PERJUANGAN JANU: 5 Kali Gagal IELTS, Akhirnya Berhasil Meraih LPDP dan Jadi Ketua PPI-MIB, Inggris!

Beasiswa LPDP saat ini menjadi pokok bahasan paling seksi di kalangan pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3. Target LPD...

Beasiswa LPDP saat ini menjadi pokok bahasan paling seksi di kalangan pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3. Target LPDP sendiri adalah mampu menjaring 5.000 awardee. Walaupun jumlah pelamar beasiswa ini lebih dari 5.000, masih banyak yang belum memenuhi kriteria. Jadi, buat kamu yang merasa mampu silakan mendaftar ya!

Nah, sekarang ada salah satu sobat Berkuliah yang sudah berhasil kuliah di University of Birmingham, dan kerennya ia saat ini menjabat sebagai Ketua PPI dan Masyarakat Indonesia di Birmingham. Mau tahu ceritanya? Silakan simak di bawah ini ya…



Assalaamu’alaikum. Halo, Sobat Berkuliah semuanya. Perkenalkan, nama saya Janu Muhammad, pemuda asli Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saya adalah alumni Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta. Selepas lulus dari UNY tahun 2015, saya kembali aktif di Karung Goni Learning Center (KGLC) yang merupakan perpustakaan komunitas di Dusun Ngemplak, Caturharjo, Sleman bersama teman-teman relawan lainnya.

Pada akhir tahun 2015 hingga awal 2016, saya sempat bekerja di Ruangguru.com sebagai konsultan pendidikan. Perjalanan saya selanjutnya berlabuh ke Arizona, USA untuk mengikuti program YSEALI Academic Fellowship. Pada bulan September 2016 kemarin, saya memulai studi M.Sc Research in Human Geography di School of Geography, Earth, and Environmental Sciences, University of Birmingham, UK, dengan beasiswa LPDP. Selain kuliah, saya saat ini aktif sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar dan Masyarakat Indonesia di Birmingham (PPI-MIB).

Memupuk mimpi ala Mas Janu…

Saya pertama kali tertarik dan bermimpi untuk kuliah di luar negeri ketika mengikuti kegiatan pameran beasiswa di salah satu kampus ternama di Yogyakarta. Saat itu ada pameran pendidikan Belanda dan sangat menarik untuk diikuti. Sepulang dari pameran itu, saya terbayang-bayang untuk bisa kuliah di luar negeri suatu saat nanti. Saya tempel mimpi itu di dinding kamar, saya tulis di blog, dan saya ceritakan ke teman-teman agar mereka mendoakan. Tentu mimpi saja tidak cukup. Saya ambil inisiatif untuk mencari-cari program studi yang sesuai dengan pilihan saya serta pilihan beasiswa yang dapat saya ajukan. Saya pelajari syarat-syaratnya di website dan berusaha memenuhinya satu per satu. Selain itu, saya juga sering bertanya kepada kakak-kakak senior yang sudah menginjakkan kaki di luar negeri. Kami di UNY akhirnya sering diskusi terkait peluang studi ke luar negeri dengan teman-teman yang punya cita-cita sama agar tetap semangat dalam menjemput mimpi itu. 

Mulai beraksi…

Setelah melalui banyak proses, mulai dari bermimpi, menempel mimpi di dinding, menulis di blog, bercerita dengan teman, dan berdiskusi dengan teman-teman yang memiliki mimpi yang sama, saya memulai aksi lebih nyata lagi.

Saya lulus bulan Agustus 2015, lalu mengambil kursus TOEFL dan IELTS. Berhubung LPDP masih menerima sertifikat TOEFL ITP, saya pun ambil tes itu. Untuk IELTS, saya persiapkan untuk mendaftar kampus tujuan. Segala informasi tentang persyaratan sudah ada lengkap di website LPDP. Untuk seleksi administrasi, penuhi persyaratan yang diminta, seperti sertifikat bahasa Inggris, 2 esai, rencana studi, surat rekomendasi, dan lain sebagainya. Pastikan mendaftar sebelum deadlineya, agar aman. Jika sudah lolos seleksi administrasi, selanjutnya ada seleksi substansi yang terdiri dari essay on the spot, leaderless group discussion, dan interview.



Tips dari saya, jujur saja dalam menjawab pertanyaan dan percaya diri. Namun ingat, tetap rendah hati dan logis dalam menjawab semua pertanyaan. LPDP mencari mereka yang berintegritas dan jiwa nasionalismenya tinggi agar kembali ke Indonesia. Akhirnya, pada bulan Desember 2015, saya diterima LPDP. Saya benar-benar menghargai proses yang ada.


Penting! 
Dalam proses mendaftar ke universitas dan melamar beasiswa, pasti banyak sekali tantangan yang muncul. Setiap tantangan yang ada harus diantisipasi jauh-jauh hari sebelumnya. Nah, menurut saya, yang perlu diantisipasi adalah kemampuan bahasa Inggris! Tentunya setiap beasiswa mensyaratkan bukti kompetensi bahasa Inggris, seperti IELTS ataupun TOEFL. Ini perlu dipersiapkan jauh-jauh hari agar dapat mencapai skor yang diharapkan. Jangan seperti saya, ya, yang sampai 5 kali tes IELTS demi mencapai skor yang diminta universitas.

3 Esai Penting LPDP!

Nah, esai Kontribusi untuk Indonesia dimaksudkan untuk mengetahui peran nyata yang akan teman-teman lakukan selepas studi, misalnya sebagai dosen atau pengusaha. Tuliskan dengan yakin kontribusi nyata teman-teman, realistis, punya dampak positif untuk Indonesia, serta perjelas dengan cara bagaimana teman-teman bisa mencapainya.

Untuk Sukses Terbesar dalam Hidupku, di sini teman-teman dapat menceritakan apa saja yang telah dilakukan semasa S1, baik di bangku kuliah ataupun di masyarakat. Menurut saya, fokus saja pada pencapaian yang berdampak pada masyarakat karena dengan demikian reviewer akan tahu kepribadian dan jiwa kepemimpinan kita. Prestasi bukanlah diidentikkan dengan banyaknya piala atau medali. Prestasi di sini saya maknai sebagai kebermanfaatan untuk masyarakat dari peran kita berorganisasi.

Terakhir, untuk Rencana Studi perlu dipikirkan baik-baik program studi dan kampus mana yang menjadi pilihan teman-teman. Perlu diingat, LPDP sudah memiliki list kampus tujuan dan kita hanya bisa memilih maksimal 2 kampus. Jika sejak awal ingin studi ke luar negeri, pilihlah kampus luar negeri yang sesuai dengan minat riset teman-teman. Lakukan mini research untuk mengetahui mata kuliah apa saja yang ditawarkan. Itu akan membantu teman-teman untuk menulis Rencana Studi. Tentunya, pilihan program studi tersebut haruslah menjadi jembatan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Indonesia, khususnya pada bidang masing-masing.

Daftar LPDP harus punya LoA atau nggak?

Kalau saya menyarankan, sebaiknya teman-teman melamar LPDP ketika sudah punya LoA karena akan memudahkan semuanya. Saya sendiri belum dapat Letter of Acceptance (LoA) ketika mendaftar LPDP. Saya baru mendaftar di Utrecht University Belanda setelah daftar LPDP akhir tahun 2015 saya dapat LoA dari Utrecht. Caranya sebenarnya, ya, tinggal memenuhi syarat yang diminta kampus. Namun. karena saat itu masih terkendala IELTS dan deadline sudah lewat, akhirnya saya juga mendaftar University of Birmingham dan alhamdulillah dapat LoA di awal Juli 2016.



Penting dalam Proses Seleksi!

Sebenarnya sudah saya sampaikan di atas, ya. Untuk Wawancara, LGD, dan On The Spot Essay Writing, pada intinya, tim LPDP ingin ‘mengonfirmasi’ apa saja berkas yang sudah kita serahkan seperti esai, dll. Jawablah pertanyaan wawancara sesuai apa yang telah kita tulis di esai. Jadilah sosok yang bijak dalam LGD karena di situlah karakter kepemimpinan kita dapat dilihat oleh tim LPDP. Jangan terlalu mendominasi untuk menjawab. Untuk esai on the spot, kamu bisa terus update berita terkini dan berlatih untuk menulis esai dalam bahasa Inggris.

Tips Penting Persiapan TOEFL dan IELTS!

Untuk mendaftar beasiswa LPDP, saya memakai hasil skor TOEFL ITP, alhamdulillah sesuai syarat yang diminta LPDP. Untuk mendaftar kampus Birmingham memakai IELTS, alhamdulillah sudah memenuhi syarat juga. Tips dari saya sebenarnya, mau tidak mau kita harus menyukai bahasa Inggris, banyak latihan reading, listening, speaking, dan writing. Sekarang kan sudah serba teknologi, ya, manfaatkan internet untuk sumber referensi. Tetapi, penting juga lho untuk berlatih dengan kawan yang sudah advance agar dapat feedback langsung. Pastinya, harus semangat dan pantang menyerah!


Proses Paling Berkesan! 
Menurut saya, semua proses yang saya alami dari tahun 2012 hingga saat tulisan ini saya buat adalah kebahagiaan berharga yang saya rasakan. Dari hanya bisa bermimpi, saya termotivasi untuk membuktikan kekuatan mimpi itu. Meski Bapak dan Ibu saya tidak tamat Sekolah Dasar, beliau berdualah yang terus memotivasi saya untuk terus semangat. Persiapan matang, perencanaan waktu, dan persiapan teknis lainnya sangatlah penting. Semuanya tidak ada yang instan, perlu proses yang kadang rumit dan menantang. Tapi percayalah bahwa Allah selalu memberi yang terbaik dari usaha dan doa yang kita panjatkan. Jalan cerita yang telah saya ukir ini akan selalu saya ingat dan bagikan kepada orang lain agar termotivasi untuk meraih mimpi-mimpi lainnya. 
Kesan, Berhasil Kuliah di Inggris!

Alhamdulillah, saat ini saya hampir menyelesaikan semester pertama. Di kelas saya, hanya terdiri dari 8 mahasiswa dan rata-rata adalah British. Sistem pembelajaran di sini menyenangkan karena kita dilatih untuk mandiri, diberi ruang untuk lebih banyak membaca literature ilmiah, berdiskusi, dan tentunya presentasi project. Jika sedang homesick, biasanya yang saya lakukan adalah berkumpul dengan pelajar maupun warga Indonesia di Birmingham dalam kegiatan PPI-MIB. Untuk mengobati rasa kangen, biasanya kami masak masakan Indonesia, seperti soto, nasi goreng, rendang, dan lain sebagainya. Program master saya hanya satu tahun, jadi ketika ada waktu luang biasanya kami explore UK. InsyaAllah akan sangat betah di sini jika teman-teman kuliah di UK.

Dengan kuliah ke luar negeri, banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan. Pikiran dan hati kita bakalan mendapatkan banyak insight yang bisa membuat mindset kita jadi lebih baik lagi. Menurut saya, kuliah di luar negeri itu, di satu sisi, tidak akan menjamin kita untuk sukses di masa depan. Namun saya percaya, dengan kuliah negeri, kita akan mendapat pengalaman baru dalam belajar dengan iklim internasional, menambah networking, melatih kemandirian, semakin menumbuhkan rasa cinta pada tanah air, serta menjadi duta Indonesia di negeri perantauan. Manfaat yang kita harapkan adalah, ketika kembali ke tanah air, dapat berkontribusi nyata di masyarakat dengan mengaplikasikan ilmu-ilmu yang kita dapat sewaktu kuliah di luar negeri (LN). Sebelum kuliah ke LN, tumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat yang tinggi. Ketika kuliah di LN, janganlah hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktiflah di PPI ataupun organisasi internasional lainnya agar semakin banyak ruang bagi Indonesia di kancah global. Selepas kuliah di luar negeri, mari dedikasikan diri untuk merawat Indonesia.



Pesan untuk Pelajar Indonesia yang Ingin Kuliah ke Luar Negeri!

Hmm, saya kira teman-teman di sini juga sudah punya motivasi tinggi untuk kuliah di luar negeri. Pesan saya adalah miliki niat yang lurus untuk menimba ilmu, bukan untuk jalan-jalan. Berpikirlah secara terbuka agar ketika kuliah di luar negeri akan berguna untuk Indonesia. Persiapkan dengan matang, berinisiatiflah untuk mencari informasi secara lengkap, dan terus mencoba! Semoga dimudahkan, ya! Mohon doanya juga untuk saya, teman-teman.

Awesome kan ceritanya?

Semoga Mas Janu sukses, ya, kuliah di Birmingham-nya, bisa menginspirasi pelajar Indonesia yang belum kuliah ke luar negeri, dan tentunya nanti ketika lulus bisa berbagi ilmu dengan banyak pelajar Indonesia. 

Tetap semangat, ya, Sobat. Salam berkuliah.com!

Reporter: Imam Sulton Nursidiq

*Jangan lupa Follow LINE@ Berkuliah.com ya....
Nama

Afrika,26,Amerika,67,Amerika Serikat,81,Arab Saudi,13,Asia,237,Australia,75,Austria,12,Beasiswa,297,Beasiswa Amerika,4,Beasiswa Arab Saudi,5,Beasiswa Australia,14,Beasiswa Austria,2,Beasiswa Belanda,10,Beasiswa Belgia,1,Beasiswa Brunei Darussalam,2,Beasiswa Cina,10,Beasiswa Denmark,1,Beasiswa Filipina,3,Beasiswa Finlandia,1,Beasiswa Hongkong,1,Beasiswa Hungaria,1,Beasiswa India,2,Beasiswa Indonesia,3,Beasiswa Inggris,28,Beasiswa Irlandia,1,Beasiswa Jepang,13,Beasiswa Jerman,5,Beasiswa Kamboja,1,Beasiswa Kanada,3,Beasiswa Korea,2,Beasiswa Korea Selatan,5,Beasiswa Malaysia,6,Beasiswa Myanmar,1,Beasiswa New Zealand,3,Beasiswa Perancis,4,Beasiswa Polandia,1,Beasiswa Rumania,1,Beasiswa Selandia Baru,1,Beasiswa Sidney,1,Beasiswa Singapura,3,Beasiswa Skotlandia,1,Beasiswa Slovakia,1,Beasiswa Spanyol,1,Beasiswa Swedia,2,Beasiswa Swiss,3,Beasiswa Taiwan,1,Beasiswa Thailand,3,Beasiswa Tiongkok,1,Beasiswa Turki,5,Beasiswa Uni Emirat Arab,1,Beasiswa Uni Eropa,2,Beasiswa Vietnam,1,Belanda,35,Belgia,10,Brazil,2,Brunei Darussalam,7,Bulgaria,3,Ceko,3,Chili,3,Cina,30,Denmark,10,Destinasi,65,Eropa,312,Event,5,Exchange,26,Fakta Unik,82,Festival Indonesia,2,Filipina,8,Finlandia,16,Hong Kong,6,Hungaria,4,IELTS,6,India,37,Indonesia,113,Info Beasiswa,64,Info Jurusan,12,Info Universitas,34,Inggris,86,Interview,441,Interview di Amerika,13,Interview di Arab Saudi,5,Interview di Australia,23,Interview di Austria,4,Interview di Belanda,12,Interview di Belgia,8,Interview di Ceko,3,Interview di Cina,12,Interview di Damaskus,1,Interview di Denmark,4,Interview di Filipina,3,Interview di Finlandia,10,interview di Hungaria,1,Interview di India,9,Interview di Indonesia,4,Interview di Inggris,32,Interview di Irlandia,1,Interview di Italia,11,Interview di Jepang,20,Interview di Jerman,20,Interview di Kanada,8,Interview di Korea Selatan,28,Interview di Malaysia,1,Interview di Maroko,6,Interview di Meksiko,1,Interview di Mesir,8,Interview di New Zealand,16,Interview di Perancis,25,Interview di Polandia,12,Interview di Portugal,11,Interview di Rusia,2,Interview di Selandia Baru,4,Interview di Singapura,6,Interview di Skotlandia,2,Interview di Spanyol,16,Interview di Swedia,2,Interview di Swiss,2,Interview di Taiwan,5,Interview di Thailand,8,Interview di Tiongkok,9,Interview di Turki,9,Interview di Yaman,1,Interview di Yordania,5,Irlandia,10,Islandia,1,Italia,16,Jakarta,1,Jamaika,1,Jepang,58,Jerman,46,Kanada,27,Karir,13,Kazakhstan,1,Kolombia,4,Korea Selatan,44,Kuliner,21,kuliner khas daerah,7,Kuliner Mancanegara,14,Launching Buku,1,Lebanon,3,Lithuania,1,LPDP,3,Malaysia,26,Maroko,9,Media,249,Meksiko,7,Mesir,19,motivasi,2,New York,1,New Zealand,15,News,3,Norwegia,2,Paraguay,1,Perancis,48,Polandia,14,Portugal,15,PPI,6,Prancis,1,Press Release,1,Prestasi,1,Profil PPI,7,Profil Universitas,51,Qatar,2,Rekomendasi,1,Rumania,2,Rusia,12,Selandia Baru,24,Sidney,1,Simposium Internasional PPI Dunia 2016,6,Singapura,30,Skotlandia,4,Slovakia,1,Spanyol,24,Student Life,150,Studenthack,348,Surabaya,2,Swedia,19,Swiss,15,Taiwan,9,Thailand,13,Tiongkok,18,Tips,7,Tips Beasiswa,15,Tips Belajar Bahasa Inggris,9,Tips Kuliah ke Luar Negeri,89,Tips Travelling,6,Tips Umum Kuliah di Luar Negeri,104,Tips Umum Kuliah Di Negeri Sendiri,47,TOEFL,12,Tokoh Dunia,2,Tokoh Indonesia,20,Traveling,6,Turki,20,Uni Emirat Arab,1,Uni Eropa,2,Universitas,36,Universitas Terbaik,56,Uruguay,2,Vietnam,1,Yaman,1,Yogyakarta,3,Yordania,5,Yunani,3,
ltr
item
Berkuliah.com: PERJUANGAN JANU: 5 Kali Gagal IELTS, Akhirnya Berhasil Meraih LPDP dan Jadi Ketua PPI-MIB, Inggris!
PERJUANGAN JANU: 5 Kali Gagal IELTS, Akhirnya Berhasil Meraih LPDP dan Jadi Ketua PPI-MIB, Inggris!
https://2.bp.blogspot.com/-g-SwDf12wzY/WDeqBzS_1rI/AAAAAAAAKUo/6tKOX2qTd3YIZo2a3ihtRnfZvAlf_wG9gCEw/s640/Janu%2Bdi%2BUoB.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-g-SwDf12wzY/WDeqBzS_1rI/AAAAAAAAKUo/6tKOX2qTd3YIZo2a3ihtRnfZvAlf_wG9gCEw/s72-c/Janu%2Bdi%2BUoB.jpg
Berkuliah.com
http://www.berkuliah.com/2016/11/perjuangan-janu-5-kali-gagal-ielts-berhasil-meraih-beasiswa-lpdp-scholarship-dan-ketua-ppi-birmingham.html
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/
http://www.berkuliah.com/2016/11/perjuangan-janu-5-kali-gagal-ielts-berhasil-meraih-beasiswa-lpdp-scholarship-dan-ketua-ppi-birmingham.html
true
6823463133590324440
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy