Overall orang Polandia itu suka menolong. Misalkan kita tanya sesuatu di jalan mereka akan menjelaskan panjang lebar dan sampai mengantar juga. Mirip sekali dengan orang Jogja begitulah.

Nah, ini tentang makanan. Banyak temen-temen Indonesia nggak jadi kuliah di Eropa karena membayangkan susah cari makanan halal. Faktanya memang banyak makanan yang tidak halal, tapi kami biasa mensiasatinya dengan masak sendiri. Bumbu-bumbu ada lengkap jadi tidak perlu khawatir. Tapi ada beberapa makanan yang susah didapat misalnya tempe. Biasanya mencari di toko Asia. Di Polandia jarang sekali orang Indonesia jadi makanan merk Indonesia yang dijual di sini hanya Indomie. Tempe pun jarang kalau tahu adanya tofu, dan kurang Indonesia kan.

Ketika kita ada di tempat yang baru, pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Selain tadi makanan, ada beberapa hal yang harus kita pahami. Menurut pengalaman saya di awal-awal ada masalah dengan udara dingin saja. Karena waktu pertama sampai Polandia di musim gugur. Jadi sering sakit flu. Tapi setelah dua bulan sudah mulai adaptasi dan tidak pernah sakit lagi sampai sekarang. Untuk culture tidak terlalu masalah karena orang Polandia baik-baik mirip dengan orang Indonesia. Sambutan dari mereka juga hangat jadi tidak berasa culture shock.

Traveling di Polandia

Saya sering jalan-jalan ke kota-kota Polandia. Sudah sekitar 10 kota yang saya kunjungi. Saya paling suka kota Torun, karena kota ini sangat oke untuk santai. Ada sungai Vistula, yaitu sungai terbesar di Polandia. Selain itu kota ini merupakan tempat kelahiran Nicolaus Copernicus, yaitu penemu teori heliosentris : matahari adalah pusat tata surya.

Belajar Bahasa Polandia

Bahasa Polandia termasuk bahasa tersulit di dunia. Bahasa ini memiliki 7 grammar dan setiap kata kerjanya memiliki 70-an variasi. Contohnya kata kerja ‘baca;, terdapat variasi membaca, dibaca, terbaca, kebaca, dll. Cara supaya lebih cepat menguasai yaitu jangan takut salah dan sering-sering bicara pakai bahasa Polandia.



Pengalaman Unik

Bingung, tidak ada yang unik tapi ada pengalaman yang tidak terlupakan.Yaitu ketika memperkenalkan budaya Indonesia. Kami dari Indonesia ada 7 orang dan belajar di kampus yang sama. Suatu saat kami diminta untuk menampilkan budaya Indonesia jadi kami putuskan untuk membawakan tari Indang. Kami yang tidak pernah menari akhirnya menjadi penari, hehehe. Saat pentas, kami memakai baju yang kami pinjam dari KBRI, sehingga respon penonton bagus sekali. Mulai dari situ, kami rutin manggung menari sampai 4 kali, juga di kota lain. Jadi, belajar di Polandia jadi pintar menari hehehe.


Untuk Teman-teman yang Mau Kuliah di Polandia!

Kuliah di luar negeri itu tidak hanya belajar pelajaran di kampus, tapi kita juga akan belajar kehidupan. Segala sesuatu yang kita punya di Indonesia (status, gelar) pasti tidak akan kita bawa ke luar negeri. Jadi ketika di luar negeri kita akan mulai dari nol. Belajarlah ke luar negeri supaya mendapat banyak pengalaman kehidupan lalu kembalilah ke Indonesia dan bangunlah Indonesia dengan ilmu yang kita dapat. 

Reporter: Adelina Mayang
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,13,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,288,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,9,Destinasi,65,Eropa,310,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,85,inspira solution,1,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,14,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,44,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,14,PPI,6,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,23,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,23,Student Life,146,Studenthack,349,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,1,Universitas,35,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: PRATIWI WIDYA WAHYUNI: Penerima Beasiswa Ignacy Lukasiewicz Untuk Studi S2 Computer Science di Polandia!
PRATIWI WIDYA WAHYUNI: Penerima Beasiswa Ignacy Lukasiewicz Untuk Studi S2 Computer Science di Polandia!
https://3.bp.blogspot.com/-btoeaherUr8/WBgNs7FCLrI/AAAAAAAAKOk/U40gmuinaIYjUcABLq-7ySc9VLDJdXXWQCEw/s640/PRATIWI%2B4.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-btoeaherUr8/WBgNs7FCLrI/AAAAAAAAKOk/U40gmuinaIYjUcABLq-7ySc9VLDJdXXWQCEw/s72-c/PRATIWI%2B4.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2016/11/pratiwi-widya-wahyuni-penerima-beasiswa-ignacy-lukasiewicz-scholarship-polandia.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2016/11/pratiwi-widya-wahyuni-penerima-beasiswa-ignacy-lukasiewicz-scholarship-polandia.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy