ELIOENAI SITEPU: Awardee LPDP - Mahasiswa PhD Cranfield University yang Ingin bawa Kamu-Kamu ke Mars!

Halo konkawan semuanya! Terimakasih Sebelumnya kepada Berkuliah sudah mengajak saya untuk berbagi pengalaman untuk yang ke dua kalinya. ...

Halo konkawan semuanya! Terimakasih Sebelumnya kepada Berkuliah sudah mengajak saya untuk berbagi pengalaman untuk yang ke dua kalinya.


IO di depan Concorde engine (one of two Supersonic Transport Aircraft in the world)2
Perkenalkan, Saya Elioenai Sitepu, lebih sering disapa IO. Saya adalah tukang cukur panggilan di desa Cranfield (Maklum, cukur rambut mahal - £10… ke saya hanya perlu dimasakin pisang goreng, lalu ketampanan anda meningkat 300%).

Saya senang segalanya yang berbau tetang alam semesta, lebih tepatnya yang terjadi di luar angkasa sana! Berawal di tahun 2009, disaat saya menempatkan hati dan jiwa saya di Teknik Penerbangan ITB, lalu terperosok semakin dalam saat saya mengambil Master in Space System Engineering di University of Southampton, Inggris di tahun 2013 dan sampai akhirnya di tahun 2016, saya tertarik oleh besarnya gaya gravitasi dunia per- S3-an dan kembali ke Inggris (tidak disangka – sangka). Cerita yang sebelumnya bisa di akses di sini!

Saat ini saya sedang menempuh studi PhD di Cranfield University, judulnya adalah CubeSat Compatible Payload for Demonstrating In-Situ Resource Utilisation (ISRU) on C-type Near Earth Asteroid. Jangan terkecoh oleh keribetan judulnya, singkatnya saya ingin mencoba mengolah sumber daya alam di Asteroid lalu memproduksi oksigen untuk hidup dan bensin menggunakan satelit yang berukuran dua kotak sepatu basket. Kalau masih bingung juga, silahkan kontak saya… hahahah …

Dengan tulisan ini, saya mau berbagi semangat dan pengalaman untuk konkawan semua yang sedang mengejar mimpinya! Ada yang mau jadi pengusaha sukses! Jadi presiden! Atau pun mau sekolah sampai S2, S3, S4 (kalau ada)!

Quote Penting dari Bro IO, Tukang Cukurnya Desa Cranfield! Semua mimpi tidak akan bisa dicapai kalau kita tidak menghidupi mimpi kita! Apasih maksudnya? Simpel! Jangan hanya mimpi, tapi BERAKSI lah!!!
Cranfield University itu kan nggak ada di list universitas tujuan beasiswa LPDP, gimana ceritanya? 

Nah, banyak sekali teman – teman yang bertanya mengenai hal ini. Benar memang Cranfield University tidak termasuk dalam daftar list universitas di LPDP. Namun saya tidak paham benar mengenai acuan apakah yang dipakai oleh LPDP mengenai universitas yang masuk dalam list. 

Sedikit cerita dulu mengenai Cranfield University, dia cukup terpencil dan sempat menjadi salah satu British Royal Air Force Basecamp (1937-1952) saat perang Dunia ke 2, lalu berubah menjadi Cranfield College of Aeronautics, dan akhirnya menjadi universitas seperti sekarang. Dia adalah kampus yang tidak memiliki progam sarjana / S1, hanya terfokuskan di post graduates program (S2 dan S3) dibidang Management, Energy, dan Aerospace. Dan satu lagi, jarangkan kamu menemukan kampus yang ada landasan udaranya / air strip! Kita bisa terbang dengan persawat akrobatiknya sampai mabuk kepayang! 


Salah satu sudut kampus Cranfield Univeristy dimana kamu bisa nemuin air strip (landasan pesawat terbang)
Kamu Harus Tahu!Eyang Habibie yang dahulu pernah mendaratkan pesawatnya sendiri disini, dianugrahkan Doctor of Science Honoris Causa dari Cranfield University di tahun 1993. Neil. Armstrong juga dianugrahkan penghargaan yang sama tiga tahun setelahnya.
Lembaga yang membuat list peringkat universitas pasti memiliki faktor/parameter tertentu dalam menentukan peringkat universitas. Contohnya, Times Higher Education (THE) tidak memasukkan Cranfield University dalam list peringkatnya namun jika mengacu pada QS University Rankings, Cranfield University menduduki peringkat ke 36 Dunia dalam bidang Mechanical, Aeronautical & Manufacturing. 

Lantas parameter apa yang dipakai oleh THE? dan LPDP mengacu kemana? Saya tidak tahu. Itu kan rahasia perusahaan, hihihi. Untuk website universitas silakan di klik di sini!


IO bersama salah satu pesawat akrobatik tua Cranfield
Lalu bagaimana sih mayoritas kami penerima beasiswa LPDP cabang Cranfield bisa tembus seleksi?

Kami melakukan kerja ekstra! Kami harus berhasil diterima di minimal dua kampus di luar negeri, satu yang terdaftar di LPDP dan satunya lagi Cranfield University itu sendiri. Surat penerimaan / Letter of Acceptance (LoA) dari kampus yang ada dalam list LPDP lah yang kami pakai untuk mendaftar. Lalu jika sudah lolos di LPDP, kami harus menghubungi pihak tertentu di LPDP dan mengajukan perpindahan universitas dengan format yang sudah ditentukan. Jika pengajuan disetujui, maka jadilah kami, kemari, ke desa Cranfield yang terkadang suka bau pupuk kandang.


IO bersama sebagian warga di Desa Cranfield. Coba tebak, mana IO?
Persiapan dan Proses Pendaftaran Beasiswa LPDP

Sebenarnya prosesnya berbeda – beda, tergantung jenis kampusnya dan program studi apa yang akan ditempuh. Saya mendaftar program S3 di suatu kampus yang mengharuskan saya mempunyai proposal penelitian. Nah menyiapkan proposal penelitian itu butuh waktu, saya mendapatkan ide proposal ini selagi saya menempuh studi S2. Butuh waktu untuk mematangkan proposal ini agar bisa dibawa ke tingkat lebih lanjut, yaitu S3. Dari tahun 2014 saya sudah memikirkan ide ini, namun baru berani menorehkannya dalam bentuk tulisan di awal tahun 2015, kira-kira 2 minggu waktu penulisan. Saya berkonsultasi dahulu dengan Dosen – Dosen saya di ITB, mencari tahu dimanakah saya sebaiknya melakuan riset ini. Sampai akhirnya saya menemukan dosen di Jepang yang sangat sesuai dengan bidang riset saya. Saya mendapatkan LoA dari beliau di bulan April 2015, dan LoA dari beliau lah yang saya pakai untuk mendaftar LPDP periode ke 3, Juni – Juli 2015.

Sekitar 2 bulan waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui status aplikasi saya. Akhirnya, Oktober 2015 akhirnya saya diumumkan lolos seleksi beasiswa LPDP. Lalu karena satu dan lain hal, saya mengajukan perpindahan kampus tujuan di sekitar November – Desember 2015.

Tentang Mendapatkan LoA

Wah! Disinilah serunya, disinilah perjuanganya! LoA itu dikeluarkan oleh kampus tujuan masing masing, tidak ada cara lain selain memenuhi semua kriteria persyaratan kampus tujuan!

Nulis esai gimana caranya?

Yang pasti harus jujur! Jangan coba-coba berbohong! Karena saat wawancara akan ada kemungkinan essay kita ditanya oleh para pewawancara dan kalau kita tidak bisa mempertanggung jawabkan kebenarannya, maka habislah kita! Jika ditanya tipsnya apa, banyak pasti! Tapi, yang saya bisa anjurkan adalah, sisipkan lah sediki – sedikit yang berkatian dengan visi misi konkawan. Jangan lupa untuk baca berulang – ulang agar memastikan kalau alur cerita yang kita susun sudah cukup nyaman untuk dibaca.

Tips Penting Wawancara, LGD, dan On The Spot Essay Writing!

Menurut saya, wawancara adalah momen yang paling seru! Sekali lagi harus jujur!!! Banyak faktor yang diperhitungkan dalam sesi wawancara. Ketahuilah mengapa dan untuk apa kamu melakukan semuanya ini (sekolah dan prosesnya). Posisikan kamu jadi pewawancara, dan jika ada kandidat yang pintar banget namun tidak jelas kedepannya akan bagaimana, seakan – akan hanya ingin sekolah “gratis”, apakah kamu mau memberikan beasiswa itu? Yaa… ini bisa jadi salah satu parameter yang di nilai dalam wawancara. 

Nah, dalam LGD, ingat bahwa kalian yang di dalam bukan musuh! Jadi jangan membuat argument yang saling menjatuhkan, pastikan ada yang menjadi time keeper dan moderator, jangan tergesa gesa dalam mengungkapkan pendapat, dan jangan lupa untuk tersenyum!

Essay on the Spot ini menarik. Banyak pemikiran mengenai mengapa diadakannya tes essay on the spot! Mungkin salah satu tujuannya untuk menguji kebenaran essay yang kamu upload sebelumnya. Bisa saja ada pelamar licik yang meminta temannya untuk menuliskan essay yang sempurna buat dia, dan dengan adanya tes ini, jika essay on the spot sangat turun kualitasnya dengan essay yang di upload, patut dipertanyakan toh. Tapi sekali lagi itu hanya pemikiran, belum tentu benar. 

Kita bahas yang pasti pasti saja. Jangan tergesa gesa mengambil pulpen untuk mengacak – ngacak kertas ujian itu. Sebelum menulis, pikirkan dulu kerangka essay, bobot per topik per paragraf, dan lihat jam! Perkirakan berapa menit yang dibutuhkan untuk paragraf ini dan paragraf itu. Niscaya, kamu akan mampu menuntaskan essay kamu dengan baik dan tepat waktu!

IO Cranfield Research Workshop
Tips Mempersiapkan Bahasa Inggris

Saya melakukan tes IELTS di awal tahun 2013, selagi masih kuliah S1. Nilai IELTS saya  6.5 yang adalah nilai rata – rata dari persyaratan yang diminta oleh kampus di sekitar Eropa dan Amerika, dan untungnya itu cukup untuk mendaftarkan diri saya ke kampus – kampus yang saya taksir waktu itu.

Nah untuk mendapatkan nilai yang kita inginkan dan nilai yang disyaratkan oleh kampus, banyak caranya. Saya dulu sempat les IELTS intensif 2 minggu setiap harinya, ada pula yang memilih mempelajarinya sendiri, memanfaatkan sumber di internet dan buku - buku panduan IELTS yang ada; dan kalau sempat, sering sering nonton film kartun berbahasa Inggris, disitu Bahasa Inggris yang dipakai cukup baku dan bisa kita jadikan ajang melatih pendengaran kita! Bisa juga membuat kelompok kecil yang dimana, selalu menggunakan Bahasa Inggris saat berkomunikasi, sekaligus mengasah kemampuan oral kita.

Hal Paling Berkesan dalam Proses Mendapatkan Beasiswa LPDP!

Waduh, sulit nih! Tapi memang yang paling berkesan disaat mendapatkan LoA S3 pribadi dari Prof yang dari Jepang dalam waktu 1 minggu (yang cukup ajaib)! Tidak pernah menyangka dalam hidup kalau saya bisa sampai ke tahap ini, membuat diri tersenyum sepanjang hari dan membuat kerutan di jidat Ibu Bapak berkurang.

Tentunya lolos seleksi beasiswa LDPD pun sangat melegakan dan membahagiakan jiwa!

Persiapan Keberangkatan juga luar biasa, (diriku PK 49 – Arnawama Gantari), pernah sehari saya bolak balik Bandung – Depok 2 kali.

Bisa kembali lagi ke Tanah Britania gimana rasanya?

Sekali lagi, tidak disangka – sangka! Kaget! Bersyukur banget! Mendapatkan kesempatan langka! Bertekad untuk menyelesaikan S3 ini semantap – mantapnya! Apalagi dibiayain Negara, tanggung jawab untuk tidak mencoreng nama Indonesia semakin terasa!


IO with some of Cranfied Space Researh Group
Manfaat terbesar dari kuliah di Luar Negeri

Jika di Inggris dan negara maju lainnya, bisa dibilang bahwa fasilitas yang diberikan oleh kampus cukup memadai. Ini yang harus kita manfaatkan sebaik – baiknya. Mempelajari kultur mereka pun menarik, dan pastinya, membuka cakrawala pengetahuan kita lebih lebar lagi! 

Namun jika belajar ke luar negeri hanya untuk mencari ilmu, sangat disayangkan. Lebih baik di dalam negeri, toh para pengajar kita pun banyak yang luar biasa. 

Belajarlah mengenai mental “penjajah”. 

Apa sih maksudnya?

Kita ambil yang baiknya ya…
Mental “penjajah” yang saya maksud adalah melihat bahwa tidak ada yang lebih “tinggi”dari kita. Dari pengalaman saya, hirarki dosen dan mahasiswa disini adalah sejajar, tidak lebih tinggi dan tidak lebih rendah namun tetep menghormati. Diskusi didalam kelas terasa lebih hidup, tidak ada pertayaan yang bodoh, semuanya dihargai. Alhasil, para mahasiswa bisa dengan leluasa berdiskusi dengan dosennya, tidak seperti di negeri kita yang masih terasa jomplangnya hirarki dosen dan mahasiswa yang mengakibatkan ketidakaktifan para mahasiswa di dalam kelas.
Jadi jangan ragu dan jangan takut untuk bertanya dan berdiskusi dengan para Dosen, apalagi disaat tidak ada lagi teman kelas yang mampu diajak berdiskusi.

Ketika sampai disini, buat name tag imajiner bertulisan “Indonesia”, dan pasang di jidat kamu! Agar kamu sadar kalau kamu adalah “Indonesian ambassador”, kamu buang sampah sembarangan, nama Indonesia tercoreng! Kamu dapat nilai bagus, nama Indonesia harum!

Oiya hampir lupa! Disini kita harus mandiri! Tidak bergantung pada orang lain! Terkadang tradisi jaman kuliah S1 dulu masih terbawa, dimana kita menunggu agar orang terpintar seangkatan menjelaskan pelajaran tersebut ke kita. Harus aktif mencari informasi!

Sesaat kembali ke Tanah Air! Harus berani menjadi contoh yang baik, jangan mentang – mentang semuanya orang Indonesia, dan tidak ada yang men-judge kamu, lantas kamu balik lagi buang sampah sembarangan, nerobos lampu merah, dll. Simpelnya seperti itu! Paling tidak, jaga nilai – nilai / tradisi baik yang sudah kamu pelajari! 

Motivasi untuk teman-teman yang pengen daftar beasiswa LPDP!

Temukan dahulu visi hidup kita! Dari situ kita bisa tahu, perlukan kita sekolah lanjut? Perlukan sekolah di luar negeri? Jangan hanya karena yang lain sekolah, dan kamu ikut – ikutan saja.

Terkadang kita kehilangan semangat mengejar sesuatu karena tidak jelas motivasinya apa…

Disaat sudah terbayangkan visi kita, mimpi kita, kita bisa menyusun strategi! Jika sekolah lanjut ada dalam strategimu, maka kejarlah sekuat mungkin! 


IO dengan gaya khasnya berfoto di depan logo Cranfield University

Jangan biarkan mimpi yang sudah kita perjuangan dari dulu, hilang lenyap begitu saja! 
Hidup tidak pakai mimpi itu ibarat makan bakso tapi ga pake bakso! K O S O N G! 
Jangan hanya besar di mulut tapi kecil di tindakan!
Bikin rendang juga panjang prosesnya, ke pasar dulu lah pagi – pagi, sikut – sikutan dululah sama ibu-ibu yang suka nawar itu, belun pulak jagal menjagal daging, menyiapkan bumbu, masaknya pulak berjam-jam! Kadang gagal pulak hasilnya! Tapi bayangkan kembali rasa rendang ternikmat itu! Nanti kalau sudah jadi dan berhasil, kebayang toh nikmatnya!

Yaa… Menyiapkan segala macam dokumen untuk lanjut kuliah memang tidak mudah, butuh waktu, kadang capek, kadang jenuh, kadang menghadapi penolakkan, tapi ingat lagi motivasi kita yak! 

JUST DO YOUR BEST FELLAS!

Oke sekian, nampaknya saya harus melanjutkan perjalanan saya menuju asteroid mencari mpek-mpek!

Reporter: Imam Sultan Assidiq
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,13,Beasiswa,306,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,14,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,37,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,4,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,313,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,445,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,22,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,17,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,3,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,60,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,4,Malaysia,27,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,13,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,19,Tips,7,Tips Beasiswa,16,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,105,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: ELIOENAI SITEPU: Awardee LPDP - Mahasiswa PhD Cranfield University yang Ingin bawa Kamu-Kamu ke Mars!
ELIOENAI SITEPU: Awardee LPDP - Mahasiswa PhD Cranfield University yang Ingin bawa Kamu-Kamu ke Mars!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOR1lXmItjo_QBQO4tGM2_FAKEoiU2mSt5kI6mfM131rEkYe9legpE9aUp-DVgmTbSQ_xZcoqeHNKNTAzoDQlOpUfjxbHSdzHih_8q-A7JhIXVg7SSTeKUFgy5lRaser8X7ETjzhxyXEY/s640/IO_di+depan+Concorde+engine+%2528one+of+two+Supersonic+Transport+Aircraft+in+the+world%25292.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOR1lXmItjo_QBQO4tGM2_FAKEoiU2mSt5kI6mfM131rEkYe9legpE9aUp-DVgmTbSQ_xZcoqeHNKNTAzoDQlOpUfjxbHSdzHih_8q-A7JhIXVg7SSTeKUFgy5lRaser8X7ETjzhxyXEY/s72-c/IO_di+depan+Concorde+engine+%2528one+of+two+Supersonic+Transport+Aircraft+in+the+world%25292.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2016/12/elioenai-sitepu-awardee-lpdp-mahasiswa-cranfield-bakal-bawa-pelajar-indonesia-ke-mars-beasiswa-lpdp-scholarship.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2016/12/elioenai-sitepu-awardee-lpdp-mahasiswa-cranfield-bakal-bawa-pelajar-indonesia-ke-mars-beasiswa-lpdp-scholarship.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy