ANGELA ROSWITA: Wanita Mandiri yang Memilih Kuliah dan Bekerja di New Zealand!

Angela Roswita, gadis ramah asal Jakarta ini menjadi salah satu mahasiswa Indonesia yang tengah merantau di New Zealand. Gadis yang akrab d...

Angela Roswita, gadis ramah asal Jakarta ini menjadi salah satu mahasiswa Indonesia yang tengah merantau di New Zealand. Gadis yang akrab disapa Wita ini telah menyelesaikan kuliahnya di Massey University dan memilih tetap tinggal di New Zealand untuk bekerja. Ini dia pengalaman yang dibagikan oleh Wita kepada tim Berkuliah.com


Halo, namaku Angela Roswita Hartono tapi di paspor Angela Roswita saja jadi lebih praktis dan singkat. Aku dari Jakarta dan kuliah di Massey University jurusan Bachelor of Food Technology with Honours, majorku di Food Process Engineering. Aku mulai kuliah bulan Februari tahun 2012 dan lulus November 2015, serta wisuda pada bulan Mei 2016.

Di universitas aku ada dua majors untuk program bachelornya. Secara general food technology itu mempelajari semua proses yang berhubungan dengan makanan dari mulai setelah panen sampai siap dikonsumsi.

Kalau ditanya kenapa memilih New Zealand, dari SMA sebenarnya sudah tertarik sama makanan, terus lebih ke alasan jarak saja sih jadi pilihannya terbatas antara NZ sama Australia. Waktu aku mulai kuliah juga dolar NZ lebih murah, biaya hidup lebih murah jauh dan lebih mencari ketenangan saja sih. Karena sudah hidup gede di Jakarta bikin nggak pengen tinggal di kota yang ramai seperti Sidney atau Melbourne. Lalu jurusan food technology di NZ juga maju dan industri terbesar di sini adalah industri makanan.

Setelah merasakan hidup di NZ, bagaimana pendapat Wita?
Hmm…aku sayang Indonesia sih dan masih pengen pulang ke Indonesia buat menetap suatu hari nanti. Indonesia ya tetap Indonesia, kadang masih semrawut, korup, tapi kaya budaya dan keberagamannya nggak bisa ditemukan di NZ.

Kuliah di New Zealand sistemnya mirip di Australia, jadi pakai semester. Karena di sini musimnya terbalik sama di belahan bumi utara (summer-nya bulan November-Februari) jadi mulai semester satu itu bulan Februari-Juni terus libur musim dingin kemudian semester kedua dari bulan Juli-November. Terus untuk beberapa jurusan bisa ambil summer class gitu dan itu pendek dari bulan November-Februari. Selebihnya kalau tidak ada kelas ya libur. Tapi untuk beberapa jurusan misalnya medical, veterinary, sama engineering itu biasanya summer wajib kerja.

Untuk ujian itu selalu di akhir semester dan di sini satu semester itu biasanya per orang ambil 4-5 papers/ mata kuliah. Empat itu sudah wajar, tergantung jenis mata kuliahnya. Kadang ada yang final exam based ada juga yang assignment based jadi nggak ada ujian. Untuk durasi ujian, biasanya tiga jam.

Selain sistem yang nyaman, dosen di sini lebih terbuka sama masukan murid dan kita nggak panggil dengan title mereka. Jadi kita panggil mereka dengan nama depan saja. Agak aneh sih pada awalnya tapi ternyata itu membuat hubungan kita lebih akrab sama mereka dan mereka itu lebih memberikan pedoman dan kasus lalu membiarkan kita lebih aktif mencari solusi. Kita bebas bereksperimen dan mencari informasi dari internet, jadi bisa ada yang pendapatnya beda-beda, semua jawaban benar asal alasannya masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi lebih ke problem based learning dan somehow itu buat mahasiswa lebih kreatif dan terdorong untuk berpikir out of the box. Di sini kita nggak ada absensi asal hadir ujian, kumpulkan tugas, kita bisa lulus. Materipun semua bisa diambil dari internet atau dari sistem universitas, sekalipun kita ke kelas nggak ada aturan berpakaian gimana-gimana seperti di Indonesia.

Sistem belajar yang aku terapin selama kuliah di New Zealand yaitu banyak baca dan research, dan melatih daya pikir kritis dalam menelaah materi. Jadi mungkin lebih yang ke mengumpulkan bahan dahulu, terus disaring, dan ketika datang ke dosen lebih untuk kesempatan ‘berdebat’ gitu sih. Aku juga diskusi ke teman sekelas juga.


Selanjutnya, penting buat temen-temen tahu tentang gaya hidup masyarakat New Zealand. Di sini kalau boleh jujur, orang lokalnya mungkin nggak seterbuka di Amerika. Mereka lebih inclusive atau ke dalam gitu kalau dari kesan pertama. Tapi kelamaan bisa juga ternyata menjadi dekat, di sini orangnya general santai, pikirannya juga terbuka, dan lebih ke yang kadang di tahun pertama suka pesta saja sih sama excessive drinking habit. Tapi nggak semua orang begitu sih untungnya jadi kelamaan mereka juga lebih dewasa dan beberapa juga cuma minum untuk hal sosial dan tahu batas. Teman dekatku di sini namanya Hannah, orangnya santai dan kebetulan etos kerjanya bagus.

Untuk tempat tinggal, di sini ada banyak opsi tempat tinggal. Bisa homestay (ini tinggal di keluarga lokal dan wajib kalau umurnya belum 18 tahun), di asrama dalam kampus (ini diutamakan untuk anak tahun pertama kuliah) tapi kebetulan aku dulu nggak memilih di sini, atau flatting seperti tempat tinggal di rumah gitu. Aku dulu pertama kali homestay empat bulan. Dulu pernah juga sewa kamar sendiri di studio apartment jadi ada kamar mandi dalam kamar. Sisanya sewa rumah dan nge-flat sama teman-teman karena lebih murah.

Oh iya, aku mau kasih tips buat mencari tempat tinggal. Pertama, tentuin dulu budget-nya. Everything comes with a certain price, right? Jadi misalnya di asrama yang termasuk makan itu lebih mahal daripada asrama yang tanpa makan. Kedua, bisa dengan cara menghubungi PPI di NZ. Komunitas kita ini aktif banget dan lebih berasa kekeluargaannya dan lebih Indonesia daripada di Indonesia sendiri. Biasanya mereka ada informasi siapa tahu ada kenalan yang sedang mencari orang untuk isi kamar kosong. Ketiga, sebelum memilih tempat tingal lebih baik belajar masak dulu. Berguna banget loh untuk menghemat karena makan di luar mahal. Kalau memang mau tinggal di flat, cari tahu juga bagaimana transportasi untuk ke kampus. Tinggal di flat juga mungkin lebih disaranin untuk siswa yang lebih dewasa atau buat Master atau PhD kalau mau dari awal karena banyak yang harus diurus misalnya bayar listirk, tagihan internet sendiri, dsb.

Tambahan ya, untuk tempat-tempat belanja, aku biasanya belanja di supermarket. Di sini ada tiga yang utama, Pakn Save, Countdown sama New World. Biasa aku beli groceries semacam beras, daging, minyak, teh, gula, kopi, susu, dan lain-lain di sana. Tapi untuk sayuran biasa ada opsi yang lebih murah misalnya di pasar (ada setiap sabtu ) di tempat terbuka mirip sama pasar tradisional di Indonesia. Atau bisa juga di toko-toko makanan internasional biasanya khusus untuk bumbu-bumbu Indonesia, atau yang lain misalnya Davis Trading jadi mereka lebih fokus ke distribusi bumbu dan snack internasional gitu.

Saat ini aku sudah diterima bekerja di laboratorium sebuah perusahaan namanya PVS, Poultry Veterinarian Services. Jadi laboratorium yang menyediakan jasa untuk perusahaan ayam begitu. Karena kebetulan aku banyak background kerja di perusahaam ayam.
Alasan aku bekerja di sini lebih ke alasan pribadi saja sih. Aku ingin mendapatkan permanent residence di sini, terus alasan lain karena aku bisa menjadi independen secara finansial (karena aku pikir kalau pulang ke Indonesia gajiku nggak akan bisa memenuhi semua pengeluaran aku), sama yang ketiga lebih ke mencari pengalaman sama belajar lebih banyak supaya kalau pulang nanti aku punya sesuatu yang bisa diberikan ke negara sendiri.


Nah, aku mau cerita nih tentang pengalaman unik yang aku alami selama kuliah di sini. Waktu aktif di PPI, kadang kita kedatangan tamu dari Indonesia mungkin dua minggu sampai satu bulan stay di sini untuk studi banding misalnya dari petani atau guru-guru berprestasi begitu dan kita dari PPI biasanya welcome mereka. Terus dulu ada yang pernah memberi aku uang cash, sebagai tanda terima kasih dan titip pesan, “Duh, Nak. Anak ibu juga ada di perantauan, ini mungkin nggak seberapa tapi tolong diterima ya soalnya ibu bisa ngerasain juga perjuangan kamu di sini.” Aku juga pernah ketinggalan pesawat ke Indonesia. Aku ketiduran karena habis buat acara tujuh belasan, kebanyakan begadang untuk mengerjakan dekor. Terus waktu itu kebetulan dompet juga hilang (tapi akhirnya ditemukan petugas airport) tapi kartu ATM sudah keblokir jadi aku nggak bisa ambil uang. Terus selesai menelepon keluarga di rumah kebetulan ada orang yang mendengar percakapanku. Selesai telepon dan pesan tiket orang itu memberiku uang cash, walaupun nggak enak dan sudah menolak tapi tetap saja aku dikasih uang. Lalu karena nggak ada uang untuk pulang aku terpaksa harus tidur di airport.

Tips dan Motivasi untuk teman-teman yang ingin kuliah di New Zealand!

Untuk yang mau S1, harus tanya diri sendiri dari awal, apa sih yang kamu ingin dapatkan dari sekolah di luar negeri. Misalnya kalau memang ingin tinggal di luar negeri ujung-ujungnya. Untuk ke NZ coba pertimbangkan jurusan yang di sini kurang banyak peminatnya tapi kebutuhannya tinggi (infonya bisa dari website imigrasi NZ). Kemudian harus lebih aktif research tentang kampus yang diinginkan, apakah menonjol reputasinya untuk jurusan yang mau diambil.

Menurutku tidak penting dimanapun kamu belajar, mau di dalam negeri atau luar negeri. Yang menentukan apakah kamu bisa belajar secara maksimal. Kemudian mental juga penting, apakah kamu berani keluar dari zona nyaman buat belajar lebih banyak, kenalan dengan orang-orang lintas jurusan, dan dari generasi umur yang berbeda untuk bertukar pandangan dan keterbukaan terhadap hal-hal baru jadi supaya sebagai individu itu tidak terkurung sama pikiran yang sempit dan sebatas belajar dari buku saja tapi lebih kaya akan pengetahuan sama life skills.

Reporter: Adelina Mayang
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,80,Arab Saudi,12,Asia,236,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,287,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,9,Destinasi,65,Eropa,310,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,85,inspira solution,1,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,14,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,56,Jerman,44,Kanada,26,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,14,PPI,6,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,23,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,23,Student Life,146,Studenthack,349,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,5,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,1,Universitas,35,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: ANGELA ROSWITA: Wanita Mandiri yang Memilih Kuliah dan Bekerja di New Zealand!
ANGELA ROSWITA: Wanita Mandiri yang Memilih Kuliah dan Bekerja di New Zealand!
https://1.bp.blogspot.com/-dQV-WOLJQ3k/WM9ICA2JioI/AAAAAAAAKk8/lMJYQEMa4Dk6PI-XvpBqMZbYiKkehfWHgCLcB/s640/Angela%2BI.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-dQV-WOLJQ3k/WM9ICA2JioI/AAAAAAAAKk8/lMJYQEMa4Dk6PI-XvpBqMZbYiKkehfWHgCLcB/s72-c/Angela%2BI.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2017/03/angela-roswita-wanita-mandiri-yang-memilih-kuliah-dan-bekerja-di-new-zealand.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2017/03/angela-roswita-wanita-mandiri-yang-memilih-kuliah-dan-bekerja-di-new-zealand.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy